spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 122

Ghozin Kembali Pimpin Balad Galuh Ciamis, Bawa Misi Besar untuk PSGC

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Dian Soleh Wardana atau yang akrab disapa Ghozin kembali dipercaya memimpin Balad Galuh untuk lima tahun ke depan. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) Balad Galuh yang digelar di Aula KONI Ciamis, Sabtu (05/09/2026). Kepercayaan tersebut membuat Ghozin kembali menakhodai kelompok suporter pendukung PSGC Ciamis untuk periode 2026-2031. Dalam kepemimpinannya ke depan, ia menargetkan Balad Galuh menjadi organisasi suporter yang semakin besar, solid dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menurut Ghozin, pengembangan organisasi menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus terus dilakukan. “Ke depan organisasi ini harus bisa lebih besar, lebih solid dan menjadi suporter yang bermartabat. Kita juga harus menjadi suporter yang dewasa serta senantiasa menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya. Ia juga mengingatkan seluruh anggota Balad Galuh agar tetap mengedepankan persaudaraan dengan kelompok suporter lainnya. Bagi Ghozin, rivalitas cukup terjadi ketika pertandingan berlangsung di lapangan. Menurutnya, tujuan utama setiap suporter adalah memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan selama pertandingan. Setelah laga berakhir, tidak ada alasan untuk menghilangkan nilai persaudaraan. “Pada dasarnya kita hadir untuk mendukung tim kebanggaan selama dua kali 45 menit di stadion. Selebihnya, di luar lapangan kita adalah keluarga dengan kelompok suporter mana pun,” tegasnya. Selain memperkuat organisasi, Ghozin berharap PSGC Ciamis mampu menunjukkan performa terbaik saat kompetisi berlangsung. Ia optimistis Laskar Singacala dapat berkembang menjadi tim yang diperhitungkan oleh para pesaingnya. Ghozin menilai sejumlah hasil yang belum memuaskan dalam pertandingan uji coba pramusim harus menjadi bagian dari proses pembentukan tim. Kekalahan, kata dia, perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai kekurangan sebelum kompetisi resmi dimulai. “Kita tahu di beberapa kali uji coba kemarin mengalami kekalahan. Mudah-mudahan itu bisa menjadi bekal dan bahan evaluasi agar ke depan tim menjadi lebih baik dan bisa ditakuti lawan-lawannya,” ungkapnya. Sementara untuk memperluas jangkauan Balad Galuh, kepengurusan baru juga telah menyiapkan pembentukan sejumlah Koordinator Wilayah (Korwil). Program tersebut diharapkan dapat memperkuat basis dukungan PSGC hingga ke berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis. Ghozin mengatakan, beberapa Korwil baru ditargetkan segera dideklarasikan sebelum kompetisi dimulai. Di antaranya Korwil Pamarican, Baregbeg, serta Korwil Santri dari wilayah Bayasari. “Insyaallah dalam waktu dekat kita akan mendirikan beberapa Korwil baru. Mudah-mudahan sebelum kompetisi dimulai semuanya sudah bisa dideklarasikan,” pungkasnya. Mia

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dian Soleh Wardana atau Ghozin resmi memimpin kembali Balad Galuh untuk periode 2026–2031. Seluruh peserta Musyawarah Besar (Mubes) Balad Galuh memilihnya secara aklamasi di Aula KONI Ciamis pada Sabtu (05/09/2026).

Target Balad Galuh: Makin Solid dan Bermartabat

Ghozin mengusung target besar untuk memajukan kelompok suporter pendukung PSGC Ciamis ini. Ia berfokus memperkuat internal organisasi dan mengedepankan sportivitas di setiap laga.

“Ke depan organisasi ini harus bisa lebih besar, lebih solid dan menjadi suporter yang bermartabat. Kita juga harus menjadi suporter yang dewasa serta senantiasa menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Baca Juga: Baru Masuk PSGC, Tiga Pemain Persib Langsung Diuji Bangun Chemistry

Rivalitas Hanya 90 Menit di Dalam Stadion

Ghozin mengajak seluruh anggota untuk menjaga tali silaturahmi dengan kelompok suporter lain. Menurutnya, batas persaingan antar-suporter hanya berlaku saat pertandingan berlangsung.

