spot_imgspot_img
Rabu 29 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 382

Karantina Mewah 72 Ribu Liter Air Mineral, Ribuan Koi Segera Menghuni Situ Cipanten Majalengka

0
Karantina Koi Majalengka FOKUSJabar.id
Situ Cipanten Majalengka Sambut Calon Penghuni Baru, Karantina Koi Mewah Gunakan 72 Ribu Liter Air Mineral

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Objek wisata Situ Cipanten di Desa Gunungkuning, Kecamatan Sindang, Majalengka, tengah bersiap menyambut perubahan besar. Bukan hanya penataan area wisata, tetapi hadirnya “penghuni baru” yang nilainya menembus miliaran rupiah, 2.000 ekor ikan koi premium keturunan Jepang.

Ribuan ikan koi tersebut merupakan hibah dari kolektor koi nasional, Hartono Sukwanto, sosok yang dikenal sebagai Bos Koi. Beberapa ikan di antaranya bahkan memiliki nilai fantastis, setara dengan satu unit mobil mewah seperti Mitsubishi Pajero.

Baca Juga: Bakal Ada Koi Seharga Pajero di Situ Cipanten, Begini Kata Bupati Majalengka 

Karantina Super Ketat: 20 Kolam & 72 Ribu Liter Air Mineral

Karena nilai dan kualitas ikan yang sangat tinggi, Pemerintah Desa Gunungkuning menerapkan standar karantina luar biasa ketat. Sebelum dilepas ke Situ Cipanten pada 11 Januari 2026, seluruh koi akan menjalani perawatan khusus di 20 kolam karantina yang diawasi langsung oleh ahli profesional.

Yang membuat proses ini unik adalah penggunaan air mineral layak minum untuk mengisi kolam tersebut.

“Kami memesan sekitar lima tangki air mineral, ditambah tiga mobil lagi. Total 72 ribu liter air mineral kami siapkan. Ini agar suhu dan kondisi air benar-benar stabil untuk ikan-ikan mahal tersebut,” ujar Kepala Desa Gunungkuning, Rudi Yudistira Gozali, Rabu (7/1/2025).

Penggunaan air mineral ini dipilih untuk menghindari perubahan suhu dan kualitas air yang dapat membuat koi stres pada tahap awal adaptasi.

Mengapa Hibah Bernilai Miliaran? Ini Alasannya

Bos Koi Hartono Sukwanto menjelaskan alasan di balik keputusan mengejutkan yang dianggap sangat “nekat” oleh banyak orang: kejernihan alam Situ Cipanten.

Air Situ Cipanten dikenal “herang pisan” sangat jernih, dengan gradasi hijau kebiruan dan suhu dingin khas kaki Gunung Ciremai. Kondisi tersebut dinilai ideal untuk pertumbuhan koi kelas kontes, terutama dalam mempertahankan intensitas warna tubuh.

Baginya, melepas koi di tempat seindah Cipanten justru menjadi kebanggaan tersendiri.

Wisata Cipanten Melejit ke Level Dunia

Kehadiran 2.000 koi premium ini akan mengubah wajah wisata Majalengka. Situ Cipanten tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga menjadi destinasi edukasi ikan hias kelas dunia.

Pengunjung nantinya dapat menikmati pemandangan tak biasa melihat ikan koi seharga mobil Avanza hingga Pajero berenang bebas di perairan jernih, bahkan dari perahu kaca atau spot foto khusus.

Situ Cipanten pun berpotensi menjadi magnet baru wisatawan mancanegara, terutama komunitas pecinta koi internasional.

“Saya bermimpi Situ Cipanten penuh dengan ikan berkualitas tinggi. Saya yakin Cipanten akan mendunia,” ujar Rudi optimistis.

Peristiwa Bersejarah 11 Januari

Momen pelepasan koi pada 11 Januari 2026 disebut-sebut sebagai momentum penting. Karena menjadi kali pertama ikan koi kualitas kontes dilepasliarkan dalam jumlah besar ke perairan terbuka.

Pemerintah desa berharap masyarakat turut menjaga aset bernilai tinggi ini, agar Situ Cipanten menjadi laboratorium alam unik yang membawa manfaat jangka panjang untuk pendidikan, pariwisata, dan ekologi.

