spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 392

Pemprov Jabar-Legislatif Jaga Kekompakan

0
pemprov jabar fokusjabar.id
Wagub Jabar, Erwan Seiawan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemprov Jabar berkomitmen untuk menjaga kekompakan dengan unsur legislatif dalam merealisasikan program-program pembangunan 2026.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov Jabar siap mendukung seluruh kegiatan DPRD.

BACA JUGA:

Dukung Media Massa, Pemprov Jabar Segera Gelar UKW

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menegaskan pentingnya sinergi antara Pemprov Jawa Barat dan DPRD dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Eksekutif dan legislatif harus tetap kompak untuk mencapai seluruh program pembangunan,” kata Erwan di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (5/1/2026).

Dalam Rapat Paripurna tersebut dilaksanakan Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026. Selain itu Penetapan Alat Kelengkapan DPRD.

Erwan menyebutkan, Pemprov Jawa Barat bersama DPRD dan para pemangku kepentingan akan tetap memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Fokus utama diarahkan pada penurunan angka pengangguran, pengurangan kemiskinan, penurunan angka stunting serta upaya memperkecil ketimpangan melalui perbaikan indeks gini.

BACA JUGA:

Lindungi Hutan dan Pangan, Pemprov Jabar Sinkronkan Tata Ruang Terpadu

“Kita akan lebih banyak turun langsung ke masyarakat. Selain itu, pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi perhatian utama,” ungkap Erwan.

Terkait pengentasan kemiskinan dan pengangguran, pihaknya menargetkan penurunan minimal 0,5-1 persen melalui berbagai program strategis.

Sementara itu, untuk penanganan stunting, Pemprov Jabar telah mencatatkan capaian positif dengan penurunan angka stunting lebih dari 5 persen.

Penurunan tersebut merupakan salah satu tertinggi secara nasional. Dia berharap dapat dipertahankan. Sehingga Jawa Barat tetap menjadi yang terbaik di Indonesia.

Pemprov juga terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat. Salah satunya melalui dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

(Bambang Fouristian)

Pohon Petai Raksasa Tumbang Menimpa Rumah Warga di Cimari Ciamis

0
Ciamis@Fokusjabar.id
Ketpot: Pohon Petai tumbang timpa rumah warga di wilayah Desa Cimari Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Ciamis. Hujan deras yang beserta angin kencang, Senin (5/1/2025) menyebabkan sebuah pohon petai berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga di Dusun Desa Wetan, Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng.

Rumah milik Atang Sugiana (50) mengalami kerusakan pada bagian atap dapur akibat dari batang petai yang roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Atang hanya harus menanggung kerugian materi akibat kerusakan bangunan.

Baca Juga: Respon Kilat Damkar! Sarang Tawon Berkoloni Ribuan Berhasil Dimusnahkan di Banjarsari Ciamis

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga sesaat setelah hujan mereda.

“Begitu mendapat laporan pohon tumbang, tim langsung kami kirimkan ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Ani.

Menurutnya, ukuran pohon petai yang tumbang cukup besar sehingga menimbulkan kerusakan signifikan pada bagian dapur rumah. Upaya penanganan telah berlangsung untuk memastikan lokasi aman dan mencegah potensi bahaya lanjutan.

Pasca-penanganan, BPBD Ciamis juga menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada pemilik rumah sebagai bentuk kehadiran pemerintah saat warga tertimpa musibah.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap warga yang terkena bencana,” tambah Ani.

(Husen Maharaja)

Respon Kilat Damkar! Sarang Tawon Berkoloni Ribuan Berhasil Dimusnahkan di Banjarsari Ciamis

0
Ciamis FOkusjabar.id
Kegpot: Personel Damkar pos wmk Banjarsari saat memusnahkan sarang tawon vesva

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kekhawatiran seorang nenek di Dusun Kedungkendal, Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis akhirnya terjawab setelah petugas Damkar WMK Banjarsari turun tangan memusnahkan sarang tawon vespa affinis yang bersarang di halaman rumahnya.

Nonok (72), pemilik rumah, mengaku panik saat melihat ribuan tawon berputar-putar di sekitar pohon jambu di halaman rumahnya. Awalnya ia hanya hendak membersihkan pekarangan. Namun aktivitas pagi itu berubah menegangkan ketika ia mendapati koloni tawon yang terus bertambah banyak.

Baca Juga: Awal Tahun, Harga Daging dan Sayuran di Ciamis Bergerak Naik

“Melihat tawon beterbangan begitu banyak, saya langsung takut terjadi apa-apa. Apalagi rumah saya dekat dengan rumah warga lainnya,” tuturnya kepada petugas.

