BANJAR,FOKUSJabar.id: Warga Lingkungan Cikadu, Kota Banjar mendadak gempar Jumat (7/8/2026) pagi. Seorang pria bernama Asep Komara ditemukan tewas bersimbah darah di samping warung milik istrinya. Ironisnya, lokasi kejadian tragis ini hanya berjarak sekitar 100 meter dari Mako Polres Banjar.
Korban diduga kuat menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam (sajam), mengingat ditemukannya sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.
Kronologi Penemuan Korban di Pagi Hari
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban sekitar pukul 06.00 WIB. Salah satu warga setempat, Nana Gunawan, menceritakan bahwa insiden terungkap saat sang istri hendak mengantarkan anak mereka pergi sekolah dan menyempatkan diri mampir ke warung.
BACA JUGA: Pemkot Banjar, Polres dan Kadin Nobar Final Piala Presiden 2026
“Yang pertama melihat itu istrinya ketika mau antar anaknya sekolah. Mengetahui kondisi suaminya bersimbah darah, sang istri langsung menjerit dan berteriak histeris meminta pertolongan,” ujar Nana.
Jeritan histeris sang istri seketika memancing kedatangan warga sekitar. Saat ditemukan, korban tergeletak di samping warung dengan mengenakan kemeja berwarna biru dan celana panjang hitam. Kondisinya sangat mengenaskan karena tubuhnya sudah bersimbah darah, di mana warga melihat sedikitnya ada dua luka tusukan benda tajam pada bagian perut korban.
Melihat korban sudah tidak bernyawa, warga langsung berkoordinasi dengan pengurus RT 29 RW 13, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Polisi Sterilkan Lokasi dan Terjunkan Tim Inafis
Menerima laporan dari masyarakat, pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian. Saat ini, garis polisi (police line) telah terpasang membentang di sekeliling area warung untuk menjaga kesterilan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
BACA JUGA: 3 Rumah di Mekarsari Kota Banjar Dilalap Si Jago Merah
Tim Inafis Polres Banjar juga telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara mendalam, mengumpulkan barang bukti, serta mengidentifikasi motif di balik kasus dugaan pembunuhan ini. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelaku penusukan tersebut.
(Agus Purwadi)



