spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 393

Temuan Pelanggaran Fatal, Pemkab Garut Segel Galian Pasir CV Tanjung Jaya

0
Garut@Fokusjabar.id
Keterangan Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, beserta jajarannya melaksanakan Peninjauan Aktivitas Penambangan Galian C di 3 lokasi yang berada di Wilayah Kecamatan Banyuresmi dan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (5/1/2026).

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut menutup sementara operasional galian pasir milik CV Tanjung Jaya, Senin (05/01/2026). Kebijakan ini diambil sebagai respons cepat atas aduan masyarakat serta instruksi Gubernur Jawa Barat. Penutupan dipimpin langsung oleh Bupati Garut Syakur Amin, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Pemkab Garut bersama Wakapolres Garut Kompol Bayu Tri Hidayat serta Pengawas Cabang Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Saeful Ali Anwar menemukan sejumlah pelanggaran baik administratif maupun teknis.

“Berdasarkan evaluasi terhadap empat aspek teknis, keuangan, lingkungan, dan administrasi pengelola dinilai gagal memenuhi kewajibannya,” ujar Bupati Syakur di lokasi.

Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Garut Deklarasi FK2PMD, Ada Apa?

Penertiban Sesuai Aturan Hukum

Syakur menegaskan bahwa langkah penutupan ini bukan bentuk penghambatan terhadap aktivitas usaha, melainkan upaya memastikan kegiatan ekonomi berlangsung sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Sebagai negara hukum, semua aktivitas harus mengikuti aturan. Pemerintah wajib melindungi keselamatan warga di atas kepentingan ekonomi semata,” tegasnya.

Ia juga menyoroti lokasi galian yang berjarak kurang dari 100 meter dari pemukiman. Menurutnya, menoleransi jarak tersebut sangat berisiko..

“Kita tidak bisa main-main dengan potensi bencana. Setiap kegiatan usaha harus sejalan dengan perlindungan lingkungan demi terwujudnya Garut Hebat yang aman dan tertib,” ujarnya.

Wakil Bupati Putri Karlina menambahkan bahwa evaluasi ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah provinsi untuk mempertimbangkan penghentian izin galian pasir secara lebih luas.

“Kalau bisa kita hentikan selamanya. Atau kalaupun tetap ada, tolong lokasinya jangan sampai merusak kecantikan Garut,” ucap Putri.

Pengawasan dan Potensi Penindakan

Wakapolres Garut, Kompol Bayu Tri Hidayat, memastikan bahwa pihak kepolisian akan terus bersinergi dengan Pemkab Garut dalam mengawasi kegiatan pertambangan tersebut. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan tindakan hukum jika pengelola tetap beroperasi tanpa memenuhi syarat.

“Selama perizinan belum terpenuhi, kami tidak akan segan menindak pihak yang masih melanggar,” katanya.

Pelanggaran Teknis dan Administrasi Mengemuka

Pengawas Cabang Dinas ESDM Jabar, Saeful Ali Anwar, mengungkapkan sejumlah ketidaksesuaian dokumen dengan kondisi lapangan. Salah satu pelanggaran paling krusial adalah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sudah tidak berlaku, tetapi aktivitas tambang masih berlangsung.

“Site plan pun tidak sinkron dengan dokumen resmi. Pengelola wajib memperbaiki Feasibility Study (FS) dan melengkapi seluruh persyaratan sebelum mempertimbangkan kembali izin,” jelasnya.

Respons CV Tanjung Jaya

Perwakilan CV Tanjung Jaya, Diky, menyatakan pihaknya siap mengikuti seluruh arahan pemerintah. Ia mengakui masih ada dokumen yang harus disempurnakan.

“Kami akan memperbaiki FS dan melengkapi administrasi sesuai ketentuan agar operasional ke depan benar-benar memenuhi standar keamanan,” ujarnya.

(Y.A. Supianto)

Pemkot Bandung Siap Rutin Umumkan Pengeluaran Anggaran ke Publik

0
Bandung@Fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Bersama Wagub Jabar Erwan Setiawan dan Mentri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Gor C-Tra Kota Bandung Senin (5/1/2026)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, merespons arahan Gubernur Jawa Barat yang meminta para kepala daerah untuk mempublikasikan pengeluaran anggaran melalui media sosial.

Farhan menegaskan bahwa transparansi anggaran bukanlah hal baru bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Ia menyebut Pemkot siap melaksanakan instruksi tersebut secara berkala dan konsisten.

Baca Juga: Satria Muda Bandung Siap Tempur di IBL 2026, Djordje Jovicic Ungkap Kekuatan Tim

“Ya bisa, itu dengan mudah dan rutin terselenggara,” ujar Farhan di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Senin (5/1/2026).