Merespons laporan warga, tim piket Damkar WMK Banjarsari segera terjun. Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis, Rd Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, menjelaskan keberadaan sarang tawon vespa di area permukiman memang dinilai sangat berisiko.

“Sarangnya berada di dahan pohon jambu. Dengan jumlah koloni sebanyak itu, potensi serangan terhadap warga cukup tinggi. Karena itu harus segera melakukan tindakan pemusnahan,” katanya, Minggu (5/1/2025).

Petugas kemudian melakukan penanganan dengan metode pembakaran terkontrol untuk memastikan seluruh koloni tawon musnah dan tidak kembali membentuk sarang baru.

Warga sekitar pun mengapresiasi respon cepat Damkar yang mencegah potensi bahaya. Terutama bagi anak-anak dan lansia yang sering beraktivitas di area tersebut.

(Husen Maharaja)

Awal Tahun 2026 Cerah, Harga Kebutuhan Pokok di Pangandaran Turun Signifika

0
Pangandaran@Fokusjabar.id
Pedagang Pasar (WEB)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Awal Januari 2026 membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat Pangandaran. Sejumlah harga kebutuhan pokok dan penting (Bapokting) di beberapa pasar tradisional tercatat mengalami penurunan cukup signifikan.

Dinas Koperasi UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Pangandaran melaporkan tren penurunan harga tersebut terlihat di tiga titik utama yakni Pasar Kalipucang, Pasar Pananjung, dan Pasar Parigi.

Baca Juga: Camat Cijulang Pangandaran Apresiasi Tugu Panser Pemberian Jenderal Agus Subianto

Pasar Kalipucang: Cabai dan Daging Ayam Turun Tajam

Di Pasar Kalipucang, beberapa komoditas strategis mengalami penurunan yang cukup menonjol.

  • Cabai rawit turun dari Rp70.000 menjadi Rp55.000 per kilogram (turun 21,4%).
  • Daging ayam broiler merosot dari Rp37.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.
  • Telur ayam broiler turun dari Rp31.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.
  • Minyak goreng curah sedikit menurun dari Rp19.500 menjadi Rp19.000 per liter.

Penurunan pada cabai rawit menjadi yang paling mencolok di pasar ini.

Pasar Pananjung: Komoditas Cabai Kompak Turun

Di Pasar Pananjung, tren penurunan harga didominasi oleh aneka jenis cabai.

  • Cabai merah dari Rp40.000 turun menjadi Rp35.000 per kilogram.
  • Cabai keriting dari Rp45.000 turun menjadi Rp40.000 per kilogram.
  • Cabai rawit dari Rp60.000 turun menjadi Rp50.000 per kilogram (penurunan tertinggi 16,7%).

Namun demikian, terdapat sedikit kenaikan pada bawang putih, dari Rp32.000 menjadi Rp33.000 per kilogram.

Pasar Parigi: Harga Cabai Rawit Anjlok Hingga 20 Persen

Mengikuti dua pasar sebelumnya, Pasar Parigi juga mencatat penurunan signifikan.

  • Cabai rawit turun dari Rp63.000 menjadi Rp50.000 per kilogram (turun 20,6%).
  • Cabai keriting dari Rp56.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
  • Cabai hijau dari Rp23.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.
  • Daging ayam broiler juga terkoreksi dari Rp44.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Ketersediaan Aman, Harga Stabil

Kabid Perdagangan Diskopdagin Pangandaran, Sufendi, memastikan bahwa penurunan harga terjadi seiring terjaganya pasokan kebutuhan pokok di berbagai pasar.

“Ketersediaan barang saat ini cukup dan terkendali. Penurunan harga ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kecil,” kata Sufendi melalui pesan WhatsApp, Senin (5/1/2026).

Diskopdagin juga menegaskan bakal melakukan pemantauan harga secara rutin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Pangandaran.

(Sajidin)

Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Mengundurkan Diri dari TP-PKK

0
Tasikmalaya@Fokusjabar.id
Ket foto : Ketua Umum TP-PKK Kota Tasikmalaya dr. Elvira Kamarrow Putri (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Organisasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Tasikmalaya tengah dirundung duka. Wakil Ketua TP-PKK, Rani Permayani Dicky Candra, resmi mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan organisasi tersebut karena harus fokus menjalani pengobatan terkait kondisi kesehatannya.

Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, itu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum TP-PKK Kota Tasikmalaya periode 2025–2030. Posisi tersebut memiliki peran penting, terlebih organisasi PKK di Tasikmalaya menaungi ribuan anggota.

