spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8265

Pers Seperti Kelaparan di Ladang Padi

0
Pers
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Anggota Bawaslu Jabar Warsikin Marzuki meminta Pers menyukseskan Pilkada demi kepentingan masyarakat. Wartawan juga jangan hanya diam di luar pagar, tapi harus berani masuk ke dalam pagar, menjadi bagian dari regulasi untuk memudahkan komunikasi antar lembaga dan pers, juga informasi akan dikemas dengan baik dan menyeluruh tepat sasaran.

“Wartawan atau pers dalam Pilkada jangan jadi penonton sebab ada lima unsur yang menjadi bagian dari Bawaslu, yakni unsur dari Kejaksaan, Kepolisian Akademisi atau Pendidikan, Pers dan Masyarakat, maka dari itu ini saatnya bagi pers berperan dalam mensukseskan Proses Demokrasi,” kata Warsikin Dalam Workshop Peranan Pers Dalam Pilkada Serentak 2018 di Hotel Homan Jalan Asia Afrika, Panelis Workshop yang juga Bawaslu Jawa Barat Warsikin Marzuki menegaskan kepada wartawan untuk berperan serta dalam proses Pilkada dengan menjadi bagian dari Bawaslu.

Warsikin mengaku, saat ini regulasi menghambat peran pers dalam mempromosikan proses demokrasi, pers sekarang layaknya kelaparan di Ladang Padi Yang sedang Panen.

BACA JUGA: Hadapi New Normal, Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Jurnalis

“Zaman dulu, sebelum PKPU mengatur tentang pembatasan iklan, tiga perempat nasib Calon dalam konsestasi demokrasi ataupun pesta politik ini ditangan Pers, tapi sekarang regulasi membuat pers kebingungan,” ucapnya.

Maka dari itu Warsikin mengajak rekan Wartawan untuk melawa peratran itu, ajukan ke Mahkamah Agung, jangan sampai jadi melanggar.

Sementara itu Komisioner KPU Jawa Barat Endun Abdullah menerangkan, memang kebijakan terkait iklan ini harus diterapkan, semua terkait sinergi bersama rekan Media.

” Sebenarnya kebijakan terkait iklan itu kita tidak bisa berbuat apa-apa karena itu sudah ditetapkan dalam regulasi PKPU no 4, maka kita memilah – milah media yang benar-benar bersinergi, kendati demikian permasakahan ini ada di iklan, saya kira Media bisa berinovasi dengan bekerjasama dengan calon dengan strage news, dengan pemberitaan – pemberitaam,” ungkapnya.

(Riza M Irfansyah/DAR)

Inovasi Bapenda Jabar Tingkatkan PAD

0
Bapenda
Gubernur Jawa Barat (tengah) didampingi istri Netty Heryawan (kiri). (FOKUSJabar/Ibenk)

CIREBON, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan inovasi agar masyarakat semakin mudah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, adanya inovasi dan kemudahan bagi masyarakat khususnya dalam membayar pajak kendaraan bermotor mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat hingga 10 persen atau lebih dari Rp1 triliun.

“Kenaikan PAD bisa 10 persen dari Rp14 triliun. Ini sesuatu yang luar biasa ya. Sebuah prestasi besar,” kata Aher usai mengikuti acara Peresmian gedung pusat pengelolaan pendapatan daerah/ Samsat Provinsi Jawa Barat dan Launching inovasi Samsat Jabar di Kabupaten Cirebon, Rabu (18/4/2018).

BACA JUGA: KTMDU, Sekda Jabar Minta Bapenda Koordinasi dengan Leasing

Bahkan, lanjutnya, sekitar 70 persen pendapatan daerah (PAD) di Jawa Barat berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Gubernur Jabar menjelaskan pada tahun 2008 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar hanya sebesar Rp8 triliun. Namun dengan adanya inovasi yang dilakukan khususnya di bidang perpajakan maka APBD Jabar sudah mencapai Rp34 triliun.

“Artinya apa yang saya katakan betul terjadi. Adanya inovasi pembayaran pajak ini memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya pembayaran pajak kendaraan bermotor dan meningkatan PAD Jabar,” ungkap Aher.

Aher juga mengungkapkan beberapa inovasi yang bertujuan untuk memudahkan layanan publik. Diantaranya, digulirkannya program Samling, Samdong, E-samsat ,T-Samsat, Sipolin, Sambara (aplikasi pembayaran pajak sekaligus), Simpeda, dan Ketepel (KTP Elektronik ditempel).

“Awalnya pembayaran pajak kendaraan bermotor harus dilakukan di kantor Samsat sekarang bisa dilakukan drive true. Semuanya untuk memudahkan pelayanan publik,” ujar Aher.

(Ibenk/DAR)

Pembuat Oplosan Harus Diproses Hukum Agar Jera

0
Oplosan
Cagub Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar (Foto IST(

BEKASI, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar mendukung aparat kepolisian memeroses secara hukung dengan seadil-adilnya terhadap pelaku pembuat minuman keras (Miras) oplosan yang memakan puluhan korban jiwa.

Demikian disampaikan Deddy menyusul dibekuknya belasan pelaku pembuat miras, khusunya di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Menurut dia, proses hukum harus dilakukan untuk memberikan efek jera agar hal serupa tidak terulang.

