spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 267

GIBAS Desak APH Telusuri Status Aset Banjar Water Park

0
GIBAS Banjar Water Park fokusjabar.id
Ketua GIBAS Resort Kota Banjar, Gintara Ginting didampingi jajarannya. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Resort Kota Banjar mendesak Pemerintah Kota mengusut status kepemilikan aset Banjar Water Park (BWP) yang di nilai perlu mendapat kejelasan.

Ketua GIBAS Resort Kota Banjar, Gintara Ginting menegaskan, Banjar Water Park merupakan salah satu ikon wisata Kota Banjar yang di bangun menggunakan APBD 2009 senilai Rp27 milyar dan di resmikan pada 21 Februari 2010.

BACA JUGA:

BBWS Citanduy Gelar Gerakan Irigasi Bersih

Menurut Ginting, kawasan wisata yang berdiri di atas lahan sekitar 3,5 hektare di Jalan Stadion Pataruman itu sempat berhenti beroperasi sejak 2019 setelah mengalami kerugian.

Beberapa waktu lalu, sebagian kawasan di tata ulang dan di manfaatkan sebagai area kuliner.

Dia menyebut, pihaknya memperoleh informasi bahwa ada persoalan administrasi terkait kepemilikan aset.

GIBAS menduga terdapat ketidaksesuaian antara aset yang di bangun menggunakan dana pemerintah dengan status kepemilikan lahannya.

“Kami ingin semuanya terang benderang. Kalau memang ada persoalan administrasi terkait aset, harus di buka secara jelas kepada masyarakat,” kata Ginting.

Ia menegaskan, dugaan tersebut masih perlu di buktikan melalui proses pemeriksaan oleh instansi yang berwenang. Karena itu, GIBAS berencana mengajukan audiensi kepada Bagian Aset Pemerintah Kota Banjar serta Kantor Pertanahan (BPN) untuk meminta penjelasan mengenai status kepemilikan lahan Banjar Waterpark.

“Kita akan audiensi dengan BPN dan Bagian Aset,” ungkap Ketua GIBAS Resort Kota Banjar.

Pihaknya juga akan mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penelusuran apabila di temukan indikasi pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami minta APH turun,” kata Ginting.

BACA JUGA:

Pria Ditemukan Tak Bernyawa Dekat Mako Polres Banjar

Ginting mengatakan, kepastian status aset di nilai penting agar tidak menjadi hambatan bagi pengembangan kawasan wisata maupun masuknya investor di masa mendatang.

“Banjar Water Park adalah salah satu ikon Kota Banjar yang seharusnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah. Karena itu kami berharap persoalan ini dapat di selesaikan secara transparan sesuai aturan yang berlaku,” pingkasnya.

(Agus Purwadi)

11 Tahun Konsisten, Tasik Wedding Festival 2026 Targetkan Transaksi Rp10 Miliar

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua Dekranasda dr.Elvira Kamarrow Putri, dan Ketua Panitia Olivia Darmawan, foto bersama di stand Tasik Festival Wedding di Atrium Plaza Asia Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Tasik Wedding Festival (TWF) 2026 kembali menyapa warga Kota Tasikmalaya. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, meresmikan pameran ini bersama Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana, dan Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, Jumat (7/8/2026) sore.

Pameran bertempat di Atrium Ground Floor Plaza Asia Tasikmalaya, Jalan H.Z. Mustafa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, dan berlangsung selama tiga hari mulai 7 hingga 9 Agustus 2026.

Baca Juga: TMMD ke-129 Kodim Tasikmalaya Percepat Pengaspalan Jalan di Parungponteng, Akses Warga Makin Lancar

Taravty Project menginisiasi gelaran ini dengan memboyong puluhan vendor pernikahan ternama serta membidik target nilai transaksi hingga Rp10 Miliar.

Festival industri pernikahan terbesar di wilayah Priangan Timur ini telah konsisten hadir menghibur masyarakat selama lebih dari satu dekade atau tepat 11 tahun berturut-turut.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melontarkan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggara yang terus menghidupkan ekosistem jasa pernikahan di daerahnya.

“Saya sampaikan, Taravty Project ini luar biasa, terus konsisten hingga satu dekade lebih menggelar festival wedding di Kota Tasikmalaya. Dan ini menunjukkan jika dunia industri wedding di sini memiliki potensi besar Untuk terus dikembangkan, agar menjadi sektor usaha untuk penggerak ekonomi di daerah,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan, Jumat (7/8/2026).

