spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 235

58 Bangunan Jadi Sasaran Penertiban di Bandung, 9 Pemilik Pilih Bongkar Mandiri

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali melakukan penataan fasilitas umum dengan menertibkan bangunan liar (Bangli) yang berdiri di atas trotoar, bahu jalan hingga saluran drainase. Kali ini, penataan menyasar kawasan Jalan Rajawali Timur, Kecamatan Andir, Kota Bandung. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merapikan kembali sejumlah fasilitas umum. Tim gabungan menyasar puluhan bangunan liar yang berdiri di atas trotoar, bahu jalan, hingga saluran air kawasan Jalan Rajawali Timur, Kecamatan Andir.

Langkah ini bertujuan mengembalikan fungsi sarana publik agar masyarakat dapat menggunakannya secara aman dan nyaman.

Baca Juga: HUT RI ke-81, Naik Bandros di Bandung Cuma Rp81

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menegaskan komitmennya dalam kegiatan ini.

“Hal yang paling pokok adalah utamakan keselamatan. Bangunan ataupun pekan yang berada di atas trotoar, bahu jalan, ataupun drainase jelas tidak diperbolehkan,” kata Bambang di Jalan Rajawali, Kamis (13/8/2026).

Mengembalikan Hak Pejalan Kaki dan Disabilitas

Petugas menjalankan penataan ini berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2026. Pemerintah Kota ingin mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki dan kelompok disabilitas. Selain itu, aksi ini merespons langsung aduan warga yang menginginkan kawasan Rajawali Timur lebih rapi.

Satpol PP tidak bergerak sendiri. Mereka menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Andir, jajaran kelurahan, tokoh masyarakat, TNI, Polri, serta dinas terkait.

Pendekatan Persuasif: Warga Bongkar Mandiri

Petugas memetakan sekitar 58 bangunan yang masuk target penataan. Menariknya, pemilik sembilan bangunan memilih membongkar sendiri lapak mereka sebelum petugas datang.

Keberhasilan ini terjadi berkat edukasi intensif dan sosialisasi dari jajaran kewilayahan. Bambang sangat mengapresiasi kesadaran warga tersebut.

“Dari 58 kurang lebih ada 9 bangunan yang sudah pembongkaran mandiri. Berarti mereka cukup memahami bahwa itu kepentingan untuk mereka sendiri,” katanya.

Bambang menekankan bahwa jajarannya selalu mengedepankan sikap humanis. Petugas memberi kesempatan pemilik untuk membongkar sendiri tempat usahanya. Namun, Pemkot Bandung siap menerjunkan alat berat jika harus menangani bangunan permanen.

Strategi Penataan Berbasis Kewilayahan

Pemkot Bandung merencanakan penataan serupa secara bertahap di berbagai wilayah. Mengingat Kota Bandung membawahi 30 kecamatan dan 151 kelurahan, pemerintah menerapkan strategi berbasis wilayah.

“Kita lebih mengedepankan pendekatan persuasif kewilayahan. Jangan semuanya bertumpu di kota. Kota hanya sebagai pendukung, kita kembalikan kepada kewilayahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian dan Pemkot tidak berniat menghalangi warga mencari nafkah. Namun, semua aktivitas pedagang harus tunduk pada aturan hukum dan menghormati hak pengguna jalan.

“Bukan melarang orang untuk mencari nafkah atau berjualan tetapi seharusnya sesuai dengan aturan. Kepentingannya untuk masyarakat luas,” ungkapnya.

Nasib Pedagang Terdampak

Mengenai nasib para pedagang, Bambang menyampaikan bahwa aturan Pemkot Bandung tidak menyediakan dana kompensasi maupun fasilitas relokasi.

Meski begitu, pihak kecamatan dan pedagang masih bisa bermusyawarah jika menemukan area kosong yang legal. Pihaknya pernah menerapkan skema solusi ini saat merapikan kawasan Jalan Ibrahim Adjie bersama Perumda Pasar.