BACA JUGA: Disperindagin Kota Depok Antisipasi Daging Oplosan

“Ini penting untuk menciptakan kepekaan masyarakat terhadap aktivitas oplosan yang ada di lingkungannya. Ini bukan hanya tugas polisi, tetapi masyarakat pun harus pro aktif melaporkan hal seperti itu,” kata Deddy saat berkunjung ke Bekasi, Rabu (18/4/2018).

Dia menegaskan bahwa sudah semestinya masyarakat aktif melaporkan jika menemukan aktivitas pembuatan miras. Jangan sampai jatuh korban untuk kesekian kalinya. Tidak hanya itu, Deddy pun meminta masyarakat diikutsertakan dalam mengawasi lingkungannya.

“Kalau memang ada, segera laporkan ke polisi, dan polisi cepat bertindak agar tidak ada korban jiwa,” tegas dia.

(LIN)

Ribuan Peserta Pentas PAI Pawai Keliling Kota Ciamis

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Ribuan Kapilah pentas PAI dari berbagai Kabupaten dan Kota se Jawa Barat pawai mengelilingi Kota Ciamis, Rabu (18/4/2018).

Mereka berjalan dari Jalan Jenderal Sudirman mengelingi Kota Ciamis dengan penuh semangat dan antusias mengikuti pawai.

” Sebelum perlombaan dimulai dan dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Ciamis, para peserta pawai terlebih dahulu,” kata Acim MC acara.

Acim mengatakan, dalam pawai peserta tersebut yang pertama adalah grup Marching Band dari Kabupaten Ciamis.

” Di belakang Marching Band diikuti peserta dari Cirebon dan selanjutnya para peserta dari seluruh Kabupaten dan Kota yang mengikuti pentas PAI ini,” ucapnya.

Sementara itu salah seorang peserta asal Kabupaten Bandung yang menjadi juara umum tahun sebelumnya mengatakan, pada pentas PAI tahun 2018 saat ini bertekad akan mempertahankan juara umum yang telah diraihnya tersebut.

“Kami datang ke Ciamis ini akan mempertahankan sebagai juara umum yang telah diraih tahun sebelumnya,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Jamu Borneo FC, Persib Akan ‎Rotasi Pemain

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung berencana mengubah komposisi pemainnya saat menjamu Borneo FC pada kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018).

Menurut pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez, rotasi tersebut dilakukan karena kebutuhan tim. Apalagi tim Maung Bandung menargetkan kemenangan pada pekan kelima.

“Ada rotasi pemain. Mungkin akan dicoba,” kata Gomez di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Menurut mantan pelatih Johor Darul Ta’zim, sebelum menentukan starting eleven pihaknya akan memantau kembali kondisi anak asuhnya pada sesi latihan yang akan berlangsung di Stadion GBLA, Kamis (19/4/2018) besok.

” Besok kita akan lihat kondisi fisik mereka,” pungkasnya.

(Arif/Bam’s)

Joni Nilai Sepak Bola Indonesia Cukup Bagus

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Striker asing Persib Bandung, Jonathan Bauman (Joni) tampil sebagai starter pada tiga pertandingan kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Sriwijaya FC, Mitra Kukar dan Arema FC.

Joni baru bisa bermain pada laga kedua kompetisi Liga 1 saat menghadapi Sriwijaya FC. Pasalnya, saat laga perdana kontra PS TIRA administrasinya belum rampung.

Setelah bermain pada tiga pertandingan kompetisi Liga 1 2018, Joni mengaku sangat terkesan. Bahkan, atmosfer sepakbola Indonesia lebih bagus dari negara lain.

” Dari tiga pertandingan sudah beda. Mungkin ada situsi lebih bagus dari sini,” kata Joni di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Meski begitu, masih ada kekurangan yang harus dibenahi. Salah satunya, kepemimpinan wasit yang dinilainya masih kurang tegas saat memimpin pertandingan.

” Cuma masalah wasit juga sudah tahu, saya mau kerja tentang wasit bukan tentang pemain,” tegas pemain yang baru mengeloksi satu gol dan dua assist.

(Arif/Bam’s)

‎Cedera Dedi Kusnandar Semakin Membaik

0
Cedera
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar masih berlatih terpisah dari rekan-rekannya di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Meski begitu, Dokter tim Persib Rafi Ghani menuturkan bahwa kondisi Dedi sudah semakin membaik, setelah mengalami cedera di bagian kaki kanannya.

Dedi cedera setelah berbenturan dengan pemain Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018).

BACA JUGA: Kevin van Kippersluis Istirahat Akibat Cedera Paha

“Kemarin sempat ada memar dan sedikit rasa nyeri di punggung kaki kanannya. Tapi setelah dikompres dan diberikan obat anti inflamasi, sekarang cederanya membaik,” kata Rafi di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Persib saat ini sedang persiapan menghadapi Borneo FC pada pertandingan kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018). Peluang Dedi untuk tampil dilaga tersebut cukup besar.

Hanya saja, untuk keputusan masuk starting eleven wewenangnya ada di pelatih Roberto Carlos Mario Gomez.

“Mungkin sekarang harus menunggu untuk perbaikan kondisi fisik. Insya Alloh sudah siap. Cuma kan pertimbangan main atau tidaknya tergantung pelatih,” jelas Rafi.

(Arif/LIN)