spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8275

Kebutuhan Darah untuk Warga Bandung Raya 500 Kantong Per Hari

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kebutuhan darah untuk warga Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Sumedang sebanyak 500 labu per hari.

“PMI Kota Bandung memasok darah Bandung Raya, kebutuhan darah Bandung Raya itu 400-500 labu per hari. Kita mengamankan labu untuk tiga hari ke depan. Jadi kebutuham labu untuk tiga hari kedepan aman,” kata Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung Ace Kusnadi, beberapa hari yang lalu mengungkapkan,

Menurutnya, dari semua rumah sakit di Bandung Raya yang Rumah Sakit Hasan Sadikin adalah yang paling banyak membutuhkan darah, hampir 40 persen dari jumlah tersebut per hari.

Kemudian, katanya, untuk memenuhi kebutuhan darah di Bandung Raya, PMI Kota Bandung bekerjasama dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta atau organisasi masyarakat untuk menggelar kegiatan donor darah.

“Kita sudah ada jadwal dengan berbagai instansi lembaga menggelar kegiatan donor darah. Alhamdulillah dengan kesadaran masyarakat kebutuhan darah PMI Kota Bandung tidak pernah kurang,” ujarnya.

(Ibenk/DAR)

Deddy Mizwar: Menang di Pilgub Jabar Harus Jadi ‘Kado’ di 2019

0
(FOKUSJabar/Adie)

KARAWANG, FOKUSJabar.id – Calon gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengingatkan seluruh relawan dan kader Partai Demokrat Kawarang untuk menyukseskan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018, Pileg dan Pilpres 2019.

“Jangan berharap Pileg (2019) menang kalau Pilgub ini gak menang,” tegas Deddy yang didampingi Ketua Tim Pemenangan 2D  Irfan Suryanegara. di Pasar Talagasari Kabupaten Karawang Jawa Barat, Minggu 15 April 2018. Dalam kunjungan Deddy Mizwar ketiga kalinya ke Karawang, kans kemenangan Pilgub Jabar diakui mencapai 63,2 persen.

Deddy menjelaskan, progres suksesi kemenangan Pilgub Jabar hingga saat ini berjalan solid antara relawan dan Partai pengusung. Deddy menjelaskan, tantangan untuk membangun Kabupaten Karawang jika dirinya menang di Pilgub Jabar yaitu terus menekan potensi kemiskinan dan pengangguran.

“Juga berterima kasih kepada relawan yang ada, bahwa apa yang dilakukan membawa hasil dan saat ini dari survei terakhir elektabilitas nomor 4 sudah tertinggi. Ini berkat perjuangan semua yang bersimpati. 63,2 (persen target menang), susah dijelasinnya, ini ada hitungan, ada potensi,” katanya.

(Adie/DAR)

Paguyuban Pematang Sawah Mulai Festival Layang

0
Paguyuban Pematang Sawah
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Paguyuban pematang sawah Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis launching layang Lakbok ” Art and Culture Festival 2018 ” bertempat di Dusun Kedungjarian Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Minggu (15/4/2018).

Menurut Paiso Direktur Paguyuban Pematang sawah diselenggarakan launching Festival layang lakbok tersebut untuk mengenalkan tradisi masyarakat Lakbok.

“Dahulunya bermain layangan merupakan kebiasaan masyarakat disini sehabis panen padi,” katanya.

Paiso mengatakan, sadar akan budaya masyarakat yang telah turun temurun tersebut maka untuk melestarikan budaya tersebut pihaknya melestarikanya melalui festival tersebut.

“Acara ini digelar bertujuan memajukan kebudayaan melalui media sebuah festival layangan pasca panen,” ucapnya.

