spot_imgspot_img
Rabu 29 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 381

Kuota Sarimukti Kembali Normal, DLH Bandung Alihkan Sampah ke Luar Kota

0
Bandung FOKUSJabar.id
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan telah menyiapkan langkah antisipatif menjelang berakhirnya masa relaksasi pembuangan sampah ke TPA Sarimukti pada 10 Januari 2026. Setelah relaksasi dihentikan, kuota pembuangan sampah Kota Bandung kembali normal, yakni sebesar 980 ton per hari.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menjelaskan bahwa relaksasi sebelumnya diberikan lantaran adanya kerusakan peralatan di TPA Sarimukti yang berdampak pada operasional pengolahan sampah.

Baca Juga: Sidang Praperadilan Wawalkot Bandung, Kuasa Hukum Paparkan Tujuh Materi Gugatan

“Selama ini relaksasi diberikan karena ada alat yang rusak di Sarimukti. Relaksasi itu berlaku sampai 10 Januari, setelah itu kembali normal sesuai kuota,” ujar Darto di Balai Kota Bandung, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, selama masa relaksasi, volume sampah yang dikirim Kota Bandung menjadi yang terbesar dibandingkan daerah lain yang juga mendapat kelonggaran. Dengan berakhirnya kebijakan tersebut, Bandung menghadapi potensi sekitar 200 ton sampah per hari yang tidak dapat terangkut ke Sarimukti.

DLH Siapkan Exit Plan: 200 Ton Sampah Akan Dialihkan ke Luar Kota

Untuk mengatasi potensi penumpukan sampah, DLH Bandung telah menyiapkan skema penanganan atau exit plan. Salah satu rencana utama adalah mengalihkan sebagian sampah ke fasilitas pengolahan di luar wilayah Bandung.

“Kami sudah menyiapkan backup plan. Sekitar 200 ton sampah akan dikirim ke luar kota. Lokasinya resmi dan clear, hanya belum bisa kami sampaikan,” kata Darto.

Pengalihan sampah ini bersifat sementara, dengan estimasi berlangsung maksimal tiga bulan. Dalam periode tersebut, Pemkot Bandung akan melakukan pembenahan internal, mulai dari pengadaan peralatan hingga peningkatan kapasitas pengolahan sampah di dalam kota.

Optimalkan Pengolahan Sampah Internal

Selain pengiriman sampah ke luar kota, DLH juga akan memperkuat sistem pengolahan sampah lokal. Salah satu langkahnya adalah menambah petugas pemilah dan pengolah sampah, terutama untuk sampah organik.

“Ini sudah fix dan ditargetkan mulai Januari ini. Mereka akan berstatus sebagai penyedia jasa, bukan tenaga kontrak biasa,” jelas Darto.

DLH optimistis bahwa kombinasi antara pengalihan sampah sementara dan peningkatan kapasitas pengolahan internal dapat meminimalkan risiko penumpukan sampah setelah masa relaksasi berakhir.

“Asumsi sampah yang belum aman itu sekitar 200 ton, dan skemanya sudah kami siapkan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Proyek Rumdin Wali Kota Molor, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Denda 0,1 Persen per Hari

0
Tasikmalaya FOKUSJabar.id
Proyek Rumdin Wali Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Proyek pembangunan Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Tasikmalaya di Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, kembali menjadi sorotan tajam publik. Pembangunan yang menelan anggaran Rp2,6 miliar itu mengalami keterlambatan, memicu kritik dari berbagai pihak termasuk DPRD Kota Tasikmalaya.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, memastikan pihaknya telah bertindak tegas dan menjalankan mekanisme sesuai regulasi.

Baca Juga: Nofa Hermawati Resmi Pimpin OJK Tasikmalaya, Babak Baru Keuangan Priangan Timur Dimulai

Denda 0,1 Persen per Hari Berlaku

Hendra menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam atas keterlambatan penyelesaian proyek. Berdasarkan adendum kontrak, penyedia jasa terkena sanksi denda sebesar 0,1 persen per hari dari nilai total anggaran.

