CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis merilis sejumlah tradisi budaya yang telah dan akan berlangsung sepanjang bulan Agustus hingga September 2026.
Kepala Disbudpora Kabupaten Ciamis, Dian Budiyana, menyampaikan informasi tersebut, Senin (24/8/2026).
Baca Juga: IKOMAT Ciamis Perkuat SDM, Dorong Koperasi Syariah Naik Kelas
Dian menjelaskan bahwa masyarakat Tatar Galuh telah menyelesaikan beberapa tradisi budaya dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Pelaksanaan ritual tersebut meliputi tradisi Merlawu di Situs Patapan (Desa Ciparigi, Sukadana), Merlawu di Situs Ciluncat (Sukadana), Nyuguh di Kampung Adat Kuta (Tambaksari), serta Nelesan di Desa Nagara Pageuh (Panawangan).
“Kami akan terus berkomitmen dalam merawat tradisi budaya. Selama bulan Maulid (Rabiul Awal) masyarakat di Tatar Galuh Ciamis kembali menggelar berbagai upacara adat warisan leluhur,” katanya.
Wujud Syukur dan Penguat Identitas Kebudayaan Daerah
Dian menuturkan bahwa warga Tatar Galuh tidak hanya menggelar upacara adat saat bulan Maulid. Masyarakat di desa-desa yang memiliki situs budaya juga aktif menyelenggarakan tradisi serupa saat menyambut bulan suci Ramadan.
“Melalui konsistensi penyelenggaraan tradisi ini, kami berharap warisan sejarah dan kearifan lokal Tatar Galuh Ciamis tetap terjaga serta menjadi pilar penguat identitas kebudayaan daerah,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa rangkaian upacara adat ini bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini kemudian menjadi wujud ungkapan rasa syukur (tasyakur binikmat) masyarakat Ciamis kepada Allah SWT.
Jadwal Tradisi Merlawu Gandoang dan Nyangku Panjalu
Masyarakat Kabupaten Ciamis akan melanjutkan agenda kebudayaan ini dalam beberapa waktu ke depan.
“Dalam waktu dekat masyarakat akan menyelenggarakan Tradisi Merlawu di Situs Gandoang, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih pada 28 Agustus 2026. Selanjutnya ada prosesi Nyangku di Panjalu berlangsung pada 7 September 2026 mendatang,” ungkapnya.



