spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8155

Pemkot Tasikmalaya Kucurkan Rp9 Milyar Lebih untuk Insentif

0
Lembaga pendidikan keagamaan mendapatkan uang insentif (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Tahun anggaran 2018, Pemerintah Kota Tasikmalaya mengeluarkan anggaran  Rp 9 milyar lebih. Uang milyaran itu bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dalam meningkatkan pembangunan tata nilai, ahlak dan moralitas masyarakat di Kota Tasikmalaya.

Adapun rincian bantuan intensif tersebut diberikan untuk Guru Diniyah sebanyak 5.424 orang sebesar Rp3,3 milyar, intensif Guru TKA-TPA sebanyak 3.965 orang sebesar Rp2,37 milyar, insentif Guru Madrasah sebanyak 656 orang sebesar Rp393 juta, insentif Guru RA sebanyak 900 orang sebesar Rp.540 juta, uang operasional Pondok Pesantren sebanyak 264 Ponpes sebesar Rp 1,58 milyar, bantuan operasional DKM sebanyak 1.058 DKM sebesar Rp 1,058 milyar.

 Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, bantuan intensif ini diberikan untuk meningkatkan pendidikan agama masyarakat Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri yang religius Islami.

“Kita berharap lembaga pendidikan keagamaan yang ada ini bisa berkontribusi positif dalam membangun dan membentuk karekter, ahlak serta moral masyarakat Kota Tasikmalaya menjadi pribadi yang soleh dan umat bertaqwa kepada Alloh SWT,” jelas dia.

Pihaknya ingin generasi muda Kota Tasikmalaya itu berkarakter, berakhlak mulia dan menjadi kebanggaan orangtua mereka serta masyarakat.

(Seda/LIN)

Densus 88 Tangkap Teroris di Universitas Riau

0
densus 88
ilustrasi (web)

PEKANBARU, FOKUSJabar.id: Densus 88 melakukan penahanan terkait dugaan adanya jaringan teroris di kampus Universitas Riau (UR), Sabtu (2/6/2018). Belum diketahui berapa orang yang diamankan.

“Iya, ada dugaan jaringan terduga teroris di sana (Kampus UR). Densus lagi melakukan penggeledahan di kampus itu,” kata Kapolda Riau, Irjen Nandang, seperti dilansir Detik.

Nandang menyebutkan, penggeledahan dilakukan Densus 88 sejak siang hari.

“Kita, Polda Riau sifatnya hanya membantu saja. Penanganan masalah ini langsung Densus,” ujar Nandang.

Namun, Nandang belum bisa menjelaskan secara rinci identitas dan berapa orang yang diamankan di kampus UR di Jl Soebrantas Kec Tampan, Pekanbaru itu. Tapi Nandang menyebutkan, bahwa Densus bekerja tentunya karena anak indikasi yang kuat soal jaringan teroris.

“Densus masih bekerja di lokasi sekarang ini. Belum tahu saya siapa-siapa yang diamankan,” tutup Nandang.

(Agung)

Presiden PKS Sohibul Iman Dipastikan Tak Umroh Bareng Prabowo-Amien Rais

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden PKS Sohibul Iman dipastikan tak ikut dalam rombongan umroh Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Presiden PKS itu disebut tak memiliki rencana umrah di bulan Ramadan ini.

“Pak Sohibul belum ada rencana untuk umroh di Ramadan,” kata Wasekjen PKS, Abdul Hakim, Sabtu (2/6/2018).

Sebelumnya, nama Sohibul memang santer diberitakan akan pergi umrah dan bertemu dengan Prabowo-Amien Rais di Mekah. Rombongan itu juga mungkin bertemu dengan Habib Rizieq Syihab.

Melansir Detik, Selain Sohibul, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf juga dikabarkan ikut dalam rombongan umrah. Abdul Hakim mengatakan dia belum mengetahui apakah Salim berangkat ke Mekah. Politikus PKS yang diketahui ikut rombongan Amien ialah anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi. Keikutsertaan Aboe Bakar terlihat dalam foto keberangkatan umrah rombongan Amien Rais.