Baca Juga: Gerindra Gandeng Pemkot Tasikmalaya Tanam Pohon untuk Selamatkan Lingkungan

Ketua Umum PKK: Rani Sempat Ajukan Tidak Aktif Sejak Akhir 2025

Ketua Umum TP-PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, membenarkan bahwa Rani telah mengajukan surat pengunduran diri. Menurutnya, permohonan tersebut telah beliau sampaikan sejak akhir 2025 bersamaan dengan permintaan untuk tidak aktif sementara waktu.

“Saya sudah menerima surat pengunduran diri Teh Rani. Beliau ingin fokus menjalani pengobatan,” ujar dr. Elvira, Senin (5/1/2026) sore.

Ia menuturkan, selama ini Rani merupakan sosok yang sangat aktif dan berdedikasi dalam setiap kegiatan PKK. Kontribusinya selalu terasa dalam berbagai agenda organisasi.

Permintaan Pribadi, Bukan Masalah Internal

Elvira menegaskan, pengunduran diri Rani murni merupakan keputusan pribadi berlatarbelakang kondisi kesehatannya. Tidak ada persoalan internal maupun kendala organisasi yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

“Ini murni karena kesehatan. Selama lima bulan terakhir, Teh Rani harus bolak-balik ke Purwakarta untuk berobat, dan terakhir menjalani pemeriksaan di Bogor,” jelasnya.

Meski demikian, Elvira sebenarnya telah menyarankan agar Rani tidak sepenuhnya mengundurkan diri, melainkan mengambil cuti atau izin sementara mengingat padatnya kegiatan PKK yang cukup menguras tenaga.

“Saya sarankan untuk istirahat saja dulu, jangan mengundurkan diri. Kami khawatir bila memaksakan diri justru membuat kondisi kesehatannya semakin drop,” paparnya.

PKK Tasikmalaya Doakan Kesembuhan

Pihak TP-PKK Kota Tasikmalaya mengaku kehilangan sosok Rani yang memahami dengan baik program-program pokok PKK. Namun mereka tetap memberikan dukungan penuh dan mendoakan kesembuhannya agar dapat kembali berkegiatan bersama organisasi.

“Komunikasi dengan Teh Rani tetap berjalan baik. Kami berharap beliau segera pulih dan dapat kembali membersamai kami,” ucap Elvira.

Ia menegaskan, meski ditinggalkan salah satu tokoh pentingnya, TP-PKK Kota Tasikmalaya tetap solid dalam menjalankan program strategis organisasi.

“TP-PKK akan terus melaksanakan 10 program pokok PKK dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan tujuh program prioritas Kota Tasikmalaya,” tuturnya.

(Seda)

Camat Cijulang Pangandaran Apresiasi Tugu Panser Pemberian Jenderal Agus Subianto

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Poto: Tugu Panser di bunderan Cijulang Pangandaran.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, menyambut positif kehadiran tugu kendaraan tempur jenis panser yang kini resmi menjadi ikon baru kawasan tersebut.

Camat Cijulang Pangandaran, H. Tedi, mengungkapkan rasa bangganya atas perhatian Panglima TNI Jenderal Agus Subianto yang menghibahkan panser tersebut untuk daerah kelahirannya.

“Sebagai warga asli Cijulang, saya sangat bersyukur. Ini bentuk perhatian luar biasa dari Panglima TNI kepada daerah kami,” kata Tedi melalui sambungan telepon, Senin (5/1/2026).

Baca Juga: Panser Jadi Ikon Baru Alun-alun Cijulang Pangandaran

Ikon Baru yang Membawa Dampak Positif

Penempatan Panser di bundaran Cijulang itu, menurut Tedi, tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga menambah daya tarik visual dan memperkaya identitas wilayah.

Ia menyebut, sejak kehadirannya, tugu panser mulai menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan yang melintas menuju objek wisata Batu Karas.

“Banyak wisatawan yang kini berhenti sejenak untuk berswafoto di lokasi. Ini menjadi daya tarik baru sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke Batu Karas,” ujar Camat Cijulang Pangandaran.

Tedi berharap dapat merawat ikon tersebut bersama masyarakat. Kemudian memanfaatkannya sebagai fasilitas publik, sekaligus menjaga kerapian dan kenyamanan kawasan alun-alun.

Apresiasi dari Aktivis Lokal

Sebelumnya, kehadiran tugu panser sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, termasuk para aktivis eksponen 96 pituin Cijulang.

