spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Puntung Rokok hingga Bakar Ilalang, Ini Pemicu Kebakaran Lahan di Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebakaran lahan dan hutan di musim kemarau marak menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menilai remehnya pemahaman warga menjadi pemicu utama bencana ini.

Ani menyebut sebagian masyarakat di sekitar area hutan belum memahami prosedur pencegahan kebakaran secara benar.

Baca Juga: Pilkades Serentak Ciamis 2026 Pakai Tablet, Simulasi Disiapkan untuk 40 Desa

Kebiasaan membakar sampah di dekat area vegetasi kering masih sering terjadi. Warga bahkan kerap meninggalkan kobaran api tanpa pengawasan hingga membesar.

“Saat ini warga masih sering ditemukan membakar sampah di sekitar lahan hutan dan parahnya lagi ditinggal saat api sedang menyala,” kata Ani, Jumat (9/10/2026).

Bahaya Puntung Rokok dan Pembukaan Lahan

Ani menyoroti kelalaian kecil lain seperti pembuangan puntung rokok yang masih menyala di tengah hutan. Percikan bara dari puntung rokok sanggup membakar dedaunan kering dengan cepat di tengah cuaca terik.

“Bara dari puntung rokok sepertinya sepele, padahal itu bisa memicu terjadinya kebakaran lahan,” terangnya.

Selain itu, kebiasaan petani membakar ilalang untuk membuka lahan baru sangat berbahaya selama musim kemarau. Metode ini memicu perambatan api secara cepat ke area sekitar.

“Kebiasaan membakar lahan baru juga menjadi pemicu kebakaran lahan hutan,” jelas Ani.

Langkah Mencegah Kebakaran Lahan

Ani menegaskan pentingnya kesadaran kolektif warga untuk menghentikan kebiasaan berisiko tersebut. Pencegahan efektif hanya bisa berjalan jika masyarakat disiplin menjaga lingkungan.

Warga wajib memastikan api pembakaran mati total sebelum meninggalkan lokasi dengan menyiramkan air secukurnya.

“Antisipasi terjadinya kebakaran lahan ya dengan jalan tidak boleh membakar sampah sembarangan, apalagi tidak ada yang menunggu. Saat meninggalkan pembakaran, pastikan api sudah benar-benar padam menyiramnya dengan air,” tutup Ani.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru