TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Teka-teki hilangnya seorang remaja putri asal Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya menemui titik terang. Korban berhasil ditemukan polisi kurang dari 24 jam setelah pihak keluarga membuat laporan resmi.
Pelajar SMK berusia 16 tahun bernama Delis Lisnidilah itu sempat meninggalkan rumah sejak 2 Oktober 2026. Tim gabungan menemukan korban di Lantai 33 Apartemen Tokyo, PIK 2, Tangerang, Banten.
Baca Juga: PSSI Kota Tasikmalaya Gelar Liga Pelajar 2026, Bidik Bibit Pesepak Bola Muda dari Sekolah
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri, mengonfirmasi keberhasilan penemuan warganya tersebut. Namun, kondisi psikologis korban masih terguncang sehingga belum bisa memberikan keterangan.
“Syukur Alhamdulillah, yang bersangkutan sudah anggota kami temukan di sebuah apartemen di daerah Tangerang Banten,” ujar AKP Heru Samsul Bahri, Senin (12/10/2026).
Pemulihan Trauma
Polisi langsung mengevakuasi Delis ke rumah aman (safe house) guna mendapatkan penanganan psikologis intensif. Pihaknya juga menggandeng lembaga perlindungan anak.
“Sudah kita tempatkan di rumah aman, masih harus mendapat penanganan trauma, terutama untuk pemulihan psikologisnya,” kata Heru.
Delis mulanya dinyatakan hilang pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB dari rumah kontrakannya di Kampung Simpang, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong. Korban pamit membeli makanan sebelum akhirnya tidak kembali.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri sebelum melapor ke Polsek Bantarkalong. Polres Tasikmalaya lantas menerjunkan tim gabungan bersama Unit PPA Satreskrim.
Identitas Korban Sempat Disamarkan di Apartemen
Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo, menyebutkan sejumlah kejanggalan dalam penelusuran kasus ini, termasuk ponsel baru korban yang tertinggal di kosan.
Keberhasilan operasi penyelamatan ini melibatkan koordinasi erat bersama jajaran Polda Metro Jaya.
“Kami berangkat dari Tasikmalaya, usai menemukan titik terang keberadaan korban di Tangerang. Tetapi tentu tidaklah mudah menemukan, karena identitas korban sempat disamarkan saat menghuni apartemen tersebut,” ungkap Josner.
Tim gabungan menyisir lokasi pemukiman padat dan kos-kosan sejak Minggu (12/10/2026) dini hari pukul 00.30 WIB. Perburuan berakhir di lantai 33 Apartemen Tokyo PIK 2 pada pukul 04.00 WIB.
“Pencarian terus kita lakukan hingga pukul 04.00 WIB Minggu ke berbagai lokasi yang kita curigai menjadi tempat korban berada. Hingga akhirnya korban berhasil kita temukan,” terang Josner.
Unit PPA Polres Tasikmalaya masih mendalami motif di balik kepergian korban untuk memastikan unsur pelarian mandiri atau dugaan tindak pidana penculikan.
“Untuk sementara ini, Kami masih dalami peristiwa hilangnya korban, apakah motifnya hilang melarikan diri atau ada yang membawa kabur, ini semuanya masih kami dalami,” pungkasnya.
(Seda)