(Abdul)

Gaji ASN Ciamis Terlambat, Pemkab Tegaskan Bukan Kendala Daerah

0
Gaji ASN CIamis FOKUSJabar.id
Keterangan Foto: Plt Kepala BPKD Ciamis, Dr Aef Saefuloh

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Keterlambatan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pada awal tahun anggaran 2026 di Kabupaten Ciamis dipastikan bukan disebabkan oleh kendala di tingkat pemerintah daerah.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Ciamis, Dr. Aef Saefuloh, M.Si., menegaskan bahwa keterlambatan tersebut murni persoalan teknis-administratif yang berkaitan dengan mekanisme transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Cigembor Libatkan 49 Petani Kembangkan Padi Organik 

“Secara normal, gaji ASN dibayarkan setiap tanggal 1. Namun khusus awal Januari 2026, DAU baru kami terima pada Kamis sore, 2 Januari 2026,” ujar Aef, Rabu (07/01/2026).

Terlambatnya DAU dari Pusat, Bukan Masalah Daerah

Aef menjelaskan, kondisi serupa juga dialami sejumlah daerah lain. Setelah dana masuk ke kas daerah, pemerintah masih harus menjalani serangkaian proses administrasi sebelum gaji dapat dicairkan.

Prosedur tersebut meliputi penginputan data pada aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI), penyusunan anggaran kas, penerbitan Surat Penyediaan Dana (SPD), hingga penetapan pejabat pengelola keuangan seperti Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan bendahara.

“Semua tahapan ini wajib diverifikasi sesuai ketentuan sistem penganggaran,” jelasnya.

Libur Tahun Baru Ikut Memperlambat Proses

Aef menambahkan, rangkaian libur nasional dan akhir pekan pada 3–4 Januari 2026 turut memengaruhi kecepatan proses administrasi, sehingga pekerjaan baru bisa dimulai pada Senin, 5 Januari 2026.

Tahapan diawali dengan penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) oleh masing-masing PA di setiap OPD. Setelah seluruh proses verifikasi rampung, gaji ASN akhirnya dapat dicairkan.

“Alhamdulillah, gaji PNS dan PPPK sudah masuk ke rekening masing-masing pada Selasa sore, 6 Januari 2026,” katanya.

Hak ASN Dibayarkan Penuh dan Serentak

Aef memastikan, keterlambatan tersebut bukan akibat kelalaian daerah. Seluruh hak ASN dibayarkan lengkap dan serentak untuk PNS maupun PPPK.

“Ini murni karena faktor awal tahun anggaran dan waktu transfer dana dari pusat. Kami tetap berkomitmen menjaga ketepatan waktu, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

(Nank Irawan)

Siswa MI Nurul Falah Tasikmalaya Bertarung dengan Debu dan Lumpur Akibat Jalan Rusak

0
Jalan Rusak Taikmalaya FOKUSJabar.id
Jeritan Hati Guru MI Nurul Falah Soal Jalan Rusak Dijawab Diky Chandra

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di balik kemeriahan peresmian gedung baru MI Nurul Falah di Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, tersimpan kisah perjuangan yang tak kalah besar dari pembangunan itu sendiri.


Bukan tentang megahnya bangunan baru, melainkan tentang jalan rusak parah yang setiap hari harus dilalui para siswa jalan berdebu saat kemarau dan berubah menjadi kubangan lumpur ketika hujan turun.

Baca Juga: Wawalkot Tasikmalaya Soroti Kerusakan Parah Jalan Cipeuteuy: “Tidak Layak Dilalui Kendaraan”

Jalan Rusak, Ancaman Serius bagi Kesehatan Siswa

Kepala MI Nurul Falah, Solihin, tak bisa menyembunyikan keprihatinannya. Ia menuturkan, buruknya kondisi jalan telah memberikan dampak langsung pada kesehatan peserta didik.

“Saat kemarau, debu yang beterbangan membuat beberapa siswa terkena ISPA. Kalau hujan, jalannya jadi becek dan membahayakan,” ujar Solihin, Rabu (7/1/2026).

Bagi Solihin dan para guru, perbaikan jalan bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi bagian dari hak anak untuk menempuh pendidikan dengan aman dan sehat.

Respons Cepat dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya

Keluhan tersebut langsung mendapatkan perhatian Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara. Mendengar laporan tentang kondisi jalan yang memprihatinkan, ia segera mengambil tindakan cepat.

Diky mengakui bahwa kondisi infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Tasikmalaya. Tanpa menunda waktu, ia langsung menghubungi Kepala Dinas PUPR melalui pesan WhatsApp untuk memprioritaskan perbaikan jalan di wilayah Bungursari.

“Mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Kami ingin kualitas pendidikan dan infrastruktur berjalan beriringan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan gedung sekolah harus diselaraskan dengan aksesibilitasnya sebab jalan yang layak menjadi penentu utama kenyamanan dan keselamatan siswa.

Harapan Baru bagi Warga Bungursari

Janji Pemkot Tasikmalaya memberi angin segar bagi masyarakat setempat. Akses jalan yang baik bukan hanya membantu kelancaran pendidikan, tetapi juga menjadi kunci penggerak ekonomi warga.

Warga berharap, dengan kombinasi antara gedung sekolah yang representatif dan infrastruktur jalan yang baik, MI Nurul Falah dapat menjadi lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mudah dijangkau.

(Abdul)

Wawalkot Tasikmalaya Soroti Kerusakan Parah Jalan Cipeuteuy: “Tidak Layak Dilalui Kendaraan”

0
Tasikmalaya FOKUSJabar.id
Ket foto : Kondisi jalan Bengkok Cipeuteuy Bungursari Kota Tasikmalaya rusak parah, sudah puluhan tahun belum pernah tersentuh perbaikan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra Negara, menyoroti buruknya kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Bungursari, khususnya Jalan Bengkok Cipeuteuy di Kelurahan Sukalaksana, yang kini rusak berat dan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan parah terlihat sepanjang ruas jalan tersebut, yang menyerupai kubangan air besar dan sulit dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi semakin memprihatinkan saat malam hari karena minimnya penerangan.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Resmikan Rehabilitasi Kelas MI Nurul Palah, Bukti Serius Dukung Pendidikan Keagamaan

Situasi ini disaksikan langsung oleh Dicky ketika melintas menuju acara peresmian gedung baru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah, Cipeuteuy, pada Rabu (7/1/2026).

“Saya melihat langsung kondisinya. Jalan ini rusak parah dan tidak layak dilalui,” ujar Dicky usai meresmikan gedung MI Nurul Falah.

Pemkot Diminta Segera Turun Tangan

Menurut Dicky, kerusakan tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tasikmalaya karena menyangkut mobilitas masyarakat Bungursari.

“Ini menjadi PR Pemerintah Kota. Jalan ini harus menjadi prioritas untuk segera diperbaiki. Pemerintah harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, termasuk dalam perbaikan infrastruktur,” tegasnya.

Dicky mengaku telah menghubungi Kepala Dinas PU dan menindaklanjuti usulan perbaikan dari pihak kecamatan.

“Ada beberapa ruas jalan di Kota Tasikmalaya yang kondisinya tidak baik. Mudah-mudahan kita bisa segera melakukan perbaikan,” tambahnya.

Ia menegaskan, Jalan Bengkok Cipeuteuy merupakan akses vital masyarakat, terutama karena di kawasan tersebut terdapat fasilitas umum seperti sekolah, pesantren, dan perkantoran.

Camat Bungursari: Kerusakan Sudah Puluhan Tahun

Camat Bungursari, Sodik Sunandi, membenarkan bahwa jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan parah.

“Jalan ini sudah puluhan tahun rusak. Kondisinya semakin memburuk karena sering dilalui truk pengangkut galian pasir dengan tonase berat yang tidak sebanding dengan kekuatan aspal,” ungkap Sodik.

Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan telah berulang kali mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang, namun hingga kini belum masuk prioritas pembangunan pemerintah kota.

“Kami sudah mengajukan perbaikan, dan berharap tahun ini mendapat perhatian khusus dari Pemkot,” ujarnya.

Tingginya Tonase Jadi Penyebab Utama Kerusakan

Sodik menuturkan, truk galian C yang melintas menjadi faktor utama cepatnya kerusakan jalan, sehingga meski dilakukan pengaspalan, kondisinya akan kembali rusak dalam waktu singkat.

Ia pun menyebutkan, warga dan pengusaha galian C telah beberapa kali duduk bersama untuk mencari solusi.

“Sudah dimusyawarahkan. Diperlukan jalur alternatif bagi truk pengangkut galian agar tidak melewati Jalan Cipeuteuy. Muatan juga harus dikurangi agar tidak membebani jalan,” jelasnya.

Meski ada kesepahaman awal, implementasi solusi tersebut dinilai masih lemah, sehingga kerusakan terus berlanjut.

“Selama truk bertonase tinggi masih lewat sini, jalan akan rusak lagi dan lagi,” tandasnya.

