spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8159

Mahasiswa minta Sekda Bekasi Diberhentikan

0
mahasiswa

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Forum Mahasiswa Bekasi menuntut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) memecat Sekda Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji.

Mereka menilai bahwa Rayendra sudah melanggar kode etik atas dugaan mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk memilih salah satu calon kepala daerah.

“Dia mengarahkan ASN lain untuk memilih paslon tertentu dan jangan takut pada KPU atau Panwaslu. Ini sudah melanggar, harus ditindak tegas,” kata koordinator aksi Muhammad Romli di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (31/5/2018).

Apa yang dilakukan Sekda Kota Bekasi, kata dia, sudah diproses oleh Bawaslu RI. Namun, hingga saat ini belum ada pemecatan. Padahal pemecatan bisa dilakukan gubernur sesuai dengan UU 32 tahun 2004 pasal 122 ayat 3.

“Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi untuk menunda pemecatan. Semua unsur pelanggaran sudah terpenuhi,” tegas dia.

Pihaknya khawatir akan mengganggu pelayanan publik jika kondisi tersebut berlanjut. Sebab ASN tidak boleh terpengaruh diskriminasi politik.

“Gubernur dan Mendagri harus segera bertindak cepat mencopot Rayendra Sukarmadji, karena secara terang-terangan memobilisasi ASN untuk memenangkan salah satu calon Wali kota Bekasi,” kata dia.

Jangan sampai, kasus ketidaknetralan Sekda ini mencederai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk menciptakan Pilkada Serentak 2018 yang aman dan kondusif.

(LIN)

Hasil Verifikasi Mutasi Atlet Porda Jabar XII Diumumkan, Tuan Rumah Belum Termasuk

0
Dari ki-ka, Wakil Ketua II KONI Jabar, Verdia Yosef, Sekretaris Umum KONI Jabar, Gianto Hartono, Wakil Ketua I KONI Jabar, M Budhiana, dan Ketua Tim Pokja Mutasi Atlet, Agus Salide. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Tim Kelompok Kerja (Pokja) Mutasi Atlet KONI Jabar merilis hasil verifikasi mutasi atlet menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII di Kabupaten Bogor pada Oktober 2018 mendatang. Meski demikian, hasil verifikasi bersifat sementara karena pihak tuan rumah Kabupaten Bogor belum menyampaikan data-data mutasi atlet kepada pihaknya.

Ketua Tim Pokja Mutasi Atlet KONI Jabar, Agus Salide menuturkan, proses verifikasi mutasi atlet, secara administrasi, sudah diselesaikan pihaknya sejak tiga pekan silam. Namun pihaknya belum menyampaikan hasil verifikasi karena masih menunggu data-data mutasi atlet yang dilakukan oleh pihak tuan rumah, Kabupaten Bogor.

“Hingga saat ini, pihak Kabupaten Bogor belum juga menyampaikan data-data mutasi atlet yang mereka lakukan. Padahal, kita hanya minta data atlet yang mutasi saja bukan data seluruh atlet Kabupaten Bogor. Mereka selalu beralasan jika pihak yang memegang data mutasi atlet sedang berada di luar kota,” ujar Agus saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di ruang Kominfo KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (31/5/2018).

Agus mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi mutasi yang dilakukan, menjelang pelaksanaan Porda Jabar XIII pada Oktober 2018 terjadi mutasi yang dilakukan oleh sekitar 389 atlet. Dari jumlah tersebut, pihaknya mengambil keputusan berdasarkan tiga kategori yakni memenuhi syarat, belum memenuhi syarat, dan ditolak.

Untuk yang memenuhi syarat mutasi sebanyak 271 atlet, belum memenuhi syarat mutasi sebanyak 112 atlet dan yang ditolak sebanyak 6 atlet. Terkait asal atlet yang melakukan mutasi, sebanyak 172 atlet yang melakukan mutasi menjelang Porda Jabar XIII berasal dari luar provinsi Jabar dan sisanya dari kota dan kabupaten di Jabar. Sementara untuk daerah tujuan mutasi atlet, paling banyak ke Kota Bekasi, lalu Kabupaten Bekasi, dan tuan rumah Kabupaten Bogor.

“Jumlah atlet yang melakukan mutasi ini diluar mutasi atlet yang dilakukan Kabupaten Bogor, karena kami belum mendapatkan datanya dari mereka dan hanya berbekal data dari pengprov cabang olahraga bersangkutan. Kita ingin semua transparan dan akuntabel karena hal ini akan menentukan kualitas pelaksanaan maupun pertandingan di Porda Jabar XIII nanti sebagai miniatur dan persiapan PON XX,” terangnya.

