spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8160

Animo Peserta ‘Pocari Sweat Bandung West Java Marathon 2018’ Sangat Besar

0
(FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: PT Amerta Indah Otsuka selaku produsen Pocari Sweat dan official partner dari Asian Games 2018, kembli menggelar ajang lari bergengsi untuk yang kedua kali dengan tema “Pocari Sweat Bandung West Java Marathon 2018”.

Kegiatan ini akan digelar di kota Bandung pada 22 Juli 2018 mendatang, dan ada empat katagori jarak tempuh yakni 5K, 10K, half marathon dan full marathon.

Menurut Marketing Director PT Amerta indah Otsuka, Daniel Pieter, antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini sangat besar, bahkan saat dibukanya pendaftaran April 2018 lalu, tiket terjual habis hanya dalam dua hari.

Pocari Sweat Bandung West Java Marathon 2018 ini menargetkan 8.000 peserta, selain dari Indonesia, peserta juga berasal dari beberapa negara seperti Malaysia dan Jepang.

“Kita registrasi di April, melihat animo sangat besar, tahun kemarin butuh waktu tiga bulan (untuk pendaftaran), sekarang kita hanya dalam dua hari sudah habis. Animonya luar biasa, 14 negara ikut berpartisipasi, terbanyak (negara asing) dari luar yakni Jepang dan Malaysia,” ucap Daniel Pieter, Kamis (31/5/2018).

Kegiatan yang akan berlangsung di Gedung Sate sebagai lokasi start dan finish ini berhadian total Rp 500 juta baik dalam bentuk cash maupun prodak.

Setiap tahunnya Pocari Sweat selaku penyelenggara selalu memberikan hal yang baru bagi para peserta. Tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Asian Games 2018, Pocari Sweat yang juga merupakan sponsor resmi Asian Games akan membawa nuansa Asian Games dalam event ini.

“Dalam upaya mempertahankan penghargaan medali terbaik yang telah dicapai di tahun kemarin, pada tahun ini kami juga menghadirkan medali dengan design special edition Asian Games sebagai reward untuk semua peserta dan juga sebagai bentuk dukungan para peserta terhadap Asian Games 2018,” jelasnya.

(Arif)

Porserosi Jabar Sambut Baik Rencana Kerjasama dengan Gyeongsangbuk-Do

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jawa Barat menyambut baik rencana cabang olahraga sepatu roda dimasukan dalam skema kerjasama olahraga antara Provinsi Jabar dengan Provinsi Gyengsangbuk-Do, Korea Selatan. Penanganan pelatih asal negeri ginseng bagi atlet sepatu roda ‎telah dibuktikan keberhasilannya dengan meraih lima medali emas dan tiga medali perunggu di PON XIX tahun 2016 lalu.

“Banyak keuntungan saat kita dilatih pelatih asal Korea Selatan di negeri ginseng. Kemampuan anak-anak meningkat cukup signifikan dan bverhasil meraih lima medali emas di PON XIX lalu,” ujar Ketua Pengprov Porserosi Jabar, Erry Sudradjat saat ditemui di lintasan sepatu roda Saparua, Jalan Saparua Kota Bandung, Rabu (30/5/2018).

Peningkatan kemampuan para atlet, lanjut Erry, karena dukungan sarana prasarana berlatih yang cukup mumpuni di negeri ginseng. Tak hanya itu, para atlet pun bisa berlatih secara kontinyu tanpa terganggu dibawah asuhan pelatih Korea Selatan yang merupakan pelatih Olimpiade.

“Selain itu, para atlet kita pun mendapatkan sparing partner yang cukup bagus yakni atlet Korea Selatan yang merupakan atlet tingkat dunia,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya sangat menyambut baik dengan masuknya cabang olahraga sepatu roda ‎dalam skema kerjasama olahraga Jabar dan Gyeongsangbuk-Do. Kembali mendapatkan kesempatan dilatih pelatih Korea Selatan di negeri ginseng, menjadi kesempatan yang sangat baik dalam meningkatkan performa atlet untuk persiapan PON XIX.

“Dengan dilatih pelatih Korea Selatan dan berlatih disana, banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan. Tidak hanya bagi atlet, tapi juga bagi pelatih kita yang bisa mendapatkan pelajaran berharga. Kalau berlatih disini (Bandung), kita harus perbaiki fasilitas kita,” tegasnya.

(ageng)

Danrem Ingatkan Anggota Kodim 0613 Harus Netral di Pilkada Ciamis

0
(Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Danren 062 Tarumanegara Kolonel Inf. Tatan Ardianto, memerintahkan kepada jajaran Prajurit TNI-AD Kodim 0613 Ciamis harus tetap netral dalam Pilkada Gubernur Jabar dan Kabupaten Ciamis yang akan digelar secara serentak pada bulan Juli 2018 yang akan datang.

