spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 234

Adzikry Fadlilah Kembali ke Persijap, Persib Ingin Sang Pemain Muda Pulang Lebih Matang

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Persib pinjamkan Adzikry ke Persijap. (Persib.co.id)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung kembali mengumumkan nama pemain yang keluar dengan status pinjaman untuk kompetisi Super League 2026/2027. Kali ini giliran gelandang muda, Muhammad Adzikry Fadlilah, yang harus bertualang lagi.

Manajemen Maung Bandung sepakat meminjamkan kembali Adzikry ke Persijap Jepara. Sebelumnya, pemain berbakat ini juga merampungkan masa peminjaman bersama klub asal Jepara tersebut pada musim lalu.

Baca Juga: Persib Kembali Pinjamkan Henhen Herdiana

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa keputusan ini berlandaskan beberapa pertimbangan matang.

Faktor perkembangan karier, kebutuhan tim, serta peluang mengamankan menit bermain reguler menjadi alasan utama manajemen Persib.

“Kami tentu senang melihat perkembangan dan kontribusi positif Adzikry selama menjalani masa peminjaman bersama Persijap musim lalu,” kata Adhitia, Kamis (13/8/2026).

“Pengalaman tersebut memberikan manfaat yang baik bagi proses perkembangannya. Karena itu, ketika Persijap kembali menyampaikan ketertarikannya, kami melihat ini sebagai kesempatan yang tepat bagi Adzikry untuk melanjutkan proses tersebut,” ucapnya menambahkan.

Hasil Diskusi Bersama Pelatih Igor Tolic

Adhitia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menggelar diskusi mendalam bersama pelatih Igor Tolic dan Adzikry sendiri.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, manajemen memilih untuk meminjamkan sang pemain kembali. Kesempatan meraup menit bermain secara konsisten di Persijap akan mengasah mental kompetitifnya.

“Kami melihat bahwa saat ini Adzikry memiliki peluang untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan peran yang lebih besar di Persijap,” ujarnya.

“Bagi pemain muda, pengalaman bermain secara reguler dalam kompetisi sangat penting untuk membangun kepercayaan diri, konsistensi, kemampuan mengambil keputusan, sekaligus memahami tuntutan sepak bola profesional,” ucapnya.

Target Persib: Pulang dengan Kematangan Bertanding

Adhitia berharap Adzikry memaksimalkan masa peminjamannya agar siap bersaing ketat saat kembali mengenakan kostum Maung Bandung.

“Kami berharap Adzikry dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Fokus kami bukan hanya pada berapa banyak pertandingan yang dimainkan, tetapi juga bagaimana ia berkembang sebagai pemain dan pribadi,” ucapnya.

“Ketika nantinya kembali ke Persib kami berharap dia datang dengan pengalaman, kematangan, dan kesiapan yang lebih baik untuk bersaing,” harapnya.

(Arif)

Bukan Sekadar Ziarah, Pramuka Tasikmalaya Bawa Pesan Penting untuk Generasi Muda di Era Digital

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Menyambut HUT Pramuka Ke-65, Keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya, melaksanakan Ziarah ke TMP Kusumah Bangsa Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Keluarga besar Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Tasikmalaya merawat nilai sejarah dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumah Bangsa Tasikmalaya, Kamis (13/8/2026). Agenda ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka Ke-65.

Sebelum memulainya, para pengurus Kwarcab, pembina, serta anggota Pramuka dari pelbagai gugus depan (Gudep) se-Kota Tasikmalaya mengikuti apel bersama di lapangan TMP Kusumah Bangsa.

Baca Juga: Petugas Hadapi Ular Kobra Berbisa Saat Evakuasi Jenazah Perempuan dari Sumur Tua di Tasikmalaya

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Kwarcab Kota Tasikmalaya, Ir. Hj. Ely Suminar, bertindak langsung sebagai pembina apel.

Ely menjelaskan bahwa aksi ziarah ke TMP merupakan tradisi rutin menjelang perayaan HUT Pramuka. Kegiatan ini menjadi ajang penghormatan atas pengorbanan para pejuang kemerdekaan.

