spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 121

Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 19 Reklame Bando Sepanjang 2026, Puluhan Personel Terus Patroli

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Satpol PP Kota Bandung memperketat pengawasan ruang publik. Reklame yang melanggar aturan hingga PKL yang menggunakan trotoar menjadi sasaran patroli dan penertiban untuk menjaga ketertiban serta estetika Kota Bandung -Ist- (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menertibkan 19 reklame bando sepanjang 2026. Penertiban ini merupakan agenda patroli rutin demi menjaga estetika serta ketertiban berbagai kawasan kota.

Petugas tidak hanya mengincar reklame bando, tetapi juga menyapu bersih berbagai media promosi ilegal seperti bilbor, baliho, hingga T-banner. Pemasangan reklame yang memakan fasilitas umum dan trotoar menjadi target utama pembersihan.

Baca Juga: Persib Bandung Hadapi PSM di Laga Pembuka, Igor Tolic Ungkap Kesiapan Maung Bandung

Kepala Seksi Ketertiban Umum Satpol PP Kota Bandung Sukma Kencana Putra menjelaskan bahwa peleton khusus (tonsus) memimpin aksi penertiban ini atas instruksi langsung Kepala Satpol PP.

“Tonsus itu dibuat oleh Kasat kita langsung dan menerima perintah langsung dari Kasat untuk melakukan penertiban-penertiban yang ada,” kata Sukma, Sabtu (5/9/2026).

Puluhan Personel Patroli Pagi Hingga Malam

Tim khusus ini berkekuatan dua peleton dengan total 60 personel. Kehadiran tim memungkinkan pengawasan berjalan intensif setiap hari dari pagi hingga malam.

Selain reklame, personel menindak tegas pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar. Langkah ini bertujuan mengembalikan hak pejalan kaki. Pihak Satpol PP turut menggandeng unsur kewilayahan agar lokasi bersangkutan tetap steril dari pelanggaran berulang.

“Dalam tahun ini kami telah menertibkan 19 bando yang di daerah beautifikasi di Kota Bandung,” katanya.

Saat patroli malam hari, petugas aktif mencopot reklame tidak tetap maupun permanen yang terpasang di median taman kota.

Buka Kanal Pengaduan LAP Bergaransi Kerahasiaan

Satpol PP Kota Bandung meluncurkan program Laporan Pengaduan Masyarakat (LAP) untuk memaksimalkan pengawasan ruang publik.

Masyarakat dapat mengirimkan aduan via WhatsApp di nomor +62878-0484-0008 atau melalui pesan langsung di akun Instagram resmi Satpol PP Kota Bandung tanpa pungutan biaya.

“Kita di Satpol PP punya program LAP, Laporan Pengaduan Masyarakat. Di situ kita ada nomor WA +62878-0484-0008, atau bisa melalui Instagram langsung saja hubungi di laporan pengaduan, kami tindak lanjuti langsung tanpa dipungut biaya apapun,” jelasnya.

Sukma menjamin penuh keamanan data setiap warga yang melapor.

“Laporkan pelanggaran yang terjadi, kami rahasiakan identitas pelapor. Jangan ragu untuk melaporkan pelanggaran yang terjadi dalam masyarakat, pasti kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Persib Bandung Hadapi PSM di Laga Pembuka, Igor Tolic Ungkap Kesiapan Maung Bandung

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Foto: Pelatih Persib, Igor Tolic (kanan). (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung bersiap melakoni laga perdana kompetisi Super League 2026/2027 dengan menjamu PSM Makassar. Pertandingan pembuka ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Minggu (6/9/2026).

Igor Tolic Pastikan Skuad Maung Bandung Siap Tempur

Pelatih Persib Igor Tolic menegaskan anak asuhnya menyambut laga pembuka ini dengan antusiasme tinggi. Pihaknya telah merancang persiapan matang demi meraih hasil optimal di hadapan pendukung sendiri.

