spot_imgspot_img
Selasa 22 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Krisis Air Bersih Makin Parah, 1,4 Juta Liter Air Sudah Disalurkan untuk Warga Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Krisis air bersih akibat musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino meluas secara signifikan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Puluhan ribu warga harus berjuang keras demi mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan harian seperti memasak, mencuci, dan beribadah.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Dapat Rp2,9 Miliar untuk Percepatan Eliminasi TBC, Ada Alat Portable X-Ray

Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat dampak kekeringan telah melanda 41 kelurahan di 10 kecamatan.

Kondisi darurat ini berdampak langsung pada 66.782 jiwa dari 20.957 kepala keluarga (KK).

Pemerintah daerah bersama tim gabungan telah menyalurkan pasokan air bersih mencapai 1.424.000 liter melalui 317 rit pengiriman ke 158 titik bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, menyebutkan bahwa kemarau tahun ini terasa jauh lebih parah ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

“Fenomena El Nino pada tahun ini semakin kering dan sudah mencakup 10 kecamatan. Pasokan air bersih yang diberikan mencapai 1.424.000 liter dilakukan guna meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan minum, masak, cuci pakaian, hingga wudhu,” kata Budi, Selasa (22/9/2026).

Perjuangan Warga Mangkubumi Bertahan di Tengah Kekeringan

Dampak krisis air bersih merugikan kehidupan warga di tingkat akar rumput, salah satunya di Kampung Situ Beet, Kecamatan Mangkubumi.

Irwan (44), seorang warga setempat, menceritakan bahwa sumur bor dan sumur gali milik warga telah mengering sejak lima bulan lalu.

Warga setempat kini sepenuhnya menggantungkan pasokan air harian dari truk tangki bantuan BPBD dan perusahaan swasta.

“Sekarang hanya mengandalkan bantuan dari BPBD dan sumber mata air dari perusahaan swasta sekitar. Krisis air ini sangat parah, bahkan untuk mandi saja keluarga kami harus sangat hemat, terkadang hanya mengandalkan dua galon air bantuan per hari,” ujar Irwan.

Sinergi Lintas Sektor Kendalikan Krisis Air Bersih

BPBD Kota Tasikmalaya menggandeng berbagai pihak untuk menggelar distribusi air bersih gratis setiap hari tanpa henti.

Petugas tidak hanya memfokuskan pengiriman ke permukiman padat penduduk, tetapi juga menyisir berbagai fasilitas publik krusial.

Armada bantuan memasok air bersih ke pondok pesantren, sekolah, fasilitas kesehatan, perkantoran, hingga area perbankan.

“Pendistribusian air bersih tidak hanya dilakukan oleh BPBD, tetapi berbagai pihak turut membantu agar air bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” tutur Budi.

BPBD mengimbau masyarakat Kota Tasikmalaya agar terus menghemat penggunaan air. Serta menyiapkan wadah penampungan air untuk mengantisipasi potensi kemarau yang masih berlanjut.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru