spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 306

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, Sumber Penghasilan Warga Hilang dalam Hitungan Pekan

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Perahu-perahu wisata di objek wisata Situ Gede, akhirnya hanya bisa terparkir di tepi Danau akibat dihantui kemarau (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musim kemarau panjang tahun ini memicu penyusutan debit air di Obyek Wisata Situ Gede, Kota Tasikmalaya. Kondisi air danau yang semakin dangkal memaksa puluhan pengusaha perahu wisata menghentikan seluruh aktivitas operasional mereka.

Dermaga Situ Gede tampak sepi tanpa aktivitas penyewaan perahu dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: DPD Perbasi Jabar Gelar Rapim Perdana di Tasikmalaya, Satukan Langkah Wujudkan Basket Jabar Berprestasi

Para pemilik perahu menolak mengambil risiko pelayaran demi menghindari kerusakan mesin akibat benturan batu atau ranting.

“Sejak tiga minggu terakhir ini, tidak ada satupun perahu wisata yang beroperasi,” ungkap Hilman, Minggu (2/8/2026).

Hilman bersama para pemilik perahu kini memanfaatkan waktu senggang untuk mengecat ulang serta merawat mesin kapal.

Baca Juga: Ribuan Orang Bernama Asep Tumpah Ruah di Tasikmalaya, Paguyuban Asep Dunia Rayakan Milangkala ke-16

Saat kondisi air danau normal, mereka mampu mengantongi pendapatan ratusan ribu rupiah dari kunjungan wisatawan harian.

Kini, hilangnya sumber penghasilan utama memaksa para pengusaha perahu banting stir mencari pekerjaan sampingan lain.

Sebagian pemilik perahu beralih menjadi pengemudi ojek online, pekerja kuli bangunan, hingga membantu usaha warung lokal.

Dampak penyusutan air ini turut melumpuhkan omzet para pedagang kuliner, juru parkir, serta penyedia jasa rakit.

Para pelaku usaha berharap hujan segera turun agar debit air kembali melimpah dan memulihkan perekonomian warga.

(Seda)

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Resmi Digelar di Bali

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: AFU

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Panitia menunjuk Pulau Bali sebagai lokasi penyelenggaraan babak semifinal dan final turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden Maruarar Sirait mengonfirmasi langsung kepastian venue partai puncak tersebut.

Baca Juga: Menakar Strategi Pelatih Persib dan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Pria yang akrab disapa Ara ini semula mempertimbangkan Kota Surabaya sebagai tuan rumah laga semifinal dan final.

Ia menilai penyelenggaraan fase grup di Kota Pahlawan berlangsung sangat aman, bersih, serta kondusif.

“Tadinya saya maunya di Surabaya dengan pertimbangan di sini kotanya aman… masyarakatnya penuh semangat,” ujar Ara, Minggu (2/8/2026).

Namun, hasil diskusi bersama Wali Kota Surabaya memunculkan pertimbangan baru terkait pemindahan lokasi pertandingan.

Ara langsung menghubungi Ketua Umum PSSI Erick Thohir melalui sambungan telepon guna mengusulkan Pulau Bali.

Erick Thohir merespon positif dan langsung menyetujui usulan penunjukan Bali sebagai arena penutup turnamen pramusim ini.

“Baik. Setuju ya. Jadi teman-teman semifinal dan final sesuai arahan Ketua Umum PSSI… di Bali,” tegas Ara.

Keputusan ini membatalkan rencana awal penggunaan stadion di Bandung maupun Surabaya untuk babak semifinal dan final.

(Arif)

Sensasi Terapi Ikan di Mekar Hurip Garut

0
Terapi Ikan Mekar Hurip fokusjabar.id
Para pengunjung lagi asik terapi ikan

GARUT, FOKUSJabar.id: Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan menciptakan ruang publik yang sehat, Pemerintah Desa (Pemdes) Mekar Hurip Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) menyiapkan tempat terapi ikan (fish therapy).

Kolam terapi berisi ratusan ikan Garra rufa lokasinya di depan balai desa Mekar Hurip.

Garra rufa adalah sebuah spesies ikan dalam genus garra, famili Cyprinidae.

Ikan tersebut mendapat julukan ikan pengisap, ikan kangal, dermatologis kecil dan ikan dokter. Dalam konteks non-medis, Garra rufa di sebut pengisap kulit mati.

BACA JUGA:

HUT ke-75 IBI, Ini Pesan Dinkes Garut

Kolam yang menyerupai anak sungai tersebut berisi ikan kecil Garra rufa laris manis di serbu ratusan pengunjung yang ingin relaksasi sekaligus merawat kulit.

Terapi ikan adalah metode perawatan dengan cara merendam kaki atau tangan di dalam kolam yang berisi ratusan ikan kecil.

