spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8217

Bahas Kerjasama Sister Province, Delegasi Gyeongsangbuk-Do Datang ke Kota Bandung

0
Gubernur GyeongsangbukDo, Kim Kwan-yong disambut pengurus KONI Jabar saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mulai hari ini, Jumat (4/5/2018), rombongan dari Provinsi Gyeongsangbuk-Do, Korea Selatan, tiba di Kota Bandung. Rombongan dari negeri ginseng yang langsung dipimpin Gubernur Gyeongsangbuk-Do, Kim Kwan-yong datang dalam rangka pembahasan kerjasama antar provinsi (sister province) dengan Provinsi Jawa Barat dan beberapa agenda lain.

“Mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (3/5/2018) tengah malam dan datang ke Kota Bandung hari ini. Dari jumlah rombongan sebanyak 25 orang, baru sembilan orang yang sudah tiba di Kota Bandung siang tadi,” kata Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) KONI Jabar Lily Rolina ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Jumat (4/5/2018).

Lily menambahkan, kesembilan orang asal Gyeongsangbuk-Do, Korea Selatan yang sudah berada di Kota Bandung merupakan pengurus dari Gyeongbuk Sport Committe atau KONI-nya Gyeongsangbuk-Do. Sementara 16 orang lain  adalah delegasi Pemprov Gyeongsangbuk-Do masih berada di Jakarta dan akan tiba di Kota Bandung pada Sabtu (5/52018) besok.

“Pada Minggu (6/5/2018) malam, 25 orang delegasi asal Gyeongsangbuk-Do, Korea Selatan dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) di rumah dinas Gubernur, Pakuan. Nanti akan ada pembahasan sekaligus penandatanganan MoU antara Gyeongsangbuk-Do dan Jabar. Kerjasama tidak hanya di bidang olahraga, tapi di bidang lain seperti pendidikan, ekonomi dan pariwisata,” terangnya.

Selain pembahasan kerjasama sister province antara Gyeongsangbuk-Do dengan Jabar, rombongan asal negeri ginseng itu pun akan mengunjungi beberapa lokasi wisata bersejarah di wilayah Bandung Raya, seperti Gedung Sate, Museum KAA, Saung Angklung Udjo, dan kawasan wisata Gunung Tangkuban Parahu.

“Pada hari terakhir mereka di Kota Bandung pada Selasa (8/5/2018) akan ada pengukuhan gelar Doktor Honoris Causa bagi Gubernur Gyeongsangbuk-Do, Kim Kwan-yong dari Universitas Pendidikan Indonesia,” pungkasnya.

(Ageng/LIN)

Hari Ini Setnov Tiba di Sukamiskin

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengacara Setya Novanto (Setnov) Firman Wijaya mengungkapkan Setnov akan tiba di lapas Sukamiskin pada hari ini, Kamis (4/5).

“Jam 2an, pemeriksaan kesehatan oleh dokter sudah. Dari JPU ke jaksa eksekutor yang berangkat nanti jaksa eksekutor,” ucap Firman melalui sambungan telepon, Kamis (4/5/2018).

Firman juga mengatakan, dirinya telah lebih dulu datang ke Bandung tidak ikut bersama rombongan Setnov untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

“Kalau ikut rombongan waktunya. Saya duluan ke Bandung, ” kata dia.

BACA JUGA:

PPDB 2024, Pemprov Jabar Gunakan Aplikasi Sapawarga

Lebih lanjut Firman mengungkapkan, Setnov hanya membawa koper merah yang berisikan pakaian ke lapas sukamiskin.

“Dia cuma bawa koper warna merahnya aja. Isinya baju,” tukasnya

(Budi/LIN)

Tolak Banding, Setnov Dieksekusi Ke LP Sukamiskin Hari Ini

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Setya Novanto yang memilih tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim, hari ini bakal dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/5/2018). Sejak hari ini pula dia mulai menyandang status terpidana dan akan menjalani masa hukuman dalam perkara korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

“Betul hari ini akan dipindahkan ke Lapas Sukamiskin,” kata kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, seperti dilansir CNN.