“Untuk Kota Bandung itu tidak ada kompensasi dan relokasi. Tapi kalau ada ruang kosong yang bisa dimusyawarahkan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru

0
BGN Kanal guru fokusjabar.id
Kepala BGN, Sudaryono (foto: ilustrasi)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Badan Gizi Nasional (BGN) membuka kanal komunikasi khusus bagi guru untuk menyampaikan keluhan, masukan, temuan maupun pengaduan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Kanal tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat pengawasan sekaligus mendorong keterbukaan dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program.

BACA JUGA:

Legislator PKB Minta BGN Tindaklanjuti 6 Juta Penerima MBG

Guru dapat menyampaikan berbagai informasi terkait pelaksanaan MBG melalui email [email protected].

Kanal komunikasi tersebut di perkenalkan dalam kegiatan Kick-off Webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG secara daring melalui Zoom Meeting dan di siarkan langsung melalui kanal YouTube BGN, Rabu (12/8/2026).

Kepala BGN, Sudaryono (Mas Dar) melalui Biro Hukum dan Humas BGN mengatakan, keterlibatan guru sangat penting karena mereka berada langsung di lingkungan sekolah dan mendampingi peserta didik dalam pelaksanaan MBG.

Karena itu, masukan dari guru dapat menjadi sumber informasi bagi BGN untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus melakukan perbaikan pelayanan.

“Jika bapak dan ibu guru merasa ada yang perlu di sampaikan kepada kami berupa keluhan, komplain, temuan terkait Program MBG, kami menyiapkan saluran khusus email kepada BGN,” ungkapnya.

Menurut Mas Dar, kanal tersebut merupakan bagian dari komitmen BGN untuk membangun pemerintahan yang terbuka terhadap respons masyarakat.

Setiap masukan yang di sampaikan guru akan menjadi perhatian  untuk di tindaklanjuti secara bertahap sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kualitas layanan MBG.

“Kami siap menerima masukan, kritikan dan aduan terkait prigram MBG. Kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, kualitas dan meningkatkan keterbukaan partisipasi masyarakat,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Terlibat Judi Online, 66 Kepala SPPG Dipecat BGN

Sudaryono mengatakan, penguatan partisipasi guru juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar. Khususnya dalam aspek keamanan pangan.

Pihaknya berharap, guru dapat turut mengawal pelaksanaan program di sekolah sekaligus menjadi penghubung antara kondisi di lapangan dengan upaya perbaikan yang di lakukan pemerintah.

Melalui kanal komunikasi tersebut, BGN mendorong guru untuk aktif menyampaikan informasi yang relevan mengenai pelaksanaan MBG di satuan pendidikan.

Langkah ini di harapkan memperkuat pengawasan publik sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan MBG secara berkelanjutan.

(Bambang Fouristian)

Pemkab Garut-DEN Percepat Pengembangan Potensi Panas Bumi

0
Pemkab Garut-DEN fokusjabar.id
Bupati garut dan rombongan DEN

GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) bersama Dewan Energi Nasional (DEN) mendorong percepatan pengembangan potensi panas bumi.

Hal tersebut di sampaikan dalam pertemuan dan kunjungan kerja DEN ke Kabupaten Garut yang berlangsung di Ruang Rapat Pemengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (13/8/2026).

BACA JUGA:

PM Gatra Apresiasi Dukungan DPRD dan Pemkab Garut

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menegaskan, potensi panas bumi merupakan salah satu keunggulan yang perlu terus di optimalkan.

Menurutnya, pengembangan energi panas bumi dapat memperkuat pasokan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan energi bersih dan terbarukan.

“Alhamdulillah suasananya sangat cair dan sangat mendukung untuk pencapaian yang produktif. Terima kasih kepada semua pihak yang terus berkomitmen dan bersinergi,” kata Bupati Garut.

Anggota DEN, Mohammad Fadhil Hasan mengatakan, kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat optimalisasi sumber daya panas bumi di Garut.

Menurutnya, kapasitas pembangkit panas bumi di Garut saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

“126 MW. Itu listrik yang di butuhkan untuk di konsumsi oleh masyarakat Garut, tapi kapasitas terpasang PLTP itu 270 MW. Artinya sudah terpenuhi secara utuh dan Kabupaten Garut berhak mendapatkan award (penghargaan) sebagai daerah dengan elektrifikasi 100 persen listrik hijau,” jelas Fadhil.

