spot_imgspot_img
Sabtu 25 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 310

Ada Apa Dengan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Belum Juga Diresmikan?

0
jembatan sodongkopo pangandaran@fokusjabar.id
Jembatan Sodongkopo Pangandaran.(Yud's/fokusjabar.id)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jembatan Sodongkopo penghubung Nusawiru dan pantai batu karas Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran sudah bisa di lintasi kendaraan, tetapi belum juga di resmikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Pembangunan Jembatan Sodongkopo Pangandaran di biayai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat. Dengan tahap pertama senilai Rp72 Miliar namun pembangunannya mandeg saat Gubernur Jabar masih di jabat Ridwan Kamil.

Dan senilai Rp55,4 miliar pada tahap kedua, dengan lama pekerjaan 255 hari kalender, terhitung sejak tanggal 21 April 2025. Dengan panjang jembatan 140 meter dan lebar 7 meter, dan jalur bagi para pejalan kaki, masing-masing 2,5 meter.

Baca Juga: Pesona Indah Jembatan Sodongkopo Pangandaran, Habiskan Rp127 Miliar

Dan pemenang tender Jembatan Sodongkopo Pangandaran pada tahap pertama dan kedua yaitu PT. Putra Borneo Sakti. Dengan nilai total anggaran biaya Rp127 Miliar.

“Jembatan Sodongkopo sudah bisa di lintasi kendaraan, tapi kok belum juga di resmikan Gubernur Jabar (Dedi Muyadi-red), ada apa dengan jembatan Sodongkopo?,” ungkap salah seorang warga Kabupaten Pangandaran, Dede Aos Firdaus, Rabu (21/1/2026).

Dengan belum juga di resmikannya Jembatan Sodongkopo Pangandaran, kata Dede, justru menjadi pertanyaan bagi masyarakat.

“Apakah uji laiknya belum keluar, atau ada temuan, apa bagaimana?. Semestinya di sampaikan ke publik. Karena jadi pertanyaan bagi masyarakat, sudah selesai Jembatan Sodongkopo tapi belum juga di resmikan,” ucapnya.

Koordinasi Dengan Dinas PU

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, Dadan Sugistha saat di konfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PURP) Pangandaran terkait persemian jembatan Sodongkopo.

“Kemarin kami telah berkoordinasi dengan dinas PU, tapi hingga saat ini belum ada konfirmasi lanjutan terkait kapan peresmiannya,” ungkap Dadan Sugistha, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga: Peresmian Jembatan Sodongkopo Pangandaran Belum Ada Kepastian

Padahal, lanjut dia, saat ini masyarakat Pangandaran sudah tidak sabar menunggu jembatan Sodongkopo tersebut di resmikan oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

“Tentunya masyarakat Kabupaten Pangandaran sangat bangga, atas pembangunan jembatan Sodongkop. Yang merupakan ikon baru yang mampu menarik para wisatawan,”jelasnya.

Saat ini, walau belum di resmikan, pesona jembatan Sodongkopo sudah menarik perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah.

“Banyak masyarakat juga wisatawan yang mengambil momen saat berada di jembatan berwarna putih tanpa pilar di bawah itu,” pungkasnya.

(Yud’s)

Bupati Tasikmalaya Curhat ke Wapres Gibran, Ini 3 Usulan Pentingnya

0
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin berbincang dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja di Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin menyampaikan aspirasi pembangunan daerah kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja di Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, memanfaatkan kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/1/2026), untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis yang dinilai krusial bagi pembangunan daerah.

Cecep mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut ia menyampaikan secara langsung tiga poin utama kepada Wapres Gibran. Ketiga aspirasi itu mencakup pengembangan kepemudaan, percepatan pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Pada poin pertama, Cecep meminta dukungan pemerintah pusat untuk menuntaskan pembangunan stadion di kawasan Kaliki, Kecamatan Mangunreja, yang hingga kini masih mangkrak. Ia menilai stadion tersebut sangat dibutuhkan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan olahraga, khususnya bagi generasi muda.

BACA JUGA: 

Inspirasi Anak Muda, Wapres Gibran Motivasi Pelajar SMAN 2 Tasikmalaya

“Pak Wapres merupakan tokoh pemuda nasional. Kami berharap beliau dapat mendorong kemajuan anak muda, khususnya di bidang olahraga. Stadion Kaliki sangat penting sebagai ruang aktivitas dan latihan para insan olahraga,” ujar Cecep.