“Dalam adendum sudah jelas mengatur denda keterlambatan sebesar 0,1 persen per hari. Kami tetap memberikan kesempatan penyelesaian sesuai mekanisme, tetapi denda tetap berjalan,” kata Hendra, Selasa (06/01/2026).

Meski kontrak administrasi berakhir pada 30 Desember 2025, progres pembangunan telah mencapai 98 persen. Sisa pekerjaan berada pada tahap finishing, seperti pemasangan granit dan penyempurnaan sisi eksterior. Pemerintah memberikan toleransi waktu hingga 7 Januari 2026 untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.

Prinsip Tegas: No Completion, No Payment

Dinas PUTR memastikan tidak ada ruang untuk manipulasi atau penyimpangan anggaran. Hendra menegaskan bahwa Surat Perintah Membayar (SPM) tidak akan terbit sebelum proyek benar-benar selesai.

“Kami sangat berhati-hati. Pembayaran hanya akan dilakukan jika pekerjaan sudah 100 persen dan disertai Berita Acara Serah Terima (BAST). Sampai akhir tahun kemarin, SPM belum kami keluarkan karena proyek belum tuntas,” tegasnya.

DPRD Pertanyakan Pengawasan dan Profesionalisme Rekanan

Kritik keras datang dari Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Tasikmalaya, Asep Endang M. Syams. Ia menilai molornya proyek merupakan indikasi lemahnya pengawasan internal dan ketidakprofesionalan pelaksana proyek.

“Ini bukan sekadar terlambat. Ini harus menjadi evaluasi menyeluruh, mulai dari sistem kerja hingga kemampuan finansial perusahaan. Jangan sampai proyek ini malah dialihkan kepada pihak lain,” ujar Asep.

Asep juga menyoroti dampaknya bagi Wali Kota yang hingga kini belum menempati rumah dinas resmi. “Terus terang saya merasa iba, Pak Wali Kota sampai sekarang belum punya rumah dinas karena proyeknya molor terus,” tambahnya.

Ujian Transparansi Awal Tahun

Keterlambatan pembangunan Rumdin Wali Kota ini menjadi ujian bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menjamin transparansi, ketegasan, dan profesionalitas dalam mengelola proyek strategis daerah di awal tahun 2026.

(Abdul)

Nofa Hermawati Resmi Pimpin OJK Tasikmalaya, Babak Baru Keuangan Priangan Timur Dimulai

0
Tasikmalaya FOKUSJabar.id
Nofa Hermawati Resmi Pimpin OJK Tasikmalaya, Babak Baru Keuangan Priangan Timur Dimulai

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dunia jasa keuangan di wilayah Priangan Timur memasuki babak baru. Nofa Hermawati resmi dikukuhkan sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Selasa (06/01/2026).

Acara pengukuhan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, Direktur OJK Provinsi Jawa Barat, hingga Anggota Komisi XI DPR RI. Kehadiran para pejabat tinggi ini menjadi bukti kuatnya peran strategis OJK Tasikmalaya sebagai garda pengawasan sektor keuangan di Priangan Timur.

Baca Juga: BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya Luruskan Isu Pergeseran Sekda Moh Zen

Sinergi untuk Mewujudkan Kota Tasikmalaya yang Maju

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan apresiasi sekaligus optimisme terhadap kepemimpinan baru OJK Tasikmalaya. Ia menegaskan bahwa stabilitas sektor keuangan menjadi pondasi utama untuk mendorong Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang inovatif.

“Visi kita adalah menjadikan Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang inovatif serta berkelanjutan. Hal itu tidak mungkin terwujud tanpa ekosistem keuangan yang stabil dan transparan,” ujar Viman.

Tak lupa, ia juga menyampaikan penghargaan kepada Melati Usman atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin baik selama masa kepemimpinannya di OJK Tasikmalaya.