Fadhil menjelaskan, pengembangan panas bumi di Garut akan di lakukan secara bertahap.

Dalam jangka pendek, Star Energy Geothermal tengah mengupayakan optimalisasi melalui penambahan kapasitas produksi. Sementara dalam jangka menengah, PT PGE melakukan penjajakan untuk ekspansi dan penambahan kapasitas secara bertahap.

BACA JUGA:

Pemkab-Forkopimda Garut Perkuat Pengawasan Obat Terlarang

“Kita juga meminta dukungan dari semua pihak agar bisa mempercepat proses ini,” ungkapnya.

Ia berharap, pengembangan panas bumi tidak hanya memenuhi kebutuhan energi. Tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi pembangunan daerah. Seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembukaan lapangan kerja, serta penyediaan energi yang mendukung modernisasi sektor pertanian masyarakat Garut.

(Bambang Fouristian)

Bupati Apresiasi Pelayanan Cepat Kantor Imigrasi Garut

0
Bupati Garut Imigrasi fokusjabar.id
Bupati Garut di kantor Imigrasi

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin berkunjung ke Kantor Imigrasi untuk memperpanjang paspornya, Kamis (13/8/2026).

Syakur mengapresiasi pelayanan yang di nilainya cepat, ramah dan transparan.

BACA JUGA:

Pantau Siswa, Bupati Garut Siapkan Sistem Notifikasi

Bupati memanfaatkan layanan prioritas Same Day Service di Kantor Imigrasi Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul.

Ia menilai, layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pengurusan dokumen keimigrasian.

“Saya memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Garut. Alhamdulillah ada slot prioritas (same day). Sehingga paspor saya bisa segera selesai,” ungkap Syakur.

Dia mengajak masyarakat Kabupaten Garut yang akan bepergian ke luar negeri untuk mengurus dokumen keimigrasian langsung di Kantor Imigrasi Garut.

Menurutnya, pelayanan yang di berikan sudah sangat memadai dan dapat membantu masyarakat.

Kantor Imigrasi Garut melayani masyarakat Senin–Kamis pukul 08.00–16.00 WIB dan Jumat pukul 08.00–16.30 WIB.

BACA JUGA:

PM Gatra Apresiasi Dukungan DPRD dan Pemkab Garut

Informasi biaya layanan paspor:

– Paspor Elektronik 5 Tahun: Rp650.000

– Paspor Elektronik 10 Tahun: Rp950.000

– Same Day Service: Rp1.000.000

– Paspor Hilang: Rp1.000.000

– Paspor Rusak: Rp500.000

Ketentuan layanan:

  1. Layanan Same Day Service wajib datang sebelum pukul 11.00 WIB sesuai tanggal kedatangan pada M-Paspor.
  2. Ketidakhadiran sesuai tanggal kedatangan menyebabkan biaya PNBP yang telah di bayarkan hangus.
  3. Reschedule melalui M-Paspor dapat di lakukan maksimal H-1 sebelum tanggal kedatangan.
  4. Penggantian paspor hilang atau rusak dapat di lakukan langsung di Kantor Imigrasi untuk proses BAP tanpa menggunakan M-Paspor.

(Bambang Fouristian)

Dedi Mulyadi Diharapkan Buka Kejuaraan West Java Open 2026

0
Bandung@fokusjabar.id
Sebanyak 2.500 atlet dipastikan ikut serta pada kejuaraan taekwondo bertajuk "The 2026 West Java Open Taekwondo Championship"

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 2.500 atlet dipastikan ikut serta pada kejuaraan taekwondo bertajuk “The 2026 West Java Open Taekwondo Championship”. Kejuaraan akan digelar selama tiga hari 14-16 Agustus 2026 di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung.

Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jabar, Divie mengatakan, kejuaraan merupakan agenda rutin. Yang dilaksanakan TI Jabar sebagai wadah kompetisi bagi para atlet.

