spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 396

Ini Penyebab Rumah Watimah di Mekarsari Ciamis Ambruk

0
ciamis fokusjabar.id
Kondisi rumah mabruk

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Hujan deras dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Kondisi tersebut menyebabkan sebuah rumah milik Watimah di Dusun Singasari Desa Mekarsari ambruk.

BACA JUGA:

Hujan Lebat Picu Longsor dan Rumah Ambruk di Ciamis, Dua Kecamatan Terdampak

Camat Tambaksari, Osep Hernandi mengatakan, kejadian rumah ambruk tidak memakan korban jiwa maupun luka. Janya saja, Watimah mengalami kerugian material sekitar Rp15 juta.

Menurut Osep, pihaknya menerima laporan dari Pemerintah DEsa Mekarsari, Senin (5/1/2026) dini hari.

“Laporan rumah ambruk itu tadi sekitar pukul 03.00 WIB,” ungkap Camat.

Setelah menerima laporan, pihaknya langsung menuju lokasi rumah ambruk.

“Untuk penanganan selanjutnya, kami berkordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis,” ucapnya.

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan kejadian rumah ambruk dari aparat pemerintahan setempat.

BACA JUGA:

Banyak Ular Masuk Pemukiman, Ini Penjelasan Exotic Pets Ciamis

Personel BPBD Ciamis saat ini tengah menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Personel BPBD telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen sebagai bahan laporan. Selain itu, memberikan bantuan logistik kedaruratan kepada pemilik rumah,” ungkapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, di Kecamatan Cidolog, tebing setinggi 10 meter dengan panjang 5 meter di Dusun Cidamar, Desa Hegarmanah dilaporkan longsor.

Material longsoran menutup akses penghubung antara Dusun Cidamar dan Dusun Gunungsari. Termasuk jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Cidolog dengan Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya.

Sementara itu di Kecamatan Banjarsari, sebuah rumah milik warga bernama Nety yang berada di Dusun/Desa Ciulu ambruk setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak hari sebelumnya.

Kepala BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengatakan laporan kejadian bencana dari wilayah Cidolog dan Banjarsari ia terima siang hari.

“Per hari ini kami menerima laporan kejadian bencana di wilayah Cidolog dan Banjarsari,” ujar Ani, Minggu (4/1/2026).

(Husen Maharaja)

Polres Banjar Gerak Cepat Evakuasi Korban Laka ke RSOP Ciamis

0
Banjar@Fokusjabar.id
Caption: Anggota Polres Banjar mengantar pasien ke RSOP Ciamis

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kepedulian dan respons cepat kembali Polres Banjar tunjukan melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Pada Minggu malam, Sidokkes Polres Banjar melakukan layanan ambulans untuk mengevakuasi seorang korban kecelakaan lalu lintas dari Kota Banjar menuju RSOP Ciamis.

Pelayanan berlangsung sekitar pukul 19.30 hingga 20.30 WIB, bermula dari laporan yang anggota Polsek Purwaharja terima dari warga. Setelah laporan masuk, personel Sidokkes langsung menyiapkan ambulans dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Baca Juga: 36 Personel Polres Banjar Naik Pangkat

PS. Kasidokkes Polres Banjar, Bripka Gaga Topan Syahroni, menjelaskan korban mengalami luka cukup serius. Sehingga membutuhkan perawatan medis lanjutan di rumah sakit rujukan. Korban bernama Mahdini Diniyanti, warga Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar. Ia mengalami patah tulang pada lengan kiri serta bahu kanan akibat kecelakaan yang korban alami.

Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, melalui Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Banjar, menegaskan layanan ambulans merupakan bentuk komitmen Polres Banjar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat dan responsif kepada masyarakat.

“Polres Banjar berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Layanan ambulans Sidokkes kami siagakan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolres Banjar melalui Kasubsi Penmas, Senin (5/1/2026).

Proses evakuasi dan pengantaran korban berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Korban pun berhasil mendapatkan penanganan medis lanjutan sesuai kebutuhan.

Pelayanan ambulans ini kembali menegaskan bahwa Polres Banjar tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban. Namun juga memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan serta layanan kemanusiaan kepada masyarakat, sejalan dengan prinsip Polri Presisi.

