spot_imgspot_img
Sabtu 25 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 311

Ular King Kobra Berukuran Besar Diserahkan Warga ke Damkar Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Ular King Kobra yang berhasil dievakuasi personel Damkar pos WMK Banjarsari

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seekor ular King Kobra berukuran besar yang sempat menggegerkan warga Dusun Tegalsari, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, akhirnya berhasil di amankan petugas pemadam kebakaran.

Ular berbisa tersebut di serahkan langsung oleh Faisal Arobi Al Walid, pemilik rumah, kepada personel Damkar Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari.

Sebelumnya ular tersebut berhasil di tangkap saat masuk ke dalam rumahnya.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ciamis Tangkap Dua Pelaku Pencurian Mobil Bermodus Penumpang Taksi Online

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, membenarkan adanya penyerahan ular berbahaya tersebut.

Menurutnya, ular yang di amankan merupakan King Kobra dengan panjang sekitar dua meter dan bobot tubuh cukup besar.

“Kami menerima laporan dari warga yang berhasil menangkap ular King Kobra di rumahnya. Petugas piket langsung merespons dan mendatangi lokasi untuk pengamanan,” ujar Trisyanto, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, pemilik rumah memilih menyerahkan ular tersebut kepada petugas karena menyadari tingginya risiko bahaya jika di tangani tanpa keahlian khusus.

“King Kobra termasuk jenis ular yang sangat berbahaya. Penanganannya tidak bisa sembarangan. Sehingga kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan satwa berbahaya,” jelasnya.

Setelah di amankan, ular King Kobra tersebut kemudian di bawa ke Markas Damkar Pos WMK Banjarsari untuk penanganan lanjutan sesuai prosedur keselamatan.

“Rencananya, ular ini akan di lepasliarkan kembali ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman penduduk. Dengan begitu tidak membahayakan warga,” pungkas Trisyanto.

(Husen Maharaja)

Cita-cita Siti Aulia Ingin Bangun Rumah di Pangandaran, Tangis Titin Pecah

0
Pangandaran, FOKUSJabar.ii
Poto: Titin Suryatin, ibu angkat Siti Aulia Marlina.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Air mata Titin Suryatin tak terbendung saat mengenang mimpi besar Siti Aulia Marlina, anak asuh yang telah ia rawat sejak bayi. Di balik kehidupan sederhana dan keterbatasan ekonomi, Siti Aulia menyimpan cita-cita mulia yakni mengangkat derajat orang tua angkatnya dan membangunkan rumah agar mereka tak lagi hidup berpindah-pindah di kontrakan.

Siti Aulia diasuh oleh Pendi dan Titin sejak usianya baru satu bulan. Hingga kini, mereka masih tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di Dusun Haurseah, Desa/Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Baca Juga: Siswi Bernasib Malang Siti Aulia Marlina, Jadi Anak Angkat Kapolres Pangandaran

Keinginan Siti Aulia untuk membangunkan rumah bagi orang tua angkatnya kerap terucap dan tertanam kuat di benaknya. Bagi Titin yang telah berusia lanjut, mimpi itu terasa terlalu tinggi untuk diwujudkan. Namun, doa tak pernah putus ia panjatkan.

“Siti Aulia pernah bilang ingin membahagiakan kami, ingin punya rumah sendiri. Bagi saya itu cita-cita yang berat. Tapi saya hanya bisa mendoakan semoga neng Aulia bisa sukses,” tutur Titin dengan suara bergetar, Selasa (20/1/2026).

Di mata Titin, Siti Aulia adalah anak yang tumbuh dalam keprihatinan namun tak pernah mengeluh. Sejak kecil, ia sudah terbiasa membantu orang tua angkatnya bekerja di sawah, terutama saat musim panen tiba.

“Kalau musim panen, dia sering ikut gacong (panen padi). Dari kecil sampai sekarang sudah biasa bantu-bantu. Dia memang sudah terbiasa hidup susah,” ungkap Titin.

Mulai dari Uang Jajan Hingga Membeli Beras

Tak hanya membantu di sawah, Siti Aulia juga memanfaatkan waktu luangnya untuk mencari barang bekas. Hasil penjualan rongsok itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari uang jajan hingga membeli beras.

“Kadang dia cari rongsok. Dia pegangin karung, saya yang ikut nyari ke tempat sampah,” kenang Titin.