Pada aspirasi kedua, Cecep menyoroti pembangunan Pasar Padakembang sebagai bagian dari program percepatan pembangunan Jawa Barat bagian selatan sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021. Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan relokasi pasar dari Singaparna ke Padakembang seluas 7,5 hektare.

“Lahan sudah matang dan siap. Saat ini kami membutuhkan dorongan dari pemerintah pusat, karena pagu anggaran sebelumnya sudah tercantum dalam Perpres dan berada di Kementerian PUPR,” jelasnya.

Untuk poin ketiga, Cecep mengusulkan reaktivasi Stasiun Rajapolah. Ia meyakini langkah tersebut dapat menggerakkan sektor UMKM dan sentra kerajinan Rajapolah, sekaligus mendorong pengembangan pariwisata lintas wilayah.

BACA JUGA: Mengurai Manfaat Tol Getaci bagi Garut Tasikmalaya Ciamis Banjar dan Pangandaran

“Reaktivasi Stasiun Rajapolah akan menghidupkan dua kawasan wisata, yakni wisata Gunung Galunggung di Kabupaten Tasikmalaya dan wisata Gunung Sawal di Kabupaten Ciamis,” tambahnya.

Cecep menegaskan, Wakil Presiden telah menerima seluruh aspirasi tersebut dengan baik. Sebagai kepala daerah, ia berharap pemerintah pusat dapat merealisasikan dukungan tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya secara menyeluruh.

(F Kamil)

Wapres Gibran Kagum Inovasi AI Santri Cipasung, Hanya 4 Hari

0
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau inovasi AI dan robotik karya santri Pesantren Cipasung di Kabupaten Tasikmalaya
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung inovasi Artificial intelligence dan robotik karya santri Pesantren Cipasung Kabupaten Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengaku bangga dengan kreativitas santri Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya. Para santri mampu menciptakan berbagai inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan robotik hanya dalam waktu empat hari.

Gibran menyampaikan apresiasi tersebut saat mengunjungi Pesantren Cipasung, Selasa (20/1/2026). Dalam kunjungan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong pesantren menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap teknologi.

Menurut Gibran, para santri menunjukkan pemahaman dasar AI dan robotik dengan sangat baik meski dalam waktu singkat. Salah satu inovasi yang paling menarik perhatiannya adalah alat bantu AI untuk tahsin Al-Qur’an. Teknologi ini mampu mendeteksi sekaligus mengoreksi pelafalan bacaan secara mandiri.

BACA JUGA: 

Santri Pesantren Cipasung Tasikmalaya Kuasai AI dan Robotik, Wapres Gibran Terpukau

“Walaupun baru dikerjakan empat hari, basic-nya sudah didapat. Anak-anak di sini mampu menciptakan AI bacaan Al-Qur’an yang bisa mendeteksi dan mengoreksi pelafalan. Ini luar biasa,” ujar Gibran.

Selain itu, santri Cipasung juga memamerkan berbagai karya lainnya. Di antaranya tong sampah robot otomatis, robot kendaraan peka cahaya, lampu jalan otomatis, serta sejumlah aplikasi AI pendukung pendidikan.

Gibran menilai inovasi AI tahsin Al-Qur’an sangat membantu santri meningkatkan kualitas bacaan di luar jam pelajaran. Teknologi tersebut juga meringankan tugas para guru. Ia menyebut adanya aplikasi AI yang memudahkan pendidik menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

“Baru empat hari, tapi karya santri ini sudah membanggakan. Saya titip kepada kepala daerah yang hadir untuk terus mengawal perkembangannya. Santri tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga harus menguasai teknologi,” tegasnya.

Gibran juga menyoroti inovasi AI buatan santri yang mampu mendeteksi lowongan kerja di Jepang. Menurutnya, inovasi ini relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.

Ia menjelaskan, pemerintah telah melaksanakan pelatihan AI di sejumlah pesantren di Indonesia. Namun, Pesantren Cipasung menjadi yang pertama mengintegrasikan pelatihan robotik secara langsung.

“Di beberapa pesantren sudah ada AI. Di Cipasung ada tambahan robotik. Ini menunjukkan pesantren sangat adaptif terhadap perkembangan zaman,” katanya.

Wapres Gibran Kawal Program Presiden Prabowo

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus meningkatkan investasi di bidang sumber daya manusia. Upaya tersebut dilakukan melalui perbaikan sekolah rusak, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Unggulan, serta penerapan pelajaran coding dan AI dalam kurikulum.