Viman menegaskan bahwa Kota Tasikmalaya harus menjadi pusat dan barometer pertumbuhan ekonomi Priangan Timur lewat penyelenggaraan event-event bisnis berkala.

“Dengan even yang luar biasa dan sukses ini, TWF 2026 ini akan mampu menumbuhkan perputaran ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha jasa pernikahan di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Ia mengutarakan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pameran serupa demi memajukan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Perlu sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak, pemerintah, pengusaha dan komunitas. Serta para pemangku kepentingan bahu membahu untuk memajukan dunia usaha di Kota Tasikmalaya yang kita cintai bersama,” harapnya.

Targetkan Transaksi Rp10 Miliar dan Gandeng 24 Vendor

Ketua Pelaksana TWF 2026 sekaligus Founder Taravty Project, Olivia Darmawan, menceritakan bahwa pameran ini menghadirkan beragam vendor jasa mulai dari wedding organizer (WO), makeup artist (MUA), dekorasi, katering, hingga dokumentasi.

“Terima kasih dan dukungannya dari seluruh pihak terutama pemerintah Kota Tasikmalaya yang terus mendukung. Sehingga kami kembali menggelar Tasik Wedding Festival ini,” ungkap Olivia Darmawan.

Olivia membeberkan bahwa sebanyak 24 vendor terpercaya ikut meramaikan ajang pameran tahunan ini.

“Selama tiga hari penyelenggaraan, kami sangat optimis potensi transaksi masih cukup tinggi. Kami menargetkan nilai transaksi selama tiga hari pelaksanaan bisa mencapai Rp10 miliar,” ujarnya.

Ia melihat industri jasa pernikahan di Kota Tasikmalaya tetap menjadi sektor yang sangat menjanjikan dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

“Suksesnya penyelenggaraan Tasik Wedding Festival yang telah membersamai selama lebih dari satu dekade ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah yang terus memberikan ruang bagi pelaku industri kreatif untuk maju dan berkembang,” paparnya.

Pihak panitia juga menyiapkan berbagai promo menarik seperti potongan harga dan cashback. Hingga banjir hadiah bagi para pengunjung yang melakukan pemesanan di lokasi pameran.

“Beragam hadiah disediakan, diskon, serta cashback bagi pasangan yang melakukan transaksi atau pemesanan di lokasi,” tutupnya.

(Seda)

KKMTs 1 Ciamis Ukir Sejarah sebagai Juara Umum Porseni

0

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKM) MTsN 1 Ciamis mengukir prestasi gemilang dengan merengkuh predikat Juara Umum pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MTs se-Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di MTsN 15 Ciamis, 5–6 Agustus 2026.

Keberhasilan ini lahir dari kerja keras, kekompakan, serta semangat seluruh peserta, pelatih, official, dan keluarga besar KKM MTsN 1 Ciamis. Capaian ini membuktikan komitmen bersama dalam mengasah potensi siswa madrasah pada bidang olahraga dan seni.

Baca Juga: Banggakan Ciamis! Empat Siswa MTs Al Fadliliyah Lolos ke Porseni Jawa Barat usai Borong Juara

Kepala MTsN 1 Ciamis, Dra. Enok Robiah Adawiah, mengutarakan rasa syukur serta apresiasi atas sukses besar yang diraih kontingennya.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas raihan prestasi luar biasa KKM MTsN 1 Ciamis sebagai Juara Umum Porseni MTs Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, kemudian semangat, dan kekompakan seluruh atlet, pelatih, official, serta keluarga besar KKM MTsN 1 Ciamis,” ujarnya.

Motivasi Membawa Nama Baik Kabupaten Ciamis

Enok menegaskan, kemenangan ini menjadi pemicu semangat untuk terus mendongkrak prestasi dan mengembangkan minat bakat para peserta didik secara berkelanjutan.

“Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, melaju, dan bertalenta. Jangan berhenti sampai di sini, terus tingkatkan kemampuan. Agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi dan membawa nama baik Kabupaten Ciamis,” katanya.

Proses Pembentukan Karakter dan Mental Juara

Ia turut memuji perjuangan para siswa yang berlaga di arena Porseni. Menurutnya, seluruh rentetan kompetisi ini menjadi sarana penting membentuk karakter, kedisiplinan, serta mentalitas tangguh.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Tetap rendah hati, terlebih terus berlatih, dan jadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk meraih keberhasilan di masa depan,” tuturnya.

