spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8171

Masyarakat Jangan Terkelabui Dengan Hasil Lembaga Survei Yang Tidak Independen

0
Ajat Sudrajat (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Calon Gubernur Jawa Barat Ajat Sudrajat menilai bahwa kinerja lembaga survei yang acapkali mengeluarkan hasil survei terhadap para calon kontestan Pilgub Jawa Barat 2018 ke masyarakat, tidak perlu dipercaya dengan hasil yang diumumkan.

”Saya dari dulu tidak pernah memperdulikan hasil lembaga survei, karena saya menilai hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan dan tidak valid, bahkan hasilnya membingungkan,”ungkap Sudrajat saat menghadiri Deklarasi Gerakan Umat Alumni (GUA) 212 untuk dukungan ke pasangan Asyik di RM. Harrisa, Kec.Cibeureum Kota Tasikmalaya Jum’at (25/05/18).

Kenapa saya tidak percaya terhadap hasil lembaga survei tambah Sudrajat, karena kinerja survei itu macam-macam dan sudah tidak independen”sekarang ini lembaga survei sudah tidak murni lagi, survei itu macam-macam ada survei berdasarkan pesanan, berdasarkan bayaran juga berdasarkan keinginan jadi kinerjanya sudah tidak independen sehingga hasilnya pun tidak valid,”tuturnya.

Dirinya pun meminta kepada Masyarakat Jawa Barat untuk tidak percaya dengan hasil-hasil dari berbagai lembaga survei”masyarakat jangan mau dikelabui dengan hasil-hasil survei, sebaiknya konsentrasi dengan pilihan dan niat kita semua dalam memilih pemimpin, pelajari saja calon-calon pemimpin dengan baik dan benar, tanyakan pada Ulama, tanyakan pada guru, tanyakan pada orang pandai siapa yang terbaik untuk memimpin Jawa Barat mendatang,”tutur Jenderal Bintang Dua tersebut.

Lanjutnya, untuk memenangkan Pilgub Jawa Barat dirinya selalu berdo’a dan ikhtiar kepada Allah SWT termasuk dukungan dan do’a dari seluruh masyarakat Jawa Barat bukan karena hasil lembaga survei”kami mohon dukungannya dari semua masyarakat Jawa Barat, dukungan ini akan menjadi amanah bagi saya untuk menjadi pemimpin di Jawa Barat secara Tabligh, Fathona dan Siddiq,”pungkasnya.

(Seda)

Partai Baru Harus Manfaatkan Pilkada 2018 Jabar

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Perindo sebagai organisasi partai yang baru ikut dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 harus pintar melihat kesempatan untuk bisa meraih suara masyarakat demi kursi di DPRD/DPR RI.

Demikian diungkapkan kader Partai Hanura Jabar Budi Hermansyah yang saat ini menjadi pendukung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

“Momentum strategis politik dalam waktu dekat yang sama-sama kita hadapi adalah menyukseskan Pilgun Jabar,” kata Budi dalam ‘Bincang Politik Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Perindo’ di Jalan Setia Budhi Nomor 15 Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

Untuk diketahui, mantan anggota DPRD Jabar itu saat ini bekerja bersama Perindo untuk menyukseskan Deddy-Dedi di Pilgub Jabar.

Dia menegaskan, meski dirinya bukan kader Perindo namun dia siap bersinergi dan bekerjasama memenangkan Deddy-Dedi di Pilgub Jabar 2018.

Menurut dia, Pilgub Jabar merupakan instrumen yang bisa menambah suara Perindo jika mampu mengantarka Deddy-Dedi memenangkan ‘pertarungan’ di Pilgub Jabar.

“Kita bagian dari instrumen yang mendukung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Jadi harus kerja masksimal dan optimal memenangkan Pilgub 27 Juni mendatang,” jelas dia.

Tidak hanya itu, Perindo pun harus menjadikan perekrutan Bacaleg sebagai sebuah kerja politik untuk memenangkan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

” Bacaleg dari Perindo harus mau menjadi tim sukses Deddy-Dedi, sejalan dengan pemenangan paslon itu,” kata dia.

(Ibenk/LIN)

Deddy Mizwar: BIJB Diujicoba, Penerbangan Haji Pertama Segera Terwujud

0

CIREBON, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar berharap Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka bisa digunakan untuk pemberangkatan haji 2018.

Untuk diketahui, Kamis (24/5/2018) besok akan diujicoba (Historical Flight).

“Insya Alloh penerbangan haji pertama sesuai rencana. Kalau tidak ada halangan bisa langsung dari Bandara Kertajati pada Juli nanti,” kata Deddy Mizwar di sela kunjuntannya ke Kabupaten Cirebon, Rabu (23/5/2018).

