spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 178

JDIH Kota Depok Raih Predikat AA Tingkat Nasional

0
kota depok JDIH fokusjabar.id
Wali Kota Depok, Supian Suri didampingi Asisten Administrasi dan Umum (Adum) pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Nina Suzana menyerahkan piagam penghargaan kepada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta Bagian Hukum Setda Depok (foto: depokkota.go.id)

DEPOK, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mencatatkan prestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat nasional. Kali ini, capaian tersebut datang dari pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang berhasil memperoleh predikat AA atau Istimewa.

Pengelolaan JDIH Kota Depok mendapatkan nilai kinerja sempurna, yakni 100 berdasarkan penilaian Kementerian Hukum Republik Indonesia (RI).

BACA JUGA:

122 SPPG di Depok Kantongi SLHS, 13 Direkomendasikan Suspend

Hasil tersebut menjadi bukti atas kinerja Pemkot Depok dalam mengelola dokumentasi serta penyediaan informasi hukum bagi masyarakat.

Tidak hanya memperoleh predikat tertinggi, JDIH Kota Depok juga berhasil menempati posisi keempat secara nasional untuk kategori Pemerintah Kota.

Di tingkat Jawa Barat, capaian serupa mengantarkan JDIH Kota Depok berada di peringkat kedua dengan nilai kinerja 100 dan predikat AA (Istimewa) atas pengelolaan JDIH Tahun 2025.

Wali Kota Depok, Supian Suri menyampaikan, penghargaan tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dia memberikan apresiasi kepada para ASN yang telah menjalankan tugas dan berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman ASN di bawah koordinasi Pak Sekda, para asisten, staf ahli, kepala bagian serta seluruh ASN yang terus berkinerja,” ujar Supian Suri.

Menurut Supian, predikat AA yang di raih JDIH Kota Depok menjadi salah satu bentuk penghargaan Pemerintah Pusat terhadap upaya Pemkot Depok dalam mengelola informasi hukum.

Salah satunya melalui pengelolaan dan publikasi produk-produk hukum yang dapat di akses oleh masyarakat.

“Ini sebagai apresiasi yang di berikan Pemerintah Pusat terkait pengadaan barang dan jasa maupun terkait sosialisasi informasi masalah hukum. Terutama produk hukum yang sudah kita publikasikan,” katanya.

BACA JUGA:

Pembangunan RKAI Depok Lampaui Target, Ditargetkan Rampung Desember 2026

Capaian dengan nilai kinerja 100 tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemkot Depok untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Pemanfaatan teknologi dan sistem digital menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Termasuk dalam penyediaan serta penyebarluasan informasi hukum kepada publik.

Prestasi di bidang JDIH ini menambah deretan capaian Pemkot Depok dalam penguatan tata kelola pemerintahan.

Sebelumnya, Pemkot Depok juga tercatat sebagai kota pertama di Indonesia yang memperoleh predikat Proaktif dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Pusat Keunggulan Pengadaan Barang dan Jasa (PKP-BJ).

Berbagai penghargaan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Depok untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

Fokusnya mencakup transformasi digital dalam pelayanan pemerintahan, pengelolaan informasi hukum hingga pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Upaya tersebut juga selaras dengan misi keempat Kota Depok yang menitikberatkan pada peningkatan transformasi pelayanan serta tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Dengan pendekatan tersebut, Pemkot Depok berupaya menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif sekaligus mampu memberikan akses informasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Supian menilai, penghargaan yang di terima tidak seharusnya di pandang sebagai tujuan akhir. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja bersama seluruh jajaran sekaligus menjadi dorongan agar kualitas kinerja pemerintahan dapat terus di tingkatkan.

“Walaupun ini bukan menjadi cita-cita, tetapi ini sebagai apresiasi yang di berikan Pemerintah Pusat terhadap kinerja kita,” imbuhnya.

Dengan raihan predikat AA (Istimewa) dan nilai kinerja 100, JDIH Kota Depok semakin memperkuat catatan prestasinya dalam pengelolaan informasi hukum.