Keberhasilan KKM MTsN 1 Ciamis sebagai Juara Umum Porseni MTs Ciamis 2026 memicu momentum penting untuk memperkuat tradisi juara. Terlebih meningkatkan kualitas generasi muda madrasah.

(Mia)

Budidaya Jamur Tiram di Pangandaran, Serbuk Gergaji Disulap Jadi Sumber Cuan

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto; Pemilik usaha jamur, Iip Nurhidayat (34),

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Tumpukan baglog memenuhi rak-rak bambu di sebuah kumbung sederhana di Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Dari lubang plastik putih, tudung jamur tiram berwarna krem bermunculan dan siap panen.

Di balik bentuknya yang sederhana, budidaya jamur tiram menyimpan proses panjang yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta kebersihan ekstra.

Baca Juga: Kemarau Melanda, Ratusan Warga Pangandaran Antre Air Bersih

Pemilik usaha jamur tiram, Iip Nurhidayat (34), menekuni bisnis ini sebagai langkah meraup rezeki sekaligus memanfaatkan limbah serbuk gergaji kayu yang tak bernilai.

“Ini sekitar 600 baglog, itu semua akan sampai panen,” ujar Iip saat menunjukkan deretan baglog di kumbungnya, Jumat (7/8/2026).

Proses Olah Baglog Hingga Pemilihan Jenis Kayu

Iip mengolah media tanam menggunakan racikan serbuk gergaji kayu, bekatul, serbuk jagung, kapur kalsit, dan air. Menurut penjelasannya, pemilihan jenis kayu memegang peranan penting.

“Kayunya bebas. Paling bagus itu dan cepat dari kayu albasiah. Itu paling bagus untuk budidaya jamur tiram,” katanya.

Iip mencampur 12 bak besar serbuk kayu, 8 kg bekatul, 2 kg serbuk jagung, dan 2 kg kapur kalsit. Setelah mendiamkan adonan sehari semalam, ia mengemasnya ke dalam plastik ukuran 17×35 cm seberat 1 hingga 1,3 kg.

Ia mengukus baglog selama 8 jam pada suhu 100 derajat Celsius untuk proses sterilisasi sebelum memberikan bibit. Pembudidaya lalu menginkubasi baglog selama 40 hingga 45 hari sebelum memindahkannya ke ruang produksi.

Tantangan Sterilisasi dan Pemasaran Hasil Panen

Ancaman utama dalam bisnis ini datang dari kontaminasi mikroorganisme yang bisa menggagalkan pertumbuhan jamur.

“Dari bikin sampai panen tidak dipungkiri ada yang gagal, enggak semuanya berhasil tumbuh. Faktornya biasanya dari kontaminasi virus, kuman. Prosesnya harus benar-benar steril. Enggak bisa jorok,” ujar Iip.

Memiliki 600 baglog di kumbungnya membuat Iip bisa memetik 1 hingga 2 kg jamur per hari. Ia menjual jamur tiram seharga Rp22 ribu per kilogram.

“Saya jual ke teman yang ada di Banjarsari, Ciamis. Atau didagangkan keliling di sekitar sini. Belum punya banyak pelanggan pasti,” ujarnya.

Usaha budidaya ini membuktikan bahwa pengolahan limbah kayu mampu menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan serta menghasilkan pangan bergizi bagi masyarakat.

(Sajidin)

Kemarau Melanda, Ratusan Warga Pangandaran Antre Air Bersih

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Penampakan antrian pengambilan air bersih

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Musim kemarau kembali memukul ratusan warga Dusun Kawarasan, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Di saat warga lain berangkat kerja pada pagi hari, warga di tiga RT wilayah tersebut justru harus berdiri mengantre demi mengumpulkan air bersih dari sumur tua di area perkebunan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Siapkan Knalpot Standar di Pos Polisi, Knalpot Brong Langsung Diganti

Setiap hari dari pagi hingga sore, warga mendatangi sumur terbuka sejauh 200 meter dari pemukiman. Mereka membawa jeriken, ember, hingga botol bekas berukuran besar menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki menembus jalan setapak.

Tokoh masyarakat RT 13, Ikut (60), mengutarakan bahwa pemandangan ini rutin terulang setiap kali kemarau menerjang kawasan mereka.