Pelaksanaan kejuaraan menjadi ajang pembuktian atlet-atlet muda untuk menguji hasil latihan dalam sebuah kompetisi.

Baca Juga: Ezechiel N’Douassel Debut Latihan Bersama PSGC Ciamis

“Kami, TI Jabar, terus berupaya melakukan pembinaan prestasi untuk mendukung pencapaian prestasi taekwondo. Tidak hanya untuk kepentingan Jabar di tingkat nasional tapi juga Indonesia dalam kompetisi internasional,” kata Divie kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).

Atlet-atlet taekwondo Jabar dalam beberapa dekade terakhir, lanjut Divie, telah mampu menunjukkan perestasi di ajang nasional maupun internasional.

Ajang Kejurnas

Tidak hanya di ajang kejurnas maupun PON, atlet asal Jabar pun menjadi penyokong keberhasilan Indonesia. Merebut gelar juara umum 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang digelar di Tennis Indoor Senayan. Jakarta, 1-5 Agustus 2026.

Pada ajang berstatus World Taekwondo (WT) G2 tersebut, Indonesia meraih gelar juara umum. Dengan torehan 5 medali emas, 4 perak, dan 17 perunggu.

“Kita tidak bisa terus berbangga dengan raihan prestasi yang sudaj diperoleh tetapi harus juga menjaga warisan prestasi tersebut. West Java Open ini menjadi salah satu upaya kita dalam menjaga, mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi. Yang sudah dicapai,” Divie menegaskan.

Meski demikian, kata Divie, upaya-upaya untuk menjaga dan mempertahankan supremasi prestasi tidak hanya dilakukan pengprov TI Jabar saja. Dibutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak, salah satunya dukungan dadi pemerintah.

“Untuk West Java Open yang akan dibuka besok (Jumat, 14/8/2026), kami sangat berharap. Kehadiran pemimpin Jabar yakni bapak Gubernur Dedi Mulyadi untuk bisa hadir dan memberikan semangat serta motivasi tambahan bagi para atlet,” ucapnya.

Proses Pembinaan Olahraga

Dia melanjutkan, bahwa pihaknya sudah mengirimkan undangan kepada KDM melalui Tata Usaha Setda Provinsi Jabar. Dan semoga beliau bisa hadir serta membuka secara langsung kejuaraan.

Apresiasi disampaikan pembina TI Jabar, Benny R. Gautama terkait pelaksanaan The 2026 West Java Open Taekwondo Championship. Dia menuturkan, sebuah kompetisi atau kejuaraan menjadi bagian tidak terpisahkan dalam proses pembinaan olahraga berkelanjutan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Kandas di Piala AFF 2026, 3 Pemain Persib Bilang Begini

“Melalui sebuah kejuaraan, kemampuan setiap atlet diuji, diasah, dan ditingkatkan. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi kejuaraan yang digelar sebagai upaya mempertahankan. Serta meningkatkan raihan prestasi taekwondo Jabar kedepan,” kata mantan Ketua Umum Pengprov TI Jabar dua periode sebelumnya.

Selain itu, Benny menegaskan jika proses pembinaan atlet taekwondo berkelanjutan akan berjalan jika pelaksanaan kompetisi dilakukan secara kontinyu. Melalui kompetisi yang terjadwal, kontinyu, dan berkesinambungan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial baru untuk Jabar maupun Indonesia.

“Masa keemasan seorang atlet itu terbatas, termasuk di taekwondo. Untuk itu proses regenerasi atlet sangat diperlukan, tidak hanya melalui latihan. Tapi juga kompetisi seperti yang digelar rutin pengprov TI Jabar ini,” kata Benny.

(Ageng)

HUT RI ke-81, Naik Bandros di Bandung Cuma Rp81

0
Bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan promo spesial tarif Bandung Tour on Bus (Bandros) dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyemarakkan Pekan QRIS Nasional. Masyarakat bisa menikmati layanan Bandros hanya dengan tarif Rp81 selama dua hari, yakni 16 dan 17 Agustus 2026. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan promo spesial tarif Bandung Tour on Bus (Bandros) dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyemarakkan Pekan QRIS Nasional.