Baca Juga: Sandy Walsh Incar Gelar ke-4 Persib Bandung

“Akhirnya kita akan segera memulai, yang mana adalah hal yang kami nantikan,” kata Igor Tolic saat konferensi pers menjelang pertandingan, Sabtu (5/9/2026).

“Kami bersiap untuk menghadapi Makassar, saya pikir dengan cara yang baik,” ucap Igor Tolic menambahkan.

Bedah Skema Lawan dan Antisipasi Kekuatan PSM

Igor Tolic mengaku telah membedah peta kekuatan tim tamu secara mendalam. Ia menilai PSM Makassar memiliki skema permainan yang jelas, meskipun mereka masih dalam fase pembentukan tim bersama beberapa pilar baru.

“Kami tahu bagaimana cara (mereka bermain). Saya pikir mereka memiliki gaya permainan yang jelas,” ucap Igor Tolic.

“Beberapa pemain baru yang bagus dan pelatih yang bagus. Mereka masih membangun tim, begitu juga dengan kami,” ucapnya menambahkan.

Targetkan Poin Penuh Sebagai Modal Awal

Igor Tolic berharap laga dapat berjalan menarik dan adu taktik di lapangan berbuah kemenangan manis bagi Persib Bandung sebagai modal penting mengarungi musim baru.

“Jadi, saya berharap ini akan menjadi pertandingan yang bagus. Kami siap untuk segalanya, dan kita lihat saja besok di lapangan,” tegasnya.

(Arif)

Farhan Ungkap Standar Baru Jalan Bandung, Disabilitas Jadi Prioritas Tertinggi

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong pembangunan jalan yang tidak hanya memprioritaskan kendaraan bermotor, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pesepeda, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas -Ist- (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong pembangunan infrastruktur jalan yang inklusif. Pihaknya kini berfokus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki, pesepeda, hingga penyandang disabilitas, tidak hanya untuk kendaraan bermotor.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan penataan fasilitas jalan wajib memperhitungkan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: IAPE 2026 Kembali ke Bandung untuk Ke-11 Kali, Puluhan Teknologi Apparel Dipamerkan

Ia menilai kelancaran lalu lintas kendaraan bermotor baru merupakan standar dasar. Pemkot Bandung terus berupaya meningkatkan fasilitas bagi pengguna jalan nonseluler.

“Jalan di Kota Bandung memberikan kemudahan bagi kendaraan bermotor, tapi itu basic. Jalan kemudian harus ramah pesepeda dan pejalan kaki. Yang tertinggi itu disabilitas,” kata Farhan saat menghadiri kegiatan Gerakan Nyapedah Nyakola di Balai Kota Bandung, Sabtu (5/9/2026).

Dengar Keluhan Pesepeda dan Buka Pintu Kritik

Sebagai sesama pengayuh sepeda, Farhan paham betul tantangan serta risiko tinggi pesepeda di jalan raya.

“Sekarang ini Pemkot Bandung mampu bikin jalan yang ramah, baik untuk penggunaan kendaraan bermotor. Karena saya pengguna sepeda, saya tahu betul banyak tantangannya,” ujarnya.

Farhan meminta komunitas dan warga aktif memberikan masukan demi perbaikan fasilitas publik secara nyata.

“Suarakan terus kritik dan jaga keselamatan,” ucapnya.

Persiapan Tuan Rumah Jambore Pesepeda Lipat Nasional

Pemkot Bandung tengah bersiap menyambut gelaran Jambore Pesepeda Lipat Nasional pada Desember mendatang. Farhan berharap ajang ini mengukuhkan Bandung sebagai kota paling ramah bagi komunitas sepeda se-Indonesia.

“Desember Jambore Pesepeda Lipat Nasional. Kita jadi ibu kota kumpulnya dari seluruh Indonesia. Kota paling menyenangkan para pesepeda,” katanya.