BACA JUGA: Paguyuban pematang sawah bahu membahu melawan pendemi Covid-19

Paiso melanjutkan, melalui festival layang Lakbok masyarakat didorong menjadi pelaku utama festival dimulai dari penelitian potensi desa, melakukan ekplorasi estetika lokal, merancang acara, mengembangkan kelompok-kelompok sadar wisata serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

“Semua itu dilakukan oleh warga disini agar mereka sadar akan potensi yang ada di Desanya untuk dikembangkan menjadi potensi wisata,” jelasnya.

Adapun acara puncak dari Festival layang Lakbok tambah Paiso, acara festival tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 25-26 Agustus 2018 yang akan datang.

“Kegiatan puncaknya nanti masyarakat disini akan memperlihatkan kreatifitasnya dalam membuat layangan yang akan diterbangkan pada saat malam hari,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DAR)

Suparno Bilang Mobil Pejabat Itu Ngebut

0
(FOKUSJabar/Boip)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Suparno (52) korban tabrakan mengaku tak bisa menahan rasa sakit pascatabrakan dengan mobil dinas Pemda Pangandaran. Ia menceritakan bagaimana kronologis singkat terjadinya tabrakan tersebut.

Dengan mendapat pertolongan medis, Suparno  warga Paledah Kecamatan Padaherang menuturkan mobdin yang dikendarai seorang pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pangandaran itu tak kuasa menghindar dari peristiwa yang membuat ia harus mengalami luka pada bagian tanganya.

“Mobil itu melaju sangat kencang sekali. Sehingga saya tersenggol dan akhirnya menabrak motor yang ada di depan saya,” cerita Suparno lirih, Minggu (15/04/2018).

Saat sebelum kejadian, Suparno hendak ke rumah saudaranya. Tak ada firasat aneh yang menegur dirinya hingga ia tak mengurungkan untuk pergi. Setelah sampai di jalan raya Pangandaran-Banjar, sebuah mobil Avanza Hitam melaju kencang dan akhirnya saling bertubrukan.

“Mobil Avanza pun oleng dan menabrak pilar sebuah rumah milik warga setempat,” imbuh Agus Supriyatman seorang saksi mata dengan nada menyahut.

Peristiwa tabrakan yang terjadi sekira pukul 13.40 WIB itu sudah ditangani Polsek Padaherang, Polres Ciamis, Polda Jabar. Dan kedua korban kini masih mendapat penanganan dari medis Puskesmas Sindangwangi, Padaherang.

(Boip)

Dengan Jabar Seubueh, Hasan Ingin Petani Nikmati Hasil

0

INDRAMAYU,FOKUSJabar.id: Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi setiap warganya. Terlebih pemimpin itu bersedia melakukan kegiatan tak biasa.

Seperti yang dilakukan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan) dengan blusukan ke tengah sawah menemui para petani dan ikut serta memanen padi (ngarit).

Hal tersebut dilakukan Hasan dalam sebuah syukuran Panen Rendengan, di Desa Tugu, kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/4/2018).

Salah satu Ketua Kelompok Tani Sliyeg Ratno mengungkapkan rasa bangganya terhadap Hasan yang dinilainya sangat merakyat dan peduli terhadap nasib petani.

Dengan kedatangan Hasan ke desanya, para petani bisa langsung menyampaikan aspirasi dan keluhan yang dihadapi demi kesejahteraan para petani.

“Kami berpikir Jenderal tidak akan mau turun, ternyata Kang Hasan beda, dia mau turun langsung, bahkan ke tengah sawah. Kami bangga mempunyai calon pemimpin yang dekat dengan para petani,” jelas dia.

Dia menegaskan bahwa para petani pun siap mengawal program Hasan terkait ketahanan pangan melalui Jabar Seubeuh yang akan digulirkan Hasanah.

Dia berharap program itu menjadi solusi bagi setiap permasalahan petani dan mampu memakmurkan para petani di Jabar, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Hasan menyampaikan komitmennya terkait kepedulian terhadap petani dengan menjaga ketahanan pangan Jabat melalui Jabar Seubeuh.

Program tersebut, kata dia, akan mensubsidi para petani mulai dari pupuk, bibit sarana pertanian hingga irigasi demi memenuhi kebutuhan perairan lahan tani di Jawa Barat.