(Agus)

Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Pengelolaan Sampah 2026

0
Bandung@Fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bicara terkait Perbaikan Infrastruktur dan Pengelolaan Sampah 2026

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyerukan seluruh jajaran Pemerintah Kota Bandung untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum peningkatan kinerja yang lebih solid dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, perhatian publik terhadap Kota Bandung kini semakin besar, baik dari media, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun Pemerintah Pusat.

Kondisi tersebut, kata Farhan, menuntut aparatur Pemkot Bandung bekerja lebih antisipatif, terstruktur, dan kolaboratif dalam menghadapi berbagai persoalan kota.

Baca Juga: Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp852 M untuk Revitalisasi 897 Sekolah di Sumut

“Saya pastikan 2026 adalah tahun kita memberikan hasil yang lebih baik dari 2025. Tantangan semakin berat, tetapi kemampuan kita juga semakin tinggi,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (5/1/2026).

Evaluasi 2025 Sampah Jadi Fokus Utama

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah. Farhan mengakui masalah ini masih menjadi tantangan besar di Kota Bandung. Namun, ia menilai upaya yang dilakukan pemerintah kota sudah mengarah pada perbaikan yang signifikan.

Pada awal 2025, hampir seluruh pembuangan sampah kota masih ke TPA Sarimukti. Kini, sekitar 20 persen atau sekitar 320 ton sampah per hari telah berhasil dikelola dan dimusnahkan melalui berbagai teknologi pengolahan.

Farhan menargetkan pada Februari 2026, jumlah sampah yang dapat dikelola meningkat menjadi 30 persen atau hampir 500 ton per hari, dari total timbulan yang mencapai 1.500 ton per hari. Meski demikian, masih tersisa sekitar 70 persen atau hampir 1.000 ton sampah yang perlu penanganan secara lebih optimal.

“Tidak ada satu solusi ajaib dalam penanganan sampah. Membutuhkan langkah yang terstruktur dan berkelanjutan,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengelolaan dari sumbernya, Pemkot Bandung akan meluncurkan program penugasan satu petugas pemilah dan pengolah sampah di setiap RW. Farhan meminta seluruh aparatur mendukung penuh program tersebut.

Aparatur Harus Berpikir Antisipatif

Selain isu sampah, Farhan menekankan pentingnya perubahan pola kerja aparatur agar tidak hanya bersifat reaktif, tetapi lebih antisipatif dalam merespons laporan masyarakat maupun potensi permasalahan.

Kolaborasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi fokus penekanan sebagai kunci keberhasilan. Ia meminta setiap OPD untuk memperkuat sinergi demi memastikan kebijakan dan program yang berjalan tepat sasaran.

Farhan juga menyoroti kebutuhan perbaikan infrastruktur kota, mulai dari jalan rusak, sistem drainase, trotoar, hingga penerangan jalan umum. Pada tahun 2026, perbaikan terfokus pada 17 ruas jalan yang menjadi akses utama wisata, namun seluruh wilayah kota tetap mendapat perhatian.

Di sisi lain, aparatur memiliki kewajiban untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang terprediksi mencapai puncak pada Februari 2026.

Farhan menutup arahannya dengan ajakan agar seluruh pegawai Pemkot Bandung bekerja dengan penuh integritas, kebanggaan, dan dedikasi.

“Kita buktikan bahwa kita adalah birokrat yang tangguh dan mampu mengelola Bandung sebagai ibu kota provinsi terbesar di Indonesia,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Garut Sambut Investasi Besar, Industri Garmen Siap Serap Ribuan Pekerja

0
Garut@Fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan PT Ennova Apparel Group dan PT Hoga Reksa Garment di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Minggu (4/1/2026).

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut kembali membuka ruang bagi hadirnya investasi besar di sektor industri garmen. Komitmen itu diperkuat melalui kunjungan jajaran pimpinan PT Ennova Apparel Group dan PT Hoga Reksa Garment yang diterima langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Minggu (4/1/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana ekspansi industri garmen berskala besar yang diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal, sehingga memberi dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Bupati Garut Dorong Kemenag Perbanyak Kegiatan Masyarakat untuk Genjot Ekonomi

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan investor untuk memperluas usahanya di Garut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berupaya maksimal mendukung kebutuhan investor dalam menciptakan iklim usaha yang aman dan produktif.