Posisi sebagai peringkat keempat nasional untuk kategori Pemerintah Kota serta peringkat kedua di Jawa Barat menjadi capaian yang sekaligus mendorong Pemkot Depok untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital.

(Jingga Sonjaya)

Dorong Inklusi Keuangan Kampus, Jurusan Ekonomi Pembangunan UNSIL Tasikmalaya Gelar Edukasi Pasar Modal

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Para Mahasiswa dan dosen pengampu Unsil Tasikmalaya, berfoto bersama dalam acara kuliah umum Pasar Modal di Kampus Unsil Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Siliwangi (UNSIL) Tasikmalaya terus mendorong peningkatan literasi investasi pasar modal di kalangan mahasiswa.

Seluruh dosen pengampu mata kuliah Pasar Modal Jurusan Ekonomi Pembangunan UNSIL bekerja sama dengan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GIBEI) FEB UNSIL Tasikmalaya dan Reliance Sekuritas menggelar Kuliah Umum Pasar Modal.

Baca Juga: Viman Lepas Kafilah Kota Tasikmalaya ke Festival GEMAS dan GUNTARA Jabar

Panitia menghadirkan narasumber praktisi berpengalaman dari Kantor Pusat Reliance Sekuritas, Theresia Fransisca, selaku Senior Staff Client Admin.

Para mahasiswa serta dosen pembimbing memperoleh pemahaman literasi sekaligus panduan teknis mengenai pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN). Proses ini menjadi tahapan awal wajib bagi pemula sebelum terjun ke industri pasar modal Indonesia.

Menghubungkan Teori Akademik dengan Praktik Industri Financial

Dosen pengampu Mata Kuliah Pasar Modal Jurusan Ekonomi Pembangunan UNSIL, Rifky Wahyu Ramadhan, menjelaskan bahwa kuliah umum ini bertujuan mempertemukan pembelajaran akademik dengan praktik nyata di industri pasar modal.

Rifky menegaskan, mahasiswa UNSIL tidak hanya mempelajari konsep investasi secara teoritis di ruang kuliah. Tetapi juga mendapatkan pemahaman teknis sebelum memulai investasi.

“Kegiatan edukasi investasi tentu memiliki manfaat penting dalam membangun fondasi literasi investasi bagi para mahasiswa. Tujuannya untuk menentukan pilihan langkah investasi kedepan,” ungkap Rifky Wahyu, Senin (24/8/2026).

Rifky menyebut bahwa mahasiswa membutuhkan pengalaman praktis untuk melengkapi teori pasar modal yang sudah mereka pelajari.

“Dari literasi ini, mahasiswa dapat mengetahui secara langsung bagaimana tahapan awal untuk masuk ke dunia investasi. Salah satunya melalui pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN), sebagai langkah awal untuk berinvestasi di pasar modal,” ujarnya.

Siapkan Program Sekolah Pasar Modal Berkelanjutan

Rifky menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian program penguatan literasi pasar modal yang akan berlangsung secara berkelanjutan.

“Kegiatan hari ini, langkah awal. Dan Insya Allah, kami akan melanjutkan kegiatan pada tanggal 28 Agustus 2026 dan 7 Oktober 2026. Tentu dengan materi yang lebih mendalam melalui program Sekolah Pasar Modal. Harapannya, mahasiswa tidak hanya mengenal pasar modal, tetapi benar-benar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai investasi,” paparnya.

Lewat rangkaian acara ini, pihak jurusan berharap mahasiswa mampu menguasai materi pasar modal secara menyeluruh. Mulai dari mekanis transaksi, analisis dasar, hingga manajemen risiko investasi.

Rifky menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, GIBEI, dan industri sekuritas sebagai langkah strategis dalam menjembatani kebutuhan akademik dengan perkembangan industri keuangan.

