spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 123

Soal Insentif SPPG Rp6 Juta, Kepala BGN Bilang Begini

0
Kepala BGN insentif SPPG fokusjabar.id
Kepala BGN, Sudaryono (foto: Ilustrasi)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Mas Dar) menegaskan, insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi sama (Rp 6 juta per hari).

Menurut Sudaryono, besaran insentif akan di sesuaikan dengan jumlah porsi yang di produksi.

BACA JUGA:

Kepala BGN: Pengadaan Harus Berbasis Kebutuhan dan Manfaat

“Insentif SPPG sekarang tidak sama. Itu tidak adil,” kata Mas Dar.

Besaran insentif akan di tentukan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Termasuk jumlah porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di produksi setiap hari.

“Itu kan aturan di buat oleh pimpinan sebelum saya. Ada dapur bikin 3.000 porsi, ada yang 2.000 porsi, ada yang dapur 2.500 porsi. Di bayar semua Rp 6 juta. Itu tidak adil,” ucapnya.

Kepala BGN menyebut, perubahan skema tersebut merupakan evaluasi terhadap kebijakan sebelumnya yang memberikan insentif dengan besaran sama kepada setiap SPPG.

Ketentuan baru akan di berlakukan dalam waktu dekat. BGN tengah menyiapkan peraturan kepala badan yang menjadi dasar perubahan skema insentif tersebut.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Kepala BGN menegaskan, setiap pengadaan harus di dasarkan pada kebutuhan nyata dan memberikan manfaat yang jelas bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prinsip tersebut menjadi bagian dari komitmen BGN dalam memastikan anggaran negara di gunakan secara efektif, efisien dan dapat di pertanggungjawabkan.

Kepala BGN menegaskan, pengadaan tidak boleh di lakukan hanya karena tersedia anggaran atau semata-mata karena keinginan untuk membeli suatu barang.

BACA JUGA:

Tak Penuhi Syarat SLHS, 455 SPPG Ditutup Permanen

Menurut Dia, setiap rencana pengadaan harus terlebih dahulu di uji berdasarkan kebutuhan dan manfaatnya bagi pelaksanaan tugas BGN.

“Pengadaan itu bukan karena pengen, tapi memang di perlukan dan di butuhkan,” tegas Sudaryono.

Mas Dar menambahkan, pendekatan tersebut juga di terapkan terhadap pengadaan yang sebelumnya ramai di perbincangkan di media sosial. Yakni pengadaan layar LED yang di sebut bernilai lebih dari Rp500 milyar.

(Bambang Fouristian)

Persib Bandung vs PSM Makassar, Marc Klok: Laga Spesial

0
Marc Klok psm makassar fokusjabar.id
Marc Klok (foto: ilustrasi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kapten Persib Bandung, Marc Klok bicara soal laga pembuka Super League 2026/2027 kontra PSM Mkassar, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, pada pekan pembuka akan menjadi laga spesial bagi Marc Klok. Bagaimana tidak, PSM memiliki peran penting dalam perjalanan awal kariernya di sepak bola Indonesia.

BACA JUGA:

Target Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di ACL 2

Marc Klok tidak menampik adanya ikatan emosional ketika harus menghadapi PSM Makassar. Baginya, klub berjuluk Juku Eja tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier profesionalnya sejak berkiprah di Indonesia.

“Ya, selalu game spesial. Ini tim aku dulu, semua karier aku di bangun di sana,” ujar Klok.

Selain pernah menjadi bagian dari skuad PSM, Klok juga memiliki kenangan khusus bersama pelatih yang akan kembali di hadapinya dalam pertandingan nanti.

Kebersamaan tersebut bahkan menghasilkan sebuah prestasi ketika mereka berhasil mengantarkan PSM meraih trofi Piala Indonesia.

Meski begitu, dalam pertandingan nanti Klok memastikan fokusnya tidak akan terbagi. Sebagai pemain Persib Bandung, Dia memiliki target yang jelas untuk membawa Maung Bandung mengawali kompetisi dengan kemenangan.

Terlebih, pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar).

Bagi Dia, bermain di hadapan Bobotoh menjadi tambahan motivasi untuk mengamankan tiga poin.

“Juga game pertama di liga, kita semua tahu main di kandang sendiri harus menang untuk start yang bagus,” ucapnya.

Dia berharap, Persib dapat memperbaiki catatan awal musim dalam beberapa kompetisi sebelumnya.

