spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8172

Pelatih PSM Merasa Persib Lebih Diuntungkan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts menilai timnya memiliki waktu yang cukup singkat untuk persiapan serta recovery sebelum berhadapan dengan Persib Bandung.

Menurutnya, timnya hanya memiliki jeda sekitar tiga hari sebelum pertandingan pekan ke-10 Kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

Berbeda dengan Persib, yang dinilainya memiliki waktu persiapan dan jeda pertandingan lebih panjang. Karena, sebelumnya laga kontra Persebaya Surabaya batal digelar pada 19 Mei.

“Jadwal PSM sangat padat, sedangkan Persib belum pernah bermain lagi,” ucap Rene Alberts, Selasa (22/8/2018).

“Yang menguntungkan ada di pihak Persib dan mereka punya waktu untuk beradaptasi dan memulihkan diri dan adaptasi di bulan puasa ini,” tambahnya.

Selain waktu persiapan yang singkat, anak asuhnya juga harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dari Makassar ke Bandung. Apalagi, tidak ada penerbangan langsung dari Makassar menuju Bandung, sehingga harus ke Jakarta lebih dulu.

“Dan sulit dikarenakan kita cuma punya satu hari setelah pertandingan. Dan ita harus bertolak langsung ke Bandung, tidak ada penerbangan langsung ke sini, kita harus pergi ke tempat lain baru menuju tempat ini jadi sulit untuk memastikan apakah pemain benar-benar pulih apalagi ini di bulan puasa,” jelasnya.

(Arif)

Prediksi Susunan Pemain Persib dan PSM

0
ilustrasi (Web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, malam ini (23/5/2018).
Pada pertandingan kandang pekan ke-10 ini, skuad Maung Bandung berterkad mengamankan poin penuh sekaligus mempertahankan tren positif belum terkalahkan di kandang pada Liga 1 2018.
Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez dipstikan akan menurunkan skuad terbaiknya pada pertandingan ini. Agar, target mengamankan poin penuh bisa terealisasikan.
Sementara itu, PSM datang ke Bandung dengan target membawa pulang poin, tim berjuluk Juku Eja ini mempersiapkan pemain terbiknya termasuk mantan pemain Persib Ferdinand Sinaga dan Zulham Zamrun.
Berikut ini prediksi daftar susunan pemain Persib dan PSM :
Persib Bandung:
Kiper: Muhammad Natshir
Bek: Supardi Nasir, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus
Tengah: Dedi Kusnandar, Oh In kyun, Febri Hariyadi, Ghozali Siregar
Depan: Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman
PSM Makassar:
Kiper: Rivki Mokodompit
Bek: Steven Paulle, Zulkifli Syukur, Wasyiat Hasbullah, Abdul Rahman
Tengah: Wiljan Pluim, Marc Klok, Rasyid Bakrie
Depan: Ferdinand Sinaga, Guy Junior, Zulham Zamrun. (Arif)

Masuk Gang, Aries Didoakan Warga Jadi Pemimpin Kota Bandung

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dukungan terhadap calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 2 Yossi Irianto-Aries Supriatna terus mengalir.

Kali ini pasangan yang dikenal dengan tagline Hebring itu mendapat dukungan dari kaum dhu’afa dan anak yatim di Kelurahan Pajajaran dan Bojongloa Kaler.

Salah seorang warga RW05 Kelurahan Pajajaran, Ny Neni (45) mengaku sangat gembira tiba-tiba didatangi calon Wakil Wali Kota Bandung Aries Supriatna. Aries datang bersilaturahmi ke rumah Neni sambil membawa bungkusan takjil dan sedikit makanan.

“Nggak nyangka didatangi calon pejabat. Senang sekali. Semoga Pak Aries bisa benar-benar jadi pemimpin Kota Bandung,” kata Neni saat ditemui di rumahnya, Rabu (23/5/2018).

Ibu tiga anak itu mengaku sempat terkejut dengan kedatangan Aries, terlebih kediaman Neni berada di gang sempit dan tak jauh dari Bandara Husein Sastranegara.

“Ternyata masih ada yang mau menemui rakyat kecil seperti kami. Apalagi kami tinggal di kawasan kumuh dan sempit. Tapi beliau mau datang dan melihat kondisi kami,” kata Neni.

Hal senada diungkapkan Imas (60). Perempuan paruh baya itu mengaku senang rumah gubuknya didatangi calon orang nomor dua di Kota Bandung. Terlebih, sebelumnya belum pernah ada seorang pejabat pun termasuk lurah yang datang ke rumah berukuran 3×3 meter miliknya itu.

“Seumur hidup baru kali ini ada gegeden yang mau datang ke rumah saya. Saya juga sempat kaget siapa yang datang. Ternyata beliau calon Wakil Wali Kota Bandung,” kata Imas.

Meski baru pertama kali berjumpa, perempuan berkerudung itu mengaku langsung ‘jatuh hati’ dengan sosok Aries yang menurut dia sangat sopan dan ramah itu.