Dukungan Bike to Work Lewat Gerakan Nyapedah Nyakola

Ketua Bike to Work Bandung Andi Muhammad menyebut Gerakan Nyapedah Nyakola bertujuan mendongkrak minat masyarakat menjadikan sepeda sebagai alat transportasi harian.

Mekanisme gowes bersama dinilai ampuh menghadirkan rasa aman sekaligus wadah edukasi keselamatan.

“Kita ingin meningkatkan minat sepeda, kita ingin meramaikan. Kemudian barengan sehingga ada keamanan,” kata Andi.

Komunitas merancang agenda ini sebagai kegiatan rutin bulanan setiap hari Sabtu, lengkap dengan kelas perawatan sepeda serta sosialisasi keselamatan berlalulintas.

“Rencananya sebulan sekali. Akhirnya ada sosialisasi untuk perawatan sepeda, keselamatan, dan lain-lain. Di hari Sabtu sebulan sekali,” ungkapnya.

(Yusuf Mugni)

Belajar dari Persib, Panpel PSGC Ciamis Siapkan Sistem Tiket Online-Offline untuk Laga Kandang Liga 2

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Stadion Galuh Lolos Asesmen Polda Jabar, PSGC Ciamis Dipastikan Main di Kandang

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Panitia Pelaksana (Panpel) PSGC Ciamis mematangkan berbagai persiapan jelang laga kandang Liga 2 musim ini. Pihaknya memfokuskan perhatian pada tata kelola tiket dan kenyamanan penonton setelah Stadion Galuh mengantongi hasil positif dalam uji kelayakan.

Stadion Galuh Raih Nilai 80,16 dari Polda Jabar

Tim Asesmen Polda Jawa Barat memberi nilai 80,16 untuk Stadion Galuh. Capaian ini menempatkan markas Laskar Singacala tersebut dalam kategori baik serta memenuhi syarat keamanan penyelenggaraan laga.

Hasil manis ini memberi kepastian bagi PSGC Ciamis untuk menggelar seluruh laga kandang di Stadion Galuh. Keputusan ini menyuntik semangat tim saat berlaga di hadapan pendukung sendiri.

Baca Juga: Ghozin Kembali Pimpin Balad Galuh Ciamis, Bawa Misi Besar untuk PSGC

Ketua Panpel PSGC Ciamis Asep Dedi membenarkan keberhasilan pemenuhan seluruh standar penilaian dari pihak kepolisian.

“Stadion Galuh Ciamis sudah lolos asesmen dari Polda Jabar dengan skor penilaian mencapai 80,16. Ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua karena PSGC Ciamis dipastikan bisa menggunakan stadion ini sebagai homebase di Liga 2,” kata Asep Dedi, Sabtu (5/9/2026).

Sistem Tiket Online-Offline dan Adopsi Manajemen Persib

Menindaklanjuti kepastian izin markas, panpel merancang dua mekanisme penjualan tiket, yakni secara daring (online) dan langsung (offline).

Asep menjelaskan panpel tengah berguru ke manajemen Persib Bandung untuk mengadopsi sistem ticketing yang responsif dan teratur.

“Sistem pembelian tiket nantinya ada yang online dan offline. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan manajemen Persib Bandung terkait teknisnya. Mengenai harga tiket, secepatnya akan segera kami umumkan kepada publik,” ujarnya.

Rekayasa Parkir di Area GGT dan Terminal Ciamis

Panpel mengantisipasi lonjakan massa dengan menyediakan lokasi parkir terpadu di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) serta Terminal Ciamis. Strategi ini meminimalisasi penumpukan kendaraan di area utama stadion.

“Langkah tersebut disiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas penonton saat pertandingan sekaligus menjaga arus lalu lintas di sekitar Stadion Galuh,” ungkap Asep.

Melalui kematangan fasilitas dan skema pendukung, pihak pengelola berharap seluruh rangkaian pertandingan kandang PSGC Ciamis berjalan aman, tertib, dan kondusif.