BACA JUGA:

Persib vs PSM di GBLA, Umuh Muchtar: Yang Penting 3 Poin

Menurutnya, hasil positif sejak pertandingan pertama dapat memberikan fondasi penting untuk menjalani perjalanan panjang hingga akhir musim.

“Mungkin dua tiga musim terakhir kita selalu start buruk. Semoga musim ini kita mulai dari awal dan itu membantu kita di akhir juga,” ujar Klok.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Manajer Persib, Umuh Muchtar berharap, pada pertandingan perdana bisa tampil maksimal dan mengamankan poin penuh.

Pasalnya, kemenangan menjadi modal bagus untuk menghadapi musim 2026/2027.

“Mudah-mudahan saja semuanya lancar dan tidak ada masalah. Yang penting Persib dapat tiga poin. Nah, gitu ya. Persib selalu menang, Insyaallah,” harapnya.

Sementara itu, Persib sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk mengarungi musim 2026/2027. Selain berlatih skuad Maung Bandung juga tampil di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

(Bambang Fouristian)

Ini Hasil Pertemuan Prabowo Subianto-Putin di Vladivostok

0
Prabowo Subianto-Putin fokusjabar.id
Presiden Prabowo tiba di Tanah Air (foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto mengakhiri rangkaian kunjungannya ke Vladivostok, Rusia dan kembali tiba di Indonesia pada Jumat, 4 September 2026.

Pesawat yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 03.00 WIB setelah menjalani sejumlah agenda di Rusia.

BACA JUGA:

Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia via Laut dan Udara

Kunjungan tersebut berlangsung sejak Prabowo bertolak ke Rusia pada Selasa, 1 September 2026.

Ia memenuhi undangan Presiden Rusia Vladimir Putin sekaligus menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 pada 1-4 September 2026 sebagai tamu kehormatan utama.

Forum itu menjadi ruang bagi Indonesia untuk memperkuat pembahasan mengenai perdagangan, investasi, energi, teknologi, dan kerja sama ekonomi dengan Rusia serta kawasan Asia-Pasifik.

Salah satu agenda utama yang di bawa Prabowo adalah peningkatan nilai perdagangan Indonesia-Rusia.

Dia mengusulkan agar kedua negara memiliki target untuk menggandakan nilai perdagangan pada periode awal peninjauan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

Nilai perdagangan kedua negara di sebut mencapai sekitar 5 miliar dolar AS pada 2025, naik 21,7 persen di bandingkan 2024. Sementara implementasi perjanjian perdagangan bebas tersebut di rencanakan mulai 2027.

Melalui I-EAEU FTA, produk Indonesia berpeluang memperoleh akses lebih luas ke lima negara anggota Eurasian Economic Union. Yakni Rusia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, dan Kirgizstan.

Sebaliknya, produk dari kawasan Eurasia juga mendapatkan akses menuju pasar Indonesia yang memiliki lebih dari 290 juta konsumen.

Prabowo bahkan menawarkan posisi Indonesia sebagai pintu masuk dunia usaha Eurasia menuju pasar ASEAN yang berpenduduk sekitar 680 juta orang.

“Bagi dunia usaha Eurasia, Indonesia merupakan pintu masuk alami ke ASEAN. Kami adalah pasar terbesar di kawasan, pusat dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan sekarang mitra perdagangan bebas,” ujarnya.

Aspek konektivitas turut menjadi perhatian dalam agenda Prabowo Subianto di Vladivostok.

BACA JUGA:

Garut International Kite Festival Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Presiden mendorong pembukaan pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia.

Jalur tersebut di harapkan memiliki kepastian terkait jadwal, biaya, asuransi serta kargo dua arah.

Selain transportasi laut, Prabowo juga mendorong adanya penerbangan langsung Indonesia-Rusia guna memperbesar mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Dorongan konektivitas tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat aktivitas ekonomi kedua negara.

Prabowo juga mendorong kerja sama antara Danantara dan Russian Direct Investment Fund (RDIF) agar peluang investasi dapat bergerak dari tahap identifikasi menuju pembiayaan proyek yang layak secara komersial.

“Danantara dapat bertindak sebagai jembatan di mana pasar modal Rusia dan Indonesia serta tujuan strategis dapat bertemu,” ujar Presiden Prabowo.

“Danantara dan dana kekayaan berdaulat Rusia, Dana Investasi Langsung Rusia, dapat bergerak dari mengidentifikasi kemungkinan menuju pembiayaan proyek-proyek yang layak secara bank, bankable projects,” Dia menambahkan.

