spot_imgspot_img
Sabtu 11 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 234

SMAN 1 Banjar Perkenalkan Perguruan Tinggi Lewat Education Fair Campus

0
sman 1 banjar campus@fokusjabar.id
Stand kampus pada acara Education Fair Campus di SMAN 1 Banjar.(Agus/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: SMAN 1 Banjar menggelar Education Fair Campus (EFC). Kegiatan EFC di gelar sebagai wadah strategis bagi siswa kelas XII untuk mengenal dunia perguruan tinggi secara lebih dekat.

Kepala SMAN 1 Banjar Bambang Sukarsono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil inisiatif para alumni yang memiliki kepedulian terhadap masa depan adik-adik kelasnya.

“Education Fair Campus ini sudah memasuki pelaksanaan yang keempat. Kegiatan ini merupakan inisiatif para alumni yang memiliki dedikasi dan kepedulian untuk memotivasi adik-adiknya agar siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkap Bambang Rabu (28/1/2026). 

Baca Juga: Lebih 20 Tahun Tak Ada Pengadaan, Mobil Damkar Banjar Terperosok Saat Bertugas

Kata Bambang, EFC memiliki peran penting karena membuka ruang komunikasi langsung antara siswa dan pihak perguruan tinggi. Selama ini, informasi mengenai kampus dan jurusan lebih banyak di peroleh siswa melalui media sosial.

“Melalui kegiatan ini, siswa bisa bertanya langsung kepada perguruan tinggi. Mereka bisa mengetahui seperti apa jurusannya, bagaimana sistem perkuliahan, hingga menyesuaikan pilihan dengan minat dan kemampuan mereka,” katanya.

Lanjut Bambang, pada pelaksanaan tahun ini sebanyak 36 perguruan tinggi turut ambil bagian. Untuk memaksimalkan interaksi, kegiatan di bagi ke dalam dua hari pelaksanaan.

“Kampus yang hadir pun tidak hanya berasal dari Jawa Barat, tetapi juga dari luar daerah,” jelasnya. 

Pelaksanaan Education Fair Campus di nilai semakin relevan karena bertepatan dengan tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Pilihan Pendidikan lanjutan

Saat ini, SMAN 1 Banjar memiliki 426 siswa kelas XII yang tengah bersiap menentukan pilihan pendidikan lanjutan.

“Momentum ini sangat tepat karena sedang berlangsung proses seleksi jalur prestasi. Kami berharap siswa tidak bingung dalam menentukan pilihan jurusan maupun perguruan tinggi,” harap Bambang.

Baca Juga: Darurat Fiskal Daerah, Pemkot Banjar Kembali Pangkas TPP ASN dan P3K

Terkait data lulusan, Bambang mengungkapkan bahwa berdasarkan catatan Bimbingan Konseling (BK), lebih dari 90 persen siswa SMAN 1 Banjar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Namun, masih terdapat kendala dalam pendataan lulusan secara menyeluruh.

“Masih ada lulusan yang tidak melaporkan pilihannya ke sekolah, terutama yang masuk perguruan tinggi swasta atau langsung bekerja. Ini yang menjadi tantangan kami ke depan,” pungkasnya.

(Agus)

Aktivis Walhi Soroti Dugaan Pencemaran Limbah Hotel di Pangandaran

0
walhi pencemaran dugaan limbah hotel Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Genangan limbah yang mengalir ke Pantai Barat Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bale Rahayat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat menyoroti tajam dugaan pencemaran limbah hotel yang di buang ke laut di Pantai Barat Pangandaran.

Anggota Walhi Jabar, Dede Supriyadi mengaku prihatin atas beredarnya video viral yang memperlihatkan dugaan aliran limbah berbau menyengat yang mengarah ke kawasan Pantai Barat Pangandaran, salah satu ikon wisata unggulan Jawa Barat.

Dede menegaskan, Pantai bukan hanya ruang wisata, tetapi juga ruang hidup ekosistem pesisir dan sumber penghidupan masyarakat.

Baca Juga: Harga Kambing Terjun Bebas, Peternak di Pangandaran Kian Terjepit

” Jika benar terjadi pembuangan air limbah hotel tanpa pengolahan memadai hingga mencemari laut, maka ini adalah bentuk kelalaian serius terhadap perlindungan lingkungan hidup,” ujar Dede kepada FOKUSJabar.id melalui keterangan tertulis Rabu, (28/1/2026).

