spot_img
Selasa 13 April 2021
spot_img
spot_img

Kota Bogor Siap Jadi Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kota Bogor mengajukan diri menjadi penyelenggara pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat pada tahun 2026 Pengajuan tersebut disampaikan secara langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya pada saat pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Jabar tahun 2020 di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, 14-15 Desember.

Di hadapan peserta RAT KONI Jabar, Bima Arya memberikan pemaparan terkait kesiapan Kota Bogor sebagai tuan rumah penyelenggara Porprov XV Jabar tahun 2026 yang akan datang. Pengajuan tersebut seiring dengan visi yang diemban Kota Bogor untuk menjadi Kota Wisata Olahraga atau Sport Tourism.

“Sejalan dengan visi kami untuk menjadi Kota Wisata Olahraga, kita menghitung sudah cukup memiliki modal untuk menjadi tuan rumah porda 2026. Dari sisi persiapan, itu sudah masuk dalam rancangan pembangunan Kota Bogor kedepan,” kata Bima Arya saat ditemui usai RAT KONI Jabar, baru-baru ini.

Untuk itu, Bima Arya cukup optimis jika rencana pihaknya menjadi tuan rumah penyelenggara Porprov Jabar tahun 2026 bisa berjalan dengan baik. Tak hanya dari sisi perencanaan, hal lain yang mendukung yakni dari sisi stakeholder keolahragaan di Kota Bogor yang cukup solid

“Mulai dari pemerintahan, DPRD, KONI, cabang olahraga hingga pihak swasta di Kota Bogor sudah sangat mendukung rencana kami untuk menjadi tuan rumah Porprov Jabar tahun 2026. Apalagi didukung dengan prestasi Kota Bogor di setiap pelaksanaan porprov yang terus memperlihatkan peningkatan signifikan,” kata dia.

Terkait ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, Bima Arya mengaku jika Kota Bogor sudah memilikinya. Selain itu, pihaknya pun sudah merencanakan melakukan beberapa pembangunan serta renovasi venue-venue cabang olahraga untuk mendukung hal tersebut.

“Setidaknya hingga saat ini, kita sudah siap menyelenggarakan pertandingan di 35 cabang olahraga. Kita pun sudah merencanakan membangun kawasan kampung atlet untuk Porprov jabar tahun 2026 tersebut,” Bima Arya menegaskan.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Minta Warga Patuhi Larangan Perayaan Penggantian Tahun

fokusjabar.id kota bogor porprov jabar
Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin menerima proposal pengajuan tuan rumah Porprov XV Jabar tahun 2026 yang diserahkan langsung Wali Kota Bogor Bima Arya dan didampingi jajaran stakeholder keolahragaan Kota Bogor. (FOTO: Istimewa)

KONI Jabar pun menyambut antusias dan merespon positif atas pengajuan Kota Bogor untuk menjadi tuan rumah penyelenggara Porprov XV Jabar tahun 2026 mendatang. Apalagi, pengajuan sudah dilakukan pada saat RAT KONI Jabar tahun 2020 sehingga masih ada durasi waktu yang cukup panjang.

“Kota Bogor menunjukkan keseriusannya untuk menjadi tuan rumah. Tidak hanya dari sisi perencanaan pembangunan yang sudah dirancang sejak tahun 2022 sehingga durasi waktunya cukup memungkinkan, tapi juga respon dari kepala daerah, DPRD, hingga stake holder lain yang memberikan dukungan,” kata Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin.

Pengajuan Kota Bogor yang disampaikan secara langsung oleh Wali Kota Bima Arya, diakui Ahmad, menjadi nilai tambah dan hal yang sangat positif. Ini membuktikan salah satu pengakuan dari seorang kepala daerah untuk memajukan dunia olahraga di daerahnya.

“Beliau pun memaparkan hal positif lain yakni mampu mengintegrasikan antara kepentingan keolahragaan yakni pembinaan prestasi, kepentingan masyarakat luas untuk ikut serta dalam mendukung dan memanfaatkan even yang akan digelar, serta arah pembangunan Kota Bogor untuk menjadi sport tourism. Kota Bogor ini menunjukkan keseriusannya, tidak main-main,” Ahmad menambahkan.

Hal ini, lanjut Ahmad, menunjukkan jika Wali Kota Bogor memiliki argumentasi dan alasan-alasan berdasarkan pemikirannya jika olahraga bisa menjadi investasi bagi masyarakat kedepan. Kondisi ini pun diharapkan bisa menjadi contoh dan diikuti oleh kepala daerah di kota/kabupaten lain di Jabar.

“Semoga apa yang sudah dirancang dan dilakukan Kota Bogor ini menjadi pemacu dan pemicu bagi kepala daerah yang lain. Saya yakin, jika kondisi ini terjadi dan dijadikan dalam perwujudan pembangunan di setiap kota dan kabupaten di Jabar maka akan mendorong lebih cepat pembangunan keolahragaan di Jabar,” kata Ahmad.

Meski demikian, Ahmad mengatakan jika pihaknya masih tetap membuka kesempatan bagi kota/kabupaten lain di jabar untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggara Porprov XV Jabar tahun 2026 mendatang. Ini sesuai dengan konsep Porprov Jabar yang sudah dirancang yakni digelar di beberapa wilayah untuk mempercepat pertumbuhan pembinaan keolahragaan di Jabar.

“Saya secara pribadi dan organisasi menyampaikan terima kasih bdan apresiasi setinggi-tingginya atas harapan dan keinginan dari Kota Bogor yang disampaikan langsung oleh kepala daerahnya. Namun demikian, terkait penetapan dan keputusannya akan kita kembalikan kepada tim yang nanti akan melakukan seleksi terkait kesiapan daerah sebagai tuan rumah. Jadi kita masih membuka kota dan kabupaten lain yang juga memiliki keinginan sama seperti Kota Bogor,” kata Ahmad.

Pelaksanaan RAT KONI Jabar tahun 2020 yang digelar saat pandemi Covid-19, menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus cabang olahraga, KONI Kota/Kabupaten, dan badan fungsional diwajibkan menjalani swab test antigen lima jam sebelum pembukaan RAT di lokasi acara. Begitu pula dengan pengurus KONI Jabar dan panitia RAT yang menjalani swab test antigen sehari sebelum pelaksanaan RAT.

(Ageng)

Artikel Lainnya

spot_img