Sektor energi menjadi agenda lain yang mendapat perhatian. Indonesia menawarkan 138 blok eksplorasi energi kepada perusahaan Rusia untuk di garap bersama dengan dukungan teknologi.

Peluang kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan kilang minyak dan terminal penyimpanan.

“Kami baru saja memberikan informasi kepada mitra Rusia kami bahwa Indonesia kini telah membuka 138 blok eksplorasi energi dan kami mengundang grup Rusia, korporasi Rusia dengan teknologi mereka di 138 blok ini,” kata Presiden Prabowo.

Pemerintah kembali menyampaikan bahwa investor Rusia dapat mengikuti proses lelang untuk blok-blok migas yang di tawarkan Indonesia.

Dari sektor industri, pembahasan berkembang hingga peluang investasi Pupuk Indonesia di Rusia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani menyampaikan bahwa Pupuk Indonesia bersama pihak terkait telah menandatangani joint study untuk mengkaji potensi pembangunan pabrik pupuk urea di Vladivostok.

“Pada intinya, kami bersama-sama dengan Dirut Pupuk Indonesia baru saja menandatangani joint study untuk melihat potensi dari Pupuk Indonesia berinvestasi di Vladivostok ini untuk pupuk urea,” ujar Rosan.

Selain pupuk, pembahasan juga mencakup energi, sumber daya mineral, pertambangan serta peluang kerja sama perkapalan.

Rusia juga menawarkan teknologi kapal pengolahan ikan kepada Indonesia.

Kapal tersebut memiliki panjang lebih dari 102 meter dan di rancang untuk mendukung pengolahan hasil perikanan secara langsung.

BACA JUGA:

8 WNI Direkrut Militer Rusia, Ini Respons Kemlu dan Menhan

Indonesia masih akan mempelajari tawaran tersebut melalui tim yang akan di kirim untuk melihat teknologi dan kemungkinan pemanfaatannya.

Artinya, tawaran kapal tersebut masih berada pada tahap kajian dan belum menjadi keputusan pembelian maupun pengoperasian.

Prabowo bertemu dengan Putin di Vladivostok dalam format working lunch. Pertemuan itu menjadi kesempatan kedua pemimpin membahas penguatan hubungan strategis kedua negara.

Putin menyebut Indonesia sebagai mitra penting Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Dia mengatakan, nilai perdagangan kedua negara meningkat 12 persen pada tahun sebelumnya.

“Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun,” ujar Presiden Putin.

Prabowo juga menegaskan bahwa penguatan hubungan dengan Rusia tetap berada dalam kerangka politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Indonesia tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun dan tetap berupaya membangun hubungan baik dengan berbagai kekuatan besar.

Dalam hubungan ekonomi, Prabowo menginginkan kerja sama antarkedua negara tidak hanya bertumpu pada hubungan personal. Tetapi memiliki fondasi kelembagaan yang kuat.

“Tugas di depan kita adalah mengubah kepercayaan pribadi menjadi kepercayaan institusional, aturan yang jelas, pembayaran yang andal, logistik yang dapat di prediksi dan perjanjian yang bertahan melampaui pergantian pemerintah,” kata Presiden Prabowo.

Secara keseluruhan, kunjungan Prabowo ke Vladivostok menghasilkan sejumlah agenda tindak lanjut. Mulai dari target menggandakan perdagangan, percepatan I-EAEU FTA, penguatan konektivitas laut dan udara, hingga penjajakan investasi Danantara-RDIF.

BACA JUGA:

Banjir Bandang Nepal Telan 1.204 Korban Jiwa

Indonesia juga menawarkan 138 blok energi kepada investor Rusia. Sementara Pupuk Indonesia menjajaki pembangunan pabrik urea di Vladivostok dan pemerintah mengkaji tawaran teknologi kapal pengolahan ikan dari Rusia.

Namun, sejumlah agenda tersebut masih berada pada tahap usulan, penjajakan, atau kajian. Sehingga belum seluruhnya dapat di sebut sebagai kerja sama yang telah terealisasi.

(Jingga Sonjaya)

Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia via Laut dan Udara

0
prabowo Indonesia-Rusia fokusjabar,id
foto: ilustrasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan konektivitas antara Indonesia dan Rusia dengan membuka jalur transportasi langsung.

Usulan tersebut mencakup penerbangan serta pelayaran yang menghubungkan kedua negara. Terutama rute antara Indonesia dan Vladivostok, Rusia.

