spot_imgspot_img
Senin 17 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8155

Polda Jabar Bekuk Pengepul 15 Ribu Bibit Benur Pantai Cidaun Cianjur

0
Polda Jabar Bekuk Pengepul 15 Ribu bibit Benur Pantai Cidaun Cianjur. (FOKUSJabar/Adi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat mengamankan 15 ribu bibit Benur (Bayi Lobster) dari kelompok pengepul ilegal di Kampung/Desa Kertajadi, RT04/01, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur dari tangan R alias Bogel.

Bogel mendapatkan ribuan bibit Benur jenis Lobster Mutiara dan Pasir dengan cara membeli dari para nelayan di kawasan Pantai Jayanti Cidaun.

” Pelaku membeli Bayi Lobster  Pasir dari nelayan dengan harga Rp12 ribu per ekor. Sementara untuk jenis Mutiara Rp40-45 ribu per ekor,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, AKBP Hary Suprapto, di Bandung, Senin (19/3/2018).

Pengepulan Benur dilakukan pelaku selama tiga bulan dan dijalankan di hutan cagar alam di daerah Pelabuhan Jayanti. Namun, yang bersangkutan telah berpindah lokasi ke sebuah rumah di Kertajadi sejak 15 Maret 2018.

” Pelaku tidak memiliki surat izin usaha perikanan. Modus operandinya, mengumpulkan Benur dari para nelayan yang selanjutnya dikemas plastik untuk dijual,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 88 dan Pasal 92 UU RI nomor 45/2009 tentang perikanan dengan ancaman maksimal hukuman penjara 14 tahun penjara.

(Adie/Bam’s)

“Banjir” Relawan Asyik, Sudrajat-Syaikhu Bersyukur

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat-Akhmad Syaikhu (Asyik) bersyukur semakin banyak dukungan setiap harinya. Bahkan banyak relawan yang datang dari relawan pasangan lain. Seperti yang pernah terjadi di Karawang, Pasangan Asyik mendapat dukungan penuh dari relawan yang dipimpin Sopyan Junior. Diketahui, relawan ini memutuskan mengalihkan dukungan dari pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzanul Ulum ke pasangan Asyik.

Sudrajat mengaku bangga atas komitmen relawan dalam upaya memenangkan Asyik di Pilgub Jabar 2018. Hal ini memicu semangat untuk memantapkan tujuan baik membawa Jawa Barat semakin maju dan sejahtera.

“Kepada seluruh warga Jabar, kenali calon pemimpinnya, pilih baik-baik, pelajari rekam jejaknya, pendidikannya dan jejak langkahnya sebelum menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar periode mendatang. Pilih yang Asyik saja seperti yang dilakukan para relawan ini,” kata Sudrajat melalui rilisnya, Senin (19/3/2018).

Sementara itu, Sopyan Junior mengatakan bahwa kepindahan dukungan yang dilakukan dirinya bersama anggota sudah dipikirkan secara matang. Salah satu alasan mereka pindah, yakni karena ketidaksinkronan dengan pasangan Rindu. Sebagai komitmen, dirinya optimistis target 35 persen dari suara pemilih yang masuk pada Pilgub Jabar mendatang di wilayah Kabupaten Karawang bisa tercapai.

“Kami optimis 35 persen suara akan dikantongi pasangan Asyik. Kami pun yakin raihan suara tersebut akan mengantarkan kemenangan bagi pasangan Asyik,” kata dia.

Dewan Pembina Tim Pemenangan Relawan Matahari Asyik Haris Yuliana mengatakan, relawan Matahari Asyik akan menyiapkan lompatan dalam pemenangan Pilgub Jabar 2018 yang bisa jadi tidak dilakukan oleh tim lain. Relawan Matahari Asyik adalah sebuah kelompok kerja keumatan yang akan menjadi magnet bergerak secara kultural dalam memenangkan Pasangan Asyik.

“Kami tidak akan bekerja secara struktural, namun kultural. Seperti Gerakan 212, siapa yang menggerakan, mereka tidak ada strukturalnya, namun gerakan kultural,” kata Haris.

