spot_imgspot_img
Sabtu 25 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 308

Lagu MBG Karya Musisi Tasikmalaya Digadang Jadi Theme Song Nasional

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Lagu MBG Karya Musisi Tasikmalaya Digadang Jadi Theme Song Nasional

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini mendapat sentuhan kreatif dari Kota Tasikmalaya.

Seorang musisi lokal, Atik Suwardi, meluncurkan lagu bertema “Makan Bergizi Gratis” sebagai media sosialisasi yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak sekolah.

Lagu tersebut untuk memperkuat pesan pentingnya asupan gizi sejak usia dini, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas. Bahkan, karya ini di proyeksikan menjadi theme song nasional bagi program MBG.

Baca Juga: Wapres Gibran Kagum Inovasi AI Santri Cipasung, Hanya 4 Hari

Pada Rabu (21/01/2026), Atik Suwardi bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, guna membahas pengembangan lagu tersebut. Pertemuan itu menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Tasikmalaya terhadap inovasi seni yang sejalan dengan program strategis nasional.

“Harapan kami, lagu ini bisa sampai ke Presiden Prabowo dan Mas Gibran. Lalu diadopsi Badan Gizi Nasional sebagai lagu tema resmi MBG di seluruh Indonesia,” ujar Atik.

Keistimewaan lagu ini terletak pada keterlibatan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Anak-anak PAUD, siswa SD, SMP, hingga SMA di Tasikmalaya turut ambil bagian sebagai pengisi suara. Sehingga lagu tersebut terasa dekat dengan sasaran utama program MBG.

Produksi Video Klip

Meski saat ini baru rilis dalam format audio melalui Atap Digital Studio, lagu “Makan Bergizi Gratis” sudah menuai respons positif. Karya tersebut bahkan mendapat sambutan meriah saat berkumandang secara langsung pada acara pisah sambut Dandim 0612 di Asia Plaza. Ke depan, Atik bersama Diky Candra berencana memproduksi video klip resmi agar jangkauan sosialisasi semakin luas.

Tak hanya membahas lagu MBG, pertemuan tersebut juga menyinggung persoalan penting terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Atik Suwardi mendorong Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk aktif menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi terbaru terkait Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan antara lain kewajiban pembayaran royalti bagi ruang publik komersial seperti hotel, kafe, dan restoran sesuai Surat Edaran Dirjen HKI tahun 2025. Atik juga menyinggung perubahan regulasi yang merupakan hasil perjuangan musisi nasional, serta pentingnya kejelasan hukum bagi pelaku usaha dan seniman lokal.

“Kami ingin ada kepastian hukum. Jangan sampai pelaku usaha kebingungan, sementara hak-hak musisi justru terabaikan. Sosialisasi harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi dialog antara pemerintah daerah, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), pelaku usaha, dan para seniman.

Langkah ini harapannya dapat menjadikan Tasikmalaya sebagai kota yang ramah investasi. Sekaligus menjunjung tinggi penghargaan terhadap karya dan kreativitas para musisi lokal.

(Abdul)

Atlet Panahan Muda MI Al Mu’minin Ciamis Tunjukkan Konsistensi Prestasi

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id
Borong Gelar Juara, Atlet Muda MI Al Mu’minin Ciamis Tunjukkan Konsistensi Prestasi

CIAMIS,FOKUSJAbar.id: Keberhasilan Azkiya Namira di dunia panahan terus berlanjut. Terbaru, atlet muda berbakat ini berhasil menorehkan prestasi tertinggi dengan meraih Juara 1 pada ajang Setaciban Pangandaran Cilacap (MABAR 2).

Capaian tersebut semakin mengukuhkan konsistensi serta perkembangan performa Azkiya di cabang olahraga panahan.

Deretan prestasi yang di raih dalam berbagai kejuaraan menjadi bukti bahwa proses latihan yang di jalani Azkiya selama ini membuahkan hasil membanggakan. Ia pun mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.

Baca Juga: Pergerakan Tanah Ancam Akses Tambaksari–Bangunharja di Ciamis

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bahagia. Ini menjadi bukti kepada orang tua bahwa latihan yang saya jalani selama ini tidak sia-sia,” ujar Azkiya, Rabu (21/1/2026).


Ia menegaskan akan terus meningkatkan intensitas latihan, menjaga fokus, serta membangun rasa percaya diri saat bertanding.


“Ke depan saya harus lebih giat berlatih dan terus berproses, karena insyaallah proses tidak akan mengkhianati hasil,” tambahnya.

Prestasi Azkiya juga mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala MI Al Mu’minin Ciamis, Lisnawati, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian siswinya yang mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ananda Azkiya atas prestasi gemilang yang di raih dalam ajang JABAR SERIES Panah Indonesia,” ungkap Lisnawati.