BACA JUGA:

8 WNI Direkrut Militer Rusia, Ini Respons Kemlu dan Menhan

Gagasan itu di sampaikan Prabowo ketika menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok beberapa waktu lalu.

Dalam forum ekonomi tersebut, Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama setelah memenuhi undangan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurut Prabowo, konektivitas yang lebih baik di perlukan untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia.

Jalur transportasi yang memiliki kepastian di harapkan dapat membantu memperlancar pergerakan barang, membuka peluang perdagangan, sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat kedua negara.

Untuk jalur laut, Prabowo mengusulkan agar tersedia pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia.

Ia menilai, keberadaan rute tersebut harus di dukung sistem yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Mulai dari jadwal keberangkatan, biaya, asuransi hingga ketersediaan kargo dari kedua arah.

“Saya percaya di forum ini kita dapat menetapkan pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia, dengan jadwal, biaya, asuransi dan kargo yang dapat di prediksi di kedua arah,” ujar Presiden Prabowo.

Tak hanya mengincar konektivitas laut, Prabowo juga mendorong penguatan hubungan udara antara Indonesia dan Rusia.

Penerbangan langsung di nilai dapat memberikan manfaat di luar aspek transportasi. Terutama dengan membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan dari kedua negara.

“Hubungan udara langsung akan mendatangkan pengunjung Rusia ke Indonesia dan pengunjung Indonesia ke keindahan Timur Jauh Rusia (Russian Far East). Kapal menggerakkan barang, pesawat menggerakkan persahabatan,” kata Prabowo.

Usulan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperluas hubungan perdagangan dan investasi dengan Rusia serta kawasan Eurasia.

Indonesia dan Eurasian Economic Union juga telah menyiapkan Indonesia-Eurasian Economic Union (I-EAEU) Free Trade Agreement yang di harapkan dapat memberikan ruang lebih besar bagi perdagangan kedua kawasan.

Prabowo menyebut, pelaku usaha Indonesia yang mengikuti forum di Vladivostok mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Persiapan mencakup pengiriman percontohan, pencarian pembeli, pengaturan logistik, hingga mekanisme pembayaran.

Langkah tersebut di perlukan agar ketika hambatan tarif berkurang, aktivitas perdagangan dapat segera berjalan.

BACA JUGA:

Jepang Kerahkan JS Kunisaki ke Indonesia, Bawa 3 Helikopter CH-47 untuk Karhutla

Dalam pandangan pemerintah Indonesia, posisi geografis Indonesia juga dapat di manfaatkan sebagai penghubung Rusia dan negara-negara Eurasian Economic Union dengan pasar ASEAN.

Indonesia memiliki lebih dari 290 juta penduduk, sementara kawasan ASEAN memiliki pasar sekitar 680 juta orang.

Prabowo juga menilai, kawasan Pasifik seharusnya menjadi penghubung ekonomi antara kedua kawasan, bukan menjadi pemisah.

Dorongan memperkuat konektivitas udara Indonesia-Rusia sebenarnya telah memiliki pembahasan sebelumnya.

Dalam pernyataan bersama setelah kunjungan Prabowo ke Rusia pada Juni 2025, pemerintah Indonesia mencatat ketertarikan untuk membangun konektivitas udara langsung.

Pada saat itu, maskapai Rusia telah mengoperasikan penerbangan Moscow-Bali dengan frekuensi tertentu dan Indonesia membuka peluang pengembangan rute langsung menuju kota-kota lain di Tanah Air.

Karena itu, gagasan yang di sampaikan tidak berdiri sendiri. Dorongan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas konektivitas kedua negara, sekaligus mendukung hubungan ekonomi, perdagangan, pariwisata dan hubungan antarmasyarakat yang lebih erat.

Prabowo juga bertemu dengan Putin dalam pertemuan bilateral di Vladivostok.

Pertemuan yang berlangsung dalam format working lunch itu di gelar di sela-sela EEF ke-11 dan menjadi bagian dari pembahasan mengenai penguatan hubungan strategis Indonesia-Rusia.

“Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun,” ujar Presiden Putin.

Putin juga menyampaikan bahwa nilai perdagangan Indonesia dan Rusia meningkat 12 persen pada tahun sebelumnya.

BACA JUGA:

Jabatan Baru Sri Mulyani di Bank Dunia

Kerja sama ekonomi kedua negara terus di kembangkan melalui Komisi Bersama Rusia-Indonesia yang membidangi ekonomi, perdagangan serta kerja sama teknis.

