spot_imgspot_img
Rabu 1 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 124

Pemkab Garut Dukung Kegiatan Pagelaran Seni HJG ke-213

0
Pemkab Garut fokusjabar.id
Pagelaran Seni HJG ke-213

GARUT, FOKUSJabar.id: Pemkab Garut Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi Pagelaran Nawasena (Persembahan 9 Karya Seni Budaya) dalam rangka Hari Jadi Garut (HJG) ke-213.

Pagelaran Nawasena di selenggarakan Nine Creative Project di Citimall Garut, Kecamatan Karangpawitan, Senin (16/2/2026) kemarin.

BACA JUGA:

Pemkab Garut Tancap Gas Benahi Puskesmas, Bupati Tekankan Pemerataan Layanan

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Aam Fathuloh mendukung penuh inisiatif Nine Creative Project yang mampu memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk berkarya.

Aam mengungkapkan, sektor pariwisata Garut tengah menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, tercatat 7,8 juta kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut.

Angka tersebut di pandang sebagai aset besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada pendatang.

“Itu menjadi aset bagi kita semua untuk memberikan kesempatan kepada para seniman para budayawan menghadirkan karya terbaiknya di depan para wisatawanm,” ungkapnya.

Sebagai kelanjutan dari semangat kreativitas ini, Pemkab Garut mengumumkan bahwa Gebyar Pesona Budaya Garut telah resmi terpilih oleh Kementerian Pariwisata sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Menyiasati keterbatasan panggung publik milik pemerintah, Dia menegaskan, Disparbud Garut aktif menjalin kerja sama dengan sektor swasta. Di antaranya, hotel, restoran dan pusat perbelanjaan.

“Beberapa mall yang ada di Garut sudah membuka ruang kepada para seniman dan budayawan untuk memamerkan keahliannya,” kata Aam.

BACA JUGA:

Pemkab Garut Raih Predikat Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

Owner Nine Creative Project, Tina Abdurahman menjelaskan, Nawasena menggabungkan sembilan unsur seni.

Tema yang di usung sejalan dengan HJG ke-213. Yaitu “Semangat Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang.”

“Kami juga merangkul 9 pelukis. Ada 9 anak berbakat di sini. Terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras, 9 talent yang ikut berlatih, 9 pelukis dari semua generasi dan para pemain musik dari semua generasi juga,” jelas Tina.

Acara ini menampilkan kolaborasi lintas generasi yang di harapkan mampu memantik semangat kreativitas berkelanjutan di Kabupaten Garut.

(Bambang Fouristian)

Banjir Pamarican Ciamis, Ratusan Rumah dan Lahan Pesawahan Terendam

0
Ciamis@fokusjabar.id
Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani.(Husen Maharaja/fokusjabar.id)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Akibat tanggul sungai Citalhab mengalami jebol, ratusan rumah warga Desa Sukahurip dan Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terendam air.

Tanggul Sungai Citalhab yang berlokasi di Desa Sukahurip, sudah dua kali mengalami jebol hingga merendam pemukiman penduduk juga area pesawahan.

Jebolnya tanggul Sungai Citalah di karenakan intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: SPPG Kadupandak Ciamis Serap Puluhan Tenaga Kerja, MBG Hidupkan Ekonomi Desa

“Kejadian jebolnya tanggul Citalahab itu kemarin petang,”kata Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Ani Supiani. Selasa (17/2026).

Kejadian jebolnya tanggul sungai Citalahab yang kedua kali ini, Ani mengatakan, berdampak cukup luas di banding yang pertama.

Baca Juga: Pohon Lengkeng Tua Tumbang Menimpa Rumah Warga Pamarican Ciamis

“Air yang merendam pemukiman warga, justru untuk yang kedua kalinya tanggul tersebut jebol dampaknya lebih luas daripada yang pertama,” tuturnya.

Dalam menangani hal tersebut, kata Ani, Pemerintah Kabupaten Ciamis telah berkordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol.

“Rencananya har ini, BBWS Citanduy akan melakukan pengerukan di lokasi, karena adanya pendangkalan. Sementara Pemkab Ciamis akan melaksanakan pembersihan sisa banjir di lokasi kejadian,” pungkasnya.

(Husen Maharaja) 

Perumdam Tirta Sukapura Tasikmalaya Pastikan Pasokan Air Aman Saat Ramadan

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, H. Bekti Alamsyah, ST.(Dokumen Pribadi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Tahun 2026, Perusahaan umum daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi air kepada seluruh pelanggan.

Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, akan selalu menjaga suplai aliran air tetap terpenuhi selama bulan Ramadan maupun Hari raya Idul Fitri 1447 H.

