spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8145

Taklukkan PSMS Persib Naik ke Papan Atas

0
ilustrasi (Web)

MEDAN, FOKUSJabar.id : Persib Bandung berhasil meraih kemenangan perdana dilaga tandang Liga 1 2018, setelah menaklukkan PSMS Medan dengan skor telak 3-0 di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6/2018) malam.

Pada pertandingan tersebut, Persib yang bermain sebagai tamu mampu menekan pertahanan tuan rumah. PSMS sendiri mampu memberikan perlawanan di menit-menit awal babak pertama.

Memasuki menit 22, Persib mampu memecah kebuntuan setelah Ezehciel Ndouassel mencetak gol ke gawang PSMS melalui sundulannya memanfaatkan umpan dari Supardi Nasir. 1-0 keunggulan untuk Persib.

Persib kembali membangun serangan, Oh In-Kyun berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0, setelah memanfaatkan umpan dari Ghozali Siregar di menit 38.

PSMS mendapatkan peluang untuk memperkecil ketertinggalannya di menit 45, namun tendangan penalti Legimin Raharjo masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Persib, Muhammad Natshir. Skor tersebut tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, PSMS mencoba mengejar ketertinggalannya dan langsung menekan pertahanan tim Maung Bandung. Beberapa peluang mampu diciptakan tim berjuluk Ayam Kinantan ini, namun belum bisa merobek gawang Persib.

Persib berhasil memperbesar keunggulannya menjadi 3-0, gol ketiga Maung Bandung diciptakan oleh Ezechiel di menit 80 memanfaatkan umpan Oh In-Kyun.

Tim kebanggaan Bobotoh ini terus menekan pertahanan PSMS, dan kembali mendapatkan peluang emas melalui Ezehciel, namun skor 3-0 untuk kemenangan Persib tetap bertahan.

Kemenangan tersebut membuat Persib untuk sementara naik ke peringkat lima dengan mengoleksi 18 poin.

(Arif)

SBSI Dukung Deddy-Dedi di Pilgub Jabar

0
SBSI

BANDUNG, FOKUSJabar.id: (SBSI) Dukungan suara terhadap pasangan Cagub-Cawagub Jabar nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Deddy-Dedi) terus mengalir dari berbagai unsur lapisan masyarakat.

Kali ini dukungan dari para buruh Jawa Barat yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI)1992.

Para buruh di bawah naungan DPD SBSI 1992 Jabar resmi bergabung dan mendukung pemenangan Deddy-Dedi.

Dukungan itu ditandai dengan deklarasi dan pembacaan pernyataan sikap dukungan politik kepada Deddy-Dedi oleh para tokoh dan ratusan anggota SBSI 1992 di Posko pemenangan, Jalan Karangsari Bandung, Selasa (6/6/2018).

Deklarasi dan dukungan pun langsung diberikan oleh ketua umum DPP SBSI 92 Sunarti dan Ketua DPD SBSI Jawa Barat Adjat Sudrajat.

Adjat mengatakan, dukungan diberikan kepada Deddy-Dedi karena sosok Deddy Mizwar yang cocok memimpin Jabar.

Selain teruji memimpin sebagai Wakil Gubernur, Deddy Mizwar pun dinilai sangat bijaksana dan mengerti kondisi buruh di Jawa Barat.

“Selama ini kita kaji dan evaluasi paslon di Pilgub Jabar yang layak didukung. Pilihan kami pun berlabuh di Deddy-Dedi,” kata Adjat.

Lebih lanjut Adjat mengaku akan mengintruksikan seluruh buruh di bawah naungan SBSI 1992 dan jaringannya untuk berupaya memenangkan Deddy-Dedi di Pilgub Jabar 27 Juni 2018.

“Kami akan instruksikan seluruh pengurus DPC dan PK untuk mendukung dan membantu sepenuhnya penenangan paslon nomor 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi,” tegas dia.

Tidak hanya itu, pihaknya pun akan bekerja secara massif di lapangan dengan berbagai strategi. Salah satunya dengan mengajak para buruh lain untuk turut serta bergabung dan memenangkan Deddy-dedi.

“Kami akan mengajak kaum buruh di Jabar untuk merapatkan barisan, menjaga solidaritas dan membuat gerakkan massif agar paslon 4 menang di Pilgub Jabar. DPD SBSI 1992 pun mengintruksikan seluruh anggota dan buruh lainnya untuk teyap menjaga kondusifitas Pilgub Jabar,” jelas dia.