“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan kemampuan mengambil keputusan ekonomi dan keuangan secara bijak. Karenanya kolaborasi ini sangat penting diperkuat, agar mahasiswa dapat memperoleh akses terhadap pengetahuan dan praktik investasi dari sumber yang profesional dan kompeten,” terang Rifky Wahyu.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Ekonomi Pembangunan UNSIL bersama GIBEI FEB UNSIL dan Reliance Sekuritas mempertegas komitmen mereka dalam memperluas inklusi keuangan di lingkungan perguruan tinggi.

“Rangkaian kegiatan Sekolah Pasar Modal yang akan dilaksanakan mendatang, menjadi kelanjutan dari komitmen. Sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan industri keuangan dan pasar modal di masa mendatang,” pungkasnya.

(Seda)

Satu Nama Sapu Bersih Dukungan 27 DPC, Musda Demokrat Jabar Mengarah ke Aklamasi

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron Bersama Wakil Ketua Umum DPP Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Dan Ketua DPD Demokrat Jabar Anton Sukartono Suratto Saat Menghadiri Musda VI Demokrat Jabar di Jabar di The Trans Luxury Hotel Jalan Gatot Subroto Kota Bandung Senin (24/8/2026) malam. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Jawa Barat berpeluang berlangsung cepat serta berakhir secara aklamasi. Tim verifikasi mencatat hanya satu nama kandidat yang lolos persyaratan dan mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemilik suara.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menjelaskan bahwa panitia menggelar Musda VI melalui mekanisme Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) akibat percepatan jadwal.

Baca Juga: Tanpa Solusi Relokasi, Kebijakan Penertiban PKL Pemkot Bandung Pancing Kritik Pakar ITB dan Unpas

Kepengurusan DPD Demokrat Jawa Barat saat ini baru berjalan sekitar empat tahun empat bulan. Padahal, aturan AD/ART menetapkan masa jabatan pengurus selama lima tahun.

“Musyawarah Daerah ke-6 Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat melalui Musdalub karena ada percepatan, baru 4 tahun 4 bulan, semestinya di dalam AD/ART 5 tahun,” kata Herman Khaeron saat menghadiri Musda VI Demokrat Jabar di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Senin (24/8/2026) malam.

Herman mengungkapkan bahwa kendala dalam konsolidasi organisasi sebelumnya memaksa pihak partai mempercepat jadwal agar pergerakan tidak semakin terlambat.

Dukungan Utuh dari 27 DPC dan Organisasi Sayap

Herman menegaskan bahwa AD/ART memberikan kewenangan penuh kepada Ketua Umum untuk menggelar Musda. Namun, mekanisme internal tetap membuka ruang pencalonan secara demokratis dengan ambang batas dukungan minimal 20 persen.

“Dalam Demokrat, pelaksanaan Musyawarah Daerah menurut AD/ART itu memang sepenuhnya menjadi kewenangan Ketua Umum. Dan pelaksanaannya tetap kami buka secara demokratis, minimal mendapatkan dukungan 20 persen,” katanya.

Hingga tahapan verifikasi selesai, panitia hanya menerima satu nama calon. Kandidat tunggal ini menyapu bersih dukungan dari 27 Ketua DPC Demokrat kabupaten/kota se-Jawa Barat serta satu organisasi sayap partai.

“Sampai terakhir kami menerima pencalonan dan terverifikasi hanya satu nama yang mencalonkan dan didukung oleh seluruh pemilik suara,” ungkapnya.

Proses musyawarah berpotensi tuntas lebih cepat karena tidak ada kompetisi antarcalon.

“Oleh karenanya, insya Allah mungkin lebih cepat Musyawarah Daerah ini karena hanya satu nama dan bisa ditetapkan secara aklamasi,” ujarnya.

Meski demikian, Herman mengingatkan bahwa keputusan akhir mengenai penetapan Ketua DPD definitif berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Keputusannya nanti kita akan tetapkan bahwa sebagai calon tunggal dan kami akan usulkan kepada Ketua Umum sebagai calon Ketua DPD. Nanti Ketua Umum akan menetapkan pilihannya dan tentu dalam waktu satu minggu dua minggu nanti akan diputuskan oleh Ketua Umum,” jelasnya.

