spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8173

Persia‎pan Panjang Persib Harus Raih Poin Penuh

0
(FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi PSM Makassar pada pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

Menjelang laga tersebut, Persib memiliki waktu persiapan jika dibandingkan dengan PSM. Pasalnya, laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya batal digelar pada 19 Mei 2018.

Menurut pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, panjangnya waktu persiapan yang dimiliki Maung Bandung menjadi keuntungan.

“Kami punya persiapan yang cukup untuk lawan PSM pasca Persebaya gak jadi,” kata Yaya di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (22/5/2018).

Waktu persiapan yang panjang tersebut membuat Persib wajib mengamankan kemenangan pada pertandingan kompetisi Liga 1 2018 pekan ke-10. Poin penuh dilaga tersebut dibutuhkan untuk menjaga tren positif.

“Artinya kita akan berusaha mendapatkan hasil maksimal untuk pertandingan besok yaitu meraih tiga poin,” tegas Yaya.

(Arif)

Jelang Tarung Lawan PSM, Persib Gelar Games Internal

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung tidak merasakan atmosfer pertandingan pada pekan kesembilan kompetisi Liga 1 2018, pasalnya laga kontra Persebaya Surabaya ditunda.

Pertandingan menghadapi tim berjuluk Bajul Ijo tersebut awalnya akan digelar pada 19 Mei 2018, namun terpaksa ditunda dengan alasan kemanan, setelah terjadi teror bom bunuh diri.

Meski begitu, pelatih fisik Persib Yaya Sunarya, tim pelatih Maung Bandung sudah mengantisipasinya dengan menggelar game internal pada Sabtu (19/5/2018).

“Kita memang tdiak jadi lawan Persebaya, tapi kita coba manipulasi program itu, di hari Sabtu kita bikin game internal untuk coba menggambarkan seperti yang dibilang, salah satunya adalah chemistry bagaimana pemain tetap punya chemistry dalam pertandingan,” kata Yaya, Selasa (22/5/2018)..

Yaya menambahkan, dengan game internal tersebut diharapkan skuad Maung Bandung bisa menjaga sentuhan bola dan tampil maksimal saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (23/5/2018).

“Sehingga kita tetap punya tren positif baik itu secara kondisioning maupun taktik, jadi saya pikir gak ada masalah,” tegasnya.

(Arif)

Jarak ke Puskesmas 7 Kilometer, Girimakmur Jadi Desa Siaga

0
Kepala Desa Girimakmur tengah mengecek ruangan Desa Siaga. (FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Desa Siaga Kesehatan Girimakmur Kecamatan Malangbong Garut siap melayani warga 24 jam untuk melayani kesehatan warga.  Kepala Desa Girimakmur Kecamatan Malangbong Garut, Solehudin Rais mengatakan, pihaknya berantusias untuk memfasilitasi warga yang membutuhkan fasilitas kesehatan, dimana letak jarak tempuh yang harus di ambil warga yang ada di sekitar girimakmur cukup jauh untuk hal yang bersifat darurat.

“Desa Siaga dibentuk karena warga jauh berobat ke Puskesmas Bunisari yang jaraknya  lebih dari 7 km”. tutur Rais.

Adapun fasilitas yang sudah dimiliki diantaranya, ambulance, ruang pemeriksaan pasien, ruang apotek, mushola, tempat piket. “Desa Siaga nantinya dikelola atau kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” terangnya.

Menurut Rais, bidang kesehatan adalah faktor utama penunjang maju mundurnya roda perekonomian. Oleh karenanya dirinya akan berupaya sekuat tenaga guna mensehatkan masyarakat.

“Warga Girimakmur akan adil dan makmur, berkembang dan maju jika bidang kesehatan sudah terpenuhi,” pungkasnya.

(Andian/DAR)

Ketahuan “Nyemen” Empat Pelajar Banjar Diamankan Pol PP

0
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Sebanyak empat pelajar SMKN 2 Banjar di gelandang ke Markas Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) Kota Banjar, Selasa (22/05/2018). Empat pelajar tersebut ketahuan sedang “Nyemen” di warung sekitar Doboku Banjar.

Kapala Bidang Penegkan Perundangan Dinas Satpol PP Kota Banjar, Asep Sutarno mengatakan pihaknya hanya menjalankan peraturan surat edaran Plt Wali Kota Banjar tentang larangan rumah makan berjualan siang hari selama bulan Ramadhan.

“Kami menjalankan surat edaran Plt Walikota Banjar bahwa selama Bulan Ramadhan warung/Restoran dilarang berjualan untuk saling menghargai orang yang sedang berpuasa. Kalau pun buka itu ada waktu yang sudah di tentukan sekitar jam 15.00 WIB warung/baru boleh buka,” katanya.

Lebih lanjut Asep menerangkan mengenai keempat pelajar SMKN 2 Banjar yang terkena razia “Nyemen” akan dilakukan pendataan sekaligus pembinaan, pemanggilan oang tua mereka

“Selain memanggil orang tuanya kami memberitahukan ke sekolah siswa tersebut dengan haran ini peringatan bahwa pelajar yang lain tidak ikut ikutan nyemen,” pungkasnya.

Boip

Gelar Ramp Check Lebih Awal, Dishub Jaring 5 Bus Tak Laik Pakai

0
Ramp Check Kota Bandung . (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menemukan lima bus tak layak pakai dari total 15 bus yang dilakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) di Terminal Leuwipanjang, Selasa (22/5/2018). Kelima bus dinilai tak layak pakai karena surat tidak lengkap dan permasalahan kondisi kendaraan.