Menjaga Jati Diri Generasi Muda di Era Digital

Ia menegaskan pentingnya mengingatkan generasi muda tentang rekam jejak perjuangan bangsa. Langkah ini menjaga mereka agar tidak kehilangan jati diri di tengah arus zaman.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenalkan dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Semangat pengabdian, disiplin, dan cinta tanah air harus terus ditanamkan kepada generasi muda bangsa khususnya anggota Pramuka,” ungkap Ely Suminar, Kamis (13/8/2026).

Gerakan Pramuka memegang peran strategis untuk membentuk moral pemuda. Oleh karena itu, anggota Pramuka harus mempraktikkan jiwa kepahlawanan melalui aksi nyata seperti aksi sosial dan gotong royong.

“Para pahlawan telah memberikan teladan tentang pengorbanan dan pengabdian, dan tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu sesuai dengan zaman, salah satunya dengan membangun karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan bekerja keras,” ujarnya.

Refleksi Pengamalan Dasa Dharma dan Tri Satya

Ely berharap peringatan HUT Pramuka Ke-65 tidak sekadar menjadi ritual tahunan. Seluruh kader harus menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk memperkuat komitmen pada Dasa Dharma dan Tri Satya.

“Kami berharap anggota Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya, dengan demikian mampu memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat luas,” imbuhnya.

Selama acara berlangsung, para peserta memimpin upacara penghormatan arwah pahlawan, meletakkan karangan bunga, menabur bunga di atas pusara pejuang, serta memanjatkan doa bersama.

(Seda)

Lewat Dongeng Sunda, Anak-anak Ciamis Diajak Menelusuri Jejak Leluhur Galuh

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Peserta lomba saat tampil dihadapan dewan juri

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Ciamis meramaikan lomba cerita dan dongeng Sunda. Yayasan RAA Koesoemadiningrat menggelar acara ini di Situs Jambansari, Kelurahan Ciamis, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan budaya ini mengusung tema “Nanjeurkeun Budaya, Ngaguar Sajarah, Nyukcruk Galur Galuh Eyang Prebu RAA Koesoemadiningrat”.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bisa Memasak, 100 Juru Masak MBG di Ciamis Ditargetkan Bersertifikat BNSP

Ketua Yayasan RAA Koesoemadiningrat, Rd. Adi Garnita, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan mengedukasi generasi muda mengenai sejarah Kepemimpinan Kanjeng Prebu RAA Koesoemadiningrat pada era Kerajaan Galuh.

“Peserta yang mengikuti lomba ini dari tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” katanya, Kamis (13/8/2026).

Pentingnya Edukasi Sejarah Usia Dini

Adi sengaja menargetkan siswa SD dan SMP sebagai peserta utama karena mereka berada pada usia emas untuk menyerap nilai sejarah.

“Untuk mengenalkan sejarah leluhur kan harus dimulai sejak kecil agar efektif,” ucapnya.

Dalam kompetisi ini, para peserta membawakan materi seputar rekam jejak kepemimpinan RAA Koesoemadiningrat (Eyang Prebu) saat memimpin Galuh.

“Dengan menceritakan sejarah leluhurnya mereka akan lebih peduli lagi dengan para leluhurnya yang telah berjasa dalam perjuangan bangsa ini,” jelasnya.

Meneladani Jiwa Kepahlawanan Leluhur Galuh

Melalui lomba dongeng Sunda ini, Adi berharap masyarakat luas terus memelihara dan melestarikan sejarah perjuangan para leluhur Galuh. Nilai-nilai kepahlawanan tersebut sangat relevan untuk kehidupan masa kini.