Targetkan Ulang Kejayaan Pemilu dan Teladani Gaya Dedi Mulyadi

Selain agenda pemilihan ketua, forum Musda VI juga memuat agenda laporan pertanggungjawaban, evaluasi kinerja, hingga penyusunan program strategis partai.

“Pada kesempatan nanti akan ada laporan pertanggungjawaban, kemudian ada refleksi terhadap perjalanan sejarah lima tahun yang lalu, dan tentu ada target-target yang ingin dicapai ke depan,” ucapnya.

Herman menyebut Jawa Barat sebagai wilayah kunci bagi Partai Demokrat. Ia mengingatkan kembali raihan manis partai saat menguasai Jawa Barat pada Pemilu 2009.

“Perlu menjadi catatan bahwa Demokrat pernah memenangkan Partai Demokrat di Jawa Barat dengan 28 kursi, baik di DPR RI maupun DPRD provinsi, dan hampir di seluruh kabupaten/kota mendapatkan pimpinan,” katanya.

Guna mengulang kesuksesan tersebut, Herman meminta seluruh kader mempererat hubungan emosional dengan rakyat, meniru pendekatan kemasyarakatan yang konsisten ditunjukkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Masyarakat Jawa Barat itu masyarakat yang memilih dengan hati. Oleh karena itu juga kami akan mengingatkan bahwa para kader di Jawa Barat harus betul-betul dekat dengan rakyat, seperti Pak Gubernur, Pak Dedi Mulyadi dekat dengan rakyat. Tirulah Pak Dedi sehingga juga Demokrat ke depan bisa dicintai,” ucapnya.

Herman optimis kemenangan di Jawa Barat akan menjadi barometer utama kekuatan Partai Demokrat secara nasional.

“Kalau menang di Jawa Barat, insya Allah ini juga merupakan indikator kemenangan partai di Indonesia,” katanya.

Gubernur Dedi Mulyadi Apresiasi Kemitraan Strategis Demokrat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap Pemprov Jabar dan Partai Demokrat terus merawat hubungan baik yang sudah terbangun selama ini.

Dedi menganggap Partai Demokrat sebagai mitra kerja tepercaya pemerintah daerah, baik melalui saluran struktur partai maupun perwakilan fraksi di DPRD Jawa Barat.

“Harapan terbesarnya tentunya sebagaimana yang sudah terjalin selama ini, Demokrat menjadi sahabat pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui representasi partai dan fraksinya bisa terus secara bersama-sama menyelesaikan seluruh konsepsi dan teknokrasi pembangunan yang ada di Jawa Barat,” kata Dedi.

Dedi menambahkan, koordinasi bersama pimpinan DPD dan Fraksi Demokrat berjalan sangat harmonis dalam mengawal berbagai kebijakan pembangunan.

“Selama ini bisa berjalan dengan baik. Komunikasi saya dengan jajaran pimpinan partai, DPD, kemudian pimpinan fraksi berjalan dengan baik. Kita bisa melihat dinamika di DPRD selama ini juga relatif baik,” ungkapnya.

(Yusuf Mugni)

Viman Lepas Kafilah Kota Tasikmalaya ke Festival GEMAS dan GUNTARA Jabar

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, menyalami satu persatu peserta lomba Santri TAAM usia dini, saat pelepasan kontingen ke Garut (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, melepas puluhan peserta kafilah Kota Tasikmalaya untuk bertanding dalam Festival Gema Sakinah (GEMAS) dan Gebyar Ustadz/Ustadzah Nusantara (GUNTARA) Santri TAAM, Guru TKA/TPA tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.

Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Bungursari, pada Senin (24/8/2026). Kontingen tersebut akan bersaing di Kabupaten Garut selaku tuan rumah penyelenggara.

Baca Juga: Raih Predikat Kwarcab Tergiat Jabar, Pramuka Kota Tasikmalaya Rayakan HUT ke-65 Penuh Prestasi

Wali Kota Viman Alfarizi menyampaikan optimisme tinggi terhadap performa kontingen Kota Tasikmalaya di Kota Dodol. Keyakinan tersebut menguat mengingat Kota Tasikmalaya sudah lima kali berturut-turut merebut predikat juara umum pada ajang serupa, bahkan pernah menyabet juara umum tingkat nasional pada 2021.