Bagi Prabowo, peningkatan hubungan kedua negara perlu di ikuti dengan penguatan sistem yang dapat menjaga kesinambungan kerja sama.

Ia menilai, hubungan ekonomi membutuhkan dukungan kelembagaan, kepastian aturan, sistem pembayaran serta logistik yang dapat di andalkan agar kerja sama tidak berhenti pada hubungan antarpemimpin.

“Tugas di depan kita adalah mengubah kepercayaan pribadi menjadi kepercayaan institusional, aturan yang jelas, pembayaran yang andal, logistik yang dapat di prediksi, dan perjanjian yang bertahan melampaui pergantian pemerintah,” kata Presiden Prabowo.

Setelah menyelesaikan rangkaian agenda di Vladivostok, Prabowo kembali ke Indonesia.

Kunjungan tersebut mencakup kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam EEF ke-11 serta pertemuan bilateral dengan Putin.

Di tengah agenda tersebut, dorongan membuka konektivitas langsung melalui jalur laut dan udara menjadi salah satu langkah yang di tawarkan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan hubungan antarmasyarakat Indonesia-Rusia.

BACA JUGA:

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Malaysia, Isu Dibawa ke Tingkat ASEAN

Dengan demikian, usulan penerbangan dan pelayaran langsung yang di sampaikan Prabowo bukan sekadar berkaitan dengan pembukaan rute transportasi baru.

Pemerintah Indonesia menempatkannya dalam kerangka yang lebih luas untuk memperlancar arus barang, mendorong perdagangan dan investasi, membuka peluang pariwisata serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu penghubung Rusia menuju pasar ASEAN.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)

Cumi dan Sotong Beku dari Kabupaten Bogor Diekspor ke Jepang

0
cumi dan sotong kabupaten Bogor fokusjabar.id
Produk olahan perikanan asal Kabupaten Bogor mulai menembus pasar internasional (foto: bogorkab.go.id)

BOGOR, FOKUSJabar.id: Produk olahan perikanan dari Kabupaten Bogor mulai menunjukkan kemampuan bersaing di pasar internasional. Salah satu produk yang berhasil di pasarkan ke luar negeri adalah cephalopoda beku berupa cumi dan sotong yang di produksi oleh perusahaan pengolahan di Kecamatan Caringin.

Menariknya, seluruh hasil produksi cephalopoda beku dari perusahaan tersebut di kirim ke Jepang.

BACA JUGA:

Hari Ini Pemkab Bogor Kirim 7 Relawan ke NTT

Kondisi ini menjadi peluang bagi sektor perikanan Kabupaten Bogor untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Pemerintah Kabupaten Bogor pun terus mendorong pelaku usaha perikanan agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas produknya.

Upaya tersebut di lakukan supaya hasil perikanan daerah tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumen di dalam negeri, tetapi juga dapat bersaing di pasar ekspor.

Melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap penguatan kualitas, mutu, serta keamanan pangan produk perikanan.

Langkah tersebut penting untuk memastikan produk yang di hasilkan pelaku usaha dapat memenuhi persyaratan yang di berlakukan di pasar internasional.

Salah satu bentuk dukungan yang di berikan adalah pelatihan mengenai Good Manufacturing Practice (GMP), Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).

Pelatihan tersebut di berikan kepada pelaku usaha di PT Darma Mulia Makmur sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pengolahan produk perikanan.

Materi pelatihan di sampaikan oleh Petugas Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Diskanak Kabupaten Bogor.

Para pelaku usaha mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan proses produksi dan pengolahan hasil perikanan.

Penerapan GMP berfokus pada praktik produksi yang baik. Sedangkan SSOP berkaitan dengan pemenuhan standar sanitasi dalam proses pengolahan.

Sementara HACCP di gunakan untuk membantu mengidentifikasi sekaligus mengendalikan berbagai potensi bahaya yang dapat memengaruhi keamanan pangan.

BACA JUGA:

Jalan Malasari Sepanjang 20 Km Akan Dibangun, Hubungkan Bogor dengan Sukabumi dan Lebak

PT Darma Mulia Makmur sendiri telah berdiri sejak 2022 dan menjalankan usaha di bidang pengolahan cephalopoda beku.

Produk yang di olah perusahaan tersebut secara khusus berupa cumi dan sotong yang kemudian di pasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar Jepang.

Produk tersebut juga di manfaatkan untuk kebutuhan industri kuliner di Jepang. Termasuk sebagai bahan baku dalam pengolahan sashimi.