Manfaat Terapi Ikan:

Mengangkat Sel Kulit Mati

Gigitan lembut ikan membantu mengeksfoliasi kulit, membuat kaki dan tangan terasa lebih halus.

Melancarkan Peredaran Darah

Sensasi geli dari ikan memicu titik refleksi di telapak kaki.

Mengurangi Stres

Banyak pengunjung mengaku merasa rileks dan tertawa karena geli. Efek tersebut di percaya bisa menurunkan hormon kortisol.

Alternatif Perawatan Murah

Cukup 15-20 menit merendam kaki atau tangan sudah bisa merasakan manfaatnya dengan biaya terjangkau semua kalangan masyarakat.

“Terasa geli-geli gimana gitu. Tapi abis terapi, kaki jadi ringan dan nggak pecah-pecah lagi,” kata salah satu pengunjung asal Desa Sukaluyu, Dewi di lokasi terapi ikan, Minggu (2/8/2026).

Terapi Ikan Mekar Hurip fokusjabar.id
Suasana di tempat terapi ikan

Senada di katakan Kartika warga Kecamatan Sukawening. Dia mengaku rutin datang tiap dua minggu sekali untuk terapi ikan.

“Terapi ikan mengikis kulit kering di tumit atau telapak kaki dan melancarkan darah,” ungkap Kartika.

Pengelola Terapi Ikan Desa Mekar Hurip, Yadin mengatakan, para pengunjung cukup duduk di tembok dan merendam kaki selama 10-20 menit.

Air kolam di jaga kebersihannya. Ikan yang di gunakan tidak memiliki gigi sehingga aman dan tidak menyakitkan. Hanya sensasi seperti kesemutan.

“Kebersihan tempat dan air jadi prioritas. Ikan juga rutin di cek kesehatannya. Jadi aman untuk semua usia,” ungkap Yadin.

BACA JUGA:

Bupati Garut Proyeksikan Curug Sanghyang Taraje jadi Destinasi Unggulan

Menurut Dia, pihaknya tidak memasang tarif untuk terapi ikan.

“Kami tidak pasang tarif. Berapapun yang di berikan pengunjung Kami terima untuk biaya pemeliharaan tempat,” pungkasnya.

Terpantau FOKUSJabar, di lokasi tersebut juga terdapat tempat bermain anak. Mulai dari mandi bola hingga  naik mobil-mobilan.

(Bambang Fouristian)

Menakar Strategi Pelatih Persib dan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

0
semifinal piala presiden 2026 fokusjabar.ud
Menakar strategi pelatih Persib dan Persija

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Laga klasik Indonesia akhirnya terjadi lagi. Persib Bandung versus Persija Jakarta akan bentrok di semifinal Piala Presiden 2026, Selasa (4/8/2026).

Pertandingan Maung Bandung kontra Macan Kemayoran merupakan laga “El Clasico” yang selalu panas, ketat dan penuh emosional bagi kedua tim dan suporter masing-masing.

BACA JUGA:

Persib Bertemu Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Persib Bandung unggul dari sisi kekompakan, pertahanan dan bermain sebagai tuan rumah.

Tim besutan Igor Tolic hingga menjelang laga semifinal belum kebobolan.

Sementara Persija Jakarta unggul dari sisi pengalaman dan memiliki coach Shin Tae-yong yang jago membangun mental tim. Tapi mereka butuh waktu adaptasi.

Dengan keunggulan yang mereka punya, tim yang paling efektif di transisi dan paling sedikit membuat kesalahan bakal melaju ke babak final melawan pemenang antara Persebaya Surabaya kontra Arema FC.

Persib Bandung

Persib Bandung berhasil sapu bersih tiga laga Grup A Piala Presiden 2026. Laga pamungkas menang 1-0 kontra Tampines Rovers (Singapura).

Gol roket Balsa Sekulic (82′) yang menjadi pembeda pada laga kali ini. Seisi stadion bersorak menyambut pemain dari Montenegro tersebut.

Kemenangan atas Tampines Rovers mengantar Persib memuncaki klasemen Grup A Piala Presiden 2026 dengan poin sempurna (9 poin) di sertai catatan tiga gol dan tanpa kebobolan sama sekali.

Menurut Igor Tolic, intensitas permainan yang tinggi di tunjukkan oleh tim lawan. Sehingga membuat anak asuhnya bertahan lebih dalam.

Tolic juga menyinggung gol Balsa Sekulic yang bersumber dari tendangan keras di luar kotak penalti.

BACA JUGA:

Balsa Sekulic Senang Cetak Gol kontra Tampines Rovers

“Pertandingan ketiga dalam sembilan hari. Pertandingan yang sangat sulit, lawan yang bagus. Tetapi tim bermain dengan baik,” katanya.

“Kami bertahan dengan baik, sekali lagi ini clean sheet dan kami juga mencetak gol yang luar biasa,” ungkapnya.

Persija Jakarta

Persija berhasil menaklukkan PSMS Medan dengan skor telak 4-1 pada laga pamungkas grup B.

Empat gol Macan Kemayoran di cetak Arlyansyah pada menit ke-23, Victor Dethan (80′), Agi Firmansyah (84′) dan Gustavo Almeida (88′).

Sementara gol semata wayang PSMS Medan di cetak Ikhsan Chan saat pertandingan memasuki menit ke-60.

Kemenangan atas PSMS membuat Persija naik ke posisi dua klasemen akhir Grup B menggeser Port FC.

Port FC sendiri pada pertandingan terakhir Grup B, harus mengakui keunggulan tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 2-1.

Port FC sempat unggul lebih dulu melalui Issam Abdallah pada menit ke-30.

Namun, Persebaya berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan lewat gol Miguel Pereira di menit ke-40 dan Alex Martins pada menit ke-47.

Dengan hasil tersebut, Persebaya kokoh di puncak klasemen. Sedangkan Port FC finish di peringkat tiga serta gagal melangkah ke babak semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

(Bambang Fouristian)

Hartono Soekwanto Ungkap Teknik Keeping Irfan Hakim Meningkat Pesat hingga Raih Male Champion A di 13thKediri Koi Show 2026

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Artis Irfan Hakim kembali mengukir prestasi gemilang dalam kompetisi ikan koi tingkat nasional. Melalui varietas Showa Sanshoku berukuran 68 cm, ia sukses menyabet gelar Male Champion di Kediri Koi Show 2026.

Ajang bergengsi tersebut berlangsung di Convention Hall SLG Kediri pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Baca Juga: Usia 54 Tahun, Bos Koi Hartono Soekwanto Bikin Heboh! Nyaris Juarai Kompetisi Padel Open Bandung

Ikan koi milik Irfan memukau juri di Kelas A Gosanke berkat keunggulan warna, postur, serta pola seimbang.

Irfan Hakim mendapat binaan teknis langsung dari pengusaha asal Bandung Hartono Soekwanto atau Bos Koi. Tim Samurai Koi Centre Bandung mengawal proses handling hingga membawa koi tersebut merebut podium tertinggi.

Hartono Soekwanto melayangkan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan anak didik barunya di arena kontes nasional.

“Teknik keeping Pak Irfan Hakim sekarang melonjak pesat, makanya ia selalu berhasil naik panggung,” puji Hartono, Minggu (2/8/2026).

Irfan Hakim sukses mengumpulkan 22 gelar juara dari tiga kompetisi nasional hanya dalam waktu kurang dari sebulan.

Ia memborong 14 gelar di Bogor Koi Show, dua gelar di Jogja, serta enam gelar di Nusatic Koi Show.

Pencapaian spektakuler ini membuktikan efektivitas kombinasi antara kualitas koi, teknik keeping, serta penanganan matang.

Gelaran 13th Kediri Koi Show 2026 sendiri menghadirkan ratusan peserta yang memperebutkan puluhan kategori bergengsi.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Bandung sebagai pusat pembinaan dan pengembangan hobi koi berkualitas di Indonesia.

(IrfansyahRiza)

3 Tahun Menunggu, Faris Abdul Hafizh Pecah Telur

0
Faris Abdul Hafizh fokusjabar.id
Faris Abdul Hafizh (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Buah sabar dan kerja keras bek muda Persib Bandung, Faris Abdul Hafizh akhirnya mendapat kepercayaan coach Igor Tolic.

Seperti di ketahui, Faris Abdul Hafizh di promosikan ke tim senior sejak musim 2023/2024.

BACA JUGA:

Balsa Sekulic Senang Cetak Gol kontra Tampines Rovers

Pemain jebolan Akademi Persib ini akhirnya menjalani debut kompetitif bersama Pangeran Biru saat menghadapi Tampines Rovers FC pada laga terakhir Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Jumat (31/7/2026).

Faris Abdul Hafizh menyebut, kesempatan tampil sebagai starter menjadi momen yang telah lama dia nantikan.

Sejak promosi ke skuad utama, Dia terus bekerja keras mempersiapkan diri. Sebelumnya, kembali memperkuat tim Elite Pro Academy U-20 dan menjalani masa peminjaman ke Gresik United pada awal 2025.

“Setelah penantian lama, alhamdulillah di kasih kepercayaan buat debut sejak menit pertama oleh coach Igor Tolic,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada tim pelatih atas kepercayaan yang di berikan,” Faris menambahkan.