“Kami semua masyarakat Tasikmalaya mendoakan, agar kontingen Kota Tasikmalaya, insyaallah kembali meraih juara dalam lomba Sakinah, sehingga meraih prestasi enam kali juara umum berturut-turut,” harap Viman Alfarizi, Senin (24/8/2026).

Perkuat Program Tasik Religius Lewat Pendidikan keagamaan

Viman menjelaskan bahwa capaian lima kali juara umum membuktikan konsistensi Pemkot Tasikmalaya dalam mendukung pendidikan keagamaan di madrasah, khususnya lembaga TKA/TPA. Dukungan ini memperkuat ekosistem program prioritas Tasik Religius.

Ia meminta seluruh peserta tidak hanya memburu kemenangan, tetapi juga memanfaatkan ajang ini sebagai sarana menimba ilmu dan memperluas wawasan.

“Mereka adalah anak-anak generus penerus yang memiliki potensi dalam memajukan dunia pendidikan keagamaan madrasah di daerah, tentu Pemkot Tasikmalaya akan memberikan atensi bagi adik-adik semua,” ucapnya.

Viman memberikan pesan khusus agar para peserta aktif bertukar pengalaman dengan kontingen lain se-Jawa Barat.

“Saya titip kepada para peserta yang mewakili Kota Tasikmalaya. Bukan hanya berjuang demi meraih juara, tapi manfaatkan kegiatan untuk bertukar pikiran dan pengalaman dengan lembaga TKA/TPA lain se-Jawa Barat. Jadikan ajang perlombaan ini sebagai referensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran madrasah bagi generasi muda di Kota Tasikmalaya Tasikmalaya,” harapnya.

BKPRMI Kota Tasikmalaya Siapkan 100 Anggota Kafilah

Ketua Kontingen sekaligus Ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Sidik, menegaskan kesiapan timnya untuk mempertahankan takhta juara umum.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk kembali mempertahankan gelar juara umum. Pembinaan dan motivasi terus kami gencarkan kepada para peserta dan official selama persiapan,” ungkap Nuki.

Nuki mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tasikmalaya yang membakar semangat para peserta dan pendamping.

“Terima kasih atas support dan dukungan yang diberikan Pemkot Tasikmalaya. Ini sebagai memotivasi kami dan anak-anak untuk tampil lebih terbaik,” jelasnya.

Nuki merinci kontingen kali ini membawa 100 orang kafilah, mencakup 24 peserta Festival GEMAS dan 15 peserta GUNTARA. Sisanya terdiri dari peserta Lomba Santri TAAM, Guru TKA/TPA, pendamping, official, hingga orang tua murid.

“Kami berharap seluruh peserta mampu menunjukkan performa terbaiknya. Bawa nama baik Kota Tasikmalaya, junjung sportivitas, dan raih prestasi setinggi-tingginya,” harapnya.

Rombongan kafilah bertolak menuju lokasi perlombaan di Kabupaten Garut pada Senin sore. Pemkot Tasikmalaya berharap keikutsertaan ini terus menumbuhkan nilai religius, akhlak mulia, serta semangat belajar Al-Qur’an pada generasi muda.

(Seda)

Disbudpora Ciamis Rilis Agenda Tradisi Budaya Agustus–September 2026

0
Ciamis, FOKUSjabar.id
Ketpot: Kadis Budpora Kabupaten Ciamis Dian Budiyana

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis merilis sejumlah tradisi budaya yang telah dan akan berlangsung sepanjang bulan Agustus hingga September 2026.