Di tengah keterbatasan hidup, secercah harapan akhirnya datang. Polres Pangandaran menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan Siti Aulia. Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyatakan kesiapan untuk menanggung biaya pendidikan Siti Aulia di SMK Pasundan Cijulang, yang selama ini menjadi beban dan kegelisahan keluarga.

Tak hanya itu, Kapolres bahkan berencana mengangkat Siti Aulia sebagai anak angkat Polres Pangandaran, membuka jalan baru bagi masa depannya.

“Alhamdulillah, sekarang ada bantuan dari Kapolres Pangandaran. Saya benar-benar bersyukur dan berterima kasih. Semoga rezekinya dilancarkan dan dibalas lebih dari apa yang sudah diberikan kepada Siti Aulia,” ucap Titin.

(Sajidin)

Yayasan Yasspira Indonesia Maju Launching SPPG di Cisewu Garut

0
Yayasan Yasspira Indonesia Maju fokusjabar.id
Yayasan Yasspira Indonesia Maju launching SPPG Cisewu II

GARUT, FOKUSJabar.id: Yayasan Yasspira Indonesia Maju sosialiasi sekaligus launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cisewu II Desa/Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/1/2026).

SPPG merupakan unit layanan yang di dirikan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

BACA JUGA:

BGN: Bulan Ramadhan MBG Tetap Disalurkan

Camat Cisewu, Ade Poniman mengapresiasi sekaligus mendukung penuh terhadap program MBG.

Selain itu, Dia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan (Polri/TNI), serta masyarakat agar program MBG bisa berjalan baik dan tepat sasaran.

“Forkopimcam Cisewu meminta semua unsur masyarakat agar mendukung program MBG. Mari kita kawal dan pastikan pendistribusiannya berjalan lancar, tertib, aman serta sesuai aturan,” kata Camat.

Yayasan Yasspira Indonesia Maju fokusjabar.id
SPPG Cisewu II

Ade Poniman menyebut, program MBG sangat bermanfaat untuk mencerdaskan generasi mendatang. Termasuk mencegah stunting.

Yayasan Yasspira Indonesia Maju melalui mitranya CV Handoyosewu, Warman mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Cisewu atas dukungannya.

Menurut Dia, Yayasan Yasspira Indonesia Maju mendapat kepercayaan dari Pemerintah untuk menjadi bagian dari pengelolaan program MBG.

Warman menyebut, setiap SPPG mempekerjakan sekitar 32 orang. Meliputi, tenaga ahli gizi, akuntan, juru masak/chef, helper, asisten lapangan, driver dan customer service.

Dengan pekerja sebanyak itu, tentunya akan memberikan efek yang sangat bermanfaat  terhadap ekonomi rakyat. Mulai dari pertanian, peternakan, perikanan dan UMKM. Di mana setiap SPPG akan mengelola APBN sekitar Rp1 milyar.

“Insya Allah, ini akan mengurangi jumlah pengangguran serta akan memberi dampak positif terhadap ekonomi masyarakat setempat,” ungkapnya.

(Yan Fajari/Bambang Fouristian)

Satreskrim Polres Ciamis Tangkap Dua Pelaku Pencurian Mobil Bermodus Penumpang Taksi Online

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Satreskrim Polres Ciamis Tangkap Dua Pelaku Pencurian Mobil Bermodus Penumpang Taksi Online

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Aksi kejahatan dengan modus pura-pura menjadi penumpang taksi online berhasil di bongkar Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis, Polda Jawa Barat.

Dua pelaku pencurian mobil yang di ketahui merupakan residivis. Masing-masing berinisial DP (43) asal Kabupaten Kuningan dan N (55) warga Karawang, berhasil di ringkus petugas.

Keduanya di tangkap setelah nekat membawa kabur sebuah mobil Suzuki Ertiga milik Asep Surya, seorang pengemudi taksi online. Peristiwa itu terjadi di sebuah SPBU di wilayah Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Perluas Layanan Air Bersih, Perumdam Tirta Galuh Pasang Target Baru di 2026

Kapolres Ciamis AKBP Hidayatulloh menjelaskan, kasus tersebut bermula ketika korban menerima pesanan taksi online dari wilayah Kabupaten Kuningan dengan tujuan ke Ciamis. Tanpa curiga, korban mengantarkan kedua pelaku sesuai aplikasi.