Menurut Farhan, keterbukaan informasi publik, termasuk terkait penggunaan anggaran pengeluaran Pemkot Bandung, merupakan langkah penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Dengan adanya publikasi anggaran secara terbuka di media sosial, akses masyarakat terhadap informasi keuangan daerah dapat semakin luas.

Baca Juga: Kolaborasi Perdana dengan Kelme, Satria Muda Bandung Rilis Jersey Edisi Terbatas

Ia menambahkan, Pemkot Bandung berkomitmen memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan, termasuk dalam setiap pelaksanaan program kerja.

“Kita selalu menyampaikan bahwa beberapa program kegiatan pasti kita sampaikan anggarannya,” tegasnya.

(Yusuf Mugni)

Awal Tahun, Harga Daging dan Sayuran di Ciamis Bergerak Naik

0
Ketpot: Seorang penjual Daging Sapi di Pasar Manis Ciamis
Ketpot: Seorang penjual Daging Sapi di Pasar Manis Ciamis

CIAMIS:FOKUSJabar.id: Harga daging sapi di Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan pada awal tahun. Sejumlah pedagang mencatat lonjakan harga pada beberapa jenis daging, termasuk tetelan dan daging sapi lokal.

Kepala UPTD Pasar Manis Ciamis, Dana Sudiana, menjelaskan kenaikan paling tinggi terjadi pada daging sapi tetelan, yang sebelumnya dijual Rp80.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp100.000 per kilogram, atau meningkat sekitar Rp20.000.

Baca Juga: Identitas Terancam, Petani Aren Ciamis Tolak Label Gula Merah

Sementara itu, harga daging paha depan, paha belakang, dan daging has sapi lokal juga mengalami kenaikan meski tidak setinggi tetelan. Dari harga sebelumnya Rp135.000 per kilogram, kini pedagang jual dengan harga Rp140.000 per kilogram.

Tidak hanya daging sapi, beberapa komoditas sayur-mayur pun ikut terkerek naik. Harga wortel impor kini mencapai Rp24.000 per kilogram, naik dari harga awal Rp17.000.
Adapun bawang putih mengalami kenaikan ringan sekitar Rp2.000 per kilogram, yang menurut catatan UPTD masih tergolong wajar.

“Kenaikan harga ini sudah kami laporkan kepada dinas terkait,” ujar Dana Sudiana, Senin (5/1/2025).

Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, Dana menyebutkan terdapat sayuran yang justru turun harga. Salah satunya adalah cabai rawit hijau, yang turun cukup tajam sebesar Rp20.000 per kilogram.


“Saat ini harga cabai rawit hijau Rp80.000 per kilogram, sedangkan beberapa waktu lalu masih Rp100.000,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Satria Muda Bandung Siap Tempur di IBL 2026, Djordje Jovicic Ungkap Kekuatan Tim

0
Bandung@Fokusjabar.id
Foto: Launching Team dan Jersey Satria Muda Pertamina Bandung di Gor C-Tra Arena, Kota Bandung, Senin (5/1/2026). (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, menegaskan bahwa timnya telah siap tempur menghadapi kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Pernyataan tersebut disampaikan pada acara Official Team & Jersey Launching yang digelar di GOR C-Tra Arena, Kota Bandung, Senin (5/1/2026).

Djordje mengungkapkan bahwa persiapan tim berjalan intens dan penuh fokus. Para pemain, kata dia, menunjukkan kedewasaan taktis serta disiplin tinggi dalam memahami filosofi permainan yang diterapkannya.

Baca Juga: Kolaborasi Perdana dengan Kelme, Satria Muda Bandung Rilis Jersey Edisi Terbatas

“Kami menjalani persiapan dengan fokus tinggi, membangun sistem permainan yang disiplin dan konsisten. Para pemain menunjukkan komitmen luar biasa dan pemahaman yang semakin kuat terhadap filosofi tim,” ujarnya.

Ia menambahkan, komposisi pemain Satria Muda musim ini sangat kompetitif. Kedalaman skuat membuatnya memiliki banyak pilihan strategi.

“Atmosfer tim sangat positif. Kedalaman dan fleksibilitas taktik memberi kami banyak opsi. Musim ini tentu penuh tantangan, tetapi tim sudah siap secara mental maupun fisik untuk bersaing sejak laga awal,” jelas Djordje.

Solidaritas Jadi Kekuatan Utama Satria Muda Bandung

Sebagai kapten tim, Abraham Damar Grahita menegaskan bahwa solidaritas dan rasa memiliki menjadi kekuatan utama tim menghadapi musim baru.

“Kami memahami betul tanggung jawab besar mengenakan jersey Satria Muda, apalagi kini membawa nama Bandung. Semangat di ruang ganti sangat kuat. Kami punya satu tekad kemudian bekerja keras setiap hari demi meraih gelar juara,” ujarnya.

Abraham juga menyampaikan terima kasih atas dukungan suporter yang selalu setia.

“Dukungan dari fans adalah motivasi terbesar kami. Perjuangan musim ini kami persembahkan untuk Kota Bandung dan seluruh keluarga besar Satria Muda,” tambahnya.

Sementara itu, Yudha Saputera, pemain asli Bandung, mengaku bangga bisa membela klub yang kini bermarkas di kota kelahirannya.
“Bermain untuk Satria Muda di Bandung sangat spesial bagi saya. Ini bukan sekadar permainan, tetapi identitas dan kebanggaan. Saya ingin terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi tim,” katanya.

Hal serupa Dame yang telah berstatus sebagai pemain lokal sejak naturalisasi pada 2016 rasakan. Kemudian ia menegaskan memiliki motivasi besar untuk tampil maksimal di musim 2026.

“Menjadi pemain lokal Indonesia adalah kebanggaan besar. Bermain untuk Satria Muda di Bandung memberi motivasi tambahan bagi saya untuk terus belajar, kemudian berkembang, dan berjuang membawa tim ini menuju gelar juara,” tegas Dame.

(Arif)

Percepat Pembangunan Daerah, Wali Kota Banjar Tekankan Kinerja dan Kreativitas Pejabat Baru

0
Banjar@Fokusjabar.id
Caption: Wali Kota Banjar Sudarsono melantik Pejabat Baru Pimpinan Tinggi Pratama

BANJAR,FOKUSJabar.id: Wali Kota Banjar, Sudarsono, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Banjar. Pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Dalam sambutannya, Sudarsono menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik harus segera tancap gas dan beradaptasi dengan tugas barunya. Ia menekankan pentingnya kecepatan dalam pengambilan keputusan agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga: Polres Banjar Gerak Cepat Evakuasi Korban Laka ke RSOP Ciamis


“Harapan saya dengan pejabat baru ini, setiap program yang telah kita sepakati bisa dipercepat baik dalam pengambilan keputusan maupun pelaksanaannya,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Sudarsono juga menjelaskan alasan melaksanakan pelantikan pada awal tahun. Menurutnya, hal tersebut menunggu turunnya persetujuan teknis (pertek) dari pemerintah pusat. Dokumen baru Pemkot Banjar terima pada hari Jumat sebelumnya sehingga tidak memungkinkan melakukan pelantikan pada hari yang sama.


“Pertek baru turun hari Jumat. Kalau memaksakan sore hari, tentu memberatkan. Jadi kita jadwalkan ulang. Kini semua OPD yang sebelumnya kosong sudah terisi, tinggal Asisten Daerah II yang masih menunggu,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudarsono mengingatkan adanya tantangan besar yang harus Kota Banjar hadapi. Terutama keterbatasan anggaran daerah. Dengan kondisi APBD yang terbatas, pejabat baru harus lebih kreatif, inovatif, dan aktif menjalin komunikasi untuk mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.


“Dengan kondisi APBD seperti sekarang, mereka minimal harus bisa berlari mencari anggaran tambahan,” tegasnya.

Sudarsono berharap para pejabat baru dapat menunjukkan kinerja nyata dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia menekankan agar setiap pengambilan kebijakan tetap memprioritaskan akuntabilitas dan kepentingan masyarakat.


“Dengan terisinya jabatan strategis ini, harapannya koordinasi antar OPD semakin kuat dan tidak lagi terkendala kekosongan pimpinan,” ungkapnya.

(Agus)

Kolaborasi Perdana dengan Kelme, Satria Muda Bandung Rilis Jersey Edisi Terbatas

0
Bandung@Fokusjabar.id
Foto: Kelme Resmi Jadi Official Apparel Satria Muda Pertamina Bandung di Musim 2026. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Satria Muda Pertamina Bandung menyatakan kesiapan penuh untuk mengarungi kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026. Hal itu ditandai dengan digelarnya Official Team dan Jersey Launching di GOR C-Tra Arena, Kota Bandung, Senin (5/1/2026).

Pada acara tersebut, manajemen klub memperkenalkan komposisi pemain, jajaran pelatih, hingga staf pendukung yang akan bertarung sepanjang musim mendatang.

Baca Juga: Satria Muda Bandung Luncurkan Tim dan Jersey Baru untuk Musim 2026

Kolaborasi Baru dengan Kelme

Musim ini, Satria Muda Pertamina Bandung resmi menggandeng Kelme sebagai apparel sponsor. Kerja sama tersebut ditandai dengan peluncuran Home Jersey, Away Jersey, dan Alternate Jersey yang hadir dalam berbagai ukuran.