“Saya tegaskan Prajurit di jajaran Kodim 0613 ini jangan ada yang memihak salah satu calon dalam Pilkada nanti,” katanya. Disela-sela buka bersama dengan jajaran TNI Kodim 0613 Ciamis, tokoh masyarakat dan puluhan anak yatim piatu. Bertempat di Aula Makodim 0613 Ciamis. Jalan Jendral Ahmad Yani Ciamis. Rabu (30/5/2018).

Tatan mengatakan, dalam Pilkada yang akan digelar mendatang para prajurit Kodim 0613 Ciamis harus fokus menjaga keamanan membantu tugas kepolisian.

BACA JUGA

Tim Damkar Rancah Berhasil Evakuasi Anak Meninggal di Dalam Gorong-gorong

“Tugas TNI adalah membantu Pemda dan bersinergi dengan Polisi dalam rangka pengamanan Pilkada agar berjalan dengan aman dan sukses,” ucapnya.

Sementara itu kegiatan buka bersama yang dialanjutkan salat tarawih berjemaah lanjut Tatan, merupakan salah satu kegiatan silaturahim antara pimpinan Korem adan anggota Kodim 0613 Ciamis.

“Melalui buka bersama ini bisa mempererat tali silaturahim antara pimpinan dan anggota,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Pemkot Luncurkan 300 ribu Ayam Beku

0
pemkot
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Untuk menstabilkan harga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan 300 ribu ayam beku  dengan harga maksimal Rp33 ribu per kilogram di Pasar Astana Anyar Kota Bandung,.

“Untuk penyediaan produk ayam beku ‎ini, kita bekerjasama dengan pihak swasta dan pendistribusiannya dilakukan PD Pasar Bermartabat. Kita jamin kualitas ayam sangat bagus dan sesuai standar karena kita mengerahkan tim untuk meninjau langsung ke rumah pemotongan ayam,” ujar Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin saat peluncuran di Pasar Astana Anyar, Rabu (30/5/2018).

Solihin mengatakan, harga daging ayam di pasaran masih berada di kisaran harga Rp40 ribu per kilogram. Dengan meluncurkan daging ayam beku, pihaknya berharap warga bisa memperoleh daging ayam berkualitas dengan harga terjangkau.

“‎Dengan peluncuran daging ayam beku ini, kita harapkan harga ayam terutama ayam ras yang dijual di Kota Bandung bisa menembus harga maksimal Rp33 ribu per kilogram. Distribusi ayam beku ini kita akan lakukan hingga H+7 Lebaran,” tambahnya.

‎Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Distan) Kota Bandung, Eli Wasliah menuturkan jika ayam beku ini sangat aman untuk dikonsumsi. Daging ayam beku ini pun lebih sehat karena dibekukan dibawah suhu -4 derajat celcius.

“Jadi semua ‎bakteri dipastikan mati. Dari kualitas pun lebih tahan, kalau daging sapi empuk karena rigor mortis-nya (kaku) sudah selesai sehingga dia dalam kondisi yang empuk. Jadi nggak masalah,” ujar Eli.

Eli menegaskan, produk daging ayam beku ini menjadi solusi terbaik saat harga ayam di pasaran sudah berada di atas normal. Pemkot Bandung pun ingin memberi pilihan produk pangan pokok bagi masyarakat dengan harga yang lebih murah dan berkualitas.

‎”Yang paling penting harga Rp33 ribu per kilogram ini bertahan sampai menjelang lebaran. Itu harga paling mahal, dan setelah Lebaran itu harus lebih murah,” tegasnya.

(ageng/DAR)

Porserosi Dukung Kerjasama Pembinaan Olahraga dengan Korsel

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jawa Barat‎ memiliki harapan terhadap rencana perpanjangan kerjasama bidang olahraga antara Jabar dan Gyeongsangbuk-Do. Pihaknya menilai masih ada berbagai hal yang masih membutuhkan penyempurnaan.

“Kerjasama ini sangat bagus untuk mendukung peningkatan prestasi olahraga Jabar. Tapi harus diingat juga, harus ada kesiapan dari kita. Baik dari sisi atlet, pengurus, hingga kesiapan sarana prasarana,” ujar Ketua Pengprov Porserosi Jawa Barat‎, Erry Sudradjat saat ditemui di lintasan sepatu roda Saparua, Jalan Saparua Kota Bandung, Rabu (30/5/2018).