Hasil verifikasi mutasi atlet ini, lanjutnya, diserahkan kepada jajaran pimpinan KONI Jabar untuk diambil keputusan pasti terkait nasib atlet yang bersangkutan bisa berlaga Porda Jabar XIII atau tidak. Pasalnya, proses keabsahan atlet sendiri tidak berhenti di Pokja Mutasi namun akan ditetapkan melalui keputusan dari Komisi Keabsahan Porda Jabar XIII, Dewan Hakim, hingga KONI Jabar.

“Secara administratif, hasil sudah kita serahkan ke pimpinan KONI Jabar untuk ditindaklanjuti. Termasuk akan menjadi bekal awal bagi pihak Binpres dalam persiapan menuju PON XX. Dan proses mutasi ini akan berlanjut, dibahas dan disampaikan pada saat Delegate Registration Meeting atau DRM Porda Jabar XIII,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

Ini Dia 4 Kecamatan di Ciamis yang Bakal Gelar Pasar Murah

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Mengantisipasi terjadinya lonjakan harga di bulan ramadhan menjelang Lebaran,  Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Ciamis menggelar pasar murah di 4 Kecamatan. Pasar murah bakal digelar selama dua pekan sebelum lebaran. tujuananya untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.

“Untuk membantu masyarakat kami telah melaksanakan pasar murah,” kata Kadis Koeprasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Ciamis Yusup. Yusup menuturkan, adapun sasaran pasar murah tersebut masyarakat yang penghasilannya masih dibawah rata-rata masyarkat yang mampu.

“Kebutuhan masyarakat yang kami jual beras, minyak goreng, gula pasir dengan harga dibawah harga pasar,” ucapnya.

Yusup melanjutkan, dengan adanya pasar murah tersebut bisa sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.

“Semoga pasar murah yang kami laksanakan menjadi ladang ibadah karena membantu masyarakat,” katanya.

(husen maharaja/DAR)

DPRD Kota Bandung Tinjau Langsung Pembangunan IPA Cikalong dan SPAM Tegalega

0
Anggota DPRD Kota Bandung melihat secara langsung progres pembangunan IPA Cikalong dan SPAM Regional Tegalega serta mendapat presentasi dari Dirut PDAM Tirtawening, Sonny Salimi. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : DPRD Kota Bandung melakukan kunjungan secara langsung terkait progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikalong dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Tegalega, Kamis (31/5/2018). Pada kunjungan tersebut, anggota DPRD Kota Bandung mendapatkan presentasi langsung dari Direktur Utama PDAM Tirtawening, Sonny Salimi terkait progres pembangunan IPA Cikalong dan pembangunan SPAM Regional Tegalega tersebut.

Sonny menuturkan, program Regional Bandung Selatan dilaksanakan oleh satuan kerja pengembangan kinerja pengelolaan air minum Jawa Barat yang merupakan program pengembangan SPAM baru dengan memanfaatkan Sungai Cisangkuy sebagai sumber air bakunya. Kapasitas total SPAM yang akan dibangun sendiri sebesar 700 liter per detik yang terbagi untuk Kota Bandung sebesar 400 liter per detik dan Kabupaten Bandung sebesar 300 liter per detik.

“Tahap pertama dibangun SPAM dengan kapasitas 350 liter per detik dan untuk Kota Bandung sendiri mendapatkan 200 liter per detik untuk wilayah blok Tegalega,” ujar Sony saat ditemui di sela-sela kegiatan, Kamis (31/5/2018).

Pembangunan SPAM Regional Tegalega sendiri, lanjut Sonny, hingga bulan Mei minggu ketiga, proses pengerjaan sudah mencapai 100 persen untuk pengadaan pipa. Lalu untuk pemasangan pipa sendiri sudah mencapai 80 persen dan untuk pemasarannya sudah mencapai 100 persen.

Untuk SPAM Regional Tegalega tersebut, pihaknya memiliki prioritas dalam Pembentukan Distrik Meter Area (DMA). Untuk pemasangan Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) sendiri berawal di area Kelurahan Batununggal dan Kelurahan Mengger.

“Dengan adanya SPAM Regional Tegalega ini, ada potensi penambahan cakupan layanan berdasarkan hasil survey minat pelanggan sebanyak 5.635 calon pelanggan. Lalu terdapat lima DMA di Kelurahan Batununggal dan Kelurahan Mengger yakni DMA Blok Batununggal, DMA Blok Waas Parakan, DMA Blok Batununggal Indah, DMA Blok Mengger, dan DMA Blok Terusan Buah Batu,” tuturnya.

Untuk pembangunan IPA Cikalong, akan dibangun Bak Prasedimentasi, Bangunan Instalasi dan Reservoir. Pembangunan IPA Cikalong sendiri sudah dilakukan dengan pengukuran sondir, pembuatan akses jalan ke bak 1, pemasukan dan pengelasan pipa, serta pengerukan dan pemulangan titik starussiple dan pengecoran DPT di bak III. “Untuk waktu pelaksanaannya sendiri selama 12 bulan,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Ormas Diimbau Tak Minta THR ke Pengusaha

0
ormas
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau organisasi masyarakat (ormas) untuk tidak meminta atau mengajukan proposal untuk Tunjangan Hari Raya (THR) ke para pengusaha di Kota Bandung. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dari Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin.

