spot_imgspot_img
Kamis 13 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bikin Jabar ‘Oyag’ Borong 100% Dukungan DPC ke Anton Sukartono Suratto

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, mengklaim telah mengantongi dukungan dari seluruh 27 DPC Demokrat kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Jabar.

Anton mengatakan, dukungan tersebut bertambah setelah dirinya resmi mendaftarkan diri dalam proses penjaringan calon Ketua DPD Demokrat Jabar.

“Awalnya saya punya modal 24 DPC, tapi pada saat hadir sekarang ternyata dukungan saya bertambah tiga, jadi full 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat mendukung saya. Jadi insyaallah aklamasi,” kata Anton di Kantor DPD Demokrat Jabar Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: 444 Suara Antar Tantan Sulthon Bukhawan Pimpin PWI Jawa Barat, Ini Pesan Pertamanya

Anton mengaku, dirinya memutuskan mendaftar setelah sejak dibukanya pendaftaran pada 10 Agustus hingga beberapa hari berikutnya belum ada kandidat lain yang mendaftarkan diri.

“Pembukaan dari tanggal 10 sampai tanggal 16. Tanggal 10 belum ada yang daftar, tanggal 11 belum ada yang daftar, tanggal 12 lama-lama, ya sudah kalau gitu saya daftar,” katanya.

Jika kembali dipercaya memimpin Demokrat Jawa Barat, Anton mengaku memiliki pekerjaan rumah untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang mercy tersebut di Jawa Barat.

Demokrat Jabar Siap Bersaing

Menurutnya, Demokrat Jabar harus kembali menjadi kekuatan politik yang mampu bersaing dalam kontestasi pemilu mendatang.

“Ya, kita ada tugas untuk menjadikan Jabar juara. Pada kemarin saya dianggap belum berhasil, makanya itu hutang saya. Mudah-mudahan pada tahun 2029 saya bisa mewujudkan kembali,” ucapnya.

Anton mengatakan, pembenahan akan dimulai dari internal partai. Ia menilai struktur organisasi hingga tingkat paling bawah merupakan ujung tombak Demokrat dalam menghadapi kontestasi politik.

“Yang pertama kita ngurus diri sendiri dulu. Namanya PAC, ranting, anak ranting ialah ujung tombaknya kita. Kita urus mereka dulu,” katanya.

Selain memperkuat struktur partai, Anton juga menekankan pentingnya keberadaan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Menurutnya, saksi tidak cukup hanya disiapkan menjelang pemilu, tetapi harus mendapatkan pelatihan sejak jauh hari agar memahami tugas dan tanggung jawabnya.

“Kita pastikan di tiap TPS pasti harus ada saksi dan terlatih. Bukan hanya saksi yang pada saatnya dibutuhkan baru kita panggil. Jadi tidak ada prajurit yang melatih, yang ada prajurit yang terlatih,” jelasnya.

Mendengar dan Menjawab Aspirasi Masyarakat

Oleh karena itu, pihaknya akan mendorong DPC Demokrat di seluruh Jawa Barat menggelar pelatihan saksi hingga apel saksi sebagai bagian dari persiapan menghadapi pemilu mendatang.

Baca Juga: Kisah Darno, Anggota Linmas Caringin Bandung yang Berangkat Umrah dari Swadaya Warga

Sementara dari sisi eksternal, Anton mengatakan Demokrat harus lebih aktif mendengar dan menjawab aspirasi masyarakat.

Para anggota legislatif dari Demokrat juga akan didorong untuk lebih rutin turun ke daerah pemilihan masing-masing dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Untuk eksternal kita harus mendengar apa sih aspirasi masyarakat, apa yang mereka butuhkan. Selama kita bisa bantu, kita punya dewan, dewan itu punya aspirasi, ya bantu,” katanya.

Anton menegaskan, para kader yang duduk di legislatif juga harus memanfaatkan masa reses untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Kita wajibkan monitoring mereka setiap reses untuk turun ke dapilnya masing-masing dan memberikan kontribusi kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru