spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 389

Bakal Ada Koi Seharga Pajero di Situ Cipanten, Begini Kata Bupati Majalengka 

0
situ cipanten majalengka@fokusjabar.id
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman bersama Owner fokusjabar,id, H. Anjar Asmara.(Abdul/fokusjabar.id)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Destinasi wisata kebanggaan warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Situ Cipanten yang berada di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, saat ini sedang bersiap melakukan transformasi besar. 

Tidak tanggung-tanggung, danau alami yang di kenal dengan airnya yang jernih akan kedatangan “penghuni baru” yang fantastis, yaitu 2 ribu ekor ikan Koi kelas premium.

​Langkah berani ini di inisiasi oleh pengusaha kawakan, yaitu Bos Koi Hartono Soekwanto, yang berkomitmen menebar benih Koi dari garis keturunan Jepang di Situ Cipanten.

Baca Juga: Bos Koi Hartono Soekwanto Siap Tebar 2 Ribu Ikan Koi Kelas Premium di Situ Cipanten

​Bukan sekedar ikan hias biasa, Koi yang akan di tebar memiliki nilai ekonomi yang fantastis.

Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M, mengungkapkan, bahwa koleksi ikan Koi yang akan di tebar di Situ Cipanten bernilai miliaran rupiah.

​”Bahkan ada satu ekor Koi yang harganya setara dengan mobil Pajero. Ini luar biasa dan akan menjadi daya tarik ikonik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Situ Cipanten,” ungkap Eman Suherman belum lama ini.

​Selain itu, kombinasi antara perahu transparan yang sudah ada, dengan kehadiran ribuan Koi premium ini di prediksi akan menciptakan pengalaman wisata visual yang mewah. 

Dan wisatawan nantinya bisa berinteraksi langsung dengan ikan-ikan seharga mobil mewah di balik jernihnya air Situ Cipanten. 

Kebayang bagaimana serunya melihat langsung ikan Koi seharga Pajero berada persis di bawah perahu dan berinteraksi langsung dengan pengunjung.

​Kehadiran ribuan ikan Koi ini bukan sekadar estetika, melainkan mesin ekonomi baru bagi Desa Gunungkuning Kecamatan Sindang Majalengka.

Bupati Eman Suherman juga mengaku optimistis, bahwa Pendapatan Asli Desa (PADes) akan melonjak tajam.

“Tidak hanya naik 100 tapi 200 bahkan bisa sampai 300 persen karena ada penghuni baru yang sangat ikonik,” tuturnya. 

​Sementara, PADes Desa Gunung Kuning, yaitu Rp2,5 Miliar. Maka target pendapatan di tahun depan setelah ada Koi bisa naik menjadi Rp 7 Miliar lebih.

​”Kami sangat mendukung langkah ini karena dampaknya akan luar biasa. Jika PADes meningkat, kesejahteraan masyarakat desa pun akan ikut terangkat,” tutur Bupati Eman.

Pelebaran Akses Jalan

​Meskipun lokasinya strategis karena dekat dengan jalan provinsi, Bupati Eman mengakui masih ada tantangan infrastruktur. 

Dan Pemerintah Daerah berkomitmen untuk memperlebar akses jalan kabupaten menuju Situ Cipanten agar bus pariwisata dan kendaraan besar dapat melintas dengan leluasa.

​”Akses jalan harus kita perbaiki. Ini PR kami agar Situ Cipanten benar-benar menjadi lokasi wisata unggulan nasional,” tegasnya.

Baca Juga: Situ Cipanten Majalengka Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Jadi Magnet Wisata Jabar

​Di balik ambisi besar tersebut, Bupati Eman menitipkan pesan penting bagi masyarakat setempat. Dia mengimbau supaya warga Desa Gunungkuning untuk memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi.

​Juga, menjaga kelestarian alam dengan memastikan air tetap jernih dan ekosistem terjaga, merawat Ikan Koi serta melindungi aset bernilai tinggi agar tidak rusak atau hilang.