“Saya belum tahu agenda Ustaz Salim,” jawa dia. Yang pasti, kata Abdul Hakim, Sohibul saat ini berada di Indonesia. “Ya,” katanya singkat.

(Agung)

Sambut Lebaran, Honorer di Kota Tasikmalaya Gigit Jari

0
ilustrasi (web)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan pegawai sukarela / honorer yang bekerja membantu Pemerintah Kota Tasikmalaya dipastikan tidak mendapat tunjangan hari raya (THR).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan Hasanudin mengatakan, pekerja honorer yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak bisa diberikan THR, sebab pos anggarannya tidak disediakan Pemkot Tasikmalaya.

“Kita tidak bisa mengucurkan anggaran THR bagi pekerja honorer ini karena Pemkot Tasikmalaya tidak menyediakan khusus dalam pos anggaran, apalagi anggaran keuangan Pemkot Tasikmalaya sangat terbatas,” kata dia, Sabtu (2/6/2018).

Sekda berharap ini tidak membuat pekerja honorer di Pemkot Tasikmalaya tidak berputus asa dan tetap bersemangat walau belum mendapatkan THR tahun ini.

“Insya Alloh kedepannya kita akan pertimbangkan untuk dianggarkan dalam pos anggaran Pemkot Tasikmalaya,” jelas Ivan.

Nasib honorer berbeda dengan PNS tambah Ivan, ribuan PNS yang ada di lingkungan Pemkot Tasikmalaya tanpa terkecuali mendapatkan uang tunjangan lebaran.

“Mereka (PNS) akan menerima THR atau gaji ke 14 yang jumlahnya sesuai nilai gaji pokok bulanan, ditambah tunjangan-tunjangan lainnya,” terang dia.

Dia menambahkan, tunjangan lebaran bagi PNS ini adalah kebijakan dari pusat dan anggarannya pun dikucurkan dari pusat,”

“Pemerintah pusat akan membayarkannya ke PNS, Insya Alloh mulai minggu depan atau H-7 lebaran,” paparnya.

(Seda/LIN)

Impian Warga Situsaeur Garut Direalisasikan

0
(FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Sekian lama impian warga Kampung Belahjawa, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut terkait sumber air segera terwujud. Betapa tidak, berkat bantuan legislator Nasional Demokrat (NasDem) kini tengah dibangun sumur bor.

Salah seorang warga setempat, Undang mengatakan, alhamdulillah impian warga selama ini akan kebutuhan air bersih segera terealisasi. Yang mana penduduk disini menggunakan ‘cai nyusu’ (air serapan) guna mencukupi kebutuhan sehari hari.

” Alhamdulillah, dengan adanya sumur bor masyarakat tidak akan kekurangan air,” katanya.

Hal senada diungkapkan Basir, warga Belahjawa sangat membutuhkan air bersih terutama menghadapi musim kemarau.

” Kami atas nama warga Belahjawa mengucapkan terima kasih kepada Pak Yusep Mulyana yang sudah mau mendengar sekaligus merealisasikan aspirasi warga,” singkatnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Garut, Partai Nasional Demokrat (NasDem) Yusep Mulyana, mengatakan, dirinya melakukan reses di Belahjawa dan mendengar aspirasi warga yang membutuhkan air bersih.

” Saya langsung merealisasikan keinginan warga Belahjawa,” kata Yusep kepada FOKUSJabar.id, Sabtu (2/6/2018).

Disebutkan Yusep, mudah-mudahan sumur bor tersebut bermanfaat dan kebutuhan warga akan air bersih tercukupi.

(Andian/Bam’s)

Asta Mekar Charity For Humanity 1000 Qur’an untuk Tahfidz

0
(FOKUSJabar/Ibenk)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Yayasan Asta Mekar kembali menggelar kegiatan kemanusiaan bertajuk Charity For Humanity dengan target mengumpulkan 1000 AL-Quran untuk disalurkan kepada penghafal Al-Quran kerjasama dengan Madena Tahfidz Qur’an.

Ketua Pelaksana Charity For Humanity Asta Mekar Sanita mengatakan, dibulan ramadan ini adalah moment untuk berbagi, ini merupakan salah satu program yang dijalankan Yayasan Asta Mekar.