“Pada dasarnya kita hadir untuk mendukung tim kebanggaan selama dua kali 45 menit di stadion. Selebihnya, di luar lapangan kita adalah keluarga dengan kelompok suporter mana pun,” tegasnya.

Evaluasi Laga Uji Coba Demi Kebangkitan PSGC Ciamis

Selain agenda internal, Ghozin menaruh harapan besar pada kiprah PSGC Ciamis di kompetisi mendatang. Ia menilai rentetan hasil minor pada laga uji coba pramusim sebagai pelajaran berharga untuk perbaikan tim.

“Kita tahu di beberapa kali uji coba kemarin mengalami kekalahan. Mudah-mudahan itu bisa menjadi bekal dan bahan evaluasi agar ke depan tim menjadi lebih baik dan bisa ditakuti lawan-lawannya,” ungkapnya.

Perluas Basis Dukungan Lewat Deklarasi Korwil Baru

Pengurus baru bergerak cepat memperluas jangkauan Balad Galuh ke berbagai penjuru Kabupaten Ciamis. Mereka menjadwalkan peresmian beberapa Koordinator Wilayah (Korwil) baru sebelum kick-off kompetisi resmi.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan mendirikan beberapa Korwil baru. Mudah-mudahan sebelum kompetisi mulai semuanya sudah bisa deklarasi,” pungkasnya.

(Mia)

Kabaddi Jabar Dapat Pengalaman Berharga dari Kejurnas

0
Kabaddi jabar fokusjabar.id
Ketua Umum FOKSI Jabar, Uung Tanuwidjaya berfoto bersama atlet dan tim ofisial Kabaddi Jabar (foto: Ageng)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kabaddi Jabar mendapat pelajaran dan pengalaman berharga dari pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2026 yang di gelar di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta, 1-3 September 2026.

Pada kejurnas tersebut, tim Kabaddi Jabar belum bisa meraih kemenangan.

BACA JUGA:

Kabar Buruk Datang dari Kandang Macan Kemayoran

Ketua Umum Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Jawa Barat, Uung Tanuwidjaya menuturkan, pihaknya mengirimkan 10 atlet putra dan 10 atlet putri pada kejurnas perdana yang di ikuti.

Sebagai tim debutan, Jabar mengikuti empat nomor pertandingan di kategori antarprovinsi pada kejurnas tersebut.

“Kami datang ke kejurnas sebagai tim debutan dan mengikuti semua nomor yang di pertandingkan di kategori antarprovinsi. Yakni nomor standar style putra dan putri serta nomor super five putra dan putri,” kata Uung.

Dia mengatakan, keikutsertaan FOKSI Jabar pada kejurnas tersebut memiliki tujuan tersendiri. Salah satunya memberikan pengalaman bertanding bagi atlet.

Meski demikian, pihaknya tidak serta merta mengirimkan kontingen tanpa persiapan.

Pelaksanaan seleksi hingga pemusatan latihan pun di lakukan untuk mempersiapan atlet yang akan berlaga di ajang kejurnas. Sehingga aturan dasar permainan, teknik, fisik, hingga strategi di ketahui dan di pahami masing-masing atlet.

“Atlet yang kami turunkan merupakan atlet-atlet yang baru mengenal olahraga Kabaddi. Dan pertandingan di kejurnas ini merupakan pengalaman pertama mereka. Kami melakukan TC (training center) agar resiko cedera bisa di minimalisir karena kabaddi ini olahraga full body contact,” Uung menjelaskan.

Meski tampil sebagai tim debutan, para atlet mampu menunjukkan performa yang cukup baik di atas matras.

Tim Jabar mampu memberikan perlawanan yang baik bahkan mampu merepotkan beberapa tim dari provinsi lain.

Menyaksikan secara langsung atlet bertanding, Uung mengaku cukup bangga dengan penampilan penuh semangat, pantang menyerah, dan tak kenal lelah yang di perlihatkan atlet.