Oleh karena itu, aktivis lingkungan tersebut menyatakan sikap tegasnya.
1. Dugaan ini tidak boleh dianggap sepele.

“Air yang berubah warna, berbau, dan mengalir langsung ke laut adalah indikasi awal adanya potensi pelanggaran baku mutu air limbah. Ini harus segera diverifikasi secara ilmiah, bukan sekadar klarifikasi administratif,” tegasnya.

2. Tanggung jawab ada pada pelaku usaha dan pemerintah.
Menurut Dede, Setiap hotel WAJIB memiliki dan mengoperasikan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) sesuai standar.

Dia mengatakan, Jika limbah tetap mencemari, maka ada dua kemungkinan.

“Pertama, sistem pengolahan tidak berjalan. Kedua pengawasan pemerintah lemah. Keduanya sama-sama membahayakan lingkungan,” ujarnya.

3. Ini bukan hanya soal bau, tapi ancaman ekologis.

Menurut aktivitas lingkungan itu, limbah cair yang masuk ke laut bisa menyebabkan penurunan kualitas air laut serta gangguan biota pesisir.

“Selain itu, berisiko kesehatan bagi wisatawan serta kerusakan citra pariwisata Pangandaran jangka panjang,” kata dia.

4. Pemerintah tidak boleh menunggu viral baru bertindak.
Dede menegaskan, pengelolaan lingkungan bukan sistem pemadam kebakaran.

“Jika benar masalah ini sudah lama terjadi, maka ada kegagalan pengawasan yang harus dievaluasi,” tegasnya.

Tuntutan ke Pemkab Pangandaran

Walhi juga menuntut dan mendesak beberapa poin kepada pemerintah setempat, serta para pelaku usaha.

1. DLH Kabupaten & Provinsi segera turun lapangan melakukan uji kualitas air dan penelusuran sumber limbah.

2. Hasil uji laboratorium diumumkan terbuka ke publik.

Baca Juga: Viral di TikTok, Bau Limbah Hotel Cemari Pantai Barat Pangandaran

3. Jika terbukti melanggar, berikan sanksi tegas sesuai UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

4. Lakukan audit IPAL seluruh hotel di kawasan Pantai Pangandaran.

5. Hentikan sementara pembuangan yang terindikasi mencemari
Penegasan.

“Lingkungan bukan korban pembangunan pariwisata. Jika laut rusak, wisata akan mati. Jika pengawasan lemah, pelanggaran akan berulang. Pangandaran harus bersih bukan hanya di brosur, tapi juga di air lautnya,” pungkasnya.

(Sajidin)

Ini Langkah Pemkot Bandung Antisipasi Naiknya Debit Air Cikapundung

0
cikapundung pemkot bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Menara Bank BJB Jalan Naripan Kota Bandung Rabu (28/1/2026)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kenaikan debit Sungai Cikapundung di tengah musim penghujan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, saat ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung telah memiliki sensor peringatan dini yang di pasang di wilayah hulu Sungai Cikapundung.

Sensor tersebut berfungsi mendeteksi kenaikan debit air dan memberikan peringatan kepada wilayah hilir yang berpotensi terdampak banjir.

Baca Juga: Pemkot Bandung Fokus Benahi Ratusan Titik Drainase

“Sekarang Diskominfo sudah memiliki sensor. Jika di daerah hulu sensor tersebut berbunyi, maka wilayah-wilayah hilir yang biasanya terdampak akan langsung di informasikan,” kata Farhan di Menara BJB Jalan Naripan Kota Bandung Rabu (28/1/2026).

Farhan menjelaskan, bahwa sistem peringatan dini tersebut terhubung langsung dengan command center Kota Bandung. Ketika alarm aktif, informasi akan segera di teruskan kepada petugas yang berada di lapangan.

“Alarm dari command center akan langsung memberi tahu para petugas yang ada di lapangan,”katanya.

Farhan mengungkapkan, bahwa sensor peringatan dini di pasang di sejumlah titik strategis di kawasan hulu, yakni Dago, Luhur Dago, dan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura).

Selain mengandalkan teknologi peringatan dini, Pemkot Bandung juga terus melakukan penanganan di lapangan melalui pembersihan, perbaikan, dan penertiban drainase.

Baca Juga: Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Kembalikan Fungsi Gunung

“Ada perbaikan karena sekarang banyak drainase yang rubuh. Lalu juga penertiban, karena masih banyak drainase yang tertutup bangunan,”ungkapnya.