“Orangnya baik, ramah. Saya doakan dia jadi pemimpin yang amanah,” katanya.

Lain lagi dengan cerita Didi Rukandi (36), warga Babakan Asih, Bojongloa Kaler. Dia mengaku sempat heran saat diminta Aries mengantarnya ke rumah-rumah warga tidak mampu dan anak yatim di wilayahnya.

“Ternyata beliau sengaja ingin berbagi kebahagiaan dengan warga tidak mampu dan anak yatim. Ada sekitar 100 warga yang didatangi,” kata Didi.

Didi mengaku terkesan dengan sosok Aries yang bersedia blusukan ke gang-gang sempit dan kumuh. Terlebih, kata dia, di bulan Ramadhan hal tersebut cukup menguras tenaga.

“Saya baru melihat lagi ada pejabat yang mau blusukan. Dulu kan Pak Jokowi. Sekarang ternyata di Bandung ada juga yang mau blusukan. Mudah-mudahan beliau bisa jadi pemimpin Bandung yang merakyat,” kata Didi.

Sementara itu, Aries mengaku tidak ingin menyia-nyiakan momentum bulan suci Ramadan begitu saja. Meski disibukkan dengan jadwal kampanye, sebisa mungkin dia ingin mengisi puasanya dengan berbagai amalan sunnah.

“Salah satu yang sering saya lakukan ketika bulan Ramadhan adalah bersilaturahmi, berbagi takjil dan buka puasa bersama warga tidak mampu dan anak-anak yatim,” kata Aries.

Menurut dia, buka puasa bersama warga memberikan kesan tersendiri, terutama bila buka puasa bersama anak-anak yatim dan warga tidak mampu.

“Saya sengaja mendatangi rumah warga tidak mampu atau anak yatim supaya takjil dan makanan yang saya berikan bisa benar-benar diterima. Ada kenikmatan tersendiri jika saya bisa berbagi bersama mereka. Apalagi doa anak yatim itu mustajab,” tuturnya.

(LIN)

Tim Advokasi Demiz Laporkan KPI ke Kepolisian

0
advokasi

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Tim Advokasi Calon Gubernur Jabar Deddy Mizwar berencana melaporkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ke polisi.

Hal itu menyusul larangan penayangan Deddy Mizwar pada sinetron ‘Cuma Disini’ oleh KPI. Bahkan Tim Advokasi Deddy Mizwar pun akan melaporkan KPI pada Dewan Etik Penyiaran.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinan Hutahayan mengatakan, pihaknya telah menerima jawaban somasi dari KPI terkait larangan di sinetron itu.

“Sudah dijawab oleh KPI kemarin dan diserahkan ke saya, intinya KPI merasa sedang menjalankan tugasnya mengawasi konten siaran. Memang sesuai uu penyiaran tugasnya mengawasi konten siaran. Tapi konten siaran yang seperti apa dulu yang perlu diawasi sesuai uu penyiaran. Sepertinya mereka ini belum paham tentang tugasnya sendiri, terutama konten yang dianggap tidak boleh tayang,” jelas Ferdinan, Rabu (23/5/2018).

Menurut dia, larangan tayangan itu tidak jelas. Apalagi KPI hanya mengawasi penayangan film yang bersifat pornografi, edukasi kekerasan dan lainnya.

“Memang kalau pornografi itu tidak boleh tayang, tapi kalau sinetron seperti ini tidak mengandung hal hal seperti itu kok dilarang. Apalagi di sana tidak mengandung unsur kampanye. Artinya KPI tidak boleh melarang ini.Oleh karena itulah atas jawaban KPI yang kita terima dan sudah kita pelajari, maka kita putuskan tim hukum akan melaporkan komisioner kpi kepada kepolisian,” tegas Ferdinan.

Pihaknya pun akan melaporkan KPI pada kepolisian, karena KPI dinilai tidak profesional dan sewenang-wenang.

“Kita anggap mereka melampaui kewenangangannya, membatasi siaran siaran yang kontennya sendiri tidak pernah diperiksa oleh mereka. Mereka menyatakan tidak layak tayang tanpa memeriksa. Artinya ini perbuatan sewenang wenang, dan kita akan laporkan ke kepolisian dan kepada dewan etik komisi penyiaran, kita akan ambil langkah langkah hukum srperti itu,” tegas dia.

Saat ini pihaknya akan berkoordinasi dan rapat dengan tim advokasi lainnya untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Saya sedang menunggu tim yang lain, malam ini kita akan rapatkan untuk putuskan langkah hukum seperti apa yang akan dilakukan, tapi minggu ini kita akan tindak lanjuti,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun tengah mempelajari rencana untuk melaporkan KPI ke PTUN.Terutama untuk membatalkan surat edaran KPI, terlebih hal itu dinilai tidak sesuai dengan tupoksi KPI.