“Korban dan kedua pelaku berada dalam satu kendaraan. Saat berhenti di SPBU Panawangan, korban turun sebentar untuk ke toilet,” ujar Kapolres.

Kesempatan itu di manfaatkan para pelaku untuk melancarkan aksinya. Sebelumnya, pelaku sempat meminta korban mematikan aplikasi taksi online. Begitu korban turun dari kendaraan, mobil langsung di bawa kabur.

“Begitu korban keluar mobil, pelaku langsung tancap gas membawa kendaraan tersebut,” jelasnya.

Menyadari mobilnya raib, korban segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Berbekal laporan tersebut, Satreskrim Polres Ciamis melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua tersangka.

“Kasus ini berhasil kami ungkap dan kedua pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kapolres.

Polisi mengimbau para pengemudi transportasi online agar lebih waspada, terutama saat menerima penumpang dengan rute antarkabupaten dan berhenti di lokasi-lokasi sepi.

(Husen Maharaja)

Perluas Layanan Air Bersih, Perumdam Tirta Galuh Pasang Target Baru di 2026

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Direktur Perumdam Tirta Galuh Ciamis, Amsi Yudi Purwanto

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Galuh Ciamis menatap tahun 2026 dengan target ambisius.

BUMD milik Pemkab Ciamis ini membidik penambahan sebanyak 1.460 sambungan pelanggan baru, seiring upaya memperluas layanan air bersih yang sehat dan berstandar.

Direktur Perumdam Tirta Galuh Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, mengatakan target tersebut di nilai realistis meskipun capaian tahun sebelumnya belum maksimal. Pada 2025 lalu, penambahan pelanggan baru baru terealisasi 892 sambungan atau sekitar 82,92 persen dari target 1.084 pelanggan.

Baca Juga:Atensi Bupati Herdiat, Puluhan Petani Ciamis Terima Bantuan Traktor

“Peluang penambahan pelanggan di 2026 masih terbuka. Fokus kami akan diarahkan ke wilayah Ciamis dan Cisaga,” ujar Amsi, Selasa (20/01/2026).

Ia menjelaskan, strategi pemetaan wilayah menjadi kunci. Pasalnya, sejumlah unit pelayanan seperti Panumbangan, Kawali, dan Purwadadi saat ini telah mencapai batas maksimal kapasitas produksi atau idle-nya sudah penuh.

Tantangan terbesar, lanjut Amsi, adalah masih kuatnya ketergantungan masyarakat terhadap sumber air sumur galian. Bahkan, program diskon pemasangan sambungan baru hingga 70 persen yang digulirkan pada 2025 lalu belum mampu mendongkrak minat masyarakat secara signifikan.

“Kami memahami kebiasaan masyarakat. Tapi air bersih yang sehat dan aman itu sangat penting. Air Perumdam sudah memenuhi standar kesehatan sesuai Permenkes, dan itu terus kami sosialisasikan,” jelasnya.

Selain menggenjot edukasi kepada masyarakat, Perumdam Tirta Galuh juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi distribusi maupun respons terhadap gangguan jaringan.

Amsi pun berharap adanya kesadaran pelanggan untuk melakukan pembayaran tepat waktu agar keberlanjutan pelayanan tetap terjaga. Menurutnya, dukungan pelanggan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas operasional perusahaan.

Saat ini, total pelanggan Perumdam Tirta Galuh Ciamis telah mencapai sekitar 35.000 pelanggan. Meski gangguan teknis sesekali masih terjadi, Amsi memastikan tim di lapangan selalu sigap melakukan penanganan.

“Setiap kendala kami upayakan bisa segera ditangani. Yang terpenting, air tetap mengalir dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” pungkasnya.

Kunjungan Perdana Wapres Gibran, Warga Tasikmalaya Titipkan Harapan Besar

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wapres Gibran Rakabuming, saat mendarat di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya, dalam rangka kunjungannya ke Tasikmalaya (ist Biro Humas Wapres)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Kota Tasikmalaya tak hanya disambut dengan kemeriahan, tetapi juga membawa setumpuk harapan dari masyarakat. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu menjadi momentum penting bagi warga Kota Santri untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menaruh harapan pada perhatian pemerintah pusat.

Bagi masyarakat Tasikmalaya, kedatangan Wapres Gibran merupakan kebanggaan tersendiri. Pasalnya, ini menjadi kunjungan perdana Gibran Rakabuming Raka ke Tasikmalaya sejak resmi dilantik sebagai Wakil Presiden RI pada Oktober 2024.