Menurut Firman, proses administrasi dari jaksa penuntut umum KPK sudah selesai. Saat ini dia masih membereskan persyaratan buat LP Sukamiskin. Dia memperkirakan Setnov bakal tiba di Bandung sekitar pukul 14.00 atau 15.00 WIB.

“Ini maunya KPK. Kita ikuti saja. Kalau saya, sih, inginnya hari lain. Karena pasti akan terhambat di jalan. Ini, kan, akhir pekan, arus lalu lintas pasti padat,” ujar Firman.

Firman menyatakan dia juga ikut mengantar kliennya ke LP Sukamiskin. Kemungkinan, kata dia, istri Setnov, Deisti Astriani Tagor, bakal menunggu kedatangan sang suami di LP Sukamiskin.

Saat ini, Setya masih ditahan di Rumah Tahanan Kelas 1 Cipinang Cabang KPK, Jakarta. Eksekusi dilakukan selepas mantan Ketua DPR itu memutuskan tidak mengajukan banding atas vonis dijatuhkan terhadapnya. KPK juga memutuskan tidak mengajukan banding.

(Agung/LIN)

Warga Citaman Temukan Gerabah dan Koin Kuno

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Saat menggali kolam di mata air Cidehem, warga Dusun Citaman Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis menemukan serpihan gerabah dan koin kuno.

“Ada serpihan gerabah yang terbuat dari tanah liat dan koin kuno ,” kata Totong tokoh pemuda setempat, Jumat (4/5/2018).

Totong mengatakan, saat ini warga sedang mengembangkan sumber mata air Cidehem agar bisa menarik pengunjung dengan membuat kolam lainya, di lingkungan mata air Cidehem serta membangun Musola.

“Saat menggali kolam itu warga mendapati banyak serpihan gerabah dan ada sejumlah koin kuno,” jelasnya.

Warga melaporkan penemuan itu ke Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis.

“Dari bidang kebudayaan sudah datang ke sini dan temuan masyarakat sudah diserahkan untuk diteliti ahli,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DH)

Koramil 1323 Cigugur Siapkan Bibit untuk Dilepas di Sungai

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Memanfaatkan lahan kosong di belakang Koramil 1323 Cigugur Kodim 0613 Ciamis membuat kolam pembibitan ikan dan menanam sayuran.

Menurut Danramil 1323 Cigugur Letu Arh. Agus Purnomo, pembuatan kolam pembibibitan ikan tersebut bertujuan menghasilkan bibit ikan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Setelah berhasil bibit ikan itu akan kami tebar di sungai-sungai di wilayah teritorial kami,” katanya. Jumat (4/5/2018)

Saat ini ikan di sejumlah sungai di wilayah Cigugur mulai berkurang. “Banyak oknum warga yang mengambil ikan dengan menggunakan portas dan setrum, cara ini tidak baik bukan hanya yang besar ikan kecil pun dibawa, yang ga kebawa ya mati,” ucapnya.

Karena itulah Koramil Cigugur melakukan pembibitan untuk mengembalikan populasi ikan di sungai-sungai.

“Mudah – mudahan ini bermanfaat, dan sungai-sungai kita banyak ikannya lagi,” kata dia.

Dikatakan Agus, tak hanya pembibitan, sejumlah lahan kosong di belakang koramil juga ditanami bebragai tumbuhan sayuran.

(Husen Maharaja/DH)

bank bjb Dinobatkan Sebagai TOP BUMD & BPD, Ahmad Irfan Raih TOP CEO BUMD

0
foto : DCS BJB

JAKARTA, FOKUSJabar.id : TOP BUMD 2018 merupakan acara penganugerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada BUMD di Indonesia yang dinilai berhasil dalam meningkatkan  kinerja keuangan dan bisnisnya ; peningkatan pelayanan kepada customer dan masyarakat umum ; serta peningkatan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan bisnis dan investasi di daerahnya serta turut berperan dalam menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.