“Kita tidak boleh tertinggal, termasuk santri. Sekarang sudah ada Direktorat Jenderal Pesantren, sehingga pesantren akan lebih diperhatikan,” tambahnya.

Gibran juga menyebut telah meminta Microsoft menambah kuota pelatihan AI bagi santri. Saat ini, kuota nasional baru sekitar 50 ribu santri per tahun. Jumlah tersebut masih jauh dari total santri di Indonesia yang mencapai jutaan. Pemerintah juga terus mengawal pengembangan robotik bersama Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI).

Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan santri, pengurus pesantren, dan jamaah menyambut kedatangan Wapres dengan antusias. Hadir pula Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Asep Sopari Alayubi, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi.

BACA JUGA: Kunjungan Perdana Wapres Gibran, Warga Tasikmalaya Titipkan Harapan Besar

Sementara itu, Ketua Panitia Penyambutan Wapres, Irma, menjelaskan bahwa pelatihan AI dan robotik melibatkan Microsoft, PRSI, dan NUcare Global. Seluruh aplikasi yang digunakan telah mengantongi lisensi resmi Microsoft.

“Dengan aplikasi berlisensi, santri lebih mudah belajar dan mengembangkan inovasi AI,” pungkas Irma.

(F Kamil)

Pergerakan Tanah Ancam Akses Tambaksari–Bangunharja di Ciamis

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Jalan amblas di wilayah Kecamatan Tambaksari

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Akses vital penghubung Kecamatan Tambaksari dan Bangunharja di Kabupaten Ciamis kini berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Sebagian badan jalan kabupaten yang berada di Desa Tambaksari mengalami amblas akibat pergerakan tanah, sehingga berpotensi memutus arus lalu lintas warga.

Peristiwa amblasnya ruas jalan tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, kejadian serupa tercatat pada 20 November 2025. Terbaru, longsoran kembali muncul, Selasa pagi (20/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, memperparah kondisi jalan.

Baca Juga: Rumah Warga Karangpawitan Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp140 Juta

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan resmi dari pemerintah Kecamatan Tambaksari pada siang hari setelah kejadian berlangsung.

“Bagian jalan yang amblas memiliki kedalaman sekitar satu meter, dengan panjang kurang lebih 14 meter dan lebar dua meter,” jelas Ani.

Ia menambahkan, kerusakan tersebut menyebabkan jalur Tambaksari–Bangunharja berada dalam status rawan dan terancam tidak dapat dilalui kendaraan, terutama roda empat. Hingga saat ini, lokasi amblas masih belum mendapatkan penanganan permanen.

“Kondisi ini tentu sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Apalagi intensitas hujan di wilayah Ciamis masih cukup tinggi,” katanya.

BPBD pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi warga yang bermukim di daerah rawan bencana.

Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang kerap di sertai angin kencang di nilai berpotensi memicu pergerakan tanah lanjutan.

“Masyarakat diminta tetap siaga dan berhati-hati, khususnya saat hujan turun. Bagi warga di kawasan rawan, kami harap dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi,” pungkas Ani.


(Husen Maharaja)

Inspirasi Anak Muda, Wapres Gibran Motivasi Pelajar SMAN 2 Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wapres Gibran Rakabuming, melakukan foto bersama dengan para siswa siswi SMAN 2 Kota Tasikmalaya, saat agenda kunjungan (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kota Tasikmalaya menandai momen istimewa bagi masyarakat Priangan Timur. Pesawat BAE RJ 85 yang membawa Wapres beserta rombongan terbatas mendarat mulus di Lanud Wiriadinata, Cibeureum, Selasa (20/1/2026), sekaligus menjadi kunjungan perdana Gibran ke Kota Santri sejak dilantik sebagai Wakil Presiden.

Setibanya di Tasikmalaya, Gibran langsung menjalani rangkaian agenda kerja dengan menyambangi sejumlah titik strategis. Mulai dari Pasar Induk Cikurubuk, RSUD dr. Soekardjo, hingga sektor pendidikan di SMA Negeri 2 Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Kunjungan Perdana Wapres Gibran, Warga Tasikmalaya Titipkan Harapan Besa

Di SMAN 2 Tasikmalaya, kedatangan Wapres disambut antusias oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candra Negara, jajaran guru, serta ribuan siswa-siswi yang memadati area sekolah. Suasana semarak terasa sejak Gibran memasuki lingkungan sekolah yang dikenal sarat prestasi tersebut.