Ketua Umum DPP SBSI 1992 Sunarti menilai bahwa Deddy Mizwar adalah calon yang paling paham dan mengerti kondisi buruh saat ini. Selain itu dari sisi kharakternya pun sangat baik dan pengalaman pun, Deddy sudah paham.

“Proses pemikiran untuk dukungan ini sangat panjang, karena kita tidak ingin memberikan dukungan kepada pihak yang salah. Kita berikan dukungan ke Deddy Mizwar karena beliau paham kondisi para buruh saat ini,” tegas dia.

Sementara itu, Cagub Jabar Deddy Mizwar sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan SBSI 1992 kepadanya. Terlebih sebulan menjelang pemilihan ini, bentuk dukungan dari lapisan masyarakat terus mengalir.

Bahkan kemarin pun di Bogor dan Bekasi banyak para tokoh masyarakat dan ulama yang bergabung dan siap menyukseskan pemenangan Deddy-Dedi.

“Alhamdulillaah, tentunya ini sebuah berkah, hampir setiap hari, dukungan dari masyarakat terus mengalir. Bahkan mereka pun siap memenangkan Deddy-Dedi di Pilgub Jaba4mr ini,” kata Deddy.

Deddy menyebut bahwa dukungan yang terus datang saat ini adalah buah dari silaturahmi dan terjalinnya komunikasi yang baik.

” Jadi bagaimana menjalankan komunikasi dengan baik, problem bangsa ini adalah komunikasi. Termasuk dengan permasalahan buruh di Jabar. Karena 60 persen industri ada di Jabar. Saya ingin ciptakan situasi kondusif terhadap maslaah perburuhan di Jabar. Kita sepakat Jabar bisa lebih berkeadilan dan proporsional,” kata dia.

(LIN)

RS Nurhayati Garut Bukber Bareng Staf

0
(FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Guna memaksimalkan tali silaturahmi dan kebersamaan di bulan penuh berkah diantara jajaran Direksi Rumah Sakit (RS) Nurhayati Garut beserta staf menggelar acara Buka Bersama (Bukber).

Kepala Bagian Humas RS Nurhayati Garut, Yusep Mulyana mengatakan, mulai dari Direktur, Kepala Bagian, Dokter, perawat hingga Office Boy (OB) duduk bersama dalam acara bukber ini.

” Acara ini sengaja digelar guna menjaga tali silaturahmi dan kebersamaan dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Yusep kepada FOKUSJabar.id, Senin (5/6/2018).

Ditambahkan Yusep, dalam bukber ini tidak ada jarak antara Direktur hingga ke OB. Semuanya duduk satu meja dalam indahnya kebersamaan.

” Kita duduk satu meja dan mengesampingkan batasan-batasan yang ada,” imbuh Yusep.

Diterangkannya, bukber kali ini merupakan serangkaian kegiatan di bulan suci Ramadhan. Dimana sebelumnya sudah menggelar acara bukber dengan 200 anak yatim dan kaum dhuafa.

” Mudah-mudahan acara ini merupakan acara yang bisa menjalin dan mempererat tali silaturahmi antar jajaran RS Nurhayati,” pungkas Yusep.

(Andian/Bam’s)

Petugas Gabungan Gelar Ramp Check di Terminal Cicaheum

0
(FKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinisi Jawa Barat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Polrestabes Bandung, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung, menggelar uji kelaikan (ramp check) kendaraan angkutan menjelang musim mudik Lebaran 2018 di terminal Cicaheum Kota Bandung, Selasa (5/6/2018). Dari ramp check yang dilakukan pada 13 bus, petugas gabungan menemukan tujuh bus yang tak laik jalan.

Kepala Terminal Cicaheum, Roni Hermanto menuturkan, setiap bus yang berangkat dari Terminal Cicaheum akan periksa kelaikannya. Meliputi mesin, ban, rem, lampu-lampu, kaca dan aspek lain termasuk surat-surat kendaraannya.

“Jika dinilai tak laik jalan, mereka harus memperbaikinya dan melengkapi surat-surat kendaraannya. Setelah diperbaiki dan semua lengkap, baru bisa kembali beroperasi,” ujar Roni saat ditemui di sela-sela pelaksanaan ramp check di Terminal Cicaheum Kota Bandung, Selasa (5/6/2018).