Sodik berharap Pemkot Tasikmalaya segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar masyarakat kembali mendapatkan akses transportasi yang layak dan aman.

(Seda)

Pemkot Tasikmalaya Resmikan Rehabilitasi Kelas MI Nurul Palah, Bukti Serius Dukung Pendidikan Keagamaan

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Sinergi Membangun Generasi: Dicky Chandra Resmikan Rehabilitasi MI Nurul Palah Bungursari

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memperkuat mutu pendidikan keagamaan kembali dibuktikan. Pada Rabu (7/1/2026), Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra Negara meresmikan hasil rehabilitasi sejumlah ruang kelas di MI Nurul Palah, Kecamatan Bungursari.

Peresmian ini menunjukkan bahwa meski secara struktural Madrasah Ibtidaiyah berada di bawah Kementerian Agama, Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap memandang madrasah sebagai fondasi penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Baca juga: Harumkan Tasikmalaya, Alifia Valmai Wakili Jabar di Beauty Muslimah Indonesia 2026

Madrasah Tanggung Jawab Moral Pemerintah Daerah

Dalam sambutannya, Diky Chandra menegaskan bahwa persoalan kewenangan tidak boleh menjadi batas dukungan pemerintah daerah terhadap lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

“Para guru madrasah membina dan mendidik anak-anak warga Kota Tasikmalaya. Karena itu, keberadaan madrasah tetap menjadi tanggung jawab moral Pemerintah Kota, termasuk perhatian terhadap kesejahteraan para tenaga pendidiknya,” tegas Diky.

Ia menambahkan, Pemkot saat ini tengah menyusun konsep dukungan berkelanjutan agar madrasah dapat berkembang dari sisi kualitas kurikulum maupun infrastruktur pendukung.

Wajah Baru MI Nurul Palah: 5 Kelas Direhabilitasi

Kepala MI Nurul Palah, Solihin, menyampaikan rasa syukur atas tuntasnya rehabilitasi yang diajukan sejak Oktober tahun lalu.

Poin penting perbaikan ruang kelas:

  • Jumlah ruang: 5 kelas teleh mendapat rehabilitasi total
  • Tujuan: menciptakan suasana belajar lebih nyaman dan kondusif
  • Harapan: mendorong peningkatan prestasi akademik dan akhlak peserta didik

Meski demikian, Solihin berharap Pemkot dapat memperhatikan akses jalan menuju sekolah yang masih mengalami kerusakan sehingga menghambat mobilitas siswa dan guru.

Sinergi Lintas Sektor untuk Dunia Pendidikan

Kehadiran Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, dalam agenda tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi banyak pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tertib. Ia mengajak masyarakat menjaga kondusivitas sekolah serta mendukung aktivitas belajar mengajar.

Hadir juga dalam acara tasyakuran ini sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • AKBP Faruk Rozi, mantan Kapolres yang sebelumnya menginisiasi dukungan bagi madrasah
  • Dr. H. Agus Bukhori, Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya
  • Tokoh masyarakat dan jajaran pejabat daerah lainnya

Penandatanganan prasasti oleh Wakil Wali Kota dan peninjauan langsung ke ruang kelas baru menjadi penutup prosesi peresmian. Keceriaan para siswa yang menyambut peresmian ini menjadi bukti bahwa peningkatan fasilitas belajar sangat berarti bagi mereka.

Dengan selesainya rehabilitasi tersebut, Harapannya MI Nurul Palah menjadi madrasah unggulan yang mampu menyelaraskan kecerdasan intelektual dengan nilai-nilai keislaman di Kota Tasikmalaya.

(Abdul)

Harumkan Tasikmalaya, Alifia Valmai Wakili Jabar di Beauty Muslimah Indonesia 2026

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Harumkan Tasikmalaya, Alifia Valmai Wakili Jabar di Beauty Muslimah Indonesia 2026

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kabar membanggakan datang dari Bumi Sukapura. Alifia Valmai Putri Hermawan, mahasiswi berprestasi asal Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, resmi terpilih menjadi wakil Jawa Barat pada ajang nasional bergengsi Beauty Muslimah Indonesia (BMI) 2026.