​Selain itu, keramahan Wisata dengan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi para pengunjung.

​”Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Situ Cipanten kini menatap masa depan sebagai destinasi wisata kelas dunia yang memadukan keindahan alam Majalengka dengan kemewahan ikan Koi Jepang,” pugkasnya.

(Abdul)

Jabatan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Berganti, Moh Zen Resmi Jadi Staf Ahli Bupati

0
Sekda Kabupaten Tasikmalaya fokusjabar.id
Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin melantik dan mengambil sumpah Dr. Mohammad Zen dalam jabatan barunya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya yang selama ini diemban Mohammad Zen resmi berakhir.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin melantik dan mengambil sumpah Mohammad Zen dalam jabatan barunya.

Dia menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Selasa (6/1/2026).

Pelantikan mantan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zen merupakan bagian dari acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

Kemudian Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang digelar di OPRoom Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA: 

Jabatan “Basah” Ditinggal, Ada Apa di Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya?

Bupati Cecep menyebutkan, pemerintah daerah telah melantik 24 pejabat. Terdiri dari 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 15 Pejabat Administrator dan 7 Pejabat Pengawas.

Menurut Cecep, rotasi dan pengisian jabatan merupakan bagian dari ketentuan normatif kepegawaian yang harus dijalankan sebagai upaya pemantapan organisasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

“Ini adalah bagian dari pola pembinaan karier ASN untuk memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati Cecep.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola kerja aparatur sipil negara agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Mari kita bekerja keras, bekerja cerdas dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan,” tegasnya.

Tak hanya itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan ini juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar senantiasa menjaga integritas, loyalitas serta menjauhi segala bentuk korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

BACA JUGA: Lapas Banjar Selaraskan Kebijakan Nasional dan 15 Program Aksi Kemenimipas

Bupati Cecep kembali menegaskan nilai-nilai dasar ASN. Mulai dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif hingga kolaboratif.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Saya harap, amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan prestasi,” kata Cecep Nurul Yakin.

(F Kamil)

Lapas Banjar Selaraskan Kebijakan Nasional dan 15 Program Aksi Kemenimipas

0
banjar@fokusjabar.id
Kalapas Banjar Tutut Prasetyo memberikan sambutan

BANJAR, FOKUSJabar.id: Dalam rangka mewujudkan arah kebijakan kinerja Tahun 2026. Yang selaras dengan 8 Agenda Prioritas Presiden serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjar, Tutut Prasetyo langsung memberikan penguatan tersebut. Kepada seluruh jajaran pada rapat dinas yang bertempat di Aula II Lapas Banjar.

Kegiatan rapat dinas itu di ikuti oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, serta peserta magang Lapas Banjar. Sebagai bentuk konsolidasi internal dalam menyatukan persepsi, komitmen, dan langkah strategis pelaksanaan tugas pemasyarakatan ke depan. 

Baca Juga: Kades Raharja Kota Banjar Lantik Sekdes dan Kasi Kesmas

“Seluruh program dan kegiatan Lapas Banjar pada Tahun 2026. Harus sejalan dengan kebijakan nasional dan program prioritas kementerian,” ungkap Tutut Prasetyo, Selasa (6/1/2026).

Hal tersebut, lanjut daia, guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain itu, Tutut juga menekankan, bahwa begitu penting penguatan kinerja. Yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan, penguatan pembinaan warga binaan.

Serta, optimalisasi pengamanan, juga peningkatan integritas dan akuntabilitas aparatur.

“Seluruh jajaran di harapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan tersebut ke dalam rencana kerja. Dan pelaksanaan tugas sehari-hari secara konkret dan terukur,” jelasnya.

Baca Juga: Percepat Pembangunan Daerah, Wali Kota Banjar Tekankan Kinerja dan Kreativitas Pejabat Baru

Melalui rapat dinas dan penguatan ini, lanjut kata Tutut, Lapas Banjar berkomitmen mewujudkan satuan kerja yang adaptif, berintegritas.