Relawan Matahari Asyik, kata Haris, akan turun langsung ke masyarakat untuk mensosialiasikan berbagai macam program kerja, visi dan misi Pasangan Asyik. Karena basis massa Relawan Matahari Asyik sudah sampai ke ranting atau desa, dan sudah terbentuk sejak lama.

“Basis dari Relawan Matahari Asyik adalah warga Muhammadiyah. Ini keluarga besar yang akan menghimpun banyak suara, makanya ini gebrakan Pasangan Asyik,” ungkap dia.

(LIN)

Tahun Ini, Pemkot Tasikmalaya Gelontorkan Dana Hibah Rp31 Milyar

0
Pemkot Tasik Siap Gelontorkan Dana Hibah Rp. 31 Milyar Lebih. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya gelontorkan dana hibah sebesar Rp31 milyar. Dana hibah tersebut bagi lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berdomisili di wilayah Kota Tasikmalaya.

Kabag Kesra Setda Kota Tasikmalaya, Nasihin mengatakan, meski sifatnya hibah, namun para penerima wajib menggunakannya sesuai ketentuan.

” Hibah bukan berarti tidak ada pertanggungjawaban. Artinya, semua penerima akan diperiksa mengenai penggunaannya. Jika tidak sesuai aturan, jelas ada konsekuensi hukum,” ungkap Nasihin saat sosialisasi penerima dana hibah di Gedung Serba Guna (GSG), Kompleks Balaikota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Senin (19/3/2018).

Menurutnya, dana hibah merupakan bentuk perhatian Pemerintah Daerah untuk membantu elemen masyarakat yang didasarkan sesuai dengan UU.  Dana sebesar Rp31 milyar tersebut diperuntukan bagi 340 lembaga atau organisasi kemasyarakatan.

Si-penerima dana hibah lanjut dia, sudah melalui tahapan verifikasi. Artinya, sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan.

” Penerima dana hibah harus bisa melaporkan pertanggungjawaban penggunaan dana. Kami imbau, dikemudian hari tidak menimbulkan masalah. Seperti korupsi, penyalahgunaan dana atau tidak tepat sasaran,” harap Nasihin.

(Seda/Bam’s)

Dojo Baraya Garut Fokus Latih Atlet O2SN dan BKC Bank BJB, Haikal: Saya Ingin Jadi Karateka Nasional

0
Dojo Baraya fokus latih atlet O2SN dan BKC BJB (Foto. Andian)

GARUT,FOKUSJabar.id: Salah satu tempat latihan beladiri Karate di Kecamatan Karangpawitan, Dojo Baraya, SMKN 4 Garut di bawah asuhan pelatih  Agus dan Nia (Kang Agus-Teh Nia).

Dengan penuh semangat, kedua pelatih yang kebetulan suami istri itu menggembleng seluruh anak didiknya yang akan bertanding di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Garut yang akan digelar awal Mei 2018 mendatang.

Baca Juga: BPBD Kota Tasikmalaya Mulai Antisipasi Kekurangan Air

Selain itu kata Kang Agus, untuk menghadapi kejuaraan BKC Bank BJB open se-Jawa Barat, Jumat-Minggu (13-15/4/2018) di Sorda Jabar Arcamanik Bandung.

“ Kami fokus melatih dan menggembleng para atlet yang akan mengikuti kejuaraan di Bandung dan O2SN tingkat Kabupaten Garut,” sebut Kang Agus, Senin (19/3/2018).

Secara terpisah, salah satu orangtua atlet Karate, Dadan Farid Ridwan ayahanda M. Haikal Al Hilal Hasbi mengapresiasi kedua pelatih Dojo Baraya. Bagaimana tidak, pemusatan latihan tersebut sangat baik untuk mematangkan para atlet.

“ Latihan ini sangat baik untuk persiapan jelang kejuaraan tingkat Jawa Barat dan O2SN Kabupaten Garut. Anak saya sendiri akan berjuang mewakili Kecamatan Wanaraja di tingkat Kabupaten Garut,” imbuhnya.