Masyarakat bisa menikmati layanan Bandros hanya dengan tarif Rp81 selama dua hari, yakni 16 dan 17 Agustus 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkot Bandung dengan Bank Indonesia (BI) wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: 444 Suara Antar Tantan Sulthon Bukhawan Pimpin PWI Jawa Barat, Ini Pesan Pertamanya

“Alhamdulillah dalam rangka merayakan dan memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-81, Pemerintah Kota Bandung dan Bank Indonesia di wilayah Jawa Barat sudah bekerja sama,” kata Rasdian di Balai Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, tarif Rp81 tersebut jauh lebih murah dibandingkan tarif normal Bandros yang berkisar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu. Pembayaran tarif promo dilakukan menggunakan QRIS.

“Tarif biasanya kalau kita Rp20 ribu sampai Rp25 ribu. Sekarang ada diskon dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-81, jadi kita bayar tarifnya di Rp81,” katanya.

Terbuka Bagi Seluruh Masyarakat

Promo tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, baik warga Kota Bandung, masyarakat Bandung Raya maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Bandung.

Dishub Kota Bandung menyiapkan sebanyak 12 armada Bandros untuk melayani masyarakat selama program berlangsung. Layanan tersedia di tiga shelter, yakni Alun-alun Bandung, kawasan Braga, dan Jalan Diponegoro.

“Jadi semuanya nanti ada di tiga shelter tadi. Di Alun-alun, kemudian di Braga, maupun yang di Diponegoro,” ujarnya.

Pada Minggu (16/8/2026), Bandros beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di shelter Alun-alun dan Jalan Diponegoro. Masing-masing lokasi disiapkan enam armada.

Selanjutnya, layanan Bandros berlanjut pada pukul 16.00 hingga 22.00 WIB di kawasan Braga. Untuk layanan malam tersebut, Dishub menyiapkan tiga unit Bandros.

Pengoperasian tiga armada pada malam hari disesuaikan dengan ketersediaan tenaga pengemudi serta kesiapan armada untuk operasional pada hari berikutnya.

Sementara pada Senin (17/8/2026), layanan Bandros kembali berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di shelter Alun-alun dan Jalan Diponegoro. Pada 17 Agustus, tidak ada layanan Bandros di kawasan Braga.

Baca Juga: Bikin Jabar ‘Oyag’ Borong 100% Dukungan DPC ke Anton Sukartono Suratto

Meningkatnya Antusias Masyarakat

Tarif yang sangat murah diperkirakan meningkatkan antusiasme masyarakat. Dishub Kota Bandung pun menyiapkan petugas di sejumlah shelter untuk mengatur antrean dan mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Nanti ada petugas juga yang di shelter-shelter itu untuk mengantisipasi adanya lonjakan dan sebagainya, seperti itu, diatur,” kata Rasdian.

Rasdian menjelaskan, mekanisme antrean akan diterapkan di shelter. Penumpang yang telah menggunakan layanan maupun armada yang kembali dari rute perjalanan akan mengikuti pengaturan antrean yang telah disiapkan.

Rasdian menambahkan, promo Bandros Rp81 tersebut sekaligus menjadi bagian dari kerja sama Pemkot Bandung dengan Bank Indonesia dalam rangka Pekan QRIS Nasional.

“Program tarif Bandros Rp81 ini sekaligus menjadi bagian dari kerja sama dengan Bank Indonesia dalam rangka Pekan QRIS Nasional. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini dapat melakukan pembayaran tarif melalui QRIS,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

HUT ke-28, IJTI Korda Galuh Raya Dorong Jurnalis Tetap Profesional

0
Ciamis@fokusjabar.id
Talkshow dan Silaturahmi dalam rangka memperingati HUT ke-28 IJTI Korda Galuh Raya, Kamis (13/8/2026), di Warkop Naik Kelas, Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Derasnya arus informasi di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi dunia jurnalistik. Kehadiran media sosial membuat masyarakat dapat memperoleh dan menyebarkan informasi dengan sangat cepat. Namun tidak seluruh informasi yang beredar telah melalui proses verifikasi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam Talkshow dan Silaturahmi Jurnalis. Dalam rangka memperingati HUT ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Galuh Raya. Kamis (13/8/2026), di Warkop Naik Kelas, Kabupaten Ciamis.