Kepercayaan yang di berikan pelatih Igor Tolic di jawab dengan penampilan yang cukup menjanjikan. Selain tampil disiplin menjaga lini pertahanan, Dia juga beberapa kali ikut membantu serangan.

Bahkan, Dia sempat mengirim umpan matang dari sisi kanan kepada Ramon “Tanque” de Andrade Souza. Kemudian, ia juga mengirim bola berbahaya melalui sepak pojok yang di sambut Uilliam Barros.

Meski belum berbuah gol, kontribusi tersebut menunjukkan keberaniannya tampil di level tertinggi.

Debut Dia juga membuahkan hasil maksimal. Persib Bandung menang 1-0 atas Tampines Rovers FC melalui tendangan roket Balsa Sekulic pada menit ke-82.

Kemenangan tersebut membukukan Persib Bandung menyapu bersih tiga pertandingan fase grup Piala Presiden 2026.

Tim kebanggaan Bobotoh mengantongi sembilan poin dengan catatan tanpa kebobolan untuk melaju ke babak semifinal sebagai juara Grup A.

BACA JUGA:

Umuh Muchtar Puas dengan Gol Spektakuler Balsa Sekulic

Faris berharap, debutnya menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang bersama Pangeran Biru.

Pemain muda asal Bandung itu bertekad terus meningkatkan kualitas permainan untuj menjawab kepercayaan tim pelatih.

“Kepercayaan yang sangat besar dari tim pelatih dan dipercaya mengambil tendangan sepak pojok. Jika di beri kesempatan lagi, saya siap berkontribusi lebih banyak untuk tim,” tutup Faris di kutip persib.co.id.

(Bambang Fouristian) 

HUT ke-75 IBI, Ini Pesan Dinkes Garut

0
Dinkes Garut fokusjabar.id
Kepala Dinkes Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Leli Yuliani membuka puncak acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tahun 2026.

Acara tersebut dirangkaikan dengan Seminar Kesehatan Ibu dan Anak yang di gelar di Aula RS Intan Husada, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Proyeksikan Curug Sanghyang Taraje jadi Destinasi Unggulan

Kepala Dinkes Garut menyoroti besarnya kontribusi para bidan yang memegang peran hingga 85 persen dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Pihaknya mengajak jajaran bidan untuk mengubah narasi penanganan. Yakni dari sekadar berfokus pada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi gerakan aktif mewujudkan ibu dan bayi yang sehat serta selamat.

“Kita semua bertekad selamatkan ibu dan bayi atau wujudkan ibu dan bayi sehat selamat. Saat membantu persalinan, bidan harus rileks,” pesan Leli.

Dia juga berpesan agar para bidan tidak lupa menjaga kesehatan diri sendiri agar tetap bisa bekerja secara optimal, selaras dengan moto Dinkes Kabupaten Garut yaitu “Sehat, Bugar, Produktif.”

Pengurus Pusat (PP) IBI, Ade Jubaedah mengingatkan, bidan tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawal kesehatan masyarakat.

“Karena bidan punya kemampuan terbatas. Sehingga kemampuan-kemampuan lain butuh dukungan profesi kesehatan lain. interprofesional dan kolaborasi adalah harga mati,” tegasnya.

BACA JUGA:

Semangat Perjuangan PM Gatra tak Pernah Padam

Ketua IBI Cabang Garut, Husnul Hotimah menyampaikan bahwa kehadiran para pimpinan dan stakeholder menjadi dorongan motivasi bagi para bidan di lapangan untuk menjalankan tugas guna memberikan pelayanan dalam rangka penyelamatan ibu dan bayi.

Dari sisi fasilitas kesehatan, Direktur RS Intan Husada, Muhammad Hasan menekankan bahwa upaya penyelamatan ibu dan bayi merupakan tugas kolektif seluruh elemen, bukan hanya Dinas Kesehatan.

“Ibu dan bayi itu sangat berharga sekali dan tidak ternilai harganya. Semakin banyak bidan yang kompeten, profesional dan berdaya saing dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Muhammad Hasan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Pembibitan Atlet Lewat Piala Soeratin 2026

Ketua Pelaksana Kegiatan, Dedeh Hamidah melaporkan, puncak HUT ke-75 IBI mengusung tema “One Million More Midwives.”

Seminar ini di rancang untuk memperkuat peran bidan di jalur promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif pada ibu dan bayi.

HUT ke-75 IBI Kabupaten Garut juga di isi dengan beragam aksi nyata dan edukatif. Di antaranya, Gerakan Cegah Stunting (Genting), pelayanan KB dan Imunisasi gratis dan seminar Bidan Cerdas.

(Bambang Fouristian)