Dari sisi atlet, pelatih dan pengurus, lanjut Erry, harus dibekali dengan kemampuan bahasa. Pasalnya, komunikasi antara atlet, pelatih, dan pengurus dengan pihak Gyeongsangbuk-Do kerap terkendala meski ada penerjemah.

“Kadang bahasa penerjemah ‎itu kerap tidak sinkron dengan apa yang diungkapkan pelatih asal Korea Selatan. Jadi minimal, atlet, pelatih dan pengurus maupun pelatih asal Korea Selatan itu harus paham dan mengerti bahasa Inggris. Tidak harus bahasa Indonesia atau Korea,” terangnya.

Selain itu, dari sisi pemilihan pelatih, harus ada koordinasi dengan pihak cabang olahraga. Pasalnya, ‎beberapa pihak cabang olahraga sudah memiliki pengalaman ditangani oleh pelatih asal Korea Selatan.

“Terkadang ada ketidakcocokan antara atlet dengan pelatih Korea Selatan yang dipilih. Seperti di cabang olahraga sepatu roda, kita sudah sangat cocok dengan pelatih yang dulu,” tambahnya.

Begitu pula dengan kesiapan sarana dan prasarana berlatih, jika proses latihan dilakukan di wilayah Jabar. Pasalnya, sarana prasarana berlatih di Jabar masih membutuhkan perbaikan sehingga proses latihan berjalan dengan baik dan lancar.

“Berbeda jika berlatih di Korea Selatan yang memiliki sarana prasarana yang sangat baik. Selain itu, para atlet bisa berlatih tenang karena tidak terganggu oleh aktivitas masyarakat lain. Berbeda dengan disini, yang harus bergntian dengan masyarakat umum,” pungkasnya.

(ageng/DAR)

Kunjungi Istana Merdeka, PM India Disambut Pasukan Nusantara

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Perdana Menteri India Narendra Modi disambut Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Rabu (30/5/2018) pagi ini. Lawatan kenegaraan Modi digelar dalam rangka menyambut 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India tahun depan.

Puluhan anak sekolah berbusana adat sambil melambaikan bendera India dan Indonesia menyambut kehadiran PM Modi.

Kedua pemimpin lalu menyambangi jajaran anak kecil di sana dan Modi menyalami anak-anak yang berada di barisan depan satu per satu.

“India. India,” teriak anak-anak itu kepada Modi.

Kedua kepala negara lalu menggelar pertemuan bilateral yang dihadiri bersama menteri terkait seperti Menko Polhukam Wiranto, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan dalam kunjungan ini Presiden Jokowi dan PM Modi bakal menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama, salah satunya sektor pertahanan.

Kedatangan PM Modi merupakan kunjungan resmi pertama ke Indonesia sebagai balasan atas kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke India pada Desember 2016, dan saat menghadiri ASEAN-India Commemorative Summit pada Januari 2018.

(Agung/DAR)

Polisi Ungkap Korban Laka Lantas Gerbong Curanmor

0

CIAMIS,FOKUSjabar.co.id : Korban kecelakaan di Jembatan Merjan, Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis adalah gembong curanmor yang biasa beraksi di wilayah Ciamis Selatan.

Aiptu Warju anggota Polsek Banjarsari Ciamis mengungkapkan bahwa korban sebelumnya pernah datang ke Polsek Banjarsari untuk meminta surat kehilangan kendaraan Namun belakangan korban yang warga Tasikmalaya itu adalah pencuri motor.

“Orang ini pernah meminta surat kehilangan surat surat kendaraan. Tapi karena tak bisa memperlihatkan bukti keabsahan kepemilikan kendaraan seperti BPKB, kami tak bisa menerbitkan surat kehilangan kehilangan. Dia beralasan BPKB ada di Tasik,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, korban diketahui memacu kendaraannya begitu kencang lantaran dikejar warga dari arah Padaherang menuju Banjarsari menggunakan kendaraan yang diduga hasil aksinya. Tiba di lokasi kejadian, terduga pelaku justru mengalami kecelakaan lalu lintas hingga mengalami luka parah dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ciamis.

Anggota Polantas Polsek Banjarsari, Aiptu Warju, membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayah hukumnya. Hanya saja, korban yang juga terduga pelaku ranmor tersebut setelah kecelakaan masih dalam keadaan hidup.

“Korban masih dalam kondisi hidup. Hanya saja lukanya parah. Jadi, kemarin korbannya masih hidup dan dalam penanganan tim medis di Puskesmas Banjarsari,” terangnya.

Warju menambahkan, setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Banjarsari, korban kemudian dirujuk ke RSUD Ciamis.

(boip/DAR)