BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto dan jajaran Forkopimda Jabar memusnahkan berbagai barang bukti kejahatan di Mapolda Jawa Barat, Jumat (7/8/2026). Petugas merusak ribuan knalpot nonstandar (knalpot brong), botol minuman keras, hingga jutaan butir obat keras tertentu (OKT) seperti tramadol.
Gubernur yang akrab sapaan KDM ini mengapresiasi keseriusan Polda Jawa Barat beserta jajaran dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pihaknya memberi perhatian khusus pada penertiban penggunaan knalpot bising di jalan raya.
Baca Juga: Izin Videotron Dibekukan, Farhan Bongkar Dugaan Pelanggaran Tata Ruang hingga ASN
“Jalan bukan pusat kebisingan. Bukan juga pusat kesemerawutan. Jalan bukan pusat konflik. Maka harus dimulai dengan mendisiplinkan para pengendara kendaraan bermotor, khususnya roda dua, untuk menggunakan knalpot standar,” tegas KDM, Jumat (7/8/2026).
KDM menceritakan pengalamannya sewaktu berada di Lembur Pakuan maupun saat menjabat anggota DPR RI yang kerap menindak langsung pengendara bertindak bising.
Guna memberikan solusi nyata, Pemerintah Provinsi Jabar berencana menyediakan stok knalpot standar di setiap pos polisi untuk mengganti knalpot brong hasil razia.
“Kedepan Pemprov Jabar akan menyiapkan kenalpot standar sebagai pengganti. Nanti saya titipkan ke satuan lalu lintas, disimpan di pos polisi. Knalpot langsung ganti di tempat, baru boleh pulang,” jelasnya.
Pemprov Jabar memprioritaskan bantuan penggantian knalpot ini khusus bagi warga kurang mampu yang tidak sanggup membeli knalpot standar seharga Rp400.000.
KDM Minta Petugas Pembongkaran Warung Penyedia Obat Keras
Gubernur KDM turut memuji ketegangan Polda Jabar dalam memberantas peredaran obat keras dan minuman keras hingga ke lini bawah.
Ia menyoroti kemudahan masyarakat mengakses obat terlarang tersebut di toko-toko kecil pinggir jalan, sehingga Pemprov Jabar mengambil tindakan drastis.
“Kenapa ini menjadi fokus? Pertama, akses publik untuk mendapatkannya gampang. Karena ada di warung kecil yang ada di pinggir jalan. Sehingga kebijakan saya adalah ketika ditemukan bangunannya langsung dibongkar,” tegasnya.
Polda Jabar Amankan Ratusan Tersangka dan Selamatkan Jutaan Jiwa
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto mengungkapkan bahwa jajarannya sukses membongkar 352 kasus kejahatan jalanan dan menangkap 413 pelaku sepanjang Juni hingga Agustus 2026. Kepolisian menyita 1.016 unit sepeda motor serta 12 mobil hasil kejahatan pencurian kendaraan bermotor.
Selain kejahatan jalanan, Polda Jabar menyita 1.718,43 gram sabu, 2.917 gram ganja, 612 butir ekstasi, 618,86 gram tembakau sintetis, 822 butir psikotropika, dan 2,72 juta butir obat keras tertentu. Petugas juga mengamankan 25.000 botol minuman keras pelbagai merek.
Khusus kasus obat keras tertentu, kepolisian menindak 115 kasus serta meringkus 128 tersangka. Keberhasilan pengungkapan narkotika dan obat keras ini berhasil menyelamatkan 3,1 juta jiwa masyarakat Jawa Barat dari bahaya obat terlarang dengan estimasi nilai barang bukti mencapai Rp20 miliar lebih.
(Anthika)