Juga berkontribusi nyata dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Serta mewujudkan kinerja pemasyarakatan yang selaras dengan 8 Agenda Prioritas Presiden dan 15 Program Aksi Kemenimipas.

“Saya mengapresiasi seluruh kinerja pegawai Lapas Banjar atas prestasi yang di raih Lapas Banjar. Pada Tahun 2025 sebagai Peringkat 1 Unit Pelaksana Teknis Pengelola Kehumasan,” tegasnya.

Dan penggunaan aplikasi star aksi terbaik di Lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat. Juga, tambah dia, terbaik 2 Unit Pelaksana Teknis Klinik Pratama Paripurna di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat.

(Agus)

Bupati Herdiat Dilantik Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis

0
ciamis@fokusjabar.id
Acara pengukuhan pengurus Kwarcab Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Gerakan Pramuka adalah sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa nasionalis serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Hal tersebut di sampaikan, Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis Herdiat Sunarya. Menurutnya, bahwa pelantikan bukan hanya sekedar acara seremoni organisasi. Tetapi menjadi momentum penting untuk lebih memperkuat peran.

Pengukuhan dan pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang, Kwartir  Cabang dan LPK Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis masa bakti 2025-2030. Bertempat di Astana Gede Kawali, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Disdik Ciamis Genjot Pendidikan Coding, Melatih Cara Berpikir Logis Sejak Dini

Setelah resmi di lantik sebagai ketua Mabicab, Herdiat menyatakan komitmen, untuk selalu mendukung keberlangsungan dan penguatan Gerakan Pramuka di Kabupaten Ciamis.

“Dukungan itu, tidak hanya bersifat moral saja. Tetapi juga melalui kebijakan fasilitas serta sinergi program pembangunan daerah yang sejalan dengan pembinaan kepemudaan dan kepramukaan,” tuturnya..

Mabicab, lanjut Herdiat, memiliki peran yang strategis sebagai pembimbing, pengarah dan pemberi dukungan terhadap Kwartir Cabang dalam menjalankan roda organisasi .

“Hubungan yang harmonis, komunikatif dan saling menguatkan antara Mabicab dan Kwarcab harus terus di jaga. Supaya pelaksanaan program kepramukaan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan,” ucapnya.

Tidak hanya itu Herdiat juga mengajak, kepada seluruh pemangku kepentingan baik unsur pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan maupun masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam mendukung kegiatan kepramukaan dengan kebersamaan dan semangat gotong royong.

Baca Juga: Balad Galuh Beri Warning Puncak Masih Rentan, PSGC Diminta Fokus Jelang Putaran Ketiga

” Saya yakin Gerakan Pramuka di Kabupaten Ciamis akan semakin maju dan berprestasi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Herdiat juga menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Gerakan Pramuka Jawa Barat.

“Terimakasih telah memberikan kepercayaan dan kehormatan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Amanah tersebut, Herdiat menambahkan, merupakan tanggung jawab besar yang harus di laksanakan dengan penuh komitmen, integritas dan dedikasi.

(Husen Maharaja) 

Kades Raharja Kota Banjar Lantik Sekdes dan Kasi Kesmas

0
banjar@fokusjabar.id
Kades Raharja Yayat Ruhiyat melantik Meriloka Andriani dan Tri Pataka Darma

BANJAR, FOKUSJabar.id: Kepala Desa Raharja Yayat Ruhiyat melantik Meriloka Andriani sebagai Sekdes, bertempat di Aula Desa Raharja Selasa (6/1/2025). 

Meriloka Andriani di lantik, karena Sekdes Raharja sebelumnya, yaitu Enok Yuhaeni sudah memasuki masa purna tugas.

Dan jabatan Meriloka Andriani sebelumnya yaitu sebagai Kasie Kesmas Desa Raharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar.