Adanya permintaan dari pasar tersebut menjadi peluang tersendiri bagi pengembangan usaha perikanan dan pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Bogor.

Meski pasar Jepang memberikan peluang yang cukup besar, pelaku usaha tetap menghadapi tuntutan untuk menjaga kualitas produk secara konsisten.

Standar higiene, sanitasi serta keamanan pangan harus di terapkan secara berkelanjutan agar produk tetap memenuhi persyaratan dan mampu mempertahankan akses ke pasar ekspor.

Karena itu, penerapan GMP, SSOP dan HACCP menjadi bagian penting dalam proses pengolahan.

Ketiga standar tersebut tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga mutu produk. Tetapi juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus memperkuat daya saing produk perikanan Kabupaten Bogor di tingkat internasional.

Keberhasilan produk olahan perikanan dari Kecamatan Caringin memasuki pasar Jepang menjadi salah satu contoh potensi yang di miliki sektor perikanan Kabupaten Bogor.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang untuk di kembangkan dan di pasarkan dengan jangkauan yang lebih luas.

Pengembangan pasar ekspor juga berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di daerah.

Semakin luas pasar yang dapat di jangkau produk perikanan lokal, semakin terbuka pula peluang pertumbuhan usaha dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bogor.

Dengan penguatan kapasitas pelaku usaha serta penerapan standar mutu dan keamanan pangan, pemerintah daerah terus mendorong agar potensi perikanan Kabupaten Bogor dapat berkembang secara berkelanjutan.

Produk cumi dan sotong beku dari Caringin yang telah menembus Jepang menjadi salah satu pijakan untuk memperluas peluang produk perikanan daerah ke pasar internasional.

(Jingga Sonjaya)

100 Mahasiswa Bekasi Terima Beasiswa Pasti Pintar 2026

0
Beasiswa Pasti Pintar 2026 fokusjabar.id
Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan Bantuan Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) kepada 100 mahasiswa (foto: bekasikab.go.id)

BEKASI, FOKUSJabar.id: Sebanyak 100 mahasiswa resmi di tetapkan sebagai penerima Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) Kabupaten Bekasi Tahun 2026.

Mereka berhasil melewati proses seleksi yang di ikuti ribuan peserta yang ingin memperoleh dukungan pendidikan dari pemerintah daerah.

BACA JUGA:

Hadapi Kekeringan El Nino, PMI Bekasi Siapkan Instalasi Air Bersih

Penetapan penerima Besiswa Pasti Pintar 2026 di laksanakan di Gedung Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Jumat, 4 September 2026.

Program tersebut di berikan sebagai bentuk penghargaan sekaligus dukungan bagi pemuda berprestasi di Kabupaten Bekasi.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berupaya membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda.

Beasiswa tersebut juga menjadi bagian dari dorongan pemerintah agar mahasiswa berprestasi dapat terus mengembangkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan, Banpin tidak seharusnya hanya di maknai sebagai bantuan untuk meringankan biaya kuliah.

Menurutnya, pemberian beasiswa juga menunjukkan kepercayaan pemerintah daerah terhadap kemampuan generasi muda untuk berkembang dan nantinya memberikan kontribusi bagi daerah.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan daerah adalah investasi SDM,” kata Asep.

Asep turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang ikut menangani pelaksanaan Banpin 2026.

Proses tersebut mencakup sejumlah tahapan. Mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara hingga akhirnya di tetapkan 100 mahasiswa yang berhak menerima beasiswa.

Ia berharap, para penerima dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dengan tetap berfokus pada pendidikan.

Mahasiswa juga di dorong untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga nama baik daerah selama menjalani masa perkuliahan.

“Manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Fokus menuntut ilmu, kembangkan kompetensi, jaga nama baik Bekasi dan jadilah agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas,” katanya.

Selain memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan, penerima Banpin juga memiliki kewajiban untuk menjaga prestasi akademik.

Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memantau perkembangan pendidikan penerima secara berkala untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai dengan tujuan yang telah di tetapkan.

Asep mengingatkan agar mahasiswa tidak menganggap beasiswa sebagai alasan untuk mengendurkan semangat belajar.

Sebaliknya, dukungan yang di berikan pemerintah di harapkan dapat menjadi dorongan bagi penerima untuk semakin giat mengejar prestasi.

“Pergunakan dengan baik, belajar dengan baik dan tekun. Komitmen ini harus di jaga dan harus di pegang oleh mahasiswa yang mendapatkan beasiswa,” tegasnya.