Mengusung tema “Menjaga Marwah Jurnalisme Televisi di Tengah Badai Disrupsi”. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen jurnalis dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: Bangunharja Jadi Kampung Zakat ke-14, Ini Targetnya

Ketua IJTI Korda Galuh Raya, Yosep Trisna, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah peta persaingan media. Menurutnya, tantangan media saat ini tidak lagi hanya soal siapa yang paling cepat memberitakan sebuah peristiwa.

Arus Informasi Liar

“Saingan kita saat ini bukan lagi bersaing antar media siapa yang paling cepat. Akan tetapi persaingan saat ini adalah media sosial dengan banyaknya arus informasi yang liar,” ujar Yosep.

Ia menilai, derasnya informasi di media sosial justru semakin menunjukkan pentingnya pendidikan keberadaan media profesional. Jurnalis memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah melalui proses jurnalistik dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami sebagai media berperan dalam memberikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami turut beriringan dengan pemerintah dalam memberikan informasi yang benar dalam meluruskan arus informasi yang liar,” katanya.

Yosep juga mengajak para jurnalis untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kualitas produk jurnalistik menjadi salah satu kunci agar media tetap dipercaya masyarakat di tengah banyaknya sumber informasi.

Sementara itu, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya. Melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis, Enda Hidayat, menyampaikan apresiasi atas perjalanan IJTI yang telah memasuki usia ke-28.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan selamat ulang tahun kepada IJTI yang ke-28. Khususnya kepada IJTI Korda Galuh Raya,” ujar Enda saat membacakan sambutan Bupati.

Menjaga Eksistensu dan Profesionalisme

Menurut Bupati, perjalanan 28 tahun menunjukkan konsistensi IJTI dalam menjaga eksistensi dan profesionalisme jurnalis televisi di tengah perubahan zaman.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar terhadap pola masyarakat dalam memperoleh dan mengonsumsi informasi. Kemudahan tersebut memberikan manfaat, namun sekaligus menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.

“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Kita menyaksikan bagaimana cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi informasi telah mengalami perubahan yang sangat besar,” katanya.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih beredarnya informasi hoaks di tengah masyarakat. Untuk mengantisipasinya, Pemkab Ciamis menjalankan program Ciamis Libas Hoaks (CLICKS) melalui pemantauan, verifikasi, serta klarifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar.

Sepanjang 2025, tercatat sekitar 177 konten klarifikasi isu hoaks telah ditangani. Sementara hingga Juli 2026, sebanyak 157 konten klarifikasi telah dilakukan. Terhadap isu lokal maupun nasional yang beredar di masyarakat Kabupaten Ciamis.

Bupati menilai, upaya melawan hoaks tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk media massa dan masyarakat.

Jurnalis Memiliki Posisi Strategis

Dalam hal ini, jurnalis memiliki posisi strategis karena tidak hanya bertugas menyampaikan informasi. Tetapi juga membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terverifikasi.

“Jurnalis tidak hanya dituntut untuk cepat dalam menyampaikan informasi. Tetapi juga harus mampu menjaga akurasi, objektivitas, etika, dan kepentingan publik,” tegasnya.

Baca Juga: MinyaKita Meroket, Ini Kata Kadis Koperasi, UKM, Perdagangan dan Industri Ciamis

Pemkab Ciamis juga memandang pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Di sisi lain, pers tetap memiliki fungsi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan dan proses pembangunan.

“Pemerintah Kabupaten Ciamis memandang insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga berharap IJTI Korda Galuh Raya terus menjadi wadah peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan soliditas para jurnalis. Sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Ciamis.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia. Mari terus jaga marwah jurnalisme, perkuat profesionalisme, dan bersama-sama mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang berkualitas,” pungkasnya.

(Mia)