DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok segera memberlakukan uji coba rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan Terowongan Jalan Desa, Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos. Langkah strategis ini bertujuan untuk menata arus kendaraan sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah dengan mobilitas tinggi tersebut.
Agenda uji coba ini akan mulaii pada 7 Mei 2026. Guna mendukung kelancaran transisi arus, pemerintah telah melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas teknis seperti Penerangan Jalan Umum (PJU) tambahan, rambu lalu lintas baru, hingga penempatan water barrier dan traffic cone di titik-titik krusial.
Baa Juga: Dishub Genjot Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Strategis demi Keamanan Warga
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Ari Manggala, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk mengawal kebijakan ini.
“Kami menerjunkan 20 personel gabungan bersama Polri, dan Satpol PP yang akan bertugas dalam dua sif, mulai pagi hingga malam hari,” jelas Ari, Rabu (29/4/2026).
Petugas akan fokus melakukan pengaturan di lima simpul utama pergerakan kendaraan, yaitu:
- Akses Exit Tol Cimanggis menuju Jalan Desa.
- Akses Boulevard CGE.
- Simpang Tiga Kebayunan.
- Simpang Tiga SPBU.
- Simpang Empat Keramat.
Selama masa uji coba, Pihaknya akan memantau efektivitas SSA secara intensif. Evaluasi berkala tersebut mencakup penyesuaian marka jalan untuk memandu pengendara agar tidak bingung dengan perubahan rute.
Ari mengimbau masyarakat agar patuh terhadap arahan petugas di lapangan dan mulai menyesuaikan rute perjalanan mereka.
“Kebijakan ini adalah bagian dari upaya kami mengoptimalkan jaringan jalan. Kami memohon kesabaran masyarakat selama proses evaluasi berlangsung demi menciptakan sistem transportasi yang lebih aman,” tambahnya.
Melalui uji coba ini, Pemkot Depok berharap dapat menemukan pola pengaturan lalu lintas yang paling efektif bagi kawasan Leuwinanggung dan sekitarnya.
(Jingga Sonjaya)