Selain itu, Jabar Seubeuh juga akan menjadi solusi bagi kestabilan harga pangan yang berkeadilan, baik bagi petani maupun konsumen dengan cara memangkas para spekulator.

“Pemerintah harus mengatur bagaimana agar harga beras terjangkau seluruh masyarakat tanpa harus merugikan petani,” jelas dia.

Melaluo Jabar Seubeuh juga, Hasan akan melindungi hak para petani serta terus meningkatkan produktivitas para petani Jabar. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan untuk seluruh rakyat Jawa Barat dan memakmurkan para petaninnya.

(LIN)

Dedi Tak Gentar Hadapi Tekanan Supporter Arema

0
persib fokusjabar.id
ilustrasi (web)

MALANG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruan, Malang, Minggu (15/4/2018).

Tim berjuluk Singo Edan dipastikan akan memberikan perlawanan sengit kepada Persib. Pasalnya, mereka tak ingin kehilangan poin setelah takluk dari Borneo FC.

Selain itu, pada pertandingan nanti, Persib harus menghadapi tekanan yang diberikan oleh Aremania sebutan supporer Arema. Meski begitu, hal itu bukan masalah bagi gelandang tim Maung Bandung, Dedi Kusnandar.

Dado sapaan akrabnya menuturkan, tidak akan terganggung dengan tekanan yang diberikan oleh supporter tuan rumah. Justru hal itu akan menjadi motivasi bagi pemain Maung Bandung menampilkan permainan terbaiknya.

“Mungkin saya pribadi dan teman-teman sudah terbiasa menghadapi tekanan itu jadi motivasi, bukan jadi beban tekanan dari lawan itu,” kata pemain yang sempat menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia U-23 ini.

(Arif/Bam’s)

Menteri Susi Wapres Pilihan Hotman Paris, Susi: Hotman Mimpi di Siang Hari

0
ilustrasi (Web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Di tengah-tengah sejumlah partai ramai memunculkan nama-nama figur untuk bursa Calon Presiden dan Wakil Presiden, pengacara kondang tanah air Hotman Paris membuat pernyataan yang lagi-lagi menjadir viral. Hotman mengatkan akan memilih Menteri Kelautan Susi Pudjiatuti menjadi Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo pada Pilpres mendatang.

Vidoe yang berisikan pernyataan atas pilihannya itu diunggah Hotman di intragram pribadinya @hotmanparisofficial pada Jumat (14/04/2018).

“Halo seluruh fansku di seluruh Indonesia, I’m with the next vice president. She will, percaya Aku. She’s very smart and brave.innuf. Ok bu, bh Susi, selamat calon wakil presiden nanti,” kata Hotman di video tersebut.

Unggahan vidoe Hotman Paris memilih Susi Pudjiastuti menjadi wapres ini menjadi viral dan mendapat banyak komentar positive netizen.

Namun di momentum yang sama pada tayangan video tersebut puteri asal Kabupaten Pangandaran Jawa Barat ini, menganggap Hotman sedang bermimpi di siang hari.

“Hotman mimpi di siang hari ” seloroh Susi.

Bagi warga Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Ciamis nama Susi Pudjiastuti sudah tidak asing. Susi yang dulunya hanya seorang tukang bakul ikan ini sukses menjadi konglomerat dengan menjadi eksportir hasil perikanan. Pada Kabinet Kerja Joko Widodo, Susi Pudjiatuti menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kebijakan populer Susi diantaranya bertindak tegas menenggelamkan kapal penangkap ikan asing ilegal yang masuk ke wilayah perairan Indonesia. Kata “Tenggelamkan!” yang pernah diucapkan Bu Menteri ini pun menjadi istilah yang ngetren dan viral, seperti ungkapan pada film Dilan “Jangan rindu, rindu itu berat, biar aku saja ” yang sukses mewabah.

(DH)