Beberapa provinsi pun memberikan apresiasi positif secara langsung seperti Bali, Jatim, dan Kaltim. Termasuk dari PB FOKSI.

“Secara hasil, jelas kecewa karena kita belum meraih kemenangan. Tapi melihat perjuangan setiap atlet serta tim secara keseluruhan, saya secara pribadi bangga.”

“Secara mental, mereka tidak gentar berhadapan dengan atlet asal provinsi lain yang sudah berlatih bertahun-tahun dan memiliki jam terbang bertanding lebih banyak di berbagai event.”

“Saya cukup optimis para atlet bisa lebih baik ke depannya dan tidak menutup kemungkinan Jabar akan menjadi salah satu kekuatan Kabaddi di Indonesia pada masa yang akan datang,” kata Uung.

BACA JUGA:

Gustavo Almeida Dikontrak 1 Musim Java United FC

Selain pengalaman bertanding yang di peroleh para atlet, Uung mengaku mendapat pelajaran berharga terkait pelaksanaan pertandingan kabaddi.

Terlebih lagi, FOKSI Jabar sedang bersiap untuk menggelar pertandingan eksebisi kabaddi Porprov XV Jabar pada November 2026.

Dengan melihat langsung pelaksanaan pertandingan, pihaknya mendapatkan gambaran. Baik dari sisi pelaksanaan pertandingan, set up lapangan, perwasitan hingga hal lain untuk menggelar pertandingan olahraga kabaddi.

“Memang banyak hal yang menurut kami perlu koreksi dari pelaksanaan pertandingan kabaddi pada kejurnas ini. Baik dari kesiapan SDM pertandingan, lapangan, hingga kepanitiaan. Ini jadi bahan evaluasi, kami bersama jajaran pengurus FOKSI Jabar memiliki keyakinan bisa dan mampu menggelar pertandingan yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara pada Kejurnas Kabaddi 2026, tim Bali berhasil sapu bersih gelar juara di semua nomor kategori antarprovinsi. Di nomor standar style, tim Bali putra mengalahkan tuan rumah DKI Jakarta dan tim putri menghentikan perlawanan Jatim.

Sedangkan di nomor super five, tim putra Bali menekuk Jatim. Dan tim putri Bali mampu mengatasi perlawanan Kaltim untuk memastikan sapu bersih gelar juara di kategori antar provinsi.

Di kategori antaruniversitas, tim putra UNJ A menjadi juara di nomor seven for five dan tim Unesa merebut gelar juara di kelompok putri. Sedangkan di nomor three star, tuan rumah UNJ meraih gelar juara di kelompok putra dan Unesa di kelompok putri.

“Sangat wajar kalau Bali mendominasi dan sapu bersih gelar juara mengingat sudah lebih dari 10 tahun eksis berlatih dengan pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan. Kami cukup puas melihat teknik maupun strategi permainan dari provinsi lain dan memberikan pelajaran serta pengalaman sangat berharga untuk kami, FOKSI Jabar yang notabene baru di olahraga ini,” pungkasnya.

(ageng)

Sandy Walsh Incar Gelar ke-4 Persib Bandung

0
Sandy Walsh fokusjabar.id
Sandy Walsh

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain Tim Nasional Indonesia, Sandy Walsh memasang target tinggi pada musim pertamanya bersama Persib Bandung.

Dia bertekad membawa tim kebanggaan Bobotoh melangkah sejauh mungkin di seluruh kompetisi. Termasuk mempertahankan gelar liga untuk keempat kalinya secara beruntun.

BACA JUGA:

Persib Bandung vs PSM Makassar, Marc Klok: Laga Spesial

Sandy Walsh dan kolega akan menghadapi musim yang jauh lebih padat pada musim 2026/2027.

Selain berkompetisi di Super League juga tampil di AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship Shopee Cup serta kompetisi domestik lainnya.

Dia menilai, bertambahnya jumlah kompetisi menjadi tantangan besar bagi Persib Bandung. Jika musim lalu tim hanya menjalani dua kompetisi, musim ini jumlah ajang yang di hadapi menjadi empat.