Kepala Disbudpora Kabupaten Ciamis, Dian Budiyana, menyampaikan informasi tersebut, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: IKOMAT Ciamis Perkuat SDM, Dorong Koperasi Syariah Naik Kelas

Dian menjelaskan bahwa masyarakat Tatar Galuh telah menyelesaikan beberapa tradisi budaya dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Pelaksanaan ritual tersebut meliputi tradisi Merlawu di Situs Patapan (Desa Ciparigi, Sukadana), Merlawu di Situs Ciluncat (Sukadana), Nyuguh di Kampung Adat Kuta (Tambaksari), serta Nelesan di Desa Nagara Pageuh (Panawangan).

“Kami akan terus berkomitmen dalam merawat tradisi budaya. Selama bulan Maulid (Rabiul Awal) masyarakat di Tatar Galuh Ciamis kembali menggelar berbagai upacara adat warisan leluhur,” katanya.

Wujud Syukur dan Penguat Identitas Kebudayaan Daerah

Dian menuturkan bahwa warga Tatar Galuh tidak hanya menggelar upacara adat saat bulan Maulid. Masyarakat di desa-desa yang memiliki situs budaya juga aktif menyelenggarakan tradisi serupa saat menyambut bulan suci Ramadan.

“Melalui konsistensi penyelenggaraan tradisi ini, kami berharap warisan sejarah dan kearifan lokal Tatar Galuh Ciamis tetap terjaga serta menjadi pilar penguat identitas kebudayaan daerah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa rangkaian upacara adat ini bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini kemudian menjadi wujud ungkapan rasa syukur (tasyakur binikmat) masyarakat Ciamis kepada Allah SWT.

Jadwal Tradisi Merlawu Gandoang dan Nyangku Panjalu

Masyarakat Kabupaten Ciamis akan melanjutkan agenda kebudayaan ini dalam beberapa waktu ke depan.

“Dalam waktu dekat masyarakat akan menyelenggarakan Tradisi Merlawu di Situs Gandoang, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih pada 28 Agustus 2026. Selanjutnya ada prosesi Nyangku di Panjalu berlangsung pada 7 September 2026 mendatang,” ungkapnya.

Raih Predikat Kwarcab Tergiat Jabar, Pramuka Kota Tasikmalaya Rayakan HUT ke-65 Penuh Prestasi

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan sambutan pada puncak peringatan Hari Pramuka Ke-65 tingkat Kota Tasikmalaya di Aula Utama Kantor Bappelitbangda (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya memperingati puncak Hari Pramuka Ke-65 dengan penuh khidmat dan semangat pengabdian.

Panitia menggelar acara puncak tersebut di Aula Utama Kantor Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Bungursari, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Kapolres Tasikmalaya Intruksikan Personel Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf, Komandan Brigif Raider 13 Galuh, Sekretaris Daerah Asep Goparulloh, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta seluruh jajaran Kwartir Ranting se-Kota Tasikmalaya.

Pada momen tersebut, panitia menyerahkan penghargaan Lencana Dharma Bakti dan Pramuka Garuda kepada sejumlah penggerak serta anggota Pramuka atas jasa dan keaktifan mereka memajukan pendidikan kepramukaan daerah.

Suasana haru mewarnai prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua Kwarcab Muhammad Yusuf yang kemudian menyerahkan potongan tumpeng tersebut kepada Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan.

Momentum Membangun Karakter Generasi Muda

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa peringatan Hari Pramuka bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momen ini menjadi pijakan mengenang perjalanan panjang Gerakan Pramuka dalam membangun sumber daya manusia bermartabat.

Ia mendorong penguatan Gerakan Pramuka guna membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, mandiri, disiplin, tangguh, serta siap mengabdi kepada masyarakat.

“Selama 65 years Pramuka berdiri, tentu telah menjadi bagian penting dalam pembangunan SDM Indonesia. Melalui pendidikan kepramukaan, nilai Tri Satya dan Dasa Dharma tidak hanya diajarkan dalam gerakan Pramuka, tetapi juga harus dipraktikkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Muhammad Yusuf, Senin (24/8/2026).

Sabet Predikat Kwarcab Tergiat Jawa Barat 2026

Puncak peringatan tahun ini terasa makin istimewa karena Kwarcab Kota Tasikmalaya berhasil menyabet predikat sebagai Kwarcab Tergiat tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026.