BACA JUGA:

Disdamkar Bekasi Ingatkan Bahaya Gas Bocor yang Terakumulasi di Dalam Rumah

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengungkapkan, proses seleksi penerima Banpin di lakukan melalui beberapa tahapan.

Selain pemeriksaan administrasi, calon penerima juga harus mengikuti proses wawancara sebagai bagian dari penilaian.

Jumlah peminat program ini cukup tinggi. Dari keseluruhan pendaftar yang mencapai 3.438 orang, sebanyak 1.300 peserta di nyatakan memenuhi persyaratan dan lolos seleksi administrasi. Setelah itu, 668 peserta melanjutkan proses ke tahap wawancara.

Tahapan seleksi kemudian di lanjutkan dengan proses verifikasi dan penilaian hingga akhirnya pemerintah daerah menetapkan 100 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Pasti Pintar Kabupaten Bekasi Tahun 2026.

“Dari 3.438 yang mendaftar, terseleksi melalui sistem sebanyak 1.300 peserta dan mengikuti wawancara kurang lebih 668 orang. Dan telah di tetapkan 100 mahasiswa penerima Beasiswa Pasti Pintar Tahun 2026,” jelasnya.

Iman menilai, jumlah pendaftar yang mencapai ribuan orang menunjukkan tingginya potensi generasi muda Kabupaten Bekasi.

Di sisi lain, tingginya antusiasme tersebut juga menggambarkan kebutuhan masyarakat terhadap dukungan pendidikan untuk membantu mahasiswa melanjutkan studi.

“Pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar manfaatnya dapat di rasakan lebih luas pada tahun-tahun berikutnya,” terangnya.

Pemantauan terhadap penerima Banpin tidak berhenti setelah mereka di nyatakan lolos.

Iman menjelaskan, perkembangan akademik mahasiswa akan tetap di pantau selama menjalani pendidikan dan evaluasi di lakukan pada setiap semester.

Dalam proses tersebut, Disbudpora akan melibatkan perguruan tinggi tempat para penerima beasiswa menempuh pendidikan.

Untuk mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi negeri, salah satu indikator yang di gunakan dalam evaluasi adalah IPK minimal 2,75.

Sementara itu, penerima yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta harus memenuhi batas IPK 3,00.

Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penerima tetap mempertahankan prestasinya.

Apabila capaian akademik berada di bawah standar yang telah di tentukan, pemberian beasiswa dapat masuk dalam proses evaluasi dan di tinjau kembali oleh pemerintah daerah.

“Prestasi yang sudah ada tetap harus di pertahankan karena setiap semester akan di evaluasi. Ketika berada di bawah ketentuan, beasiswa akan di evaluasi dan di tinjau ulang,” kata Iman.

Untuk memperkuat proses pemantauan, Disbudpora Kabupaten Bekasi juga berencana menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta yang menjadi tempat para penerima Banpin berkuliah.

BACA JUGA:

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Bekasi Koordinasi dengan KONI dan Cabor

Kolaborasi tersebut di harapkan dapat membantu pemerintah memperoleh informasi mengenai perkembangan akademik mahasiswa secara lebih efektif.

“Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Bekasi untuk pengembangan program Banpin pada tahun berikutnya,” tukasnya.

(Jingga Sonjaya)

Porprov XV Jabar 2026, Kabupaten Bekasi Bidik 3 Besar

0
kabupaten bekasi porprov 2026 fokusjabar.id
Kabupaten Bekasi bidik tiga besar Porprov Jabar 2026 (foto: bekasikab.go.id)

BEKASI, FOKUSJabar.id: Kabupaten Bekasi mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Kontingen daerah tersebut di pastikan telah di siapkan untuk mengikuti berbagai pertandingan dalam ajang olahraga tingkat provinsi.

BACA JUGA:

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Bekasi Koordinasi dengan KONI dan Cabor

Sebanyak 1.300 orang yang terdiri atas atlet, pelatih dan official akan menjadi bagian dari kontingen Kabupaten Bekasi.

Jumlah tersebut di persiapkan untuk memperkuat Kabupaten Bekasi dalam persaingan olahraga antardaerah di Jawa Barat.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan kepada para atlet meskipun harus menghadapi keterbatasan anggaran.

Asep menjelaskan, dukungan terhadap kontingen tetap di upayakan agar para atlet bisa menjalani pertandingan secara maksimal.

Pemkab Bekasi saat ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk kebutuhan persiapan dan pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat 2026.