Wakil Gubernur Jabar non aktif itu berharap setelah uji coba, Juni nanti sudah mulai ada penerbangan. Sejumlah maskapai, kata dia, bisa melayani penumpang menuju bandara ini, khususnya saat mudik nanti.

“Kalau sudah melakukan uji penerbangan, Insya Alloh sudah bisa digunakan, ” kata dia.

Deddy mengaku bangga, karena cita-cita Jawa Barat memiliki bandara internasional segera terwujud dan memberi maslahat serta manfaat bagi masyarakat Jabar.

” Tentunya tidak hanya sebagai sarana untuk pergerakan orang dan barang, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian serta kehidupan masyarakat Jabar,” kata dia.

Tahun ini, kata dia, bandara tersebut akan digunakan sebagai embarkasi antara jamaah haji yang akan berangkat ke Saudi Arabia melalui Bandara Soekarno Hatta.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pendaratan perdana tersebut akan dilakukan oleh satu pesawat dari Bandara Soekarno Hatta.‎ Maskapai Garuda Indonesia ditunjuk untuk melakukan pendaratan perdana di bandara tersebut.

(LIN)

KONI Kota Bandung Beri Kesempatan Atlet Tingkatkan Kondisi Fisik

0
Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana. (Dok. FOKUSJabar.com)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung memberikan kesempatan kepada atlet yang memiliki kondisi fisik di bawah standar berdasarkan hasil tes fisik tahap pertama. ‎Atlet yang bersangkutan tidak akan langsung dicoret dari komposisi tim Pelatcab Porda Jabar XIII/2018 Kota Bandung.

Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kota Bandung, Nuryadi menuturkan, berdasarkan hasil tes fisik tahap pertama, kondisi fisik atlet secara umum masih dalam kategori sedang atau cukup. Meski demikian, ada beberapa atlet yang masih memiliki kondisi fisik dibawah standar minimal.

“Kondisi atlet dari hasil tes fisik tahap pertama ‎ini memang belum memuaskan, bahkan ada yang masih dibawah standar. Kita masih memakluminya karena ini baru pelaksanaan tes tahap pertama. Tidak fair kalau kita langsung coret,” ujar Nuryadi saat ditemui di sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

‎Nuryadi menambahkan, kondisi fisik atlet secara umum yang masih dalam kategori cukup tersebut masih bisa dimaklumi. Pasalnya, parameter yang digunakan Sport Science Laboratory FPOK-UPI saat pelaksanaan tes fisik adalah standar atlet PON.

‎”Jadi kalau dengan standar PON dan atlet Kota Bandung yang dipersiapkan untuk Porda Jabar XIII berada dalam kategori cukup, saya kira masih bisa bersaing. Tapi kita masih punya waktu untuk meningkatkannya,” terangnya.

‎Hasil tes fisik tersebut, lanjut Nuryadi, sudah dibahas dalam workshop bersama pelatih cabang olahraga. Termasuk rekomendasi-rekomendasi latihan untuk peningkatan kondisi fisik atlet.

Namun dengan kondisi atlet yang sebagian besar sedang berpuasa, ‎diakui Nuryadi, tidak memungkinkan untuk menggenjot latihan peningkatan kondisi fisik. Untuk itu, pada saat ini, para atlet lebih ditekankan untuk menjaga kondisi fisik yang sudah dicapai serta peningkatan dari sisi teknik.

“Nanti akan digelar tes fisik tahap kedua, dan ‎kita akan lebih tegas apakah atlet dicoret atau tidak. Jadi masih ada waktu untuk peningkatan fisik setelah bulan puasa. Kalau masih ada yang berada di bawah standar sesuai kecabangannya, kita tidak segan-segan untuk mencoretnya,” tegasnya.

(ageng/DH)

Dari IMB, Sektor Perizinan Ciamis Targetkan PAD Rp1,8 Milyar

0
Tower. Net.

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pemkab Ciamis menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perizinan terpadu sebesar  Rp1,8 Milyar di tahun 2018. Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Mmodal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Ciamis  Agus Yani mengatakan, target tersebut naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp1,5 milyar.

“Tahun 2017 target sektor perizinan mencapai Rp1,5 Milyar itu dari IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan terealisasi 105  persen. Tahun ini target PAD naik menjadi Rp1,8 Milyar,” kata Agus, melalui sambungan telepon Rabu (23/5/2018).

Dikatakan Agus sejak Juni hingga Maret 2018 atau triwulan pertama, target PAD terealisasi sebesar Rp615 juta atau 33,6 persen.

