spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

12 Hektare Kebun Karet PT Bantardawa di Ciamis Kebakaran

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebakaran hebat melanda perkebunan karet PT Bantardawa Putra Utama di Dusun Sukadana, Desa Bantardawa Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar), Sabtu (3/10/2026) malam.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan 12 hektare akibat kondisi cuaca yang panas dan angin kencang serta banyaknya daun kering yang mudah terbakar.

BACA JUGA:

Lahan Ilalang Terbakar di Cisaga Ciamis, Api Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun pihak perusahaan mengalami kerugian materi.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi pengendalian dan penanganan kebakaran, Trisyanto menyebut, dugaan penyebab perkebunan karet terbakar masih belum di ketahui.

“Peyebab lejadian kebakaran perkebunan karet belum di ketahui,” kata Trisyanto, Minggu (4/10/2026).

Menurut Dia, kebakaran di ketahui oleh warga. Kejadian tersebut langsung di laporkan ke Damkar pos WMK Banjarsari.

“Damkar pos WMK Banjarsari menerjunkan satu unit tangki pancar dengan Empat personel ke lokasi kejadian,” ucapnya.

Trisyanto mengatakan, petugas Damkar yang di bantu masyarakat, TNI/Polri dan relawan berhasil memadamkan kobaran api yang melahap perkebunan karet.

Setelah berhasil memadamkan api, personel Damkar melaksanakan sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran kepada warga.

BACA JUGA:

Rumah Semi Permanen di Sukajaya Ciamis Diamuk Si Jago Merah

Menanggapi maraknya kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau, petugas Damkar mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Petugas meminta warga agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area hutan dan kebun yang kering serta tidak membuka lahan dengan cara di bakar.

Jika melihat titik api sekecil apapun, warga di minta segera melapor ke perangkat desa terdekat, BPBD atau langsung ke Pos Damkar agar dapat segera di tangani sebelum api membesar dan merembet lebih luas.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru