spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8255

DPD PANNA Garut Siap Berantas Peredaran Narkoba

0
Ketua DPD PANNA Kabupaten Garut (kanan) foto. Andian

GARUT, FOKUSJabar.id : Dalam rangka ikut andil melakukan pemberantasan Narkotika dan Obat/Bahan Berbahaya (Narkoba), sejumlah tokoh masyarakat dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut gelar pertemuan di Aula Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, Sabtu (21/4/2018).

Pengurus DPD PANNA Kabupaten Garut (Foto. Andian)

Pertemuan tersebut untuk membentuk Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pergerakan Anti Nafza Nusantara Amartha (PANNA) Kabupaten Garut.

Ketua terpilih DPD PANNA Kabupaten Garut, Igie N Rukmana mengatakan, kepengurusan tersebut segera dikukuhkan sebagai mitra Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian dan Pemkab Garut.

Untuk itu, Igie meminta semua pengurus bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing. PANNA bergerak untuk penanganan preventif (pencegahan) terhadap penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Garut khususnya.

“ PANNA bagian dari Yayasan Amartha yang independen dan fokus untuk melakukan upaya pecegahan  merebaknya penggunaan Narkoba di Indonesia,” kata Igie, Sabtu (21/4/2018) malam.

Igie berharap, siapapun yang memiliki komitmen menolak peredaran Narkoba mendukung program dan gerakan PANNA. Selain memberikan upaya pencegahan, kedepannya berencana akan memberikan program konseling sekaligus sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Kepengurusan DPD PANNA Garut itu sendiri berasal dari berbagai profesi. Yakni, pengacara, bidan, staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), wartawan, aktivis, pengusaha hingga Sekretaris Desa.

Bendahara DPD PANNA Kabupaten Garut, Hendra Tristanta yang juga pengusaha asal Garut Selatan menghibahkan 1 unit kendaraan untuk operasional kegiatan sosialisasi pencegahan Narkoba.

(Andian/Bam’s)

Uu Ajak Orangtua Lebih Perhatikan Anak

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor 1 Uu uzhanul Ulum mengajak orangtua lebih meningkatkan perhatian kepada anak-anak.

Terlebih, kata dia, Proses tumbuh kembang dan perilaku anak ke depan sangat bergantung dari kepedulian dan pola pendidikan yang diterapkan keluarga tersebut.

Hal itu diungkapkan Uu karena keprihatinannya, menyusul kembali maraknya tawuran yang melibatkan anak-anak. Seperti diketahui, siswa sekolah dasar (SD) di Purwakarta nyaris tawuran dengan menggunakan senjata tajam, baru-baru ini.

Uu mengatakan, orangtua harus terdepan dalam memberi pendidikan yang baik untuk anak-anak. Mereka tidak bisa menyerahkan segalanya ke pihak sekolah.

Dia mencontohkan, sentuhan kasih sayang dan ajaran dari ibu akan melekat dan membuat hubungan emosional yang baik  antara orangtua dan anak.

“PAUD dan TK itu sifatnya sekunder. Justru jika  orangtua punya waktu  di rumah,  sebaiknya pendidikan agama dan akhlak diajarkan langsung oleh orangtua,” kata Uu.

Tawuran yang terjadi, kata dia, karena anak-anak kurang mendapat pendidikan keagamaan dari keluarga, sehingga menurut dia, emosional mereka tidak stabil.

“Ini sangat luar biasa, karena mereka masih usia belia. Beruntung kepolisian bisa menggagalkan rencana itu (di Purwakarta),” kata Uu.

Lebih lanjut Uu mengatakan bahwa orangtua harus lebih serius memberi perhatian dan pendidikan kepada anak-anak. Pendidikan keagamaan harus diutamakan agar karakter anak menjadi baik.

Menurut dia, anak tidak cukup diberi pendidikan duniawi saja, tetapi harus diberikan pendidikan ukhrowi.

Dia optimistis, karakter anak akan semakin baik jika pemberian pendidikan dilakukan secara baik, yakni tanpa melupakan keagamaan.

“Dengan pendidikan agama, Solat, mengaji, dan akhlak yang mulia, anak-anak akan menjadi generasi yang cerdas dan Soleh,” kata dia.

Oleh karena itu, menurutnya pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum memiliki program yang tepat untuk menjawab kebutuhan itu semua.

“Ada program Maghrib Mengaji. Anak-anak wajib ke masjid saat Maghrib untuk Solat, mengaji dan belajar tentang akhlak yang baik. Program ini untuk menjaga keseimbangan antara pendidikan duniawi dan ukhrowi anak-anak,” jelas Uu.

Persib Taklukkan Borneo FC

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung berhasil mengamankan poin penuh setelah menaklukkan Borneo FC 3-1 pada pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 di Saion Gelora Bandung Lauan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018).