Sementara atlet berbakat M. Haikal Al Hilal Hasbi yang kini duduk di bangku kelas 3 SDN 1 Wanaraja bercita-cita ingin menjadi atlet Karate nasional dan dunia.

(Andian/Bam’s)

Emil: Daerah Butuh Hub untuk Ruang Kreasi Anak Muda

0
Cagub Jabar Ridwan Kamil (Foto IST)
Cagub Jabar Ridwan Kamil (Foto IST)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Pimpinan Jatiwangi Art Factory (JAF) Arif Yudi menyebut bahwa anak-anak muda butuh ruang kreasi. Alhasil JAF dibantu Berkaf membangun ruang kreasi di area JAF.

“Tempat ini menjadi hub untuk ngumpul anak-anak muda yang ingin mengembangkan ekonomi kreatif, membuat pertunjukan musik, hingga diskusi politik,” kata dia di JAF Jatiwangi, Selasa (19/3/2018).

Menurut dia, anak-anak sekarang juga mulai banyak yang suka dengan politik. Buktinya, diskusi- diskusi politik tumbuh di sini. Diskusi ini bisa menjadi edukasi politik bagi masyarakat.

“Sekarang mencari pemimpin itu adalah mencari orang yang bisa kerja dan tahu cara mengerjakannya, agar dia bisa ajarin rakyatnya kerja,” kata Arif Yudi.

Tidak hanya itu, ekonomi kreatif pun tumbuh di kalangan anak muda.

Sementara itu Manager Apa Mart Pandu Rahadian menambahkan bahwa Apa Mart yang digelar di aula JAF ini sudah berlangsung 3 bulan lalu. Kegiatannya digelar satu bulan sekali. Yang jualan anak-anak muda di Jatiwangi.

“Ide awal hanya menangkap aspirasi anak muda di Jatiwangi yang kreatif membuat produk tapi bingung cara menjualnya. Maka JAF menangkap aspirasi tersebut sehingga jadilah Apa Mart di lokasi ini,” kata Pandu.

Apa Mart yang digelar di aula JAF itu tak sekadar tempat nongkrong biasa. Untuk bertransaksi, pengunjung harus membeli mpleng, mata uang pecahan 3 ribu, 15 ribu dan 30 ribu. mpleng yang terbuat dari tanah liat ini menjadi mata uang untuk transaksi di setiap gerainya.
Barang yang dijual mulai dari kaos oblong, penganan, hingga handycraft.

Sambil menikmati penganan, pengunjung pun akan dihibur oleh band-band lokal yang menyanyikan lagu-lagu indie ciptaan mereka.

Cagub Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil yang berkunjung ke JAF merasa takjub dengan tempat itu. Menurut dia, masyarakat harus diberi tempat berkreasi. Melalui tempat seperti ini, mereka akan datang membuat karya – karya kreatif.

“Bayangkan kalau tidak ada tempat seperti ini, masyarakat mau berekspresi di mana. Gagasan ini akan saya bawa ke kota kabupaten di Jabar,” kata dia.

Dengan anak muda nongkrong positif, menurut dia, akan menghasilkan energi positif. Di JAF ini misalnya, tanah liat tidak harus menjadi genteng , dengan diolah secara kreatif ditambah citarasa seni bisa maka bisa menjadi aneka barang kesenian yang memiliki nilai jual tinggi.

“Ketika idenya kreatif, bisa menambah nilai ekonomi yang tinggi. Itulah yang menjadi semangat saya membangun Jabar melalui pariwisata, ekonomi keeatif dan perdagangan secara digital, untuk mencapai market yang lebih luas,” kata Emil.

(LIN)

Wujudkan Jabar Seubeuh, Cawagub Anton Charliyan Tinjau Pengolahan Padi di Cisayong

0
Cawagub Anton Charliyan (foto IST)
Cawagub Anton Charliyan (foto IST)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Tinjau Pengelolaan Padi, di Kampung Cirando, Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (19/3/2018) Cawagub Jabar nomor urut 2 Anton Charliyan (Anton) ingin mengetahui proses padi menjadi beras.