Gadis berhijab yang akrab disapa Alifia itu akan bertolak ke Bandung untuk mengikuti babak Grand Final BMI 2026 yang digelar pada 12–14 Februari 2026. Di panggung tersebut, ia akan bersaing dengan para finalis terbaik dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: Apel Pedang Pora Sambut Kapolres Tasikmalaya, Haru Warnai Pergantian Pimpinan

Lebih dari Sekadar Kecantikan: Membawa Gagasan untuk Perempuan dan Gen Z

Di balik pesona dan pembawaannya yang anggun, Alifia membawa misi sosial yang kuat. Melalui advokasi bertajuk “Beauty Muslimah Branding Action”, ia bertekad menggugah kepercayaan diri perempuan muslimah dan menghapus stigma bahwa berhijab adalah penghalang untuk tampil percaya diri dan berprestasi.

“Saya ingin menunjukkan bahwa berhijab bukan batasan. Perempuan muslimah bisa tampil menarik, berkarakter, sekaligus berdaya di era digital,” ujar Alifia.

Tak berhenti di isu pemberdayaan perempuan, Alifia juga memberikan perhatian besar pada kesehatan mental di kalangan Generasi Z—isu yang menurutnya semakin mendesak. Ia merancang sejumlah program edukatif yang akan dibawanya dalam kompetisi, di antaranya:

  • Seminar & Workshop Interaktif tentang tekanan sosial dan perundungan.
  • Ruang Diskusi Aman untuk anak muda berbagi cerita tanpa takut dihakimi.
  • Kampanye Semangat Bangkit untuk menguatkan mental Gen Z agar tidak merasa berjuang sendirian.

Rekam Jejak Prestasi: Dari Paskibraka hingga Finalis Nasional

Perjalanan Alifia menuju panggung nasional bukanlah hal instan. Deretan prestasi yang ia raih menunjukkan dedikasi serta kerja kerasnya selama ini. Di antaranya:

  • Purna Paskibraka Kabupaten Tasikmalaya 2022
  • Winner Mojang Kecamatan Cineam 2024
  • Duta Manajemen Universitas Perjuangan Tasikmalaya 2025
  • Muslimah Ter-Standout 2025
  • Finalis Beauty Muslimah Indonesia 2026 (Wakil Jawa Barat)

Selain karya dan prestasinya, Alifia membawa misi untuk memperkenalkan UMKM lokal dan kekayaan budaya Tasikmalaya kepada panggung nasional.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya

Langkah Alifia mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah. Kepala Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Aam Rahmat Selamet, memberikan apresiasi saat menerima kunjungan Alifia pada Selasa (6/1/2026).

“Alifia adalah representasi generasi muda Tasikmalaya yang religius sekaligus kompetitif. Kami mengajak seluruh masyarakat mendoakan agar ia dapat memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat,” tutur Aam.

Bagi Alifia, ajang ini bukan semata kompetisi kecantikan, melainkan perjalanan untuk terus berkembang. Meski pernah mengalami kegagalan, ia menegaskan bahwa setiap tantangan justru membentuk dirinya menjadi lebih kuat.

“Kegagalan tidak membuat saya berhenti. Dari sana saya belajar dan memperbaiki diri,” ujarnya optimis.

(Abdul)

Bio Farma Suplai 1.000 Dosis Vaksin Influenza untuk Satgas Kemendagri di Aceh Tamiang

0
bio farma fokusjabar.id
Bio Farma menyalurkan lebih dari 1.000 dosis vaksin influenza

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bio Farma menyalurkan lebih dari 1.000 dosis vaksin influenza untuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bertugas dalam pemulihan layanan publik pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Vaksinasi diberikan kepada 1.134 praja dan pegawai Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang diterjunkan ke wilayah terdampak bencana pada pekan pertama Januari 2025.

Langkah ini dilakukan untuk melindungi kesehatan petugas yang bekerja di lingkungan rawan penyakit.

Penugasan sebagai Tindak Lanjut Arahan Mendagri

Rektor IPDN Halilul Khairi mengatakan,  penugasan praja dan pegawai IPDN merupakan tindak lanjut arahan Mendagri untuk mengaktifkan kembali layanan pemerintahan, kesehatan, dan pendidikan yang terdampak bencana.

Vaksinasi menjadi upaya pencegahan agar petugas dapat menjalankan tugas secara optimal.

BACA JUGA: Bio Farma Gandeng Poltekkes Kemenkes RI, Cetak Inovasi Kesehatan dari Kampus ke Industri

Direktur Pemasaran Bio Farma Kamelia Faisal menegaskan, dukungan vaksin influenza ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemulihan pascabencana.

“Kami berharap perlindungan kesehatan ini dapat membantu mempercepat pemulihan dan memastikan layanan publik kembali berjalan normal,” kata Kamelia.

(LIN)