“Kegiatan ini dilakukan setiap hari pada musim kemarau sekarang. Warga RT 13 di Kawarasan khususnya selalu ke sini setiap hari,” ujar Ikut.

Masyarakat memanfaatkan air sumur tersebut untuk memenuhi seluruh kebutuhan harian, mulai dari memasak, minum, mandi, hingga mencuci pakaian.

“Jadi, sumur ini selalu diserbu warga. Ada sekitar 100 warga dari tiga RT di satu RW,” katanya.

Waktu Kerja Terpangkas Demi Mengantre Air

Ikut menjelaskan bahwa keterbatasan debit air memaksa warga bergantian menimba. Kondisi ini menyita waktu warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan buruh harian.

“Jadi harus ngantri, giliran. Ada yang pagi-pagi, yang enggak kebagian pagi ya bisa siang, kalau enggak siang ya sore. Ya, gitu,” katanya.

Pria paruh baya ini mengeluhkan dampak krisis air yang merembet pada penurunan penghasilan keluarga.

“Ya mengganggu, soalnya orang yang mau kerja harus mencari air dulu. Pendapatan jadi berkurang,” keluh Ikut.

Warga lainnya, Walo (51), mendatangi lokasi sumur saban tiga hari sekali khusus untuk mencuci pakaian keluarga dan mengangkut persediaan air mandi.

“Kalau untuk nyuci pakaian paling tiga hari sekali,” ujarnya singkat. “Yang penting ada air buat mandi, masak, cuci piring.”

Warga Kawarasan Berharap Bantuan Sumur PAM

Masyarakat Dusun Kawarasan menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Pangandaran menghadirkan solusi jangka panjang untuk mengatasi kekeringan tahunan ini.

“Ya, seharusnya ada bantuan sumur satu atau dua lagi. Kalau bisa mah air PAM, kan bisa disedot. Tolonglah minta bantuannya,” ucap Ikut penuh harap.

Bagi 100 kepala keluarga di Desa Sindangwangi, setiap jeriken air yang mereka bawa pulang merupakan bentuk perjuangan keras menembus keterbatasan di tengah kemarau panjang.

(Sajidin)

Dedi Mulyadi Siapkan Knalpot Standar di Pos Polisi, Knalpot Brong Langsung Diganti

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto dan jajaran Forkopimda Jabar memusnahkan berbagai barang bukti kejahatan di Mapolda Jawa Barat, Jumat (7/8/2026). Petugas merusak ribuan knalpot nonstandar (knalpot brong), botol minuman keras, hingga jutaan butir obat keras tertentu (OKT) seperti tramadol.

Gubernur yang akrab sapaan KDM ini mengapresiasi keseriusan Polda Jawa Barat beserta jajaran dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pihaknya memberi perhatian khusus pada penertiban penggunaan knalpot bising di jalan raya.

Baca Juga: Izin Videotron Dibekukan, Farhan Bongkar Dugaan Pelanggaran Tata Ruang hingga ASN

“Jalan bukan pusat kebisingan. Bukan juga pusat kesemerawutan. Jalan bukan pusat konflik. Maka harus dimulai dengan mendisiplinkan para pengendara kendaraan bermotor, khususnya roda dua, untuk menggunakan knalpot standar,” tegas KDM, Jumat (7/8/2026).

KDM menceritakan pengalamannya sewaktu berada di Lembur Pakuan maupun saat menjabat anggota DPR RI yang kerap menindak langsung pengendara bertindak bising.

Guna memberikan solusi nyata, Pemerintah Provinsi Jabar berencana menyediakan stok knalpot standar di setiap pos polisi untuk mengganti knalpot brong hasil razia.

“Kedepan Pemprov Jabar akan menyiapkan kenalpot standar sebagai pengganti. Nanti saya titipkan ke satuan lalu lintas, disimpan di pos polisi. Knalpot langsung ganti di tempat, baru boleh pulang,” jelasnya.

Pemprov Jabar memprioritaskan bantuan penggantian knalpot ini khusus bagi warga kurang mampu yang tidak sanggup membeli knalpot standar seharga Rp400.000.

KDM Minta Petugas Pembongkaran Warung Penyedia Obat Keras

Gubernur KDM turut memuji ketegangan Polda Jabar dalam memberantas peredaran obat keras dan minuman keras hingga ke lini bawah.