“Kita sudah menyiapkan 1.300 atlet berikut official dan pelatih. Memang anggaran kita sangat minim, sekitar Rp15 miliar, tetapi mudah-mudahan anggaran itu bisa mendukung perjuangan atlet kita,” ujarnya.

Menurut Asep, persoalan keterbatasan anggaran bukan hanya di hadapi oleh Kabupaten Bekasi. Sejumlah daerah lain yang akan berpartisipasi dalam Porprov juga mengalami situasi serupa setelah adanya berbagai penyesuaian serta pengurangan anggaran dari pemerintah pusat.

Meski demikian, kondisi tersebut di harapkan tidak memengaruhi motivasi para atlet saat menjalani persiapan maupun ketika bertanding.

Kabupaten Bekasi sendiri memiliki rekam jejak prestasi yang cukup kuat dalam ajang Porprov sebelumnya.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, kontingen Kabupaten Bekasi berhasil mengumpulkan 138 medali emas sekaligus membawa pulang predikat juara umum.

Catatan tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi para atlet untuk kembali mempertahankan posisi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kekuatan olahraga di Jawa Barat.

BACA JUGA:

427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi

“Semoga dengan Rp15 miliar ini, atlet-atlet yang dulu mendapatkan 138 medali emas tetap bisa mempertahankan prestasinya. Sekarang semangat saja, bertanding dan berjuang. Kalau bonus nanti kita pikirkan,” katanya.

Pemkab Bekasi juga tetap menyiapkan bonus bagi atlet yang mampu meraih prestasi dalam Porprov XV Jawa Barat 2026.

Namun pemberian apresiasi tersebut untuk sementara bukan menjadi fokus utama karena para atlet di minta berkonsentrasi pada latihan, persiapan pertandingan serta upaya memberikan hasil terbaik.

Asep menilai, ketersediaan anggaran memang dapat menjadi salah satu faktor yang membantu mendukung pencapaian prestasi olahraga.

Meski begitu, besarnya anggaran bukan satu-satunya penentu keberhasilan sebuah kontingen dalam kompetisi.

Semangat bertanding, kualitas program latihan, kesiapan teknis atlet, hingga dukungan dari berbagai pihak juga di nilai memiliki peran penting.

Karena itu, keterbatasan dana di harapkan tidak menjadi alasan bagi kontingen Kabupaten Bekasi untuk mengendurkan persiapan menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026.

Di sisi lain, Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi Hasan memastikan persiapan kontingen hingga saat ini berlangsung sesuai dengan rencana yang telah di susun.

Para atlet dari berbagai cabang olahraga juga di sebut masih konsisten menjalani latihan meskipun kondisi anggaran yang tersedia cukup terbatas.

“Kalau kesiapan, kita sudah oke, tinggal berangkat. Mereka tetap latihan dalam kondisi seperti ini. Jadi secara kesiapan atlet dan cabang olahraga, kita siap,” ungkapnya.

Reza menambahkan, Kabupaten Bekasi memiliki target untuk tetap berada di jajaran daerah dengan prestasi terbaik pada Porprov XV Jawa Barat 2026.

Dengan mempertimbangkan kondisi yang di hadapi saat ini, kontingen Kabupaten Bekasi setidaknya di harapkan mampu mengamankan posisi tiga besar.

“Yang pasti dengan kondisi yang ada hari ini, kita tidak akan malu-maluin Kabupaten Bekasi. Pahitnya, paling tidak kita harus mencapai tiga besar,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan pertandingan nanti, sejumlah cabang olahraga dari kontingen Kabupaten Bekasi juga akan menggunakan venue yang berada di wilayah Kota Bekasi. Di antaranya, squash, renang, berkuda dan skateboard.

Selain memastikan kesiapan atlet serta cabang olahraga, kebutuhan pendukung kontingen juga terus di matangkan.

Komunikasi mengenai penginapan, perlengkapan dan berbagai kebutuhan teknis di lakukan agar seluruh anggota kontingen dapat mengikuti rangkaian pertandingan dengan kondisi yang nyaman.

BACA JUGA:

Pemkab Bekasi Bongkar Bangunan Liar di Bantaran SS Balong Tua

Persiapan tersebut di harapkan mampu membuat para atlet lebih fokus menghadapi setiap pertandingan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, pelatih, official serta pihak terkait lainnya, Kabupaten Bekasi optimistis dapat tampil maksimal dan menjaga reputasinya sebagai salah satu daerah dengan kekuatan olahraga yang di perhitungkan di Jawa Barat.

(Jingga Sonjaya)