“Target saya, sebagai tim, tentu saja untuk melangkah sejauh mungkin. Tentu saja di liga, Persib telah memenangkannya dalam tiga edisi terakhir. Jadi kami harus berusaha mengejar gelar keempat,” ujar Sandy.

Menurutnya, jadwal yang semakin padat akan membuat seluruh pemain memiliki peran penting. Persib membutuhkan kedalaman skuad yang kuat karena setiap pemain berpeluang di butuhkan untuk menjaga performa tim di berbagai kompetisi.

“Kompetisi lainnya akan menjadi tantangan bagi tim. Dari yang mungkin musim lalu dua kompetisi menjadi empat kompetisi. Jumlahnya dua kali lipat, tapi kami akan membutuhkan setiap pemain di dalam skuad,” katanya.

BACA JUGA:

Target Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di ACL 2

Meski menghadapi tantangan besar, Sandy justru menikmati prospek musim yang padat. Bagi Dia, semakin banyak pertandingan berarti semakin banyak pula kesempatan bagi Persib untuk meraih kemenangan.

“Ini akan menyenangkan. Lebih banyak pertandingan, lebih banyak pertandingan untuk di menangkan, dan itulah mentalitas yang sedang kami bangun saat ini,” tutup Sandy.

Di sisi lain, Kapten Persib Bandung, Marc Klok bicara soal laga pembuka Super League 2026/2027 kontra PSM Mkassar, Minggu (6/9/2026)

Menurutnya, pada pekan pembuka akan menjadi laga spesial bagi Marc Klok. Bagaimana tidak, PSM memiliki peran penting dalam perjalanan awal kariernya di sepak bola Indonesia.

Marc Klok tidak menampik adanya ikatan emosional ketika harus menghadapi PSM Makassar. Baginya, klub berjuluk Juku Eja tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier profesionalnya sejak berkiprah di Indonesia. EksplorasiBudaya Asia

“Ya, selalu game spesial. Ini tim aku dulu, semua karier aku di bangun di sana,” ujar Klok.

Selain pernah menjadi bagian dari skuad PSM, Klok juga memiliki kenangan khusus bersama pelatih yang akan kembali di hadapinya dalam pertandingan nanti.

Kebersamaan tersebut bahkan menghasilkan sebuah prestasi ketika mereka berhasil mengantarkan PSM meraih trofi Piala Indonesia.

(Bambang Fouristian)

Ada Perbaikan Pipa HDPE, Ini Imbauan Perumdam Tirta Anom

0
Perumdam tirta anom banjar fokusjabar.id
Pekerja Perumdam Tirta Anom sedang memperbaiki pipa HDPE ukuran 300mm. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar mengumumkan ada perbaikan pipa HDPE berukuran 300 mm.

Perbaikan tersebut mengakibatkan gangguan pelayanan distribusi air bersih. 

BACA JUGA:

Prabowo Beri 200 Becak Listrik untuk Warga Banjar, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas

Likasinya di wilayah Pamongkoran. Tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Banjar.

Perumdam Tirta Anom Kota Banjar mengimbau agar pelanggan menyetok air bersih.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Kabag Hublang) Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, Euis Tresna Ekayanti menyampaikan, pengerjaan perbaikan pipa di mulai Jumat (4/9/2026) kemarin sore.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk menyiagakan pasokan air bersih secukupnya selama proses perbaikan berlangsung,” pesan Euis, Sabtu (5/9/2026).

​Adapun wilayah terdampak meliputi Dusun Gardu, Sumanding Raya, dan Dusun Pangasinan Binangun.

BACA JUGA:

Perumdam Tirta Anom Banjar Usung Inovasi AMDK dan Sambungan Gratis

​”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang di alami para pelanggan akibat gangguan distribusi air. Tim teknis di lapangan terus berupaya menyelesaikan perbaikan secepat mungkin agar aliran air dapat kembali normal,” pungkas Euis.

