DEPOK, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mengubah akses masuk kendaraan menuju Balai Kota Depok mulai hari ini, Rabu, 7 Oktober 2026.
Perubahan tersebut di lakukan melalui uji coba pengalihan jalur masuk kendaraan yang sebelumnya menggunakan gerbang utama.
BACA JUGA:
Daftar 11 Puskesmas dan 15 RS untuk CJH Depok 2027
Dalam skema baru ini, kendaraan roda dua maupun roda empat akan di arahkan masuk melalui pintu yang berada di dekat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Pengalihan akses tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Depok menata mobilitas di lingkungan Balai Kota.
Selama uji coba berlangsung, ASN dan masyarakat yang memiliki keperluan di Balai Kota Depok perlu menggunakan jalur baru yang telah di siapkan.
Pengunjung nantinya tidak lagi melewati gerbang utama seperti akses yang selama ini di gunakan.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Adnan Mahyudin menjelaskan, perubahan akses tersebut di berlakukan bagi seluruh kendaraan yang masuk ke kawasan Balai Kota. Baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat.
Menurut Adnan, penataan jalur ini di lakukan agar pergerakan kendaraan dan pengunjung di lingkungan Balai Kota dapat berlangsung lebih tertib.
Dengan adanya akses baru, mobilitas ASN serta masyarakat yang datang di harapkan dapat lebih teratur.
Jalur yang di siapkan dalam uji coba tersebut memiliki rute berbeda dari akses sebelumnya. Setelah masuk melalui gerbang dekat JPO, kendaraan akan di arahkan melewati Posko Damkar.
BACA JUGA:
Mengenal Tim Hoki Depok yang Dipersiapkan untuk Porprov Jabar 2026
Dari area tersebut, kendaraan kemudian melanjutkan perjalanan melalui areal belakang perpustakaan. Setelah itu, jalur kendaraan akan di arahkan menuju area Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Selanjutnya, kendaraan yang telah melewati jalur pengalihan tersebut akan keluar di sekitar Kantor Satpol PP dan kembali bergabung dengan jalur eksisting.
Dengan demikian, pengunjung tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju area tujuan di lingkungan Balai Kota.
Adnan mengatakan, persiapan untuk pelaksanaan uji coba telah di lakukan bersama sejumlah dinas terkait.
Koordinasi tersebut di lakukan untuk memastikan perubahan akses dapat berjalan tanpa mengganggu mobilitas pengunjung.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan. Termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendukung kelancaran uji coba ini,” ujar Adnan.
Untuk membantu masyarakat memahami perubahan tersebut, personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok akan di tempatkan di lokasi selama masa transisi.
Petugas tersebut nantinya bertugas mengarahkan kendaraan yang datang agar menggunakan pintu masuk baru.
Sementara itu, akses yang selama ini di gunakan sebagai gerbang utama tidak akan di buka selama penerapan awal kebijakan.
Gerbang eksisting akan di tutup sementara menggunakan cone untuk mengarahkan pengunjung menuju jalur yang telah di tentukan.
Adnan berharap, proses uji coba pengalihan akses masuk kendaraan tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
Selain kelancaran arus kendaraan, ia juga berharap masyarakat dapat mengetahui dan memahami perubahan akses menuju Balai Kota Depok.
“Mudah-mudahan dalam pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan masyarakat tersosialisasi dengan baik terkait adanya kebijakan ini,” pungkasnya.
(Jingga Sonjaya)