“Kita tidak melarang Ormas mengajukan proposal permohonan bantuan, namun kita tidak ingin ada unsur pemaksaan dalam proses tersebut. Kalau bisa, tidak meminta atau pengajuan proposal untuk itu (THR) ya,” ujar Solihin, Kamis (31/5/2018).

Dengan permintaan maupu pengajuan proposal dari Ormas, Solihin khawatir, jika para pengusaha mendapat tekanan terutama yang berkaitan dengan keuangan. Pasalnya, hal tersebut akan berdampak pada kondisi ekonomi di Kota Bandung.

“Dan tentu saja, kita tidak berharap itu terjadi di Kota Bandung,” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang merasa mendapatkan ancaman atau intimidasi dari pihak tertentu untuk segera melaporkannya ke polisi. Apalagi jika hal tersebut dianggap sudah mengganggu kenyamanan dan keamanan.

“Kalau sudah ada unsur pemaksaan, itu kaitannya sudah pidana,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

Solihin Ajak Warga Waspada terhadap Kejahatan Jalanan Geng Motor

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak seluruh warga masyarakat untuk makin merapatkan barisan menjaga wilayahnya masing-masing. Hal ini seiring dengan kembali munculnya kejahatan jalanan seperti geng motor yang kerap meresahkan Kota Bandung.

“Ini (kejahatan jalanan) lintas kabupaten kota. Tidak hanya ada di Kota Bandung, terkadang dari Kabupaten ke Kota Bandung atau sebaliknya. Ini harus jadi perhatian kita semua dan kita pun telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencegah aksi-aksi tersebut,” ujar Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Watukancana Kota Bandung, Kamis (31/5/2018).

Selain itu, Solihin pun meminta para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan serta membimbing anak-anak mereka. Pengawasan dan bimbingan dari orang tua terhadap anak memegang andil yang sangat besar dalam mencegah terjadinya kejadian tersebut.

“Tanya jika anak kita mau pergi, jangan sampai dibiarkan begitu saja (tanpa pengawasan). Jangan sampai mereka terpengaruh hal-hal yang buruk,” terangnya.

Solihin menambahkan, dalam momen bulan suci Ramadhan, pihaknya sudah menyebar surat edaran kepada seluruh perangkat daerah dan kewilayahan untuk semakin meningkatkan kegiatan keagamaan. Hal tersebut bertujuan mempertebal keimanan serta memperkuat mental dan spiritual masyarakat.

“Bulan Ramadan ini kesempatan kita mendulang berbagai pahala. Jangan sampai dikotori oleh hal-hal seperti itu. Seluruh warga saya imbau meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan kualitas keimanan kualitas ibadah kita,” tegasnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini warga Kota Bandung dan sekitarnya dihebohkan dengan viralnya sebuah video anggota geng motor yang meresahkan masyarakat. Dalam video tersebut, pria yang diketahui salah satu anggota geng motor mengacungkan senjata seperti pedang di tengah jalanan sambil dibonceng rekannya di wilayah Arcamanik. Sepeda motor yang dikendarai rekannya tersebut pun berjalan ugal-ugalan sehingga mengancam keselamatan pengendara lain.

Selain itu, baru-baru ini pun tersebar video tawuran antar geng motor yang terjadi di kawasan Katapang, Kabupaten Bandung. Dalam video tersebut, terekam bagaimana dua kelompok pemuda melakukan tawuran di tengah-tengah jalan.

(ageng/bam’s)

Prediksi Susunan Persib kontra Bhayangkara FC

0
Bhayangkara FC
ilustrasi (web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan menghadapi Bhayangkara FC pada pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 pekan ke-12 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, malam ini (31/5/2018).
Pada pertandingan ini Persib tidak akan diperkuat beberapa pemain andalannya seperti Ezehciel Ndouassel dan Supardi Nasir yang mendapatkan akumulasi kartu. Serta Febri Hariyadi, Victor Igbonefo yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-23 dan Indra Mustafa ke Timnas U-19.

BACA JUGA: ‎Gabung Bhayangkara FC, Ezechiel Tak Bisa Main Lawan Persib

Meski begitu, pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, absennya beberapa pemain bukan masalah baginya. Pasalnya, masih ada amunisi lain yang bisa menggantikan posisi pemain yang absen.
Berikut ini prediksi susunan pemain Persib menghadapi Bhayangkara FC :
Kiper: Muhammad Natshir
Bek: Ardi Idrus, Bojan Malisic, Wildansyah, Henhen Herdiana
Tengah: Ghozali Siregar, Oh In-kyun, Hariono, Atep
Depan: Jonathan Bauman, Airlangga Sucipto.
(Arif/Bam’s)