CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah komoditas sayuran yang dijual para pedagang di Pasar Galuh Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melambung tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga menimpa komoditas sayuran utama seperti bunga kol dan sawi hijau.
Tidak hanya sayuran, komoditas buah lokal seperti jeruk serta bahan pangan utama telur ayam negeri turut terkerek naik.
Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Pelaku Curat di Ciamis, Toko Bangunan dan Rumah Kosong Jadi Sasaran
Kepala UPTD Pasar Galuh Kawali Dana Sudiana membenarkan lonjakan harga tersebut saat mengonfirmasi hasil pantauan lapangan pada Selasa (6/10/2026).
“Berdasarkan pantauan kami memang harga-harga itu mengalami kenaikan,” kata Dana Sudiana pada Selasa (6/10/2026).
Rincian Kenaikan Harga Bunga Kol, Sawi Hijau, dan Jeruk Lokal
Dana menjelaskan bahwa para pedagang kini menjual bunga kol seharga Rp25.000 per kilogram. Komoditas ini mencatatkan kenaikan tertinggi berbanding dengan harga sebelumnya yang berada pada kisaran Rp20.000 per kilogram.
“Untuk Bunga Kol ada kenaikan di angka Rp 5000/ kilogramnya berbanding dengan harga sebelum nya,” ucapnya.
Sementara itu, harga sawi hijau merangkak naik dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Meski kenaikannya hanya Rp2.000 per kilogram, perubahan harga tersebut tetap memberatkan pedagang karena mereka harus menambah modal belanja harian.
“Harga sawi hijau saat ini Rp 12.000/kilogram dari harga semula Rp 10.000/kilogram nya,” jelasnya.
Untuk komoditas buah-buahan, jeruk lokal mengalami penyesuaian harga dari Rp22.000 menjadi Rp23.000 per kilogram.
Bawang Merah dan Bawang Daun Justru Mengalami Penurunan Harga
Di tengah tren kenaikan harga sayur dan telur, beberapa komoditas dapur justru menunjukkan pergerakan sebaliknya.
Dana mengungkapkan bahwa harga bawang merah dan bawang daun saat ini sedang mengalami penurunan harga di pasaran.
“Sedangkan harga bawang merah dan bawang daun saat ini harga nya mengalami penurunan,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