“Melihat kondisi tersebut kami yakin target PAD dari IMB tercapai 100 persen. Perhitungan kami untuk mencapai target setiap bulan harus masuk sekitar Rp150 juta sampai Rp200 juta perbulan,” kata Agus.

Potensi pembuatan IMB ini banyak masuk dari sektor usaha perumahan, kandang ayam, dan menara telekomunikasi.

“Investor di bidang perumahan banyak melirik Ciamis, ini menjadi potensi PAD dari IMB. Ciamis sebagai sentra unggas nasional juga mendorong masyarakat peternak mengembangkan populasinya dengan menambag kandang ayam baru, kemudian pembuatan menara telekomunikasi, tiga jenis usaha ini lah yang turut mendorong peningkatan PAD dari sektor peizinan dalam penerbitan IMB,” jelas Agus.

(DH)

RSUD Ciamis Tambah Fasilitas Panoramik Gigi

0

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Guna meningkatkan pelayanan, RSUD Ciamis terus berbenah diri. Selain terus membangun ruang perawatan baru, pihak RSUD juga terus melengkapi fasilitas pelayanan kesehatan salahsatunya bidang kesehatan gigi dan mulut.

RSUD Ciamis kini dilengkapi dengan alat radiografi panoramik gigi.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Ciamis drg A Kemal Pasha Sp.KGA MM, penyediaan alat pemeriksaan panoramik ini seiring dengan meningkatnya kasus pemeriksaan gigi dan mulut masyarakat ke rumah sakit antara lain gigi berlubang disertai sakit, pembengkakan gusi, bedah mulut, kasus gigi anak, merapikan gigi atau ortodentik.

“Sebelumnya RSUD Ciamis belum memiliki alat panoramik ini, sehingga untuk pemeriksaan lanjutan harus di rujuk ke luar Ciamis, tapi alhamdulillah sekarang kita sudah punya, dan bisa digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya Rabu (23/5/2018).

Kata drg Kemal, alat panoramik ini merupakan foto gigi dan rahang yang umumnya diperlukan oleh dokter gigi. Panoramik ini dilakukan guna melihat secara jelas masalah kesehatan gigi dan mulut sehingga memudahkan dokter untuk menentukan tindakan yang tepat sesuai dengan kebutuhan pasien dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut.

“Alat ini tidak hanya untuk kebutuhan panoramik saja, namun juga bisa untuk rotgen ortodentik (merapikan gigi), keakuratan alat panoramik ini diatas 95 persen dan merupakan generasi terbaru sehingga sangat aman dan terpercaya,” katanya.

Alat panoramik ini lanjutnya akan segera digunakan dan berada di ruangan dekat dengan pemeriksaan USG lantai dua RSUD Ciamis.

“Ya intinya di rumah sakit Ciamis untuk pelayanan gigi dan diagnosa penyakit gigi semakin lengkap,” ucapnya.

(Riza M Irfansyah/DAR)

Mahasiswa Unigal Tanyakan Kasus Korupsi di Fikes

0
Exif_JPEG_420

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah mahasiswa Universitas Galuh (UNIGAL) Ciamis yang dimotori Ketua Presiden Mahasiswanya mendatangi sekertariat rektorat. Kedatangan sejumlah mahasiswa tersebut untuk meminta pihak rektorat dan yayasan sejauhmana kasus hukum yang terjadi di Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES).

“Beberapa waktu lalu terjadi kasus korupsi di Fikes kami pingin tahu perkembangannya, bagaimana tersangkanya  sudah mendapat hukuman atau belum,” katanya, Rabu (23/5/2018)

Menjawab pertanyaan mahasiswa Ketua Yayasan Galuh H. Otong Husni Taopik, mengaku kasus Fikes sudah diserahkan ke Polres Ciamis. “Kasus ini sudah dalam penangan pihak Polisi dan kami menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini kepihak kepolisian untuk menangani sesuai aturan hukum yang berlaku,”katanya.

Selain mempertanyakan kasus di FIKES mahasiswa Unigal juga meminta pihak rektorat transparan dalam pemilihan rektor.

“Kami datang kesini bersama-sama kawan untuk meminta tranparansi pemilihan rektor yang saat ini sudah dalam penjaringan,” kata Ade Apipudin.

Ade mengatakan, saat ini pemilihan rektor sepertinya sudah dalam kondisi saling serang dan saling membusukan karakter antara kubu satu dengan kubu lainya.

“Kami inginkan pemilihan rektor ini berjalan sesuai aturan agar hasilnya bisa mengahsilakan rektor yang baik dan diterima semua pihak,” ucapnya.

(Husen Maharaja/DAR)