“Kali ini kita bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti – Sanggar Seni Asta Mekar, Sanggar Seni Katumbiri Unsil, UKM Seni Musik Unsil, UKM Paduan Suara Mahasiswa Unsil, Discover Katara, Meisha Audio Sound System, UKM Seni Musik dan Entertaiment Unper, UKM Home Band STIMIK Tasikmalaya, Mustajab, Flicker Cafe, PSM Unsil Tasikmalaya dan Madena Tahfizh Qur`an untuk acara kemanusiaan ini,” ucapnya disela-sela konser amal di Perapatan Padayungan Tasikmalaya, Jumat (1/6/2018)

Sanita menjelaskan, kali ini semua element bergerak dengan penyebaran proposal dengan mengandalkan jejaring dari masing-masing pihak dan konser amal, untuk konser amal sendiri akan digelar pada hari ini Jumat (1/6/2018) Perempatan Lotte Mart Kawalu, Sabtu (2/6/2018) Pataruman Kuliner dan Minggu (3/6/2018) Padayungan.

“Alhamdulilah untuk konser pertama hari ini di Perempatan Lotte Mart Kawalu terkumpul dana sebesar Rp 2.361.500, kita akan bekerja untuk mencapai target sebagai bentuk lepedulian kita terhadap sesama,” jelasnya.

(Riza M Irfansyah)

Demokrat Garut Tunggu Paslon Serius

0
demokrat
Ketua DPC Partai Demokrat Garut, Ahmad Bajuri (kanan) dan Bacaleg DPR RI, Cecep Suhardiman

GARUT, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Garut bagikan ratusan bungkus makanan untuk berbuka puasa (takjil) di sekitar Masjid Agung, Jalan A. Yani Garut, Jumat (1/6/2018).

Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) DPC PD Garut, Dedi S mengatakan, aksi sosial berbagi takjil di lakukan demi meraih keberkahan di bulan penuh berkah.

BACA JUGA:

Putri Karlina Sidak Pasar Andir Soal Stok LPG 3 Kg

” Kita ingin berbagi sekaligus menjalin kebersamaan dengan masyarakat dan meraih keberkahan di bulan Suci Ramadhan,” kata Dedi yang juga Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Daerah Pemilihan (Dapil) 4.

Menurutnya, ratusan takjil tersebut dari Bacaleg DPR RI, Cecep Suhardiman, Ketua DPC PD Garut, Ahmad Bajuri dan beberapa Bacaleg DPRD Kabupaten Garut.

Senada di sampaikan Bacaleg DPR RI, Cecep Suhardiman. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian bakti sosial kader Partai Demokrat untuk masyarakat Garut.

“ Tentu ini merupakan salah satu kegiatan yang di lakukan para kader Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di masing-masing Dapil. Ini merupakan kegiatan yang berkelanjutan,” singkat Cecep yang juga pengecara Buni Yani.

Para pengguna jalan yang melintas. Baik itu pejalan kaki, pengendara roda dua, roda empat, angkutan umum dan para Abang Becak menerima makanan pembuka puasa.

BACA JUGA: Sekretaris Demokrat Jabar Ditunjuk Jadi Calon Bupati Cianjur

Demokrat Garut Tunggu Pinangan

Sementara Ketua DPC Partai Demokrat Garut, Ahmad Bajuri mengaku, pihaknya menunggu Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati yang serius menghendaki dukungan dari Partai berlambang Bintang Mercy.

“ Kami sudah menjalin komunikasi dengan Paslon No1, 2 dan 4. Meski begitu, kami tetap menunggu yang serius,” kata Bajuri di Kantor Demokrat Garut.

Menurutnya, meski pihaknya bergabung di akhir kampanye, namun Demokrat Garut tetap akan solid. Dia optimistis, pekan depan sudah ada Paslon yang merapat dan serius meminta dukungannya.

Semua kader Demokrat lanjut Bajuri, mesti menerima keputusan Paslon yang akan didukungnya.

” Semua kader harus satu suara. Jika tidak, pasti bakal ada sanksi,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)