Fokus: Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen

Dalam momentum pengukuhan ini, Viman menyoroti tiga agenda penting yang diharapkan menjadi prioritas kerja OJK Tasikmalaya:

  1. Menjaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan
    Memastikan seluruh lembaga keuangan beroperasi sesuai aturan dan tetap sehat.
  2. Meningkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan
    Mengedukasi masyarakat agar terhindar dari layanan ilegal seperti pinjaman online ilegal maupun investasi bodong.
  3. Mendorong Akses Pembiayaan bagi UMKM
    Membantu pelaku usaha mendapatkan pembiayaan yang aman dan bertanggung jawab untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Kolaborasi untuk Perlindungan Konsumen

Pemerintah Kota Tasikmalaya juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan OJK. Kolaborasi ini harapannya mampu menjadi benteng perlindungan bagi masyarakat sekaligus memperluas akses layanan keuangan yang legal dan sehat.

“Kami ingin masyarakat semakin terlindungi dan hanya memanfaatkan layanan keuangan yang legal. Dengan kepemimpinan baru ini, momentum pertumbuhan ekonomi Priangan Timur harus kita jaga bersama,” kata Viman.

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni pergantian pimpinan, melainkan simbol penguatan pengawasan keuangan di Tasikmalaya demi mendorong percepatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sepanjang tahun 2026.

(Abdul)

BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya Luruskan Isu Pergeseran Sekda Moh Zen

0
Sekda Kabupaten Tasikmalaya fokusjabar.id
Kepala BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Iing Farid Khozin, M.Si, diarak ribuan PPPK Paruh Waktu seusai prosesi pengangkatan oleh Bupati Cecep Nurul Yakin.

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya, Iing Farid Khozin menegaskan, perpindahan jabatan Mohammad Zen dari Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan bukan penurunan jabatan.

Iing mengatakan, baik Sekda maupun Staf Ahli Bupati sama-sama berada pada jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II.

“Semua harus memahami. Kepindahan Pak Mohammad Zen itu satu eselon. Tidak ada istilah penurunan jabatan,” tegas Iing, Selasa (6/1/2026).

BACA JUGA:

Jabatan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Berganti, Moh Zen Resmi Jadi Staf Ahli Bupati

Ia menjelaskan, proses pemindahan jabatan dilakukan berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Artinya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah menjalankan mekanisme dan ketentuan perundang-undangan.

Untuk sementara, posisi Sekda Kabupaten Tasikmalaya diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) yang telah mendapatkan persetujuan. Yakni, Roni Sahroni yang saat ini menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Tasikmalaya.

“Hari ini juga sudah diusulkan ke Gubernur agar Plh Sekda ditetapkan menjadi Penjabat Sekda,” ujar Iing.

Iing menyampaikan, ke depan pengisian jabatan Sekda akan kembali mengikuti pola rekrutmen terbuka (open bidding) sebagaimana pengisian jabatan kepala dinas yang saat ini tengah berlangsung.

Ia menegaskan, seluruh jabatan yang kosong akan dibuka bagi ASN karier melalui sistem nasional BKN. Sehingga dapat diikuti oleh ASN dari berbagai daerah dan instansi.

Saat ini, proses seleksi terbuka juga tengah berjalan untuk mengisi sejumlah jabatan strategis. Aeperti Asisten I Setda, Kepala Dinas Pendidikan serta Kepala Dinas PUTRLH.

Proses seleksi tersebut telah memasuki tahap uji kompetensi dengan melibatkan Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai lembaga penguji yang ditunjuk BKN.

BACA JUGA: Lantik 88 Pejabat, Bupati Garut Tekankan Pelayanan Prima dan Integritas

“Alhamdulillah, pendaftarnya beragam. Ada dari beberapa kementerian, RRI hingga ASN dari Kalimantan dan Jawa Timur. Ini menunjukkan sistem kepegawaian kita bersifat nasional,” ungkapnya.

Iing menambahkan, mekanisme yang sama nantinya juga akan diterapkan dalam pengisian jabatan Sekda definitif, melalui sistem aplikasi BKN yang memungkinkan ASN memenuhi syarat untuk mendaftar secara terbuka dan transparan.

(Farhan)

Bakal Ada Koi Seharga Pajero di Situ Cipanten, Begini Kata Bupati Majalengka 

0
situ cipanten majalengka@fokusjabar.id
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman bersama Owner fokusjabar,id, H. Anjar Asmara.(Abdul/fokusjabar.id)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Destinasi wisata kebanggaan warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Situ Cipanten yang berada di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, saat ini sedang bersiap melakukan transformasi besar. 