Di acara TOP BUMD 2018 ini, bank bjb berhasil meraih prestasi tertinggi dengan memenangi penghargaan TOP BPD 2018, TOP BUMD 2018, serta TOP CEO BUMD 2018 yang diberikan kepada Ahmad Irfan selaku Direktur Utama bank bjb. Sebagai tambahan pula, Gubernur Jawa Barat, selaku Stakeholder bank bjb, Ahmad Heryawan juga dinobatkan sebagai pemenang TOP PEMBINA BUMD 2018. bank bjb telah turut serta mengikuti penilaian dan penjurian hingga penyerahan penghargaan yang diselenggarakan di Ballroom – Balai Kartini, Jakarta (3/5).

TOP BUMD merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Majalah BusinessNews Indonesia bekerjasama dengan Asia Business Research Center beserta beberapa asosiasi bisnis dan ekonomi, serta didukung oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk mengikuti ajang ini, peserta diminta untuk mengikuti proses penilaian dan penjurian yang dilakukan secara objektif, fair, dan independen.

Penghargaan TOP BUMD yang paling kredibel di Indonesia. Penilaian lebih objektif dan komprehensif (menyeluruh), karena ada kuesioner dan pendalaman melalui wawancara penjurian dan merupakan kegiatan penghargaan BUMD yang terbesar di Indonesia, karena disaring dari lebih 2.000-an BUMD, menjadi 200 BUMD terbaik, dan diseleksi lagi untuk menjadi pemenang atau BUMD paling top di Indonesia.

Penghargaan dalam kategori-kategori tersebut di atas, merupakan sebuah kado yang indah karena tepat pada bulan ini bank bjb akan memperingati Hari Ulang Tahun ke-57 tahun yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2018 nanti. Penghargaan tersebut juga merupakan bentuk eksistensi bank bjb sebagai bank BPD yang sudah menasional dan bersaing dengan perbankan nasional lainnya dengan masuk di peringkat 12 dari 115 bank di seluruh Indonesia. Semoga penghargaan yang diberikan ini dapat menjadi “Tandamata Untuk Negeri” yang selaras dengan tagline bank bjb “Membangun Indonesia, Memahami Negeri”.

(HW)

Netty Nyalon DPR RI Dapil Cirebon-Indramayu

0
Netty
(FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Netty Heryawan, istri dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) sudah mempunyai rencana untuk 2019 nanti.

Dia mengungkapkan, bahwa nanti akan ikut kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) daerah pilihan (Dapil) Cirebon-Indramayu.

“Saya insya Alloh, di dapil paling hot, hot cuacanya, Cirebon-Indramayu untuk DPR RI,” kata Netty kemarin.

Namun, Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat itu mengungkapkan, jika Aher jadi menyalonkan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dirinya hanya akan fokus untuk mendampingi Aher kampanye.

“Kalau bapaknya nyapres bisa diatur. Pasti saya bantuin Kang Aher dong,” ujar Netty.

BACA JUGA: Netty Minta Negara Sebaran Jemput Bola Mengecek Kondisi WNI

Dia menjelaskan, kalau di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menganut prinsip keseimbangan. Jadi, tegasnya, tidak boleh suami-istri maju secara bersamaan.

“Harus pilih salah satu,” ucap Netty.

Terus yang kedua, ungkapnya, kader PKS harus mengutamakan ketahanan keluarga. Kalau dua duanya maju, ucap Netty, orangtua pasti mempunyai sedikit waktu untuk memberikan perhatian kepada anak.

“Padahal kita punya semangat menghadirkan generasi yang lebih baik. Kalau orangtuanya sibuk di ruang publik sementara anaknya tidak terasuh dan terdidik dengan baik akan ada kekosongan generasi nantinya,” ucap dia.

(Ibenk?DH)