Terkait penertiban, Farhan menegaskan bangunan yang menutup saluran drainase akan di bongkar demi kelancaran aliran air. Penertiban tersebut telah di lakukan di sejumlah lokasi, salah satunya di kawasan Lodaya.

“Sudah kita bongkar. Contoh yang bagus bisa di lihat di Jalan Tengku Angkasa. Itu benar-benar di bereskan sampai tuntas,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Penjelasan Sekretaris Disdik Ciamis Soal Tes Kemampuan Akademik

0
Disdik Ciamis TKA fokusjabar.id
Gedung Disdik Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sekretaris Disdik Ciamis Jawa Barat (Jabar), Muharam Ahmad Zajuli memberikan penjelasan terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang di terapkan di sejumlah satuan pendidikan.

Menurut Dia, TKA bukan ujian kelulusan. Melainkan instrumen pemetaan mutu pendidikan.

BACA JUGA:

Satgas MBG Ciamis Perketat Standar Dapur Sehat Program Makan Bergizi Gratis

TKA merupakan evaluasi untuk mengukur capaian kemampuan akademik siswa. Khususnya pada mata pelajaran inti. Seperti literasi dan numerasi.

Tujuan TKA, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan kemampuan berpikir siswa, bukan sekadar menguji hafalan.

Muharam mengatakan, penerapan TKA menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan berbasis data. Hasil TKA di gunakan untuk melihat kekuatan dan kelemahan pembelajaran di sekolah. Sekaligus menjadi dasar perbaikan ke depan.

“TKA tidak menentukan kelulusan siswa. Ini murni sebagai alat evaluasi dan pemetaan mutu pendidikan. Dengan begitu, pembelajaran di sekolah semakin berkualitas,” katanya, Rabu (28/1/2026).

Dia menyebut, TKA di ikuti oleh peserta didik jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Pelaksanaannya di sesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat dan arahan Dinas Pendidikan.

“Pelaksanaan TKA di lakukan di sekolah masing-masing. Umumnya berbasis komputer atau menyesuaikan dengan sarana prasarana yang tersedia,” ungkap Muharam.

BACA JUGA:

Harga “Cabe-cabean” di Pasar Manis Ciamis Bikin Miris

Adapun kompetensi yang di nilai, Literasi (Bahasa Indonesia), Numerasi (Matematika). Penilaian di fokuskan pada kemampuan memahami konsep, berpikir logis dan memecahkan masalah.

Disdik Ciamis memanfaatkan hasil TKA sebagai bahan analisis untuk menyusun program peningkatan mutu pembelajaran, meningkatkan kompetensi guru.

Selain itu, memberikan pendampingan kepada sekolah yang membutuhkan serta menyusun kebijakan pendidikan daerah berbasis data.

Disdik Ciamis juga mengimbau siswa agar mengikuti TKA dengan tenang dan percaya diri serta meminta orangtua untuk tidak memberikan tekanan berlebihan.

“TKA adalah sarana evaluasi bersama. Bukan sesuatu yang harus di takuti. Tujuannya demi kemajuan pendidikan dan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

(Nank Irawan)

Disdik Ciamis Segera Terbitkan SE Turunan No4 Tahun 2026

0
SE No4 Tahun 2026 fokusjabar.id
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Aris Gunanto

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat karakter bangsa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan Surat Edaran (SE) No4 Tahun 2026 terkait penguatan upacara bendera di sekolah.

​Tujuan kebijakan tersebut, menjadikan upacara bendera bukan sekadar rutinitas. Namun sarana penanaman nasionalisme, kebersamaan dan langkah preventif menekan angka perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.

BACA JUGA:

Manfaat Kwarran Purwadadi Ciamis Harus Bisa Dirasakan Masyarakat

​Dalam aturan terbaru yang berlaku mulai Januari 2026, terdapat dua poin tambahan yang wajib di laksanakan dalam rangkaian upacara bendera setelah pembacaan Pancasila dan UUD 1945. Yakni,Ikrar Pelajar Indonesia dan menyayikan lagu Rukun Sama Teman.

​Pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia

Siswa berjanji untuk belajar dengan baik, menghormati orangtua dan guru, rukun dengan teman serta mencintai tanah air.

​Menyanyikan Lagu “Rukun Sama Teman”

Lagu karya Abdul Mu’ti ini di nyanyikan setelah lagu wajib nasional untuk membangkitkan semangat persahabatan.

​SMP Jadi Fokus Utama Pencegahan Bullying

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Aris Gunanto menegaskan, jenjang SMP menjadi fokus utama implementasi kebijakan tersebut.