“Bus tersebut bisa ‎kembali beroperasi jika telah diperbaiki. Kalau tidak, kita akan sanksi dengan sanksi terberat yakni larangan beroperasi,” ujar Kepala Bidang Perencanaan Pembinaan Transportasi Dishub Kota Bandung, Asep Kuswara saat ditemui usai pelaksanaan ramp check di Terminal Leuwipanjang, Selasa (22/5/2018).

Asep ‎menuturkan, pihaknya lebih awal melakukan ramp check dibanding tahun sebelumnya, sebagai langkah antisipasi kecelakaan pada arus mudik maupun balik lebaran 2018. Pemeriksaan meliputi Surat Tanda Nomor Kendaran (STNK), buku uji, kartu pengawasan dan fungsi kendaraan. Juga dilakukan pencocokan nomor rangka, nomor mesin dan nomor uji secara visual.

“Ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi pengendara maupun penumpang saat melakukan perjalanan. Selain dilakukan di terminal, ramp check pun kita gelar di pul-pul bus. Dan kita akan lebih intensifkan pemeriksaan ini pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2018,” tegasnya.

(ageng)

KONI Kota Bandung Siap Daftarkan Atlet Secara Online

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung menyatakan kesiapannya melakukan pendaftaran atlet untuk Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII/2018 melalui aplikasi online. Namun, pihaknya mempertanyakan terkait kewajiban mengisi data prestasi atlet yang didaftarkan.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kota Bandung, Erry Sudradjat menuturkan, berdasarkan informasi yang diterima, pendaftaran atlet untuk Porda Jabar XIII kali ini dilakukan secara online melalui aplikasi yang sudah disiapkan. Sebelumnya, pihaknya memprediksi jika pendaftaran atlet dilakukan seperti saat gelaran Porda Jabar sebelumnya dengan mengirim form A, B, dan C.

“Meski demikian, kita sudah siap kalaupun harus melakukan pendaftaran dengan sistem online melalui aplikasi yang sudah disiapkan. Kita sudah lakukan verifikasi persyaratan atlet yang akan kita daftarkan di setiap cabang olahraga,” ujar Erry saat ditemui di sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Selasa (22/5/2018).

Meski demikian, pihaknya masih mempertanyakan beberapa hal terkait pendaftaran online melalui aplikasi tersebut. Salah satunya terkait kewajiban menginput data prestasi setiap atlet yang didaftarkan untuk Porda Jabar XIII.

“Ini diluar kelaziman dari pendaftaran Porda Jabar seperti biasa. Kenapa harus memasukan data prestasi atlet, kalau biasanya kan persyaratan umum saja seperti keterangan domisili atlet,” terangnya.

Terkait data prestasi atlet tersebut, Erry mengaku pihaknya membutuhkan kejelasan terkait alasan kewajiban meng-entry data prestasi atlet. Pasalnya, pihaknya belum mengetahui untuk kebutuhan apa data prestasi‎ tersebut termasuk keterkaitannya.

“Kalau misal KONI Jabar membutuhkan data tersebut, sebelumnya kan sudah dilakukan pendataan prestasi atlet untuk persiapan PON XX. Terus data prestasi yang ini untuk apa? Itu yang ingin kami ketahui,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya mempertanyakan terkait operator untuk pengoperasian dan entry atlet ke aplikasi online tersebut. Sebelumnya, pihaknya sudah mendapatkan informasi untuk mempersiapkan operator aplikasi online tersebut.

“Kita sudah siapkan tiga orang untuk operator aplikasi yang rencananya akan ditraining terlebih dahulu oleh pihak PB Porda Jabar XIII. Namun kami sendiri ‎belum tahu kapan training tersebut dilakukan dan bagaimana kesiapan dari aplikasi pendaftaran online tersebut, padahal waktu menuju Porda Jabar XIII tinggal beberapa bulan saja,” pungkasnya.

(ageng)

Spanduk Ucapan di Sembarang Tempat Dilarang

0
spanduk ucapan
Spanduk-spanduk ucapan idul fitri yang melanggar aturan pasti dibongkar (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya mewanti-wanti kepada semua pihak tak memanfaatkan moment Hari Raya Idul Fitri 1439 H 2 dengan memasang spanduk, umbul-umbul atau banner disembarangan tempat. Kalau melanggar justru akan  dibongkar paksa.

”Siapa pun yang memasang spanduk dengan sembarangan apalagi melintang di atas jalan atau umbul-umbul disembarang tempat tanpa ada ijin dari PUPR akan kita sikat, bongkar langsung saat itu juga karena telah melanggar aturan,”tegas Heri Nugraha, Kasi Reklame Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Selasa (22/05/18).

Menurut dia, pemasangan spanduk atau umbul-umbul aturannya jelas, dan jika melanggar sanksinya pun jelas akan ditertibkan ada pengecualian, walaupun spanduk ucapan idul fitri 1439 H sifatnya layanan sosial, jika melanggar ketentuan dan aturan tetap kami bongkar,”ungkapnya.

Heri menuturkan, penegakan aturan ini sangat penting agar siapun yang mau memasang spanduk-spanduk ucapan tidak seenaknya memasang dengan sembarangan tempat karena pasti di bongkar.

”Pemasangan spanduk, umbul-umbul ataupun banner, wajib menempuh prosedur dan perijinan, jangan sampai mengganggu keindahaan dan bertentangan dengan estetika Kota termasuk aspek-aspek tata ruang Kota,”pungkas Heri.

(Seda)