Terlebih Anton yang berpasangan dengan Cagub Jabar TB Hasanuddin (Hasanah) memiliki program Jabar Seubeh, yang salah satunya mempertahankan Jawa Barat sebagai lumbung padi serta memberikan kesejahteraan untuk para petani.

“Makanya saya ingin mengetahui prosesnya seperti apa pengolahan padi menjadi beras,” kata Anton melalui rilisnya kepada FOKUSJabar.id.

Dia menjelaskan, program Jabar Seubeh digagas untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Jabar. Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan untuk merealisasikan program Jabar Seubeh, yakni akan memperbaiki irigasi dalam rangka dukungan terhadap pasokan air di daerah pertanian. Kemudian memberikan subsidi pupuk , sarana pertanian dan bibit untuk petani secara gratis.

“Sehingga kita bisa menjaga harga pangan yang berkeadilan antara petani dan konsumen dengan memotong para spekulator,” kata Anton.

Nantinya kata dia, pasangan Hasanah pun akan menyediakan program pinjaman modal untuk petani dan nelayan tanpa agunan melalui BUMD, BUMDes dan kelompok tani.

Modal tersebut kata dia, diberikan demi meningkatkan pendapatan petani yang bisa memproduksi produk turunan dari hasil taninya. Dengan begitu akan bisa memberikan perlindungan yang baik kepada petani dan nelayan berbasis ekspor.

Untuk diketahui, selain Jabar Seubeuh, pasangan Hasanah pun memiliki program lainnya, yakni Boga Gawe , Jabar Cageur , Sakola Gratis , Imah Reumpeug , Turkamling dan Budaya serta Molototcom.

(LIN)

Popda Jabar 2018 Digelar Akhir Juli dan Dipusatkan di SPOrT Jabar

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Multievent olahraga tingkat daerah khusus bagi atlet pelajar, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat 2018 akan kembali digelar. Multieven olahraga pelajar tingkat Jabar ini akan dilaksanakan pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2018 mendatang.

Kepala Bidang ‎Peningkatan Olahraga Prestasi pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar, Imam Solihin menuturkan, kegiatan Popda Jabar sendiri merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap dua tahun sekali. Popda Jabar sendiri menjadi bagian dari evaluasi pembinaan atlet pelajar di setiap kota/kabupaten sekaligus menjadi persiapan Jabar menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

“Jadi semua persiapan sudah dilakukan, termasuk penetapan cabang olahraga. Kita tinggal melakukan pertemuan koordinasi terakhir dengan pengurus cabang olahraga dan kota/kabupaten untuk menentukan nomor pertandingan,” ujar Imam saat ditemui di ruang kerjanya, komplek SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Senin (19/3/2018).

Kepala Seksi Pembibitan Olahraga Prestasi, Nandang Roekanda menambahkan, Popda Jabar 2018 sendiri mempertandingkan sebanyak 21 cabang olahraga. Sama seperti cabang olahraga yang dipertandingkan di Popnas.

“Dari 21 cabang olahragatersebut, sebanyak delapan cabang olahraga melalui babak kualifikasi atau melalui Popwilda Jabar. Yakni bola basket, bola voli, sepakbola, sepaktakraw, tennis lapangan, tenismeja, bulutangkis dan pencak silat,” ujar Nandang.

‎Untuk lokasi pertandingan, lanjut Nandang, akan dipusatkan di komplek SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung. Selain itu, beberapa venue pun akan mempergunakan GOR dan venue cabang olahraga di sekitar Bandung Raya.

“Seperti di komplek olahraga Pajajaran, GOR Bandung, lapangan sepakbola Lodaya, dan situ Ciburuy, Padalarang. ‎Rencananya, kita akan gelar pertemuan teknik dengan daerah dan cabang olahraga pada bulan ini untuk menentukan nomor pertandingan sekaligus kepastian venue diluar komplek SPOrT Jabar, Arcamanik,” tegasnya.

(ageng/bam’s)