(Mia)

Pangandaran AirShow Bakal Digelar Setiap Tahun, Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang Saya Support

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: pesawat AirShow 2026

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan gelaran Pangandaran AirShow terus berlangsung rutin setiap tahun. Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengucurkan dukungan penuh untuk festival kedirgantaraan tersebut mulai tahun ini.

Dedi menyampaikan komitmen tersebut secara langsung di depan Susi Pudjiastuti saat mendatangi lokasi acara, Sabtu (5/9/2026) siang. Ia merespons permintaan Susi yang menginginkan kepedulian dari pihak pemerintah provinsi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sebut Susi Pudjiastuti ‘Ratu Laut Kidul’ Saat Buka Pangandaran AirShow 2026

“Kegiatan Pangandaran AirShow ini menjadi kegiatan rutin. Tadi Bu Susi ke saya katanya tidak di-support oleh Pemprov, mulai sekarang saya support,” ujar Dedi.

Dedi melontarkan gurauan segar saat awak media menanyakan bentuk konkret dukungan tersebut.

“Ya, kalau support itu kan ada yang kontan, ada yang kredit. Yang penting sudah support,” katanya.

Dorong Edukasi Kedirgantaraan dan Daya Tarik Wisata

Dedi menginginkan Pangandaran AirShow memberi dampak lebih dari sekadar pertunjukan visual pesawat di udara. Ia berharap perhelatan ini menumbuhkan ketertarikan publik terhadap dunia penerbangan sekaligus wawasan kebangsaan.

“Semoga kegiatan hari ini memacu adrenalin kita memahami kedirgantaraan, kemudian memacu pemahaman kita tentang luasnya alam Indonesia dan sampai ke Indonesia,” ucap Dedi.

Ia menganggap perhelatan tahunan ini ampuh mendatangkan gelombang wisatawan baru ke Pangandaran.

“Semoga ini menjadi event yang memberikan rasa aman dan nyaman orang untuk datang ke Pangandaran,” lanjut Dedi.

Pesan Khusus Penataan Kawasan Wisata Bebas Kumuh

Dedi menyisipkan pesan penting untuk Pemerintah Kabupaten Pangandaran agar senantiasa menjaga kebersihan destinasi wisata. Menurutnya, pembenahan tata ruang wajib berjalan seiring dengan promosi pariwisata.

“Semoga bupatinya terus membersihkan lingkungannya, yang kumuh-kumuhnya segera dibenahi. Karena bupatinya kinclong, maka Pangandaran tidak boleh ada kekumuhan,” ujarnya.

(Sajidin)

Dedi Mulyadi Sebut Susi Pudjiastuti ‘Ratu Laut Kidul’ Saat Buka Pangandaran AirShow 2026

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bersama Susi Pudjiastuti di acara AirShow 2026

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka Pangandaran AirShow 2026 di kawasan Susi International Beach Strip, Pangandaran, Jumat (4/9/2026) siang.

Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberi dukungan penuh pada ajang kedirgantaraan ini. Pihaknya berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda pariwisata tahunan di Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Slank Bikin Heboh Pangandaran, ‘Republik Fufufafa’ Menggema di Hadapan Ribuan Penonton

Ia memberi apresiasi tinggi kepada Susi Pudjiastuti dan Susi Air selaku pemrakarsa acara. Dedi bahkan menjuluki Susi sebagai “Ratu Laut Kidul” karena aktif mendorong masyarakat dan generasi muda mengenal dunia kedirgantaraan.

“Hari ini saya datang untuk melihat, mengamati dan ikut mengembangkan Pangandaran AirShow yang diselenggarakan oleh Ibu Susi dan kelompok Susi Air,” ujar Dedi kepada wartawan.

Sarana Edukasi Wawasan Bahari dan Kedirgantaraan

Dedi menegaskan bahwa Pangandaran AirShow menyajikan nilai edukasi penting di samping aspek hiburan. Acara ini bertujuan membuka cakrawala berpikir masyarakat mengenai potensi bahari dan dirgantara.