Pengenalan ketiga jersey tersebut sebagai Player Issue – Inaugural Edition, sebuah seri perdana dengan produksi terbatas sebagai simbol kolaborasi awal antara Satria Muda dan Kelme. Rancangan seri ini mengangkat kultur dan identitas historis klub, dan pasti tidak akan terjadi produksi ulang.

CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menyampaikan kebanggaannya dapat berkolaborasi dengan klub besar seperti Satria Muda.

“Kami merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan Satria Muda Pertamina Bandung. Kelme membawa desain dan teknologi apparel yang mendukung performa atlet, memastikan pemain tampil optimal, nyaman, dan percaya diri di lapangan,” ujarnya.

Kevin menegaskan kerja sama ini terbanun atas dasar kesamaan nilai antara Kelme dan Satria Muda.

“Kami percaya performa tinggi lahir dari konsistensi dan disiplin. Karena itu, kerja sama ini bukan hanya sesaat, melainkan komitmen jangka panjang untuk tumbuh bersama olahraga basket Indonesia,” tambahnya.

Ia juga menyebut Bandung terpilih sebagai langkah awal karena budaya olahraga yang kuat, proses pembinaan yang solid, serta rekam jejak melahirkan banyak talenta nilai yang selaras dengan DNA Kelme.

Satria Muda Store Resmi Hadir

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem klub, Satria Muda juga meluncurkan Satria Muda Store, yang dapat warga akses secara daring maupun langsung. Store ini menyediakan berbagai kebutuhan resmi tim dan pendukung, mulai dari:

  • gym shirt pemain dan staf,
  • training set lengkap,
  • polo dan shooting shirt,
  • anthem jacket, varsity jacket,
  • tee shirt, celana panjang dan pendek,
  • hingga kaus kaki resmi.

Selain itu tersedia juga merchandise seperti backpack, duffle bag, snapback, topi baseball, tumblr, mug kaca, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Menghadirkan Pengalaman Lebih untuk Penggemar

Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu, menegaskan pengelolaan jersey dan merchandise berlangsung dengan serius karena penggemar merupakan bagian penting dari identitas klub.

“Apresiasi kepada fans menjadi prioritas. Karena itu, produk jersey dan merchandise kami kelola secara profesional dengan banyak pilihan, agar penonton bisa benar-benar merasa menjadi bagian dari Satria Muda,” katanya.

Dengan peluncuran tim, jersey edisi spesial, dan ekosistem pendukung yang semakin lengkap, Satria Muda Pertamina Bandung menandai awal perjalanan baru menghadapi musim IBL 2026 dengan optimisme tinggi.

(Arif)

Usai Nataru, Harga Cabai Rawit di Pangandaran Anjlok

0
Pangandaran@Fokusjabar.id
Poto: Cabai Rawit (ilustrasi by web).

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Harga cabai rawit di Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan signifikan setelah melewati masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) Pangandaran mencatat penurunan harga terjadi di tiga pasar tradisional utama, yakni Pasar Kalipucang, Pasar Pananjung, dan Pasar Parigi.

Baca Juga: Kang Dedi Muyadi, Kapan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Diresmikan?

Kabid Perdagangan Diskopdagin Pangandaran, Sufendi, mengatakan bahwa tren penurunan tersebut cukup terasa di seluruh titik pemantauan.

“Di Pasar Kalipucang harga cabai rawit turun 21,4 persen, di Pananjung sekitar 16 persen, dan di Parigi mencapai 20,6 persen,” ujarnya kepada FOKUSJabar.id, Senin (5/12/2025).

Rincian Penurunan Harga di Tiga Pasar

Sufendi menjelaskan bahwa sebelum libur Nataru, harga cabai rawit di beberapa pasar sempat melonjak tinggi.

  • Pasar Kalipucang: sebelumnya Rp70.000/kg, kini turun menjadi Rp55.000/kg.
    “Ada penurunan sekitar Rp15 ribu,” jelasnya.
  • Pasar Pananjung: dari Rp60.000/kg menjadi Rp50.000/kg.
    “Turun sekitar Rp10 ribu,” katanya.
  • Pasar Parigi: sebelumnya berada di kisaran Rp63.000/kg, kini turun menjadi Rp50.000/kg.
    “Penurunannya mencapai Rp13 ribu per kilogram. Alhamdulillah ini sangat membantu ibu rumah tangga,” tambahnya.

Komoditas Lain Relatif Stabil

Selain cabai rawit, Sufendi menyebutkan bahwa harga sejumlah komoditas lainnya mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga bahan bangunan terpantau stabil dan tidak mengalami perubahan signifikan.

(Sajidin)