Menurutnya, usia SMP merupakan fase transisi yang paling rentan terhadap aksi perundungan.

​“Kalau melihat kecenderungan, bullying paling rawan terjadi di tingkat SMP. Siswa SD masih relatif mudah di arahkan. Sementara siswa SMA sudah lebih dewasa. Jadi masa transisi di SMP yang perlu kita kawal ketat dengan penguatan karakter,” katanya, Rabu (28/1/2026).

BACA JUGA:

Bupati Ciamis Temui Mensos, Sekolah Rakyat Siap Jadi Senjata Lawan Kemiskinan

Menindaklanjuti SE No4 Tahun 2026, ​Disdik Ciamis segera menerbitkan SE Turunan. Dengan begitu, penerapan di seluruh sekolah seragam dan tidak terjadi multitafsir.

Aris menjelaskan, meski sekolah selama ini sudah memiliki “Janji Siswa,” kini redaksinya di seragamkan secara nasional melalui Ikrar Pelajar Indonesia.

​Terkait lagu “Rukun Sama Teman,” Aris menilai, aransemen yang berbentuk mars akan memudahkan siswa dalam menghafal dan meresapi maknanya.

​“Lagunya penuh semangat. Ini instrumen penting untuk mengingatkan siswa bahwa tidak ada gunanya bermusuhan. Banyak kawan membuat kita tenang. Banyak sahabat membuat kita hebat,” jelasnya.

Meski kasus perundungan di Ciamis masih dalam skala terkendali, Disdik tetap waspada. Saat ini, setiap SMP telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang melibatkan guru BK dan kepala sekolah.

​Aris mengungkapkan, pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama.

Sekolah bertugas memperkuat pondasi etika yang telah di bangun dari rumah. Terutama dalam mengembalikan rasa hormat siswa terhadap guru yang belakangan di nilai mulai menurun.

​“Kami berharap melalui pembiasaan nilai-nilai dalam upacara ini, pencegahan bullying bisa di lakukan sejak dini secara persuasif. Bukan sekadar penindakan setelah kejadian,” ungkapnya.

Ikrar Pelajar Indonesia:

Kami Pelajar Indonesia, berikrar untuk belajar dengan baik, menghormati orang tua, menghormati guru, rukun sama teman dan mencintai tanah air Indonesia.

Lagu Rukun Sama Teman:

Semua insan ciptaan Tuhan

Berbeda rupa dan kemampuan

Mari saling menghormati

Jangan saling menyakiti

Tak ada guna permusuhan

Tak ada guna pertengkaran

Mari jalin persahabatan

Rukun sama teman

Banyak kawan kita tenang

Banyak sahabat kita hebat

Mari bergandeng tangan

Rukun sama teman

(Nank Irawan)

Pemkot Bandung Fokus Benahi Ratusan Titik Drainase

0
Pemkot Bandung drainase fokusjabar.id
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi potensi banjir. Salah satunya dengan mempercepat perbaikan dan pembersihan drainase di kawasan permukiman.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, berdasarkan pemantauan melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), sejumlah drainase di permukiman warga telah di perbaiki secara bertahap.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Kembalikan Fungsi Gunung

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah drainase yang mengalami hambatan. Terutama saluran yang terhubung langsung dengan sungai-sungai bermasalah. Seperti Sungai Cikapundung dan Cidurian.

“Alhamdulillah, sudah banyak drainase di permukiman yang kita perbaiki. Tapi memang ada drainase yang terkunci karena terhubung langsung ke sungai Cikapundung, dan Cidurian,” kata Farhan di Menara bank bjb, Jalan Naripan Kota Bandung, Rabu (28/1/2026).

Farhan menjelaskan, sistem drainase di Kota Bandung merupakan satu jaringan yang saling terhubung dan bermuara ke sungai. Sehingga penanganannya tidak bisa di lakukan secara terpisah.

“Drainase kita ini tidak ada yang berdiri sendiri. Semuanya terhubung sebagai sebuah jaringan yang bermuara ke sungai,” jelasnya.

Selain itu, untuk penanganan sungai secara langsung menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan membutuhkan proses yang tidak singkat.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung memilih fokus pada langkah-langkah yang dapat segera di lakukan.

“Untuk mempercepat penanganan, kita fokus lebih dulu pada perbaikan drainase di titik-titik permukiman,” katanya.