“Sinetron Deddy Mizwar inikan belum pernah mereka lihat sebelumnya. Kenapa bisa melarang dan menyimpulkan, konten yang mana yang dilarang. Mereka bilang sesuai peraturan PKPU nomor 4 tahun 2017, tapi yang tidak diperbolehkan itukan tentang penyiaran iklan.

Artinya KPI menjabarkan sendiri. Mereka tidak boleh menjabarkan dan mengartikan sebuah kalimat dengan penafsiran mereka sendiri. Makanya kita akan lapor juga ke PTUN untuk batalkan surat edaran, ” kata dia.

(LIN)

Awasi Kinerja Pemerintah, Hasanah Siapkan Molotot. com

0

KARAWANG,FOKUSJabar.id: Sebagai pelayan masyarakat, kinerja pemerintah seringkali kurang optimal dan merugikan rakyat.

Dengan kata lain, pengawasan yang ketat, serta ketegasan seorang pemimpin dalam menindak tegas oknum pemerintah yang kurang bertanggungjawab sangat dibutuhkan.

Demikian disampaikan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Hasan) , saat bersilaturahmi dengan warga Kampung Kadumungkus, Desa Cintawargi, Kecamatan Tegal waru, Kabupaten Karawang, Rabu (23/5/2018).

Hasan pun sudah menyiapkan situs Molotot.com untuk mengatasi hal tersebut.
Situs itu, kata dia, tidak hanya sebagai alat mengawasi kinerja pemerintah. Lebih dari bisa menjadi wadah menampung aspirasi masyarakat Jabar.

“Kerja pemerintahan kita awasi bersama, dan masyarakat pun bisa menyampaikan keluhan di situs Molototcom,” jelas Hasan, Rabu (23/5/2018).

Situs itu nantinya bisa diakses oleh seluruh rakyat Jabar melalui aplikasi berbasis android atau smartphone lainnya.

Dengan begitu, masyarakat lebih mudah untuk ikut mengawasi pembangunan di Jabar.

“Artinya, dimanapun dan kapanpun seluruh rakyat Jawa Barat bisa mengakses Molotot. com dan melaporkannya,” kata Hasan.

Lenih lanjut Hasan menegaskan bahwa program molotot. com adalah upaya pemerintah provinsi dalam menunjukkan transparansi kerja aparatur pemerintah.

Dengan begitu, pembangunan di pemerintahan terhindar dari tindakan korupsi dan abai terhadap rakyat.

“Kita buka semuanya kepada rakyat, supaya tidak ada lagi pejabat yang kerjanya leha-leha dan makan uang rakyat,” tegas dia.

Pada kesempatan tersebut, Hasan mengajak masyarakat untuk aktif memberikan saran dan aspirasinya demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah.

(LIN)

Tak Miliki Anus, Bocah 2 Tahun di Kab Tasikmalaya Butuh Bantuan

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Balita berusia 2 tahun bernama Novie Widiawati di Desa Cikadu, RT03/RW05, Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya tidak memiliki anus sejak lahir.

Anak pasangan Entis Sutisna dan Iis Anis itu butuh uluran tangan para dermawan, terlebih mereka tergolong keluarga kurang mampu.

Entis yang hanya buruh serabutan pun berharap ada perhatian dari pihak pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

“Sebagai orang kecil, saya hanya bisa berharap dan berdoa semoga ada pertolongan dan bantuan dari siapa saja yang tergugah mata hatinya,” kata Entis, Senin (21/5/2018).

Entis mengungkapkan, setahun lalu dirinya sempat membawa anak perempuannya itu ke rumah sakit. Namun karena tidak memiliki biaya, dirinya justru meninggalkan utang ke rumah sakit hingga saat ini.

“Ya pada akhirnya saya memiliki utang ke rumah sakit dan belum bisa bayar sampai sekarang,” ungkap dia.

Entis adalah salah seorang warga kekurangan yang tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS. Bahkan, dia hanya memakai persyaratan UPCPK saat membawa anaknya ke RS.

(Bam’s)

Pelatih PSM Senang Bertanding di Bandung

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: PSM Makassar akan berhadapan dengan Persib Bandung pada pertandingan pekan ke-10 Kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

Menurut pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, pertandingan tandang menghadapi Persib sangat dinantikan olehnya. Pasalnya, Persib menggunakan Stadion yang berkualitas sebagai kandangnya.

“Senang melihat banyak orang di sini. Yang artinya minat positif ini untuk pertandingan ada. Selalu menyenangkan datang ke Bandung keprofesionalan yang ada di sini,” kata Rene Alberts, Selasa (22/5/2018).

BACA JUGA:

Bey Machmudin Berduka Atas Kecelakaan Bus di Subang

Selain itu, atmosfer sepak bola Bandung terutama supporter sangat luar biasa, sehingga dia sangat senang saat timnya menghadapi Persib di Bandung.

“Yang kita tahu atmosfernya sangat besar fantastis juga yang ada di stadion. Kita melawan tim yang bagus dan ini pertandingan yang sangat ditunggu dan menarik,” jelasnya.

(Arif)