Tidak tanggung-tanggung, danau alami yang di kenal dengan airnya yang jernih akan kedatangan “penghuni baru” yang fantastis, yaitu 2 ribu ekor ikan Koi kelas premium.

​Langkah berani ini di inisiasi oleh pengusaha kawakan, yaitu Bos Koi Hartono Soekwanto, yang berkomitmen menebar benih Koi dari garis keturunan Jepang di Situ Cipanten.

Baca Juga: Bos Koi Hartono Soekwanto Siap Tebar 2 Ribu Ikan Koi Kelas Premium di Situ Cipanten

​Bukan sekedar ikan hias biasa, Koi yang akan di tebar memiliki nilai ekonomi yang fantastis.

Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M, mengungkapkan, bahwa koleksi ikan Koi yang akan di tebar di Situ Cipanten bernilai miliaran rupiah.

​”Bahkan ada satu ekor Koi yang harganya setara dengan mobil Pajero. Ini luar biasa dan akan menjadi daya tarik ikonik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Situ Cipanten,” ungkap Eman Suherman belum lama ini.

​Selain itu, kombinasi antara perahu transparan yang sudah ada, dengan kehadiran ribuan Koi premium ini di prediksi akan menciptakan pengalaman wisata visual yang mewah. 

Dan wisatawan nantinya bisa berinteraksi langsung dengan ikan-ikan seharga mobil mewah di balik jernihnya air Situ Cipanten. 

Kebayang bagaimana serunya melihat langsung ikan Koi seharga Pajero berada persis di bawah perahu dan berinteraksi langsung dengan pengunjung.

​Kehadiran ribuan ikan Koi ini bukan sekadar estetika, melainkan mesin ekonomi baru bagi Desa Gunungkuning Kecamatan Sindang Majalengka.

Bupati Eman Suherman juga mengaku optimistis, bahwa Pendapatan Asli Desa (PADes) akan melonjak tajam.

“Tidak hanya naik 100 tapi 200 bahkan bisa sampai 300 persen karena ada penghuni baru yang sangat ikonik,” tuturnya. 

​Sementara, PADes Desa Gunung Kuning, yaitu Rp2,5 Miliar. Maka target pendapatan di tahun depan setelah ada Koi bisa naik menjadi Rp 7 Miliar lebih.

​”Kami sangat mendukung langkah ini karena dampaknya akan luar biasa. Jika PADes meningkat, kesejahteraan masyarakat desa pun akan ikut terangkat,” tutur Bupati Eman.

Pelebaran Akses Jalan

​Meskipun lokasinya strategis karena dekat dengan jalan provinsi, Bupati Eman mengakui masih ada tantangan infrastruktur. 

Dan Pemerintah Daerah berkomitmen untuk memperlebar akses jalan kabupaten menuju Situ Cipanten agar bus pariwisata dan kendaraan besar dapat melintas dengan leluasa.

​”Akses jalan harus kita perbaiki. Ini PR kami agar Situ Cipanten benar-benar menjadi lokasi wisata unggulan nasional,” tegasnya.

Baca Juga: Situ Cipanten Majalengka Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Jadi Magnet Wisata Jabar

​Di balik ambisi besar tersebut, Bupati Eman menitipkan pesan penting bagi masyarakat setempat. Dia mengimbau supaya warga Desa Gunungkuning untuk memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi.

​Juga, menjaga kelestarian alam dengan memastikan air tetap jernih dan ekosistem terjaga, merawat Ikan Koi serta melindungi aset bernilai tinggi agar tidak rusak atau hilang.

​Selain itu, keramahan Wisata dengan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi para pengunjung.

​”Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Situ Cipanten kini menatap masa depan sebagai destinasi wisata kelas dunia yang memadukan keindahan alam Majalengka dengan kemewahan ikan Koi Jepang,” pugkasnya.

(Abdul)

Jabatan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Berganti, Moh Zen Resmi Jadi Staf Ahli Bupati

0
Sekda Kabupaten Tasikmalaya fokusjabar.id
Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin melantik dan mengambil sumpah Dr. Mohammad Zen dalam jabatan barunya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya yang selama ini diemban Mohammad Zen resmi berakhir.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin melantik dan mengambil sumpah Mohammad Zen dalam jabatan barunya.