“Pemerintah Kabupaten Garut tentu menyambut baik rencana investasi ini. Kami akan membantu semaksimal mungkin sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Syakur di hadapan perwakilan perusahaan.

Ia menambahkan, masuknya investasi baru bukan hanya menjadi pendorong ekonomi daerah, tetapi juga menjadi peluang besar dalam penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Garut.

Tahapan Pembangunan dan Rekrutmen

Perwakilan PT Ennova Apparel Group, Mr. Nelson, mengungkapkan perusahaannya akan langsung bergerak melakukan renovasi fasilitas produksi yang akan digunakan sebagai pusat kegiatan industri. Proses renovasi dalam perkiraan berlangsung selama lima hingga enam bulan sebelum pabrik resmi beroperasi.

“Kami akan memulai renovasi pabrik baru dan prosesnya akan berjalan setidaknya lima hingga enam bulan ke depan hingga operasional mulai berjalan,” jelas Nelson.

Dari sisi ketenagakerjaan, Nelson menuturkan perusahaan menargetkan kebutuhan tenaga kerja mencapai 3.000 hingga 5.000 orang. Perekrutan akan berjalan secara bertahap mengikuti perkembangan operasional perusahaan.

“Pada tahap awal, kami menargetkan perekrutan sekitar 900 sampai 1.000 orang. Selanjutnya proses rekrutmen akan berlanjut pada tahap kedua dan ketiga,” imbuhnya.

Di akhir pertemuan, pihak investor menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterbukaan Pemerintah Kabupaten Garut. Mereka berharap kerja sama ini berjalan berkesinambungan dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

(Y.A. Supianto

Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp852 M untuk Revitalisasi 897 Sekolah di Sumut

0
sumut fokusjabar.id
foto: web

SUMUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerima bantuan pemerintah pusat sebesar Rp852 milyar untuk mendukung program revitalisasi sekolah.

Anggaran sebesar itu untuk merevitalisasi sebanyak 897 sekolah.

BACA JUGA:

Masa Tanggap Darurat di Kabupaten Agam Sumbar Diperpanjang

Mengutip republika, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti mengatakan, anggaran nasional untuk revitalisasi sekolah mencapai Rp16,9 trilyun untuk 16 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

“Kami berharap, bantuan ini termasuk penyediaan papan digital interaktif di Sumatera Utara dapat dimanfaatkan secara optimal secepat mungkin,” katanya.

Menurut Dia, pemerintah berupaya memastikan keberhasilan misi keempat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada penguatan pengembangan SDM, ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan, kesehatan masyarakat, prestasi olahraga, kesetaraan gender dan peran perempuan, pemuda serta penyandang disabilitas.

Bantuan revitalisasi sekolah di Sumatera Utara akan mencakup 34 unit PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 sekolah kejuruan, 11 sekolah khusus dan lima pusat kegiatan belajar masyarakat.

“Untuk program digitalisasi pendidikan di Sumatera Utara, sebanyak 1.778 papan digital interaktif telah didistribusikan untuk mendukung metode belajar modern. Mulai diberlakukan pada semester kedua tahun 2026,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Prabowo Subianto 4 Kali Reshuffle Kabinet Selama 2025

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menegaskan, Pemprov terus memprioritaskan sektor pendidikan sebagai pendorong utama pembangunan daerah.

“Salah satu inisiatifnya adalah program sekolah gratis yang akan dimulai di Kepulauan Nias dan wilayah terdampak bencana pada tahun 2026,” kata Nasution.

Menurut catatan resmi, 50 sekolah menengah atas dan kejuruan di Sumatera Utara terdampak banjir dan tanah longsor.

BACA JUGA:

Penuhi Air Bersih, Polri Bangun 436 Sumur Bor di Sumatera

“Meskipun dua sekolah belum beroperasi penuh karena kerusakan yang parah, kami pastikan upaya pemulihan terus berlangsung,” tutup Dia.

(Bambang Fouristian)

21 Penyakit Ini tak Ditanggung BPJS Kesehatan

0
BPJS Kesehatan fokusjabar.id
foto: web

JAKARTA, FOKUSJabar.id: BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah yang harus diikuti oleh seluruh masyarakat agar bisa berobat gratis.

Seperti asuransi pada umumnya, ada iuran BPJS Kesehatan yang harus dibayar masyarakat setiap bulan sesuai kelas yang dipilih.

BACA JUGA:

Tetap Sehat di Musim Hujan: Tips Ampuh Hadapi Cuaca Ekstrem

Meski merupakan asuransi kesehatan gratis, namun tidak semua penyakit bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

BPJS Kesehatan tidak menanggung layanan yang bukan kesehatan dasar atau tidak termasuk pengobatan kesehatan. Semisal untuk layanan estetika.

BACA JUGA:

Teknologi Biochip 2025: Pantau Gula Darah & Detoks Tanpa Jarum

Berikut daftar penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan:

Penyakit wabah atau kejadian luar biasa, perawatan yang berhubungan dengan kecantikan dan estetika (operasi plastik) perataan gigi (behel).

Penyakit akibat tindak pidana (penganiayaan atau kekerasan seksual), penyakit atau cedera akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau usaha bunuh diri, penyakit akibat konsumsi alkohol atau ketergantungan obat.

BACA JUGA:

JBBI EXPO 2025, Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Nasional Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Pengobatan mandul atau infertilitas, penyakit atau cedera akibat kejadian yang tak bisa dicegah (tawuran), pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.

Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen, pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.

Alat kontrasepsi, perbekalan kesehatan rumah tangga, [elayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Terdiri dari rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan.

Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kecuali dalam keadaan darurat, pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja.

Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta.

Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri, pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial.

BACA JUGA:

Olahraga Sehat untuk Anak Usia 2 Tahun ke Atas

Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain dan pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.

(Bambang Fouristian/berbagai sumber)

Panser Jadi Ikon Baru Alun-alun Cijulang Pangandaran

0
cijulang pangandaran@fokusjabar.id
Kendaraan tempur jenis Panser di alun-alun cijulang Kabupaten Pangandaran.(Ist)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kendaraan tempur jenis Panser kini jadi ikon baru alun-alun Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat.

Padahal, sebelumnya di bundaran alun-alun Kecamatan Cijulang nampak tiga patung ikan marlin menghiasi, yang jelas merupakan ciri khas Kabupaten Pangandan.

“Awalnya memang patung ikan marlin, sekarang berganti dengan kendaraan tempur jenis panser di alun-alun Cijulang Kabupaten Pangandaran,” ungkap Dadi Abidarda, aktivis eksponen 96 pituin Cijulang, Senin (5/1/2026).

Baca Juga: Banyak Sampah di Jembatan Sodongkopo, Bupati Pangandaran Gerak Cepat

Menurut Dadi, simbol-simbol militer, tidak hanya dengan kendaraan panser yang kini menghiasi alun-alun Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.

Namun, di Cijulang telah berdiri masjid Jami Ar Rohman, desainnya yang berbeda dengan tempat-tempat ibadah umat muslim pada umumnya.

“Masjid Jami Ar Rohman, kubahnya baret hijau di hiasi bintang empat dan menaranya berbentuk peluru. Semua orang sudah tahu yang mendirikannya adalah Panglima TNI Jenderal Agus Subianto,” jelasnya.

Menurut dia, keberadaan kendaraan tempur jenis panser di alun-alun Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Mungkin tidak terlepas dari tokoh militer Indonesia saat ini yang menjadi orang nomor satu di jajaran TNI.

Baca Juga: Kang Dedi Muyadi, Kapan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Diresmikan?

“Mungkin ada kaitannya dengan sosok putera terbaik Cijulang yang kini menjabat Panglima TNI. Dan beliau menjadi kebanggaan masyarakat Cijulang Pangandaran khususnya,” ujarnya.

Selain jembatan Sodongkopo, dan Masjid Jami Ar Rohman. Kini kendaraan tempur jenis panser yang berada di alun-alun Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran menjadi perhatian publik.

“Kendaraan tempur jenis panser, jelas sekarang menjadi ikon baru bagi Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Dan semoga kedepannya putera-putera terbaik Cijulang bisa mengikuti jejak Panglima TNI Jenderal Agus Subianto,” pungkasnya.

(Yud’s)