Tanpa berlama-lama, Wapres langsung meninjau ruang-ruang kelas untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal. Ia melihat langsung para siswa menikmati menu makan siang sebagai bagian dari program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar.

Selain memantau program MBG, Gibran juga membagikan perlengkapan sekolah seperti buku tulis, alat tulis, pensil, dan pulpen. Aksi spontan ini mendapat sambutan sorak gembira para siswa. Wapres pun tampak akrab saat berdialog dengan pelajar dan guru, menciptakan suasana hangat di dalam kelas.

Dalam interaksinya, Gibran memberikan motivasi kepada para siswa agar terus giat belajar, adaptif terhadap perubahan zaman. Serta menguasai sains dan teknologi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Kunjungan yang Membawa Dampak Positif

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 2 Tasikmalaya, Nelis Sofiana Dewi, menyebut kunjungan Wapres sebagai kehormatan besar bagi seluruh civitas akademika.

“Kedatangan Bapak Wakil Presiden merupakan sebuah anugerah dan kebanggaan bagi kami. Ini menjadi perhatian luar biasa bagi sekolah,” ujarnya.

Menurut Nelis, kunjungan tersebut harapannya membawa dampak positif. Khususnya dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang hingga kini masih perlu dukungan lebih lanjut.

“Mudah-mudahan perhatian Pak Wapres bisa mendorong peningkatan fasilitas pendidikan di SMAN 2 Tasikmalaya. Agar mutu dan daya saing siswa semakin meningkat,” harapnya.

Ia juga menilai kehadiran sosok Wapres yang masih muda dan energik mampu menjadi inspirasi nyata bagi para pelajar.

“Pak Gibran bisa menjadi teladan. Beliau membuktikan bahwa anak muda bisa tampil di garda terdepan kepemimpinan nasional. Ini tentu memotivasi siswa kami untuk berani bermimpi besar,” tuturnya.

Nelis mengungkapkan, terpilihnya SMAN 2 Tasikmalaya sebagai lokasi kunjungan kerja Wapres tidak lepas dari prestasi sekolah yang berhasil meraih Juara Gapura Pancawaluya tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025.

(Seda)

Rumah Warga Karangpawitan Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp140 Juta

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Personel Damkar pos WMK Kawali saat memadamkan api

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebuah rumah permanen milik Harun (55) di Dusun Lintungpaku, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, ludes di lalap api, Selasa (20/1/2026) petang.

Bangunan berukuran sekitar 8 x 12 meter itu hangus terbakar hingga hanya menyisakan puing dan abu.

Meski api membesar dengan cepat, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik rumah harus menanggung kerugian materi yang di taksir mencapai Rp140 juta.

Baca Juga: Mengurai Manfaat Tol Getaci bagi Garut Tasikmalaya Ciamis Banjar dan Pangandaran

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran di picu oleh arus pendek listrik (korsleting) yang berasal dari instalasi rumah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto menjelaskan, peristiwa itu pertama kali di ketahui pemilik rumah sekitar pukul 18.30 WIB, sesaat setelah pulang dari menunaikan salat Magrib berjemaah di masjid.

“Korban baru kembali ke rumah dan mendapati bangunannya sudah dalam kondisi terbakar hebat,” ujar Trisyanto.

Melihat api sudah membesar, pemilik rumah langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar pun segera berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sembari sebagian warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Laporan segera di terima petugas Damkar Pos WMK Kawali. Armada tangki pancar dengan empat personel langsung di terjunkan ke lokasi,” jelasnya.

Berkat respons cepat warga dan petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan rumah lain di sekitar lokasi.

“Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” pungkas Trisyanto.

(Husen Maharaja)

Mengurai Manfaat Tol Getaci bagi Garut Tasikmalaya Ciamis Banjar dan Pangandaran

0
tol Getaci
Ilustrasi/Ai

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pembangunan Jalan Tol Getaci bukan sekadar proyek infrastruktur beton semata. Bagi masyarakat di wilayah Priangan Timur, jalan tol yang dalam proses ini adalah tumpuan harapan baru untuk memangkas jarak, waktu, dan ketimpangan ekonomi yang selama ini menjadi tantangan klasik di Jawa Barat bagian selatan.

Membentang melintasi kontur perbukitan yang menawan, Tol Getaci diproyeksikan menjadi faktor pengubah keadaan bagi lima daerah kunci koridor selatan. Jalur bebas hambatan ini mampu mengintegrasikan potensi lokal ke dalam rantai pasok nasional secara lebih efisien.

Akselerasi Industri dan Pariwisata Intan di Kabupaten Garut

Bagi Kabupaten Garut, keberadaan Tol Getaci merupakan solusi konkret atas kepadatan kronis di jalur Nagreg dan Limbangan. Dengan adanya akses pintu tol di wilayah strategis Garut, perjalanan dari pusat kota menuju destinasi wisata unggulan seperti Cipanas, Darajat, hingga Gunung Papandayan akan menjadi jauh lebih singkat. Hal ini tidak hanya memanjakan wisatawan, tetapi juga mempercepat distribusi produk UMKM ikonik seperti kerajinan kulit Sukaregang dan industri kuliner khas yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Garut.

BACA JUGA: Tol Getaci Jadi PSN, Ini Lokasi Gerbang Tol yang Berada di Garut, Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar

Reaktivasi Kota Jasa dan Sentra Industri Kreatif Tasikmalaya

Tasikmalaya, yanl sebagai pusat perdagangan di Priangan Timur, akan merasakan dampak signifikan pada efisiensi logistik. Selama ini, perjalanan dari Tasikmalaya menuju Bandung atau Jakarta seringkali tidak terprediksi akibat kemacetan di titik-titik pasar tumpah. Dengan hadirnya tol ini, waktu tempuh dapat dipangkas hingga lebih dari separuhnya. Kemudahan akses ini akan menghidupkan kembali gairah industri bordir, kerajinan tangan, dan sektor jasa yang menjadi identitas kuat wilayah Tasikmalaya di mata pasar luar daerah.

Transformasi Ciamis Menjadi Koridor Penyangga Utama

Kabupaten Ciamis akan bertransformasi menjadi titik penghubung atau hub yang sangat strategis. Sektor agribisnis dan peternakan, khususnya unggas yang menjadi komoditas utama Ciamis, akan mendapatkan keuntungan dari biaya transportasi yang lebih kompetitif. Selain itu, lancarnya arus transportasi di koridor tol ini membuka peluang besar bagi masuknya investasi baru di sektor manufaktur yang dapat memanfaatkan ketersediaan lahan dan tenaga kerja lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan ekonomi pada jalur arteri yang sudah jenuh.

Penguatan Peran Kota Banjar Sebagai Gerbang Logistik Antarprovinsi

Sebagai kota transit yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah, Kota Banjar akan semakin memperkokoh posisinya sebagai simpul logistik yang krusial. Konektivitas yang lebih baik melalui Tol Getaci akan meningkatkan volume perdagangan lintas provinsi secara signifikan. Banjar tidak lagi hanya menjadi kota perlintasan, melainkan dapat berkembang menjadi pusat pergudangan dan titik henti strategis yang mampu menangkap peluang ekonomi dari para pengguna jalan trans-Jawa Selatan yang semakin meningkat jumlahnya.

Lonjakan Pariwisata Berkelas Internasional di Pangandaran

Sektor pariwisata adalah yang paling mendapatkan manfaat dengan kehadiran jalur ini di ujung timur Jawa Barat. Pangandaran selama ini memiliki kendala utama berupa jarak tempuh yang cukup melelahkan bagi wisatawan dari arah Jakarta atau Bandung. Keberadaan Tol Getaci akan membuat Pangandaran jauh lebih kompetitif dibandingkan destinasi wisata pantai lainnya. Hal ini akan meningkatkan okupansi hotel secara stabil sepanjang tahun, menarik minat investor properti, dan mendorong standar pelayanan wisata di Pangandaran menuju skala internasional.

BACA JUGA: Tol Getaci dan Jalur Kereta Dinanti, Pelaku Wisata Yakin Kunjungan ke Pangandaran Meningkat

Harapan Baru untuk Pemerataan Pembangunan Jawa Barat

Secara menyeluruh, Tol Getaci adalah instrumen keadilan infrastruktur yang akan menciptakan efek domino ekonomi di wilayah selatan. Selain mengurangi beban kendaraan di jalur nasional, tol ini secara otomatis akan menaikkan nilai jual tanah dan memicu pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru di sekitar gerbang tol. Meskipun tantangan pembangunan masih ada, optimisme masyarakat terus menguat seiring harapan agar Jawa Barat bagian selatan dapat sejajar kemajuannya dengan wilayah utara yang sudah lebih dulu terkoneksi secara modern.

(Anthika Asmara)