(Agus Purwadi)

Kabar Saddil Ramdani Dipinjamkan, Umuh Muchtar Terkejut

0
Umuh Muchtar saddil fokusjabar.id
foto: ilustrasi

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku kaget mendengar kabar pemain yang berposisi sebagai winger, Saddil Ramdani akan di pinjamkan ke klub lain.

Kabar tersebut muncul saat Persib Bandung tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi PSM Makassar pada pertandingan perdana kompetisi Super League 2026/2027.

BACA JUGA:

Gabriel Mutombo: Persib Punya Ruang Besar Tampil di ACL 2

Pertandingan Persib menjamu PSM Makassar di jadwalkan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (6/9/2026).

Kabar Saddil Ramdani yang akan di pinjamkan membuat Umuh Muchtar terkejut. Lantaran, ia mengaku tidak mengetahui sebelumnya mengenai informasi tersebut.

Sebelumnya, Saddil Ramdani melalui akun media sosialnya menyampaikan pesan perpisahan dengan skuad Maung Bandung pada Jumat (4/9/2026).

“Sangat kaget, karena tidak tahu itu Saddil hengkang. Sebab Saddil juga sangat memberikan kontribusi buat Persib,” kata Umuh Muchtar.

“Padahal sedang persiapan pertandingan lawan PSM yang akan di gelar beberapa hari lagi,” Dia menambahkan.

Pria yang akrab disapa Pak Haji ini juga menyoroti kondisi Saddil yang masih berada dalam suasana berduka. Seperti di ketahui rumah orang tuanya mengalami kebakaran beberapa waktu lalu.

“Kasihan Saddil, dia masih dalam suasana berduka setelah rumah orang tuanya habis terbakar, tiba-tiba dia harus di pinjamkan,” ucapnya.

Pria yang juga menjabat Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini mengatakan, dirinya tidak dapat ikut campur dalam keputusan terkait komposisi pemain Persib.

BACA JUGA:

Target Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di ACL 2

Kebutuhan tim dan keputusan mengenai pemain menurutnya merupakan kewenangan pelatih. Karena itu, Umuh memilih menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada tim pelatih.

“Saya tidak bisa apa-apa, tidak bisa intervensi, hanya kaget saja, kabarnya tiba-tiba. Tapi apapun juga karena itu keputusan pelatih, saya tidak bisa intervensi, saya serahkan kepada pelatih semuanya,” jelasnya.

(Arif)

Kelakar Susi Pudjiastuti, Rusuh Saat Konser Slank Dibuang ke Laut Pangandaran

0
Susi Pudjiastuti fokusjabar.id
Mantan Mentri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti punya syarat jika ingin grup band Slank kembali tampil di Pangandaran tahun depan. Yakni, penonton tidak mabuk-mabukan dan membuat keributan.

‎Hal itu di sampaikan Susi Pudjiastuti saat menghadiri Pesta Rakyat Pangandaran Air Show 2026 di Alun-Alun Paamprokan, Pangandaran Jumat, (4/9/2026) malam.

BACA JUGA:

Slank Guncang Pangandaran Airshow 2026, Ribuan Warga Nyanyi Bareng Lagu ‘Virus’

Grup band papan atas, Slank menjadi salah satu penampil dalam acara tersebut.

‎Susi mengingatkan penonton agar menjaga ketertiban. Dia meminta penonton berjanji tidak mabuk dan tidak berkelahi selama konser berlangsung.

‎”Dulu kan pernah ada Slank di sini toh, dua tahun lalu? Harus janji tidak ada mabuk-mabukan,” ujar Susi di hadapan penonton.

‎”Setuju?,” tanya Susi.

‎”Setuju,” jawab penonton.

‎Susi kemudian kembali meminta penonton berjanji tidak membuat keributan.

‎”Tidak ada berantem,” kata Susi.

‎”Janji,” jawab penonton.

‎Susi bahkan memberikan peringatan kepada penonton yang nekat membuat kerusuhan.

‎”Kalau ada yang bikin rusuh di buang ke laut setuju enggak?,” tanya Susi.

‎”Di buang,” jawab penonton.

‎Sambil bercanda, Susi menyebut lokasi acara yang berada di kawasan Pangandaran dekat dengan laut.

‎”Lautnya dekat, kari di alungkeun,” ucap Susi yang di sambut respons penonton.

‎Menurut Susi, ketertiban penonton menjadi salah satu kunci agar konser musik kembali di gelar di Pangandaran. Dia pun menjanjikan Slank bisa kembali di undang tahun depan jika acara berlangsung aman.

‎”Nih, kalau janji sama Ibu benar, hari ini semua tertib. Tahun depan kita undang lagi Slank datang lagi,” kata Susi.

‎Ucapan tersebut langsung di sambut sorakan penonton.

‎Tak hanya soal keributan, Susi juga meminta penonton menjaga kebersihan lokasi acara. Dia mengingatkan agar sampah tidak di tinggalkan setelah konser selesai.

‎”Kalau nanti enggak di bawa pulang, pagi-pagi Ibu lihat kotor, tidak ada lagi konser gratis,” tegasnya.

‎BACA JUGA:

BPK RI: Penatausahaan Aset Tanah Pemkab Pangandaran Belum Memadai

‎Susi kemudian kembali meminta penonton berjanji untuk ikut menjaga ketertiban.

‎Pesta Rakyat Pangandaran Air Show 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang di gelar di Pangandaran.

Kehadiran Slank menjadi magnet bagi masyarakat yang memadati kawasan Alun-Alun Paamprokan.

(Sajidin)

Soal Insentif SPPG Rp6 Juta, Kepala BGN Bilang Begini

0
Kepala BGN insentif SPPG fokusjabar.id
Kepala BGN, Sudaryono (foto: Ilustrasi)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Mas Dar) menegaskan, insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi sama (Rp 6 juta per hari).

Menurut Sudaryono, besaran insentif akan di sesuaikan dengan jumlah porsi yang di produksi.

BACA JUGA:

Kepala BGN: Pengadaan Harus Berbasis Kebutuhan dan Manfaat

“Insentif SPPG sekarang tidak sama. Itu tidak adil,” kata Mas Dar.

Besaran insentif akan di tentukan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Termasuk jumlah porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di produksi setiap hari.

“Itu kan aturan di buat oleh pimpinan sebelum saya. Ada dapur bikin 3.000 porsi, ada yang 2.000 porsi, ada yang dapur 2.500 porsi. Di bayar semua Rp 6 juta. Itu tidak adil,” ucapnya.

Kepala BGN menyebut, perubahan skema tersebut merupakan evaluasi terhadap kebijakan sebelumnya yang memberikan insentif dengan besaran sama kepada setiap SPPG.

Ketentuan baru akan di berlakukan dalam waktu dekat. BGN tengah menyiapkan peraturan kepala badan yang menjadi dasar perubahan skema insentif tersebut.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Kepala BGN menegaskan, setiap pengadaan harus di dasarkan pada kebutuhan nyata dan memberikan manfaat yang jelas bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prinsip tersebut menjadi bagian dari komitmen BGN dalam memastikan anggaran negara di gunakan secara efektif, efisien dan dapat di pertanggungjawabkan.

Kepala BGN menegaskan, pengadaan tidak boleh di lakukan hanya karena tersedia anggaran atau semata-mata karena keinginan untuk membeli suatu barang.

BACA JUGA:

Tak Penuhi Syarat SLHS, 455 SPPG Ditutup Permanen

Menurut Dia, setiap rencana pengadaan harus terlebih dahulu di uji berdasarkan kebutuhan dan manfaatnya bagi pelaksanaan tugas BGN.

“Pengadaan itu bukan karena pengen, tapi memang di perlukan dan di butuhkan,” tegas Sudaryono.

Mas Dar menambahkan, pendekatan tersebut juga di terapkan terhadap pengadaan yang sebelumnya ramai di perbincangkan di media sosial. Yakni pengadaan layar LED yang di sebut bernilai lebih dari Rp500 milyar.

(Bambang Fouristian)