“Jejak kepahlawanan para leluhur Galuh akan terus terkenang sehingga generasi muda saat ini bisa menirunya,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Bukan Sekadar Bisa Memasak, 100 Juru Masak MBG di Ciamis Ditargetkan Bersertifikat BNSP

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Pastikan Dapur MBG Berstandar, Ciamis Perkuat Kompetensi Juru Masak SPPG

CIAMIS,FOKUSjabar.id: Kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergantung pada cara pengolahan bahan makanan di dapur. Pemerintah Kabupaten Ciamis membuktikan hal tersebut dengan memperkuat keahlian para juru masak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sebanyak 50 juru masak dari pelbagai wilayah di Ciamis mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Darussalam, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: GOW dan IIDI Ciamis Gelar Talkshow Kesehatan Mental Perempuan, Bahas Cara Kelola Stres

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memastikan kesiapan tenaga tata boga di dapur SPPG.

“Ini dalam rangka meningkatkan kompetensi warga masyarakat Ciamis di bidang tata boga. Pada kesempatan ini juga untuk penguatan program MBG, khususnya bagi juru masak di SPPG,” ujar Dase.

Standar Pengolahan Makanan MBG

Dase menekankan bahwa juru masak SPPG mengemban tanggung jawab besar. Mereka wajib menguasai standar pengolahan makanan demi menyajikan hidangan berunsur gizi seimbang.

“Yang ditekankan tentunya bagaimana menghasilkan masakan yang berstandar MBG,” katanya.

Pemkab Ciamis mendorong seluruh peserta untuk menempuh uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat profesi ini menjadi tolok ukur kemampuan juru masak sesuai acuan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kejar Target Sertifikasi 100 Juru Masak Lagi

Kebutuhan sertifikasi koki dapur di Ciamis tergolong tinggi. Saat ini, sebanyak 200 dapur SPPG beroperasi di berbagai wilayah Ciamis.

Disnaker telah melatih dan menguji 100 juru masak. Pihaknya kemudian berencana menggembleng 100 juru masak sisanya secara bertahap.

“Yang sudah mendapatkan program pelatihan penguatan dan sertifikasi sebanyak 100 orang. Jadi masih ada sekitar 100 orang lagi yang harus kita dorong untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi,” jelasnya.

Dase menegaskan bahwa peserta harus melewati uji kompetensi akhir untuk meraih lisensi BNSP tersebut.

“Para peserta yang mewakili SPPG di Kabupaten Ciamis harus mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Di akhir pelatihan semuanya harus mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat profesi BNSP,” tegasnya.

Pemkab Ciamis bakal menjalankan program penguatan ini secara konsisten. Kemudian langkah tersebut menjadi kunci pemerintah dalam menjamin sajian program MBGyang pengolahannya oleh tenaga profesional dan bersertifikat resmi.

(Mia)

GOW dan IIDI Ciamis Gelar Talkshow Kesehatan Mental Perempuan, Bahas Cara Kelola Stres

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: GOW dan IIDI saat acara talkshow kesehatan mental perempuan, di Gedung Puspita Kabupaten Ciamis, Kamis (13/8/2026).

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Perempuan memegang peran sentral dalam menjaga keharmonisan keluarga. Namun, tumpukan tuntutan dan dinamika kehidupan membuat kesehatan mental perempuan membutuhkan perhatian ekstra.

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis merespons isu ini bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Ciamis. Mereka menggelar talkshow kesehatan mental perempuan di Gedung Puspita Ciamis pada Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Dari 500 Bendera hingga Talkshow Kesehatan Mental, Begini Cara GOW Ciamis Rayakan Kemerdekaan

Acara tersebut mengusung tema “Perempuan Sehat Mental, Fondasi Keluarga Berkualitas”. Panitia menghadirkan dokter spesialis kejiwaan, dr. Andi Fatimah, sebagai narasumber utama.

Ketua GOW Kabupaten Ciamis, Ny. Talbiah Munadi, menyebut pemilihan tema ini lahir dari maraknya tekanan hidup masa kini. Masalah ekonomi, biaya pendidikan anak, hingga urusan sosial rentan memicu beban pikiran.

“Situasi dan kondisi saat ini banyak saudara-saudara kita dan teman-teman yang mengalami stres. Kita melihat kondisi ekonomi, pendidikan anak dan berbagai persoalan kehidupan yang semuanya membutuhkan biaya,” ujar Talbiah.