Baca Juga: Santri Pesantren Cipasung Tasikmalaya Kuasai AI dan Robotik, Wapres Gibran Terpukau

Kunjungan tersebut dinilai sebagai wujud komitmen pemerintah pusat dalam mendekatkan diri kepada masyarakat daerah, sekaligus memastikan program-program nasional berjalan selaras dengan kebutuhan dan kondisi lokal.

Wartini (46), warga Bantarsari, Kecamatan Bungursari, mengaku terharu dan bahagia dapat menyaksikan langsung kunjungan Wapres ke daerahnya. Menurutnya, kehadiran Wapres menjadi bukti bahwa pemerintah pusat tidak melupakan daerah.

“Saya senang dan terharu Pak Wapres Gibran datang ke Tasikmalaya. Bangga juga bisa melihat langsung anak Presiden Jokowi, orangnya kelihatan kalem,” ujar Wartini, Selasa (20/01/2026).

Ia berharap, kunjungan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi mampu membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat Tasikmalaya, khususnya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga.

“Mudah-mudahan kedatangan Pak Wapres membawa angin segar untuk Tasikmalaya. Ekonomi masyarakat sekarang lagi susah, semoga bisa ada perhatian lebih,” katanya.

Aktivitas Ekonomi Tasikmalaya di Pasar Cikurubuk

Wartini juga berharap Wapres Gibran dapat melihat langsung kondisi riil di lapangan, termasuk lesunya aktivitas ekonomi di sejumlah pusat perdagangan. Ia mencontohkan Pasar Cikurubuk yang kini mengalami penurunan aktivitas, bahkan banyak pedagang terpaksa menutup usahanya karena minim pembeli.

“Pedagang di Pasar Cikurubuk banyak yang tutup. Mudah-mudahan Pak Wapres bisa membantu agar pasar ini kembali hidup sebagai pusat ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Di mata Wartini, Wapres Gibran merupakan sosok pemimpin muda yang energik dan visioner, dengan kharisma yang mampu menarik simpati masyarakat. Ia pun berharap perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Kota Tasikmalaya dapat terus berlanjut.

“Walaupun baru pertama kali berkunjung, semoga Pak Gibran selalu ingat Tasikmalaya dan terus mendorong pembangunan di sini agar masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.

(Seda)

Bencana Sumatera, Prabowo Subianto Cabut Izin 28 Perusahaan

0
Prabowo Subianto fokusjabar.id
Prabowo Subianto (foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden Indonesia, Prabowo Subianto menerbitkan Perpres No5 Tahun 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Tugasnya, melakukan audit dan pemeriksaan dalam melaksanaan penertiban usaha berbasis Sumber Daya Alam (SDA).

BACA JUGA:

Kementerian Kesehatan: Super Flu Terkendali

Mengutip republika.co.id, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menjelaskan, selama setahun berjalan, Satgas PKH sudah berhasil menertibkan dan menguasai kembali 4,09 juta hektare perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan.

900 ribu hektare diantaranya dikembalikan sebagai hutan konservasi dalam rangka keanekaragaman hayati dunia.

“Termasuk di dalamnya, seluas 81.700 hektare berada di Taman Nasional Tesso Nilo di Provinsi Riau,” ucap Prasetyo mewakili Presiden Prabowo, Selasa (20/1/2026) malam.

Prasetyo mengatakan, setelah terjadi bencana hidrometeorologi di tiga provinsi Sumatera (Aceh, Sumut dan Sumbar), Satgas PKH mempercepat proses audit.

Pada Senin (19/1/2026) kemarin, Presiden Prabowo Subianto dari London memimpin rapat terbatas bersama Satgas PKH.

Dalam laporannya, Satgas PKH melaporkan terkait perusahaan yang terindikasi melakukan pelanggaran.

“Berdasarkan laporan tersebut, Pak Presiden mengambil keputusan untuk mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Prasetyo.

BACA JUGA:

Prabowo Subianto Pimpin Rapat Terbatas dari London

Adapun dari 28 perusahaan, terdiri 22 Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) hutan alam atau hutan tanaman seluas 1,01 juta hektare serta enam perusahaan di bidang tambang, perkebunan dan perizinan berusaha hutan kayu.

(Bambang Fouristian)