Roni menambahkan, pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat di perjalanan. Dengan pelaksanaan ramp check, memberikan peluang lebih besar kepada calon penumpang untuk selamat sampai tujuannya.

“Selain mengecek kelaikan kendaraan, kita pun melakukan tes kesehatan yang melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung maupun BNN Kota Bandung. Selain memastikan kendaraan laik pakai, kita pun ingin memastikan para sopir dalam kondisi prima,” terangnya.

Menyambut musim mudik Lebaran 2018, lanjut Roni, terminal Cicaheum menyiapkan 191 bus yang terdiri atas 108 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), dan 83 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Pihaknya pun sudah menyiapkan sebanyak 30 bus bantuan jika sewaktu-waktu terjadi penumpukan penumpang.

“Jumlah bus yang disiapkan, kami kita cukup untuk memenuhi kebutuhan mudik lebaran tahun ini. Apalagi trend penumpang melalui terminal Cicaheum mengalami penurunan dan kami prediksi akan ada penurunan sekitar 5 persen dibanding tahun lalu. Ini karena banyak pemudik yang berpindah ke kendaraan pribadi atau kereta api,” tegasnya.

Pada tahun 2017, dari H-7 hingga H+7, Terminal Cicaheum memberangkatkan sekitar 40.500 orang penumpang. Jumlah tersebut menurun sekitar 18 persen dibanding tahun 2016 yang mencapai 53.000 pemudik. Untuk puncak mudik di Terminal Cicaheum, diprediksi pada H-3 hingga H-2 lebaran seperti halnya pada tahun lalu.

(ageng/bam’s)

Cuti Bersama Lebaran Tak Akan Ganggu Kinerja Pemkot Bandung

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Masa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 11-20 Juni 2018, tidak akan mengganggu kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) bandung. Diantaranya persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Kota Bandung pada 27 Juni mendatang sehingga bisa berjalan dengan lancar.

Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin menuturkan, salah satunya hal yang berkaitan dengan Pilkada Serentak yakni permasalahan kepemilikan kartu identitas kependudukan. Saat ini, di Kota Bandung ada sekitar 5.000 warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung akan tetap beroperasi pada tanggal 11, 12, dan 13 Juni 2018 selama setengah hari untuk melayani kebutuhan dokumen kependudukan.

“Mobil pelayanan keliling pun akan terus beroperasi di beberapa titik,” ujar Solihin saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Senin (4/6/2018).

Selain Disdukcapil, Solihin pun menginstruksikan seluruh perangkat daerah termasuk kewilayahan untuk memberlakukan sistem piket di kantornya masing-masing. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Intinya harus ada yang piket 1 x 24 jam. Saya minta laporan setiap hari, siapa yang piket pada hari itu,” tambahnya.

Solihin pun meminta pelaksanaan lelang kegiatan oleh Bagian Layananan Pengadaan (Balap) untuk tetap berjalan. Pasalnya, jika terjadi pemotongan waktu kerja akan berimbas pada perlambatan pelaksanaan lelang dan kegiatan.

“Saya tidak mau tahun ini ada keterlambatan hanya karena pelaksanaan cuti bersama yang cukup panjang. Itu karena berkaitan dengan pelaksanaan program-program pembangunan fisik di Kota Bandung,” tegasnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Bandung telah menyelesaikan sebanyak 2.021 paket pengadaan dari total 5.428 paket yang diajukan. Baik melalui lelang maupun melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Harus ada percepatan proses pengadan tersebut. Perangkat daerah harus segera mengantisipasi jika ada proses lelang yang tidak sesuai harapan yang berpotensi pada keterlambatan pembangunan. Intinya., kita tidak ingin pembangunan terlaksana kurang optimal,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Dispangtan Kota Bandung Jamin Stok Pangan Jelang Lebaran Aman

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Elly Wasliah memastikan stok pangan untuk lebaran di Kota Bandung dalam kondisi aman dan tersedia. Pihaknya pun telah melakukan beberapa upaya dalam peningkatan jumlah stok pangan, khususnya daging ayam dan daging sapi.