BACA JUGA:

Kejari Bandung Buka Peluang Periksa Wali Kota dalam Kasus Dugaan Korupsi

Selain perbaikan, pembersihan drainase juga terus dilakukan secara intensif di sejumlah ruas jalan utama. Di antaranya, Ciateul, Leuwipanjang hingga Cipaganti.

“Yang paling penting adalah pembersihan drainase, kita lakukan setiap hari, selagi belum turun hujan besar,” ucapnya.

Farhan menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan secara masif dan serentak di ratusan titik di berbagai wilayah Kota Bandung.

“Jumlahnya banyak sekali, ratusan titik dikerjakan bersamaan. Ini benar-benar menguras tenaga,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Layvin Kurzawa Gabung Persib Bandung, Ini Komentar Andrew Jung

0
Layvin Kurzawa persib fokusjabar.id
Umuh Muchtar dan Layvin Kurzawa (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Striker Persib Bandung, Andrew Jung mengaku senang bisa satu tim bersama Layvin Kurzawa. Bagaimana tidak, biasanya Dia cuma melihat di layar televisi aksi permainan bek Paris Saint-Germain (PSG).

Bek asal Timnas Prancis tersebut di kontrak selama enam bulan hingga akhir musim ini. Layvin Kurzawa menjadi pemain termahal kedua Super League 2025/2026 di bawah Thom Haye.

BACA JUGA:

Persib Bandung Resmi Rekrut Layvin Kurzawa

Tim kebanggaan Bobotoh kini memiliki dua pemain asal Prancis. Di mana sebelumnya Andrew Jung di datangkan pada awal musim ini.

Duo Prancis ini akan menjadi andalan Persib Bandung dalam mempertahankan tahta juara Liga Indonesia dan berbicara banyak di level Asia.

Andrew Jung mengaku tidak begitu mengenal Layvin Kurzawa secara pribadi. Penyebabnya karena perbedaan kasta bermain.

Di mana Andrew Jung lebih sering bermain di kompetisi kasta kedua Liga Prancis. Sedangkan Kurzawa di kasta teratas bersama klub-klub top. Seperti PSG dan AS Monaco.

“Ini akan bagus bagi tim. Karena dia pemain besar,” tegas Andrew Jung.

“Dia bermain di Monaco, Paris. Itu gila. Sebelumnya saya hanya melihatnya di layar televisi,” Dia menambahkan.

Andrew Jung mengungkapsatu fakta menarik. Katanya, Dia sudah menjalin komunikasi dengan Kurzawa sejak Persib coba mendekati sang pemain.

Hal ini tidak begitu mengejutkan karena memang Jung dan Kurzawa berada di satu agensi pemain yang sama.

Jung mengatakan, Kurzawa banyak bertanya tentang Persib. Itu menjadi salah satu faktor sepakat bergabung.

BACA JUGA:

Persib Bandung Rekrut Dion Markx 2,5 Tahun

“Mungkin. Tapi memang dia berbicara dengan saya dan menanyakan banyak hal tentang Persib Bandung,” imbuhnya.

“Saya bicara sesuai dengan apa yang perlu saya katakan. Lalu akhirnya dia datang,” kata Jung.

Layvin Kurzawa menegaskan, Dia gabung Persib Bandung merupakan pilihan pribadinya.

Pemain berusia 32 tahun ini ingin segera membuktikan kualitasnya kepada publik Indonesia.

“Ini murni keputusan saya. (Persib) pilihan terbaik untuk saya dan karier saya” kata Kurzawa.

“Saya ingin membantu tim. Memberikan kualitas dan menunjukkan ke mereka siapa saya sebenarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Persib Bandung resmi mengenalkan Layvin Kurzawa sebagai pemain anyar untuk putaran kedua Super League 2025/2026.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menjelaskan, perekrutan Layvin Kurzawa merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih.

Dia menuturkan, kehadirannya bukan sekadar menambah nama di daftar pemain asing. Namun menjadi sosok yang memang di butuhkan tim saat ini.

BACA JUGA:

Persib kembali ke Puncak Klasemen, Berguinho Pecah Telur

Seperti di ketahui, Persib memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat. Selain bertanding di Super League juga di kompetisi Asia.

Dengan demikian, skuad Maung Bandung membutuhkan pemain yang tidak hanya punya kualitas teknis. Tetapi juga fleksibilitas, pengalaman dan pemahaman taktik yang matang.

“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya. Yakni, bek kiri, sayap kiri dan bek tengah,” kata Adhitia.

(Bambang Fouristian)