Perempuan Perlu Memahami Pengelolaan Stres

Talbiah menegaskan bahwa kaum perempuan wajib menguasai cara mengelola mental. Mengingat, kontribusi mereka sangat memengaruhi ketahanan keluarga. Edukasi ini bertujuan agar para anggota mampu menghadapi setiap tekanan secara bijak.

Koordinator IIDI Cabang Ciamis, Apt. Guria Bayurini, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah sinergi IIDI dan GOW dalam menyebarkan edukasi kesehatan.

Ia menyoroti multiperan perempuan yang kerap memicu keletihan mental. Oleh karena itu, mengenali kondisi diri sendiri menjadi kunci utama.

“Perempuan lebih rentan terkena stres. Dengan peran yang begitu banyak di keluarga, bagaimana kita harus tetap sehat dan menjaga mental agar keluarga tetap sehat, itu intinya,” kata Guria.

IIDI Ciamis Salurkan Aksi Sosial dan Edukasi

Guria menjelaskan bahwa IIDI Ciamis tidak sekadar memberikan edukasi. Organisasi ini juga rutin menggelar aksi sosial dan bakti sosial saat bencana maupun peringatan hari besar.

Melalui forum ini, Guria berharap para peserta mempraktikkan ilmu penanganan stres dalam kehidupan harian mereka.

“Untuk para wanita di Kabupaten Ciamis, kita harus menjadi perempuan yang sehat mental karena itu merupakan fondasi untuk kebahagiaan keluarga,” ujarnya.

(Mia)

Dari 500 Bendera hingga Talkshow Kesehatan Mental, Begini Cara GOW Ciamis Rayakan Kemerdekaan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Kegiatan GOC Ciamis memeriahkan HUT Kemerdekaan RI di Gedung Puspita, Kamis (13/08/2026).

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kabupaten Ciamis. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis mengumpulkan ratusan perempuan dari puluhan organisasi untuk merayakan momen bersejarah ini.

Acara meriah tersebut berlangsung di Gedung Puspita Kabupaten Ciamis, Kamis (13/8/2026). Selain memeriahkan kemerdekaan, agenda ini menyatu dengan ajang silaturahmi rutin GOW Ciamis.

Baca Juga: HUT ke-28, IJTI Korda Galuh Raya Dorong Jurnalis Tetap Profesional

Ketua GOW Kabupaten Ciamis, Ny. Talbiah Munadi, menjelaskan alasan pengemasan acara bulan ini.

“Pertemuan hari ini merupakan pertemuan rutin bulanan. Karena bertepatan dengan rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan, kita isi dengan gebyar kemerdekaan,” kata Talbiah.

Membagikan 500 Bendera dan 100 Umbul-Umbul

GOW membagikan sekitar 500 bendera Merah Putih serta 100 umbul-umbul untuk menyalakan semangat kebangsaan.

Aksi ini menggalang dukungan luas dari jaringan organisasi wanita. Sebanyak 61 organisasi wanita tingkat kabupaten dan 27 GOW tingkat kecamatan turut melebur dalam kegiatan tersebut.

Talbiah menegaskan bahwa kaum perempuan memegang peran penting dalam melanjutkan cita-cita para pahlawan. Menurutnya, perjuangan masa kini fokus pada peningkatan kualitas hidup warga, bukan lagi pertempuran fisik.

“Kalau para pejuang dulu mengorbankan tenaga, biaya, bahkan nyawa dan darahnya, kita sebagai pelanjut adalah bagaimana kita bisa mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menyoroti sektor pendidikan, kesehatan, kualitas SDM, serta penguatan ekonomi sebagai pilar utama menuju kesejahteraan masyarakat.