Baca Juga: Percepat Pembangunan Daerah, Wali Kota Banjar Tekankan Kinerja dan Kreativitas Pejabat Baru

Selain Sekertaris Desa, Yayat juga melantik Tri Pataka Darma sebagai Kasie Kesmas dari sebelumnya staf Kesmas.

Dengan di isinya dua jabatan itu, Yayat berharap roda pemerintahan Desa Raharja bisa berjalan secara optimal.

“Dua jabatan ini promosi. Saya berharap roda pemerintahan tetap berjalan,” kata Yayat Ruhiyat. 

Di angkatnya Meriloka Andriani sebagai Sekdes, lanjut Yayat di lakukan secara objektif dengan pertimbangan kompetensi dan pengalaman yang di miliki.

Baca Juga: Polres Banjar Gerak Cepat Evakuasi Korban Laka ke RSOP Ciamis

“Berdasarkan kemampuan dan rekam jejak kerja bukan semata – mata faktor lain,” tegas Yayat.

Dalam kesempatan tersebut, Meriloka Andriani menyampaikan, bahwa jabatan Sekdes adalah sebuah amanah yang bisa harus di pertanggungjawabkan.

“Jabatan ini adalah sebuah amanah dan semoga saya bisa menjalankan dengan baik,” pungkasnya

(Agus)

Sidang Praperadilan Wawalkot Bandung, Kuasa Hukum Paparkan Tujuh Materi Gugatan

0
bandung@fokusjabar.id
Kuasa hukum Wakil Wali Kota Bandung, Bobby Siregar Saat Memaparkan 7 Poin Materi Gugatan di PN Bandung Selasa (6/1/2026)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kuasa hukum Wakil Wali Kota Bandung, Bobby Siregar, membeberkan tujuh poin utama dalam permohonan praperadilan. Yang di ajukan pihaknya terkait penetapan tersangka terhadap kliennya, Erwin.

Poin-poin tersebut di sampaikan dalam agenda pembacaan permohonan pada sidang praperadilan. Yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Bandung Selasa (6/1/2026).

Bobby menjelaskan, poin pertama yang di persoalkan adalah penetapan tersangka terhadap Erwin. Yang di lakukan tanpa di dahului pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga: Parkir Liar Tak Terkendali, Wali Kota Bandung Dorong Pembangunan Park and Ride

Menurutnya, hal ini bertentangan dengan prinsip kehati-hatian dalam proses penegakan hukum.

Poin kedua, lanjut Bobby, penetapan tersangka di nilai tidak di dukung oleh minimal dua alat bukti. Yang sah sebagaimana di atur dalam ketentuan hukum acara pidana.

Selanjutnya, poin ketiga menyangkut prosedur pengumuman status tersangka yang di nilai tidak etis.

“Pengumuman penetapan tersangka justru lebih dahulu di sampaikan melalui media massa sebelum adanya pemberitahuan resmi kepada klien kami. Bahkan, terdapat jeda waktu sekitar satu hingga dua hari antara pemberitaan di media dengan pemberitahuan kepada pihak Erwin,”ungkapnya.

Poin Keempat, terkait Surat Pemberitahuan di mulainya Penyidikan (SPDP) Bobby menegaskan, sesuai KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi. SPDP wajib di sampaikan kepada pihak terkait.

Namun hingga 27 hari sejak penetapan tersangka, SPDP tersebut belum di terima oleh pihak kuasa hukum maupun kliennya.

Lebih lanjut Bobby mengatakan, untuk poin kelima, surat penetapan tersangka di sebut tidak di sampaikan secara patut. Pasalnya, surat tersebut hanya di titipkan kepada satuan pengamanan (satpam). Pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB, yang menurutnya tidak sesuai dengan prosedur penyampaian surat resmi.

Inkonsistensi Pasal

Poin keenam menyoroti adanya ketidakjelasan dan inkonsistensi pasal yang di sangkakan kepada kliennya, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum.

Sementara poin ketujuh berkaitan dengan tindakan penggeledahan dan penyitaan. Yang di nilai tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siap Rutin Umumkan Pengeluaran Anggaran ke Publik

“Itu tujuh materi yang kami ajukan dalam permohonan praperadilan ini,”jelasnya.

Terkait agenda persidangan selanjutnya, Bobby menyampaikan bahwa sidang berikutnya akan memasuki agenda jawaban dari pihak termohon.

Ia menyebut pihaknya akan mencermati secara seksama tanggapan yang di sampaikan oleh termohon dalam persidangan tersebut.

“Besok agenda acaranya adalah jawaban dari termohon. Kita tunggu saja bagaimana jawaban dari para termohon,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Direktur Perumdam Tirta Sukapura Tasikmalaya Harus Mampu Tingkatkan Pelanggan, Dadi: Jika Tidak Mundur Saja

0
tasikmalaya@fokusjabar.id
Aktivis Eksponen 96, Dadi Abidarda.(foto;dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Bekti Alamsyah yang baru di lantik Bupati Tasikmalaya harus mampu meningkatkan jumlah pelanggan. Jika tidak mampu lebih baik mundur.

Hal tersebut di sampaikan aktivis eksponen 96, Dadi Abidarda. Menurutnya, pelanggan air minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, hingga saat ini belum mencapai angka 50 ribu.

“Maka dengan Direktur Perumdam Tirta Sukapura yang baru, tentu harus mampu meningkatkan pelanggan misalnya target satu tahun. Lebih cepat lebih baik, dan tak boleh stagnan,” kata Dadi Abidarda, Selasa (6/1/2025).

Baca Juga: Proyek Rumdin Wali Kota Jadi Polemik Baru di Tasikmalaya, Sorotan Publik Kian Tajam

Selain itu, lanjut Dadi, kepemimpinan yang baru di Perumda air minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya harus juga mampu juga meningkatkan sisi pelayanan terhadap pelanggan.

“Pelayanan terhadap pelanggan pun harus juga di tingkatkan, maka kami akan terus memantau perkembangan Direktur Perumda air minum tirta sukapura kedepan,” tuturnya.

Dadi juga menegaskan bahwa, dengan meningkatnya jumlah pelanggan tentu akan menambah penghasilan asli daerah (PAD) bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya tegaskan lagi kalau tidak mampu meningkatkan pelanggan dan pelayanan, lebih baik mundur saja sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura,” tegasnya.

Bergerak Sesuai Arahan Bupati

Sebelumnya, Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Bekti Alamsyah mengatakan, bahwa momentum pelantikan, merupakan sebuah hal yang penting bagi dia. Untuk berkomitmen penuh dalam peningkatan pelayanan publik di bidang penyediaan air minum bagi masyarakat.

“Sesuai arahan dari Bapak Bupati Tasikmalaya (Cecep Nurul Yakin-red), yang juga sebagai KPM (Kuasa Pemilik Modal-red). Maka kami akan bergerak cepat untuk segera menyusun rencana bisnis kedepan,” jelasnya.

Baca Juga: Stok Darah RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Kosong, Pasien Terancam Kesulitan Transfusi

Selain itu, Bekti Alamsyah juga menjelaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, akan fokus terhadap tiga faktor.

“Pertama, Peningkatan kapasitas layanan. Yaitu 3K (Kuantitas, Kualitas & Kontinuitas), perluasan cakupan layanan & pertambahan pelanggan, Penurunan Kehilangan Air, dan Digitalisasi proses bisnis,” tuturnya.

Kemudian yang kedua adalah Tata kelola Perusahaan dan penguatan sumber daya, antara lain, lanjut Bekti. Yaitu terkait Penguatan serta pengembangan potensi SDM melalui diklat berbasis kompetensi, serta pengamanan sumber air baku.

“Selanjutnya yang ketiga yaitu, Diversifikasi usaha antara lain. Peningkatan usaha kolam renang, terminal air dan mobil tangki, serta air minum dalam kemasan,” jelasnya.

(Yud’s)