“Pencapaian prestasi ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita sebagai penggerak dan anggota Pramuka. Ini buah kerja keras, kekompakan, dan dukungan seluruh jajaran pembina,” ujar Muhammad Yusuf.

Muhammad Yusuf juga membanggakan partisipasi aktif anggota Pramuka Kota Tasikmalaya dalam Jambore Nasional serta lonjakan jumlah Pramuka Garuda.

Guna menjawab tantangan zaman, Kwarcab terus meluncurkan berbagai inovasi, salah satunya program Kampung Pramuka sebagai pusat gotong royong dan kemandirian warga.

“Untuk menjawab tantangan zaman, Kwarcab Pramuka Tasikmalaya terus berinovasi. Salah satunya melalui pengembangan Kampung Pramuka. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat penumbuhan semangat gotong royong, kepedulian sosial, kemandirian, dan kreativitas berbasis nilai kepramukaan di Kota Tasikmalaya,” paparnya.

Perluas Kolaborasi Strategis dan Bentuk Saka Khusus

Kwarcab Tasikmalaya memperkuat kolaborasi strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Siliwangi (Unsil). Bentuk kolaborasi melalui penyelenggaraan Kursus Mahir Dasar bagi para pembina.

“Kami bersama BNN, dibentuk Satuan Karya Pramuka Anti Narkoba untuk menanamkan kesadaran bahaya narkotika. Sementara bersama Bawaslu dibentuk Saka Adhyasta Pemilu agar anggota Pramuka memiliki wawasan kebangsaan, integritas, dan pemahaman demokrasi,” terangnya.

Yusuf mengingatkan bahwa perkembangan teknologi menghadirkan tantangan baru seperti maraknya hoaks dan perundungan cyber.

“Teknologi dan media digital memberi peluang, tapi juga menghadirkan tantangan seperti hoaks dan perundungan. Sehingga Pramuka kemudian harus hadir sebagai solusi, harus menjadi ruang pendidikan yang menyenangkan, kreatif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Trisatya dan Dasa Darma Pramuka,” tegasnya.

Wali Kota Viman Siapkan Lahan Bumi Perkemahan Baru di Situ Cibeureum

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menilai semangat Hari Pramuka harus menjadi fondasi utama mencetak SDM unggul. Ia meyakini program Pramuka Garuda membuka jalan bagi para siswa menembus jenjang sekolah dan perguruan tinggi favorit.

“Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Gerakan Pramuka harus terus bersinergi dalam melahirkan dan mencetak generasi penerus bangsa. Yakni Generasi yang unggul dan bermartabat guna, mengantarkan Indonesia emas 2045 mendatang,” ungkap Viman Alfarizi.

Viman mengajak seluruh kader Pramuka terus memupuk rasa nasionalisme demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Melalui gerakan Pramuka dengan Trisatya dan Dasa Darmanya, anggota Pramuka harus memiliki nasionalisme yang tinggi. Terlebih dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkot Tasikmalaya berencana menyediakan lahan khusus untuk Bumi Perkemahan baru di kawasan Situ Cibeureum, Kecamatan Tamansari.

“Setiap Pramuka adalah teladan, setiap kegiatan adalah pembelajaran, dan setiap pengabdian adalah kontribusi bagi bangsa. Dari Kota Tasikmalaya, mari kobarkan semangat Pramuka untuk terus berkarya, berinovasi, mengabdi, dan berbakti. Satu Pramuka, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Indonesia,” tutupnya.

(Seda)

IKOMAT Ciamis Perkuat SDM, Dorong Koperasi Syariah Naik Kelas

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Capacity Building Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi IKOMAT Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Koperasi Ikatan Ekonomi Umat (IKOMAT) Ciamis terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM). Langkah ini bertujuan mendorong terwujudnya koperasi syariah yang sehat, profesional, dan sanggup bersaing.