Gelar Talkshow Kesehatan Mental hingga Saung Puisi

Perayaan HUT RI ini kian berwarna dengan pembacaan sajak dan puisi perjuangan. Tak hanya itu, GOW bergandengan tangan dengan IIDI Cabang Ciamis untuk menggelar talkshow kesehatan mental.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosbud, Agama Bakesbangpol Ciamis, Wiji Subekti, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Kami sangat mengapresiasi apapun kegiatan dan aktivitas yang dilakukan masyarakat untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini merupakan bentuk semangat masyarakat dalam menyambut dan mengisi kemerdekaan,” ujar Wiji.

Wiji menambahkan bahwa esensi peringatan HUT RI terletak pada nilai kebersamaan dan partisipasi aktif warga.

“Melalui kegiatan ini, GOW Kabupaten Ciamis menunjukkan bahwa peran perempuan dalam momentum kemerdekaan tidak hanya sebagai peserta perayaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut menjaga semangat kebangsaan dan berkontribusi dalam pembangunan,” pungkasnya.

(Mia)

Tinggal 3 Hari, Siapa Penantang Anton Sukartono Suratto untuk Ketua Demokrat Jabar?

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda VI Demokrat Jabar, Jenal Arifin di Kantor DPD Demokrat Jabar, Jalan Arcamanik Kota Bandung Kamis (13/8/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persaingan memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat mulai mengerucut. Memasuki hari ketiga masa pendaftaran, panitia baru menerima satu berkas pencalonan. Sosok tersebut merupakan Ketua DPD Demokrat Jabar saat ini, Anton Sukartono Suratto.

Meskipun demikian, Panitia Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Demokrat Jawa Barat tetap membuka pintu bagi kader lain. Pendaftaran yang buka sejak 10 Agustus 2026 ini akan resmi tutup, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga: Bikin Jabar ‘Oyag’ Borong 100% Dukungan DPC ke Anton Sukartono Suratto

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda VI Demokrat Jabar, Jenal Arifin, mengonfirmasi penyerahan berkas Anton pada Kamis (13/8/2026).

“Hari ini alhamdulillah kami jajaran Steering Committee Musda keenam DPD Provinsi Jawa Barat baru saja menerima satu kandidat. Beliau adalah incumbent, hari ini masih tetap menjadi Ketua DPD, Anton Sukartono Suratto,” kata Jenal di Kantor DPD Demokrat Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Panitia Masih Menunggu Penantang Baru

Jenal menegaskan bahwa ketiadaan nama lain hingga hari ini tidak menutup jalan kompetisi. Panitia masih menunggu kader-kader potensial yang mematuhi seluruh syarat untuk maju sebelum tenggat waktu.

“Kita akan menutup pendaftaran pada hari Minggu, tanggal 16 Agustus nanti. Mudah-mudahan masih ada kader Demokrat yang mau berkhidmat di Jawa Barat untuk menjadi peserta calon Ketua DPD Jawa Barat,” katanya.

Syarat Utama: KTA dan Surat Dukungan Pemilik Suara

Ia menyebutkan bahwa semua kader mengantongi peluang sama. Kendati demikian, setiap bakal calon harus merampungkan persyaratan administrasi serta menggalang dukungan politik.

Persyaratan tersebut meliputi kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat dan surat dukungan resmi dari para pemilik suara.

“Siapa saja, seluruh kader silakan. Yang penting dia melengkapi persyaratan dokumen kelengkapan awal pendaftaran. Yang kedua juga surat dukungan dari pemegang suara,” jelasnya.

Dalam arena Musda VI nanti, hak suara berada di tangan unsur DPC, DPD, hingga DPP Partai Demokrat.

“Bukti normatifnya adalah satu KTA, ber-KTA Partai Demokrat. Yang kedua, ada surat dukungan resmi dari pemilik suara. Itu saja sebenarnya,” pungkasnya.

Pelaksanaan Musda VI di Kota Bandung

Panitia merancang jadwal Musda VI DPD Partai Demokrat Jawa Barat pada 24 Agustus 2026 mendatang di Kota Bandung. Hingga tiga hari menjelang penutupan pendaftaran, Anton Sukartono Suratto masih memegang status sebagai tunggal kandidat yang menyerahkan berkas.

(Yusuf Mugni)