“Kami memahami adanya peningkatan kebutuhan air, terutama pada jam puncak pemakaian yaitu saat sahur dan menjelang buka puasa,” ungkap Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Bekti Alamsyah, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga: Keindahan Pesona Alam Situ Sanghyang Tasikmalaya

Dengan demikian, Bekti melanjutkan, bahwa pihaknya akan melaksanakan optimalisasi pelayanan untuk mengantisipasi perubahan pola pemakaian air saat bulan Ramadhan.

“Kami tentu akan mekukan optimalisasi pelayanan untuk 48.470 sambungan langganan (SL) yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya,” jelasnya.

Selain itu, Bekti juga menghimbau, kepada seluruh pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, supaya lebih bijak dalam menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Jadi, untuk seluruh pelanggan untuk lebih bijak menggunakan air, dan juga menampung air sebelum memasuki jam puncak pemakaian,” tuturnya.

Untuk memaksimalkan layanan, Bekti menambahkan, pelanggan dapat menghubungi kantor cabang dan unit terdekat atau melalui call center 082129102345.

Baca Juga: PCNU Kabupaten Tasikmalaya Tegaskan Hukum Sisa MBG

“Jika terjadi adanya gangguan aliran air. Silahkan bagi pelanggan untuk segera menghubungi kami. Dan pastinya akan segera di tindaklanjuti sebagai mana mestinya,” ucapnya.

Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, akan selalu mengedepankan pelayanan bagi seluruh pelanggan. Dan Jelang ramadan tiba, kata Bekti, pihaknya mengucapkan marhaban ya ramadan.

“Selamat Menjalankan Ibadah Puasa semoga di bulan Ramadhan ini kita semua selalu di berikan kesehatan, keberkahan, dan kelancaran segala sesuatunya. Amiin ya robal alamin,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

Frans Putros Optimistis Persib Bandung Lolos 8 Besar

0
Frans Putros fokusjabar.id
Frans Putros (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain belakang Persib Bandung, Frans Putros menegaskan, timnya belum menyerah meski tertinggal agregat tiga gol dari Ratchaburi FC.

Persib Bandung harus menerima pil pahit setelah di gilas 0-3 pada pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026, 11 Februari 2026 lalu.

BACA JUGA:

Persib Tak Berkutik di Kandang Ratchaburi FC

Untuk mengejar defisit tiga gol, Frans Putros memastikan timnya akan bekerja keras pada leg kedua di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Rabu (18/2/2026) malam.

Menurut Putros, seluruh anggota tim masih sangat percaya bisa lolos ke fase berikutnya.

“Tentu saja tidak mudah melihat hasil yang kami dapatkan di Ratchaburi. Namun, tidak ada yang mustahil,” kata Frans Putros.

Dia menyebut, dukungan Bobotoh akan menjadi kekuatan tambahan bagi seluruh pemain pada pertandingan kedua nanti.

“Jadi, tidak ada yang tidak mungkin. Saya pikir, seluruh tim, staf, semua orang di sini masih percaya kita bisa melewatinya,” tegas Putros.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar meminta pemain all out saat menjamu Ratchaburi FC pada pertandingan laga leg kedua babak 16 Besar AFC.

BACA JUGA:

Kabar Buruk Persib Bandung saat Tandang ke Kandang Ratchaburi FC

Menanggapi kekalahan 0-3 pada leg pertama, Umuh menilai, faktor keberuntungan belum berpihak kepada Pangeran Biru. Sebab, secara permainan, kedua tim cukup seimbang.

Frans Putros Persib fokusjabar.id
Manajer Persib (foto: web)

Umuh optimistis timnya bisa tampil lebih baik. Meskipun mengejar defisit gol bukan perkara mudah.

“Kalau dipikir pasti berat. Tapi Insha Allah kami akan berusaha. Tidak menutup kemungkinan nanti di Bandung kami bisa mendapat gol lebih dari tiga,” ungkap Dia.

Umuh menekankan pentingnya dukungan penuh dari Bobotoh untuk membakar semangat juang pemain di lapangan.

Dia berharap atmosfer GBLA bisa menjadi tekanan bagi tim lawan yang mungkin mengalami kelelahan.

(Bambang Fouristian)

Tendostars Lanjutkan Gagasan Melalui “Ahlan Wa Sahlan Ramadhan”

0
Tendostars Ahlan Wa Sahlan Ramadhan fokusjabar.id
Tendostars (foto: Ist)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Band kolektif kreatif asal Bandung Jawa Barat (Jabar), Tendostars merilis single terbarunya berjudul Ahlan Wa Sahlan Ramadhan.

Ahlan Wa Sahlan Ramadhan menandai kemunculan mereka setelah 13 tahun perilisan album debut self-titled pada 2013.