“Kegiatan ini memiliki makna bagi upaya peningkatan pemahaman wawasan kita terhadap kedirgantaraan,” katanya.

Ia menilai Indonesia sejatinya memiliki kekuatan besar di sektor laut dan udara. Namun, ia menyayangkan sudut pandang masyarakat yang masih terbatas pada kedua aspek tersebut.

“Karena kita ini sebenarnya bangsa kelautan dan bangsa kedirgantaraan. Tetapi kedua-duanya cara pandang kita masih sangat terbatas,” ucap Dedi.

Pesan untuk Gen Z Jawa Barat

Dedi mengkritik kebiasaan anak muda masa kini yang kurang berinteraksi dengan alam bebas.

“Anak-anak di lingkungan kita ini lebih banyak mendapatkan kolam ikan di rumah ketimbang lautan yang luas. Lebih banyak melihat lalangit, ketimbang langit,” ujarnya.

Melalui perhelatan ini, ia berharap anak muda, terutama Gen Z di Jawa Barat, mulai menyadari potensi besar wilayah udara dan laut Indonesia.

“Semoga Bu Susi membawa kita semua, generasi muda Jawa Barat, Gen Z Jawa Barat untuk bisa memahami bahwa lautan kita sangat luas, udara kita jauh lebih luas,” ucapnya.

(Sajidin)

Slank Bikin Heboh Pangandaran, ‘Republik Fufufafa’ Menggema di Hadapan Ribuan Penonton

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Slank saat membawakan lagu Republik fufufafa di Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Grup musik legendaris Slank sukses memukau ribuan penonton di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Mereka membawakan lagu berjudul ‘Republik Fufufafa’ dalam gelaran Pesta Rakyat Pangandaran Air Show 2026, Jumat malam (4/9/2026).

Karya tersebut menyuguhkan kritik sosial serta sentilan satire yang tajam. Lirik lagunya menyoroti riuk dinamika politik, isu kekuasaan, hingga tabiat warganet di media sosial.

Baca Juga: Kelakar Susi Pudjiastuti, Rusuh Saat Konser Slank Dibuang ke Laut Pangandaran

Slank menggelar konser megah ini di Alun-alun Paamprokan, Pangandaran. Kaka sang vokalis tampil penuh energi melantunkan ‘Republik Fufufafa’ dengan karakter suara seraknya yang khas di hadapan massa berbaju atribut Slank.

Respon Positif Penonton Lintas Generasi

Hermawan (39), seorang Slankers asal Pamarican, Ciamis, mengutarakan rasa puasnya setelah menyaksikan aksi panggung grup idolanya secara langsung. Ayah tiga anak ini mengaku sudah menyukai karya Slank sejak masa lajang.

“Saya suka Slank dari sebelum saya menikah sampai sekarang punya anak tiga. Lagunya masih enak didengar,” ujar Hermawan saat ditemui di lokasi acara.

Hermawan menilai lagu ‘Republik Fufufafa’ membawa nostalgia album-album lama Slank yang terkenal vokal menyuarakan pesan sosial. Menurutnya, keberanian menyampaikan kritik lewat musik membuat Slank terus dicintai lintas generasi.

“Bagus lagunya. Lagu-lagu Slank memang sangat kritis terhadap pemerintah. Ini yang menjadi saya suka sama Slank,” katanya.

Ia menganggap pesan moral dalam karya Slank tetap terasa relevan dengan situasi terkini.

“Kalau dengar lagu Slank itu seperti mengingat lagi lagu-lagu mereka yang dulu. Kritis, tapi tetap enak mendengarkannya,” tuturnya.

Penampilan band yang berdiri sejak 26 Desember 1983 ini menjadi daya tarik utama sepanjang acara. Ribuan penonton bertahan hingga larut malam demi menikmati suguhan musik dari grup yang telah berkarya lebih dari empat dekade tersebut.

(Sajidin)