Pada pertandingan tersebut, Persib mengambil inisiatif serangan lebih dulu, tim berjuluk Maung Bandung ini hanya membutuhkan waktu sembilan menit untuk mencetak gol ke gawang Borneo.

Maung Bandung berhasil unggul 1-0 setelah striker asing asal Chad, Ezechiel N’douassel merobek gawang tim berjuluk Pesut Etam melalui sundulan.

Unggul satu gol tak membuat serangan Persib menjadi kendor, Maung Banung kembali membangun serang. Beberapa peluang mampu diciptakan oleh tim besutan pelatih Roberto Carlos Mario Gomez, namun hingga babak pertama berakhir tidak ada tambahan gol.

Memasuki babak kedua, Persib kembali mengambil inisiatif serangan, beberapa peluang diciptakan, sayang belum menemui sasaran. Borneo pun berusha mengejar ketertinggalannya, namun rapatnya lini pertahanan Maung banung membuat peluang Pesut Etam belum berbuah gol.

Persib menggandakan keunggulan menjadi 2-0, gol kedua tim Maung Bandung pada menit 68 kembali dicetak oleh Ezehciel N’douassel. Tak ama berselang Borneo bisa memperkecil ketertinggalannya menjadi 2-1.

Pada menit 73, Persib memperbesar keunggulannya menjadi 3-1, kali ini gol ketiga dicetak oleh Jonathan Bauman melalui sundulannya. Menit 86 Persib memasukan Eka Ramdani menggantikan Ghozali Siregar.

Persib kembali melakukan pergantian dengan menarik keluar Ardi Idrus dan memasukan Tony Sucipto. Maung Bandung mendapatkan peluang terakhir melalui Ezehcil, sayang bola masih menyamping dari gawang dan skor 3-1 tetap bertahan.

(Arif)

Rumah Terbakar Nenek Rasih Dilarikan ke Rumah Sakit

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Rasih (80) warga Dusun Gunasari Desa Cintanagara Kecamatan Jatinagara Kabapaten Ciamis harus dilarikan ke RS Dadi Keluarga Baregbeg dengan luka bakar yang cukup parah di sekujur tubuhnya akibat tersambar api saat rumah panggungnya  kebakaran. Sabtu (21/4/2018).

” Ya kena musibah, kebakarannnya  tadi sore (sabtu),” kata Encu Sam Indra anggota Tagana Ciamis.

Encu mengatakan, saat itu Nenek Rasih sedang melakukan aktifitasnya memasak didapur rumahnya mengunakan kayu bakar.

“Entah kenapa tiba-tiba dapur milik korban terbakar,” katanya.

Melihat terjadinya kebarakaran yang menimpa dapur milik Nenek Rasih sejumlah warga lanjut Encu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Saat api berkobar Nenek Rasih masih didalam dapur yang terbakar itu,” ucapnya.

Sambil berusaha memadamkan api lanjut Encu, warga yang melihat korban terjebak dalam kobaran api berusaha menolongnya dengan sekuat daya yang ada.

“Korban berhasil diselamatakan kendati mengalami luka bakar yang cukup parah sehingga harus dilarikan ke RS Dadi Keluarga,” jelasnya.

Encu menambahkan, karena rumah milik Nenek Rasih merupakan rumah panggung yang terbuat dari kayu yang sudah lapuk sehingga api cepat membakar.

“Rumah korban rata dengan tanah sementara saat ini korban sudah dirawat di RS Dadi Karya,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DAR)

Yudi Kembalikan Surat Undangan Klarifikasi, Panwaslu Garut Segera Undang Pelapor

0
Yudi Muhammad Aulia saat mengembalikan surat undangan (Foto. Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Perseteruan Yudi Muhammad Aulia dengan Calon Bupati (Cabup) Garut, Rudy Gunawan (petahana) berkelanjutan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu warga Kecamatan Wanaraja tersebut menyoal kepemilikan tanah Pasar Wanaraja.

BACA JUGA:

Kecamatan Sukaresmi Gelar Kencana, SSC Garut Sosialisasi Mitigasi Bencana

Kini, dia di laporkan timses Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Rudy-Helmi ke Panwaslu Kabupaten Garut, karena di duga melakukan black campaign (kampanye hitam).

Laporan tersebut terkait tulisan yang di buat Yudi dalam gambar Paslon Rudy-Helmi. Yakni, “ Menuju Garut Banjir, Rumah Sakit Kumuh, Gunung Beak.”

Mendapat undangan dari pihak Panwaslu No003/LP/PB/Kab/13.17/IV/2018 tertanggal 19 April 2018, terlapor mendatangi Kantor Panwaslu, Jalan Raya Samarang-Garut, Sabtu (21/4/2018) di dampingi sejumlah relawan Paslon lain.

Kedatangan terlapor untuk mengembalikan surat undangan tersebut. Pasalnya, dalam surat panggilan tersebut tertera nama Yudi Aulia. Artinya, surat panggilan tersebut salah alamat.

” Undangan yang saya terima bertuliskan Yudi Aulia, sementara nama saya Yudi Muhammad Aulia. Terlebih, alamat yang tercantum juga salah,” kata Yudi kepada sejumlah wartawan.

Meski begitu, Yudi siap memenuhi panggilan Panwaslu Kabupaten Garut berikutnya jika surat panggilan tersebut ditujukan untuk dirinya.

” Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, saya siap memenuhi panggilan Panwaslu Kabupaten Garut, jika panggilan tersebut buat saya,” ucap Yudi.

Pengembalian surat undangan tersebut diterima langsung Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Syahid.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Syahid membenarkan bahwa terlapor mengembalikan surat undangan klarifikasi tersebut.

Alasannya, nama yang tertera dalam surat tidak sesuai dengan di KTP milik Yudi.

” Saudara Yudi datang ke kantor untuk mengembalikan surat karena merasa salah alamat,” beber Ahmad Nurul.

Pihaknya akan melakukan klarifikasi kembali kepada pelapor untuk meminta keterangan yang lebih jelas.

“ Besok, kami akan undang kembali si-pelapor untuk keterangan tambahan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Yudi dilaporkan Mulyadi yang didampingi Pengacara tim relawan Helmi Budiman ke Panwaslu Kabupaten Garut karena dianggap telah melakukan black campaign (kampanye hitam) terhadap Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Garut no1.

(Andian/Bam’s)

Tiga Pekan Jelang Puasa, Harga Sembako di Tasik Stabil

0
Menjelang bulan Ramadhan, harga bahan pokok khususnya beras masih stabil (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Tiga pekan menjelang masuk bulan puasa sejumlah bahan pokok dibeberapa daerah mengalami kenaikan, namun di Kota Tasikmalaya pantauan di beberap pasar rakyat harga-harga bahan pokok seperti minyak goreng, terigu, telur, bawang, cabe, tomat termasuk beras sejauh ini harganya masih stabil.

Salah seorang pedagang beras di pasar Pancasila, Yayah (52) mengatakan, walaupun sudah mendekati bulan puasa harga-harga masih stabil tidak ada kenaikan”alhamdulillah harga-harga kebutuhan pokok termasuk beras tidak ada kenaikan, muda-mudahan tidak ada kenaikan sampai masuk bulan Ramadhan karena kalau naik akan memberatkan masyarakat menyambut bulan Ramadhan,”ujarnya Kamis (27/04/18).

Yayah pun menjelaskan, selama ini jika menjelang bulan Ramadhan harga pembelian ke pabrik ada kenaikan namun tahun ini sampai tiga pekan menjelang bulan puasa harga beras masih stabil”harga beras masih normal misalnya beras jenis premium Rp.11.000/kg, jenis Pandanwangi Rp. 11.500 /kg, beras Singaparna Rp. 12.000/kg, beras banjar Rp. 9.400/kg termasuk beras Cianjur masih harga normal tidak ada kenaikan,”jelas Yayah.

Dirinya pun sangat berharap, memasuki bulan Ramadhan tahun ini muda-mudahan harga bahan pokok terutama beras harganya tidak ada kenaikan karena masyarakat akan terbebani”sebenarnya sekarang kan banyak yang sudah panen raya dibeberapa daerah sehingga kemungkinan stok beras sangat mencukupi sehingga kemungkinan tidak ada kenaikan, tapi kita juga berharap Pemerintah bisa turun tangan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian karena dikhawatirkan pedagang ada yang nakal seenaknya menaikkan harga,”pungkasnya.

(Seda)

Kader Golkar Tasik Harus Kerja Keras Menangkan 2DM

0
(FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.co.id : Angota DPR-RI dari Partai Golkar Ahmad Zacky Siradj  meminta seluruh Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Kota Tasikmalaya membulatkan tekad untuk memenangkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

“Saya menginginkan di Kota Tasikmalaya suara Golkar bulat di pilgub Jawa Barat sebab ini bisa mengurangi suara ke pasangan yang diusung Partai dan ini pasti merugikan Partai. Keluarga besar Partai Golkar baik di tingkat kelurahan, kecamatan, tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi maupun Pusat tetap solid dalam setiap mendukung kader Golkar yang maju dalam Pilkada,” kata Zacky yang juga anggota Badan Kehormatan DPR RI

Dia mengatakan, sebagai partai dengan jargon Suara Rakyat Suara Golkar lanjut Zacky, harus mampu melayani apa yang dikehendaki Rakyat, apa yang menjadi aspirasi rakyat dan apa yang menjadi harapan rakyat karena golkar milik rakyat.

”Bagi Golkar yang memiliki suara rakyat kita optimis setiap pasangan yang diusung Partai akan menang termasuk pasangan duo DM yang diusung dalam Pilgub Jabar mendatang, insyaallah menang,”pungkasnya.

(Seda/DAR)