“Kita sudah lakukan antisipasi ketersediaan pangan, terutama daging ayam dan daging sapi yang selalu melonjak permintaannya menjelang lebaran. Kami pun sudah menggelar rapat dengan 9 feed looter (penyuplai) dan mereka siap untuk mengamankan pasokan,” ujar Elly saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (5/6/2018).

Sebagai kota metropolitan, lanjut Elly, Kota Bandung sangat mengandalkan pasokan pangan dari luar Kota Bandung. Sebanyak 95 persen bahan pangan di Kota Bandung pun didatangkan dari seluruh Indonesia.

“Ditambah konsumsi pangan warga Kota Bandung itu tergolong besar. Pada kondisi normal, warga Kota Bandung mengonsumsi 800.000 ekor ayam per hari yang terdiri dari 500.000 ayam broiler dan 300.000 ayam pejantan. Belum komoditi lain yang jadi perhatian yakni pasokan daging sapi,” terangnya.

Khusus untuk daging sapi, Kota Bandung memiliki dua Rumah Potong Hewan (RPH) yakni RPH Ciroyom dan RPH Cirangrang. Pada kondisi biasa, kedua RPH tersebut bisa menyembelih sebanyak 80 ekor sapi setiap hari.

Namun hal pada kondisi Ramadan dan Lebaran, jumlah tersebut akan meningkat secara signifikan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, konsumsi daging sapi pada H-2 Lebaran 2017 mencapai 580 ekor.

“Tahun ini kemungkinan akan mengalami peningkatan juga. Pada tahun lalu, konsumsi rata-rata 73 ekor sapi per hari dan di tahun ini sekitar 80 ekor sapi. Jadi kecenderungannya meningkat,” tuturnya.

Meski demikian, Elly menegaskan jika stok untuk kebutuhan lebaran sudah tersedia di RPH milik Kota Bandung. Bahkan Feed Looter (penyuplai) dari Lampung sudah menyatakan siap menyuplai 1.500 ekor.

“Kita pun telah berkoordinasi dengan 13 penyedia stok daging beku import dari Australia dan New Zealand. Baik ayam maupun sapi dan daging yang dibekukan itu sehat. Daging beku itu lebih sehat dari yang biasa karena tidak ada bakteri yang mengkontaminasi daging beku. Selain daging ayam dan sapi, kita pun sudah mengamankan stok beras dari kebutuhan Kota Bandung sebanyak 600 ton beras per hari yang didatangkan dari wilayah Pantura,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Pembangunan LRT Metropolitan Bandung Raya Lengkapi Proyek Metro Kapsul

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi positif pembangunan transportasi publik Light Rail Transit (LRT) wilayah Metropolitan Bandung Raya.

Keberadaan LRT di yakini bisa mengurai kemacetan yang terjadi di Kota Bandung dan wilayah Bandung Raya.

Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin menuturkan, kerjasama integrasi pembangunan transportasi publik LRT Metropolitan Bandung Raya ini pada dasarnya menguntungkan Kota Bandung. Untuk itu, hal ini harus di manfaatkan sebaik mungkin.

BACA JUGA:

Pinjaman Tanpa Bunga di Tasikmalaya Hajar Bank Emok

“Kerjasama integrasi pembangunan LRT Metropolitan Bandung Raya ini tidak akan menghambat proyek Metro Kapsul Bandung yang sudah di mulai Februari lalu. Ini justru akan saling melengkapi,” ujar Solihin saat di temui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (5/6/2018).

Solihin menambahkan, LRT Metropolitan Bandung Raya akan di bangun untuk menghubungkan Kota Bandung dengan kota/kabupaten di sekitarnya. Seperti Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi, maupun sebaliknya. Sedangkan Metro Kapsul hanya memiliki rute untuk dalam Kota Bandung saja.

“Pembanguan LRT Metropolitan Bandung Raya ini bisa mengurangi macet di ibukota Provinsi Jawa Barat. Seperti halnya monorel di Jakarta dulu yang tak akan terlalu signifikan mengurai kemacetan di Jakarta sehingga dihubungkan dengan daerah satelit lainnya seperti Bogor, dan Depok. Kota Bandung pun perlu hal ini,” tegasnya.

Selain Kota Bandung, daerah yang melakukan penandatanganan naskah kesepakatan pembangunan perketaapian Bandung Raya dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, yakni Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung.

(ageng/bam’s)