Dia menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Selasa (6/1/2026).

Pelantikan mantan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zen merupakan bagian dari acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

Kemudian Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang digelar di OPRoom Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA: 

Jabatan “Basah” Ditinggal, Ada Apa di Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya?

Bupati Cecep menyebutkan, pemerintah daerah telah melantik 24 pejabat. Terdiri dari 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 15 Pejabat Administrator dan 7 Pejabat Pengawas.

Menurut Cecep, rotasi dan pengisian jabatan merupakan bagian dari ketentuan normatif kepegawaian yang harus dijalankan sebagai upaya pemantapan organisasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

“Ini adalah bagian dari pola pembinaan karier ASN untuk memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati Cecep.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola kerja aparatur sipil negara agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Mari kita bekerja keras, bekerja cerdas dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan,” tegasnya.

Tak hanya itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan ini juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar senantiasa menjaga integritas, loyalitas serta menjauhi segala bentuk korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

BACA JUGA: Lapas Banjar Selaraskan Kebijakan Nasional dan 15 Program Aksi Kemenimipas

Bupati Cecep kembali menegaskan nilai-nilai dasar ASN. Mulai dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif hingga kolaboratif.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Saya harap, amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan prestasi,” kata Cecep Nurul Yakin.

(F Kamil)

Lapas Banjar Selaraskan Kebijakan Nasional dan 15 Program Aksi Kemenimipas

0
banjar@fokusjabar.id
Kalapas Banjar Tutut Prasetyo memberikan sambutan

BANJAR, FOKUSJabar.id: Dalam rangka mewujudkan arah kebijakan kinerja Tahun 2026. Yang selaras dengan 8 Agenda Prioritas Presiden serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjar, Tutut Prasetyo langsung memberikan penguatan tersebut. Kepada seluruh jajaran pada rapat dinas yang bertempat di Aula II Lapas Banjar.

Kegiatan rapat dinas itu di ikuti oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, serta peserta magang Lapas Banjar. Sebagai bentuk konsolidasi internal dalam menyatukan persepsi, komitmen, dan langkah strategis pelaksanaan tugas pemasyarakatan ke depan. 

Baca Juga: Kades Raharja Kota Banjar Lantik Sekdes dan Kasi Kesmas

“Seluruh program dan kegiatan Lapas Banjar pada Tahun 2026. Harus sejalan dengan kebijakan nasional dan program prioritas kementerian,” ungkap Tutut Prasetyo, Selasa (6/1/2026).

Hal tersebut, lanjut daia, guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain itu, Tutut juga menekankan, bahwa begitu penting penguatan kinerja. Yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan, penguatan pembinaan warga binaan.

Serta, optimalisasi pengamanan, juga peningkatan integritas dan akuntabilitas aparatur.

“Seluruh jajaran di harapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan tersebut ke dalam rencana kerja. Dan pelaksanaan tugas sehari-hari secara konkret dan terukur,” jelasnya.

Baca Juga: Percepat Pembangunan Daerah, Wali Kota Banjar Tekankan Kinerja dan Kreativitas Pejabat Baru

Melalui rapat dinas dan penguatan ini, lanjut kata Tutut, Lapas Banjar berkomitmen mewujudkan satuan kerja yang adaptif, berintegritas.

Juga berkontribusi nyata dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Serta mewujudkan kinerja pemasyarakatan yang selaras dengan 8 Agenda Prioritas Presiden dan 15 Program Aksi Kemenimipas.

“Saya mengapresiasi seluruh kinerja pegawai Lapas Banjar atas prestasi yang di raih Lapas Banjar. Pada Tahun 2025 sebagai Peringkat 1 Unit Pelaksana Teknis Pengelola Kehumasan,” tegasnya.

Dan penggunaan aplikasi star aksi terbaik di Lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat. Juga, tambah dia, terbaik 2 Unit Pelaksana Teknis Klinik Pratama Paripurna di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat.

(Agus)