Ia menyoroti kemudahan masyarakat mengakses obat terlarang tersebut di toko-toko kecil pinggir jalan, sehingga Pemprov Jabar mengambil tindakan drastis.

“Kenapa ini menjadi fokus? Pertama, akses publik untuk mendapatkannya gampang. Karena ada di warung kecil yang ada di pinggir jalan. Sehingga kebijakan saya adalah ketika ditemukan bangunannya langsung dibongkar,” tegasnya.

Polda Jabar Amankan Ratusan Tersangka dan Selamatkan Jutaan Jiwa

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto mengungkapkan bahwa jajarannya sukses membongkar 352 kasus kejahatan jalanan dan menangkap 413 pelaku sepanjang Juni hingga Agustus 2026. Kepolisian menyita 1.016 unit sepeda motor serta 12 mobil hasil kejahatan pencurian kendaraan bermotor.

Selain kejahatan jalanan, Polda Jabar menyita 1.718,43 gram sabu, 2.917 gram ganja, 612 butir ekstasi, 618,86 gram tembakau sintetis, 822 butir psikotropika, dan 2,72 juta butir obat keras tertentu. Petugas juga mengamankan 25.000 botol minuman keras pelbagai merek.

Khusus kasus obat keras tertentu, kepolisian menindak 115 kasus serta meringkus 128 tersangka. Keberhasilan pengungkapan narkotika dan obat keras ini berhasil menyelamatkan 3,1 juta jiwa masyarakat Jawa Barat dari bahaya obat terlarang dengan estimasi nilai barang bukti mencapai Rp20 miliar lebih.

(Anthika)

Banggakan Ciamis! Empat Siswa MTs Al Fadliliyah Lolos ke Porseni Jawa Barat usai Borong Juara

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Istimewa

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kontingen Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) 1 Ciamis sukses merengkuh predikat Juara Umum pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MTs Tingkat Kabupaten Ciamis di MTsN 15 Ciamis, 5–6 Agustus 2026.

Enam siswa MTs Al Fadliliyah Darussalam Ciamis memberikan kontribusi besar mendongkrak capaian kontingen tersebut.

Baca Juga: Ang Icep Beberkan Tiga Pilar Peradaban Galuh yang Masih Relevan hingga Kini

Siswa MTs Al Fadliliyah Darussalam mendominasi podium di berbagai cabang perlombaan. Safaraz dari kelas VIII Mumtaz memenangi Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Putra, sedangkan Julaika dari kelas IX Mumtaz menyabet Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Putri.

M. Irsyad dari kelas VIII Mumtaz turut merebut Juara 1 Pidato Bahasa Arab Putra. Fadhil Aiman Fatoni dari kelas VIII Mumtaz melengkapi dominasi tersebut dengan merengkuh Juara 1 Pidato Bahasa Inggris Putra.

Siswa MTs Al Fadliliyah Darussalam juga menorehkan prestasi di bidang olahraga dan seni. Septiana Rahma Sukmana dari kelas VII Kinestetika mengamankan Juara 2 Tenis Meja Putra, lalu Khadizah dari kelas VIII Mumtaz meraih Juara 2 Kaligrafi Putri.

Empat siswa peraih podium utama tersebut secara otomatis memegang tiket untuk mewakili Kabupaten Ciamis di ajang Porseni MTs Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kepala Madrasah Puji Perjuangan Para Siswa

Kepala MTs Al Fadliliyah Darussalam Ciamis, Haula Hasna Dalila, mengutarakan rasa syukur serta apresiasi atas kerja keras anak didiknya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian luar biasa ini. Prestasi yang diraih anak-anak merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan semangat mereka dalam berlatih. Terima kasih kepada para siswa, kemudian para guru pembimbing, pelatih, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan doa,” ujarnya.

Haula mendorong para juara agar terus memacu diri dan mengasah potensi menuju persaingan di tingkat daerah.

“Selamat kepada anak-anak yang telah meraih juara. Jangan cepat merasa puas, teruslah belajar, berlatih, terlebih persiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi tingkat Provinsi. Tunjukkan siswa madrasah mampu berprestasi dengan tetap menjaga akhlak dan rendah hati,” katanya.

Ia turut memberikan suntikan semangat bagi para siswa yang belum berkesempatan membawa pulang piala.

“Setiap proses adalah pengalaman berharga. Terus berusaha, jangan menyerah, dan jadikan setiap kesempatan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya.

(Mia)