BACA JUGA:

Ormas Islam Kota Rasikmalaya Tolak Konser Musik Band Hindia

Single ini bukan sekedar rilisan tematik Ramadhan. Melainkan simbol perjalanan yang berlanjut dan sebagai penanda bahwa perjalanan kreatif Tendostars kembali bergerak.

Mereka melanjutkan gagasan yang telah di bangun sejak awal. Yaitu berkarya melalui pertemuan, persahabatan dan kolaborasi lintas kreator.

Sejak awal muncul, Tendostars tumbuh dari semangat kebersamaan dan proses kreatif yang melibatkan banyak tangan serta perspektif.

Pada rilisan pertamanya, Tendostars telah mengajak berbagai seniman visual dan fotografer untuk menjadi bagian dari karya dan menjadikan musik sebagai ruang pertemuan berbagai disiplin kreatif.

BACA JUGA:

Ledia Hanifa Kembalikan Semangat Musik Parodi di Kota Bandung

Di gagas Yukie Martawidjaja, Tendostars selalu berbicara tentang perjalanan manusia melalui karya. Setelah jeda lebih dari satu dekade, Tendostars kembali, bukan untuk mengulang masa lalu. Namun melanjutkan perjalanan yang memang belum selesai.

Momentum Ramadhan di pilih sebagai waktu yang identik dengan refleksi, pembaruan dan harapan.

Tentang Lagu

Ahlan Wa Sahlan Ramadhan merupakan karya cipta Abdullah Aslam Al Faruq. Aransemen musik serta produksi di kerjakan oleh Tendostars dengan melibatkan sejumlah musisi dan kreator asal Bandung.

Lagu ini membawa pesan universal tentang menyambut Ramadhan. Yakni sebagai perjalanan batin, ruang refleksi untuk memperbaiki diri, mempererat kebersamaan serta menemukan kembali arah hidup.

BACA JUGA:

BANKEN Festival Musik Hidupkan Semangat Musik Bandung

Kolaborasi sebagai Ruang Berkarya

Semangat kolaborasi kembali menjadi napas utama dalam single ini. Para personel Tendostars bekerja sama dengan sejumlah musisi dan kreator Bandung.

Mereka menghadirkan karya yang lahir dari perjumpaan berbagai karakter dan latar belakang musikal.

Performing Artist :

Yukie Martawidjaja (Vocal), Richard Mutter (drums), Deni Mplay (Electirc guitars & Backing Vocals), Aimo (Synth & Sound Design), Dikdik (Bass) dan Andi Bachrie (Electric & Accoustics Guitar).

Featuring Artist:

Ali Bass (Synth Bass), Budi Dalton (Sundanese Spoken Words), Raka &Aum Kuburan (Electric Guitar Solos), Reza Ex Noah (Percussions) dan Suar Nasution (Accoustics Guitars & Vocals).

Collaborating Vocalists menghadirkan berbagai vokalis dan komunitas kreatif yang bersama- sama membentuk warna suara kolektif dalam lagu ini.

Mereka adalah, Alam Hidayat, Andre Ibnu Hasan, Arjunet Perdarra, Aspa Nugraha, Bugar Asyihab, Chintya Adistami, Dechan Martawidjaja, Deni Bule.

Rosihan Fahmi, Firdaus Hadi, Firman Ink, Gagas Gan Rose, H. Aripin, Jaisy Aulia Safutri, Komunitas Musik Start Today, Kuburan, Nedi PHB, Oscar Aldita, Ovick Rozenski.

Papih Deha, Pidi Baiq, Ranji Hayn, Rd Dimas, Ruhiat Baron, Usep Chido, Yani Sandi, Zaki Muchlis in English dan Zaki 4 Peniti.

BACA JUGA:

Festival Musik Tradisional dan Modern di Kota Tasikmalaya Diikuti Grup Band Anak Jalanan

Perjalanan yang Tak Pernah Usai

Kembalinya Tendostars melalui Ahlan Wasahlan Ramadhan menjadi awal perjalanan baru mereka ke depan.

Tendostars tetap berpijak pada gagasan yang sama sejak awal. Yakni, tentang perjalanan, tujuan hidup dan kreativitas yang lahir dari kebersamaan.

(Cita Amalia)

Ratusan Warga Lengkong Tasikmalaya Gelar Munggahan Akbar di Jalan Kampung

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Warga Kp. Lengkong Barang Pagerageung Tasikmalaya, lakukan ritual Munggahan Akbar sambut bulan suci Ramadhan.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Tradisi munggahan kembali menghidupkan suasana kampung di berbagai wilayah Tatar Sunda menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Warga Kampung Lengkong Barang, Desa Cipacing, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, ikut merawat tradisi tersebut dengan penuh kebersamaan, Senin (16/2/2026).