Pengurus menggelar kegiatan Capacity Building Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi IKOMAT selama dua hari pada 23–24 Agustus 2026. Acara yang bertempat di Sekretariat Koperasi IKOMAT ini menghadirkan pengurus, pengawas, manajer, staf operasional, petugas lapangan, hingga layanan pelanggan (CS).

Baca Juga: Ruang Kelas Kebakaran, Disdik Ciamis Pastikan KBM SDN 1 Gerba Cipaku Tetap Berjalan

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan dua narasumber ahli. Pemateri pertama yakni Ahmad Agung selaku Dosen UID sekaligus Praktisi Koperasi Syariah. Sementara itu, Tim Konsultan Koperasi Dinas Koperasi UKM Jawa Barat, Syamsiar H Sandiah, menjadi pemateri kedua.

Fokus Pengembangan Ekonomi Umat Berbasis Syariah

Ketua IKOMAT, Wawan Ruswandi, menilai pelatihan ini sangat penting untuk memperdalam keahlian para pengelola, khususnya jajaran pengawas. Langkah ini menjadi fondasi awal untuk membesarkan skala usaha IKOMAT.

Wawan menegaskan bahwa pengembangan IKOMAT tidak hanya menyasar aspek kelembagaan, tetapi juga wajib memberi dampak manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat luas.

Nama Ikatan Ekonomi Umat sendiri membawa semangat besar bagi pengurus untuk memajukan roda ekonomi warga dengan memegang teguh prinsip syariah.

“Melalui dengan branding Ikatan Ekonomi Umat, kita mengikat seluruh umat untuk menjalankan ekonomi, berbasis syariah, dan mengikuti aturan-aturan syariah,” katanya, Senin (24/8/2026)

Panitia merancang pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan teknis para pengelola. Materi pelatihan mencakup Fatwa DSN-MUI, strategi penghimpunan dana (funding), penyaluran dana (financing), kelayakan usaha metode 5C + 1S, manajemen risiko, hingga penanganan pembiayaan bermasalah (NPF).

Dinas Koperasi Jabar Dorong IKOMAT Jadi Koperasi Syariah Unggulan

Konsultan Koperasi Dinas Koperasi UKM Jawa Barat, Syamsiar H Sandiah, mengapresiasi langkah IKOMAT dalam membangun tata kelola organisasi sejak dini.

“IKOMAT sebagai koperasi syariah yang baru berdiri, harus betul-betul menjadi koperasi yang sehat, koperasi yang maju, khusus dengan sistem syariah,” ujar Syam.

Syam optimis koperasi syariah mampu bersaing ketat dengan koperasi konvensional lain jika mengandalkan SDM dan tata kelola yang kuat.

“Jadi bisa menunjukkan bahwa koperasi syariahpun mampu bersaing dengan koperasi-koperasi lainnya yang ada di Indonesia ini,” katanya.

Ia berharap pelatihan ini menjadi pijakan awal bagi IKOMAT untuk terus konsisten menerapkan asas syariah pada level operasional nasional.

“Karena koperasi syariah ikatan ekonomi umat termasuk koperasi tingkat nasional, sehingga mudah-mudahan dengan dilaksanakan Capacity Building ini sebagai langkah awal untuk menjalankan operasional koperasi ke depannya berdasarkan asas syariah,” ujarnya.

Susun Langkah Konkret dan Panduan Operasional Koperasi

Para peserta pelatihan juga langsung menyusun dokumen kerja konkret. Langkah ini meliputi penyusunan Standar Operasional Manajemen (SOM), Standar Operasional Prosedur (SOP), Peraturan Khusus (PERSUS), hingga Rencana Kerja Koperasi.

Penguatan sistem ini membantu IKOMAT membangun kepercayaan publik serta seluruh anggota melalui transparansi dan tata kelola yang rapi.

Syam berharap kemajuan IKOMAT sanggup memicu pertumbuhan koperasi syariah lain di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Sebagai pamungkas semua koperasi yang ada di Ciamis, khususnya koperasi syariah, mudah-mudahan ke depan betul-betul mampu menempatkan dirinya sebagai model simpan pinjam syariah yang diperhitungkan,” tandasnya.

(Mia)