Dadi Abidarda, salah satu aktivis, menyampaikan bahwa tugu panser kini menjadi simbol kebanggaan baru bagi Kecamatan Cijulang.

“Kendaraan tempur ini jelas menjadi ikon baru Cijulang. Semoga ke depan putra-putri terbaik Cijulang dapat mengikuti jejak Panglima TNI Jenderal Agus Subianto,” ujar Dadi.

Kehadiran tugu panser tersebut sekaligus menegaskan identitas kawasan dan meningkatkan daya tarik bagi pengunjung, sebagai langkah positif oleh Pemerintah Kecamatan Cijulang.


(Sajidin)

Bos Koi Hartono Soekwanto Siap Tebar 2 Ribu Ikan Koi Kelas Premium di Situ Cipanten 

0
Situ cipanten Majalengka@Fokusjabar.id
Bos Koi Hartono Soekwanto Siap Tebar 2 Ribu Ikan Koi Kelas Premium di Situ Cipanten 

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Kabar gembira datang bagi pecinta wisata alam dan komunitas penghobi ikan hias. Destinasi wisata unggulan Kabupaten Majalengka, Situ Cipanten, bersiap melakukan transformasi besar dengan penebaran 2.000 ekor benih ikan koi kelas premium pada 11 Januari 2026 mendatang.

Langkah ini diyakini akan menjadi titik awal perubahan besar, menjadikan Situ Cipanten sebagai destinasi wisata berkelas dunia, setara dengan kolam-kolam koi ikonik di Jepang.

Baca Juga: Situ Cipanten Majalengka Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Jadi Magnet Wisata Jabar

Kolaborasi Bos Koi dan Irfan Hakim

Program ini terlaksana berkas gagasan dari pegiat koi nasional dan internasional, Hartono Soekwanto, atau akrab dengan sapaan “Bos Koi”. Dengan pengalaman panjang dan konsistensinya terhadap standar kualitas Jepang, Hartono berkomitmen menghadirkan bloodline koi unggulan untuk memperkaya ekosistem Situ Cipanten.

Artis sekaligus pecinta fauna, Irfan Hakim juga akan hadir dalam acara penebaran ikan ini. Dalam video yang beredar di media sosial, Irfan mengajak masyarakat Majalengka ikut menjaga keberadaan ikan-ikan mahal tersebut.

“Akan lebih bagus kalau sama-sama kita jaga. Jangan sampai setelah menebar, besoknya koi malah ditangkap,” ujar Irfan.

Ikan Bernilai Tinggi di Air Sejernih Kristal

Pemilihan Situ Cipanten bukan tanpa alasan. Menurut Hartono, kejernihan air danau yang terkenal “herang pisan” menjadi faktor utama yang membuat tempat ini ideal bagi koi premium.

Bahkan, ia menyebut wisatawan nantinya bisa menyaksikan pemandangan unik: koi bernilai setara mobil Avanza hingga Pajero berenang bebas di air berwarna hijau kebiruan.

Ikan-ikan ini bukan sekadar hiasan, tetapi juga investasi wisata bernilai tinggi yang mustahil pembiayaannya hanya dengan anggaran desa.

Karantina Super Ketat, Gunakan Air Standar Galon

Kepala Desa Gunungkuning, Rudi Yudistira Gozali, mengapresiasi hibah ribuan ikan koi tersebut. Untuk memastikan ikan premium ini benar-benar aman, pihak desa menyiapkan proses karantina khusus.

Demi menjaga kualitas dan kesehatan ikan sebelum melepasnya ke kolam, para ahli menggunakan air standar kualitas galon layak minum langsung dari perusahaan air minum. Langkah ini memastikan suhu dan kondisi air tetap stabil sebelum ikan beradaptasi dengan ekosistem danau.

Menuju Wisata Edukasi Kelas Dunia

Kehadiran 2.000 benih koi tersebut tidak hanya mempercantik panorama Situ Cipanten, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan wisata edukasi dan ekonomi masyarakat.

Beberapa manfaat antara lain:

  • Meningkatkan citra wisata, menjadikan Situ Cipanten ikon edukasi lingkungan di Jawa Barat.
  • Mendukung keberlanjutan ekosistem, melalui persilangan alami antara koi lokal dan koi bloodline Jepang.
  • Mendorong ekonomi lokal, lewat kunjungan wisatawan dan penghobi koi dari dalam maupun luar negeri.

“Alhamdulillah, mimpi saya agar Situ Cipanten penuh dengan ikan berkualitas tinggi akhirnya terwujud. Saya yakin Cipanten akan mendunia,” ungkap Rudi optimis.

(Abdul)