Sejak pagi, warga bergotong royong membersihkan jalan kampung di sekitar kawasan Pondok Pesantren Riyadhul Ulun Wadda’wah Pagerageung. Setelah itu, mereka menggelar makan bersama di sepanjang jalan lingkungan pesantren.

Baca Juga: Jelang Ramadhan 1447 H, Warga Tasikmalaya Hidupkan Tradisi Ziarah Leluhur

Ratusan warga duduk berjejer, menyantap nasi dan aneka lauk yang mereka bawa dari rumah masing-masing. Daun pisang yang dibentangkan memanjang menjadi alas hidangan, menciptakan suasana sederhana namun sarat makna.

Panitia kegiatan, Undang, menjelaskan bahwa munggahan sudah menjadi agenda tahunan warga Lengkong Barang.

“Kegiatan ini kami gelar setiap tahun sebagai bentuk kegembiraan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi makan bersama di atas daun pisang sudah berjalan selama empat tahun terakhir. Ia menilai munggahan bukan sekadar santap bersama, melainkan simbol kekeluargaan dan keharmonisan antarwarga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa warga kampung ini satu keluarga besar. Kami menyambut Ramadhan dengan rasa syukur dan suka cita,” katanya.

Selain makan bersama, panitia juga mengisi acara dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim dan lansia. Warga mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias hingga acara berakhir.

Selpi, salah seorang warga, mengaku senang dapat ikut serta dalam tradisi tersebut.

“Saya bahagia bisa makan bersama dan bertemu tetangga. Momen seperti ini mempererat silaturahmi,” tuturnya.

Ia memaknai munggahan sebagai cara membersihkan diri dan memperkuat nilai spiritual sebelum memasuki bulan puasa.

Tradisi munggahan di Lengkong Barang pun menjadi gambaran kuatnya budaya lokal Sunda yang terus hidup dan menyatu dengan semangat menyambut Ramadhan.

(Seda)

SPPG Kadupandak Ciamis Serap Puluhan Tenaga Kerja, MBG Hidupkan Ekonomi Desa

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Perwakilan yayasan dan mitra SPPG Kadupandak, Rizal Pantiga memimpin proses rekrutmen perdana dengan membuka 37 lowongan kerja

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, langsung memberi dampak antusiasme positif bagi masyarakat sekitar.

Melalui perwakilan yayasan dan mitra SPPG Kadupandak, Rizal Pantiga memimpin proses rekrutmen perdana dengan membuka 37 lowongan kerja untuk operasional dapur. Jumlah tersebut masih berada di bawah kebutuhan ideal yang mencapai minimal 47 orang untuk 200 penerima manfaat.

Baca Juga: Pohon Lengkeng Tua Tumbang Menimpa Rumah Warga Pamarican Ciamis

Antusiasme warga pun sangat tinggi. Sebanyak 80 pelamar dari lingkungan sekitar mendaftarkan diri untuk bergabung. Tim seleksi menetapkan kualifikasi normatif, salah satunya pelamar minimal memiliki sertifikat tata boga untuk mendukung standar operasional dapur.

Antusiasme Warga Kadupandak Ciamis mendaftar lowongan untuk Dapur MBG Kadupandak Ciamis
Antusiasme Warga Kadupandak Ciamis mendaftar lowongan untuk Dapur MBG Kadupandak Ciamis

Menariknya, beberapa pelamar bahkan memiliki latar belakang pendidikan Sarjana (S1). Namun, mereka tetap memilih bergabung karena ingin bekerja lebih dekat dengan tempat tinggal sekaligus berkontribusi pada program sosial di wilayahnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terintegrasi melalui SPPG ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain membuka lapangan pekerjaan, program ini juga memicu perputaran ekonomi lokal.

Dengan perekrutan tenaga kerja baru daya beli masyarakat di lingkungan sekitar akan meningkat, sehingga akan berdampak terhadap perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

SPPG Desa Kadupandak tidak hanya menyerap tenaga kerja setempat, tetapi juga akan menggandeng petani lokal sebagai pemasok bahan pangan. Komoditas seperti pisang mulih dan hasil pertanian lainnya menjadi bagian dari rantai suplai dapur MBG. Langkah ini mendorong peningkatan pendapatan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa.

Sebagian besar tenaga kerja dan pemasok berasal dari wilayah yang sama, sehingga manfaat ekonomi berputar di lingkungan Tambaksari. Kehadiran SPPG Dapur MBG pun menghadirkan harapan baru bagi penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.

(Irfansyahriza)