Kerja Keras dan Doa dari Orangtua

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras, kedisiplinan, semangat pantang menyerah, serta doa dan dukungan penuh dari orang tua dan pelatih.

“Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga di harapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk berprestasi di berbagai bidang,” tambahnya.

Sementara itu, orang tua Azkiya, Dita, menuturkan bahwa keluarga tidak pernah membebani sang anak dengan target berlebihan dalam setiap kejuaraan yang diikuti.

“Kami tidak pernah menuntut harus juara. Kami hanya mengikuti alurnya saja. Alhamdulillah, Azkiya bisa sampai mengikuti event nasional bahkan internasional,” tuturnya.

Ia menegaskan, keluarga lebih menekankan proses latihan yang maksimal dibandingkan hasil akhir.

“Hasilnya kami serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Mudah-mudahan selalu diberikan yang terbaik,” katanya.

Dita juga menambahkan bahwa motivasi terbesar justru datang dari semangat latihan Azkiya yang konsisten dan penuh komitmen.

“Selama Azkiya masih semangat dan mencintai olahraga panahan, kami sebagai orang tua akan terus memberikan dukungan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

(Adhmia Raudhia)

Greenland Rebutan Negara Besar, Kenapa?

0
Greenland fokusjabar.id
Greenland (foto: web)

DENMARK, FOKUSJabar.id: Pulau terbesar di dunia, Greenland belakangan ini kerap muncul dalam pembahasan geopolitik global.

Saat ini bukan lagi di pandang sekadar wilayah es di Kutub Utara. Namun sudah menjadi titik penting dalam persaingan kekuatan besar.

BACA JUGA:

Prabowo Subianto: Inggris Siap Berinvestasi di Indonesia

Mengutip IDN Times, sejumlah media internasional menyoroti bagaimana posisi strategis, kekayaan alam dan dinamika politik membuat Greenland semakin di lirik banyak negara.

Greenland berada di jalur krusial antara Amerika Utara dan Eropa. Sekaligus dekat dengan wilayah Arktik yang makin terbuka akibat perubahan iklim.

The Guardian melansir, mencairnya es membuka jalur pelayaran baru dan menjadikan kawasan sekitar Greenland sebagai garis depan baru dalam persaingan Amerika Serikat dan Rusia.

Analisis dari Belfer Center Harvard juga menyebut, Greenland penting bagi sistem pertahanan dan peringatan dini AS. Terutama karena keberadaan pangkalan militer di wilayah tersebut.

Situasi itu di perkuat laporan Business Standard yang menilai Greenland sebagai aset strategis di tengah meningkatnya ketegangan global.

Selain faktor militer, juga menyimpan cadangan mineral penting dalam jumlah besar.

Menurut Anadolu Agency (AA), wilayah ini kaya akan mineral kritis seperti rare earth elements yang dibutuhkan untuk teknologi modern. Mulai dari energi terbarukan hingga industri pertahanan.

BACA JUGA:

Prabowo Subianto Pimpin Rapat Terbatas dari London

Media Mining.com.au menyoroti, kekayaan ini membuat Greenland relevan dalam strategi NATO dan negara Barat untuk mengamankan pasokan bahan baku di luar Cina.

Isu mineral ini juga dibahas The Guardian sebagai salah satu alasan utama masuk dalam peta kepentingan global.

Minat negara besar terhadap Greenland memicu respons dari pemimpin lokal dan sekutu Eropa.

India News Network menyebut, pemimpin Greenland secara terbuka mengkritik ketertarikan Amerika Serikat yang dinilai mengabaikan aspirasi rakyat setempat.

Sementara The Guardian edisi lain menyoroti pernyataan pejabat Uni Eropa yang menilai tekanan politik terkait Greenland sebagai langkah keliru dan berpotensi memicu ketegangan baru.

Kondisi tersebut menunjukkan, wilayah itu bukan hanya objek perebutan. Namun juga aktor yang berusaha menentukan masa depannya sendiri.

Greenland kini berada di persimpangan antara geopolitik, ekonomi dan perubahan iklim.

Posisi strategis di Arktik, kekayaan mineral bernilai tinggi serta meningkatnya persaingan global membuat pulau ini semakin sering menjadi sorotan dunia.

Perebutan pengaruh di pulau itu bukan isu sementara. Melainkan bagian dari dinamika jangka panjang yang akan terus berkembang.

(Bambang Fouristian)

Kader Senior NasDem Rusdi Masse Pindah Perahu? Saan Mustopa Bilang Begini

0
Saan Mustopa partai NasDem fokusjabar.id
(foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Saan Mustopa angkat bicara soal kabar pengunduran diri kader senior, Rusdi Masse .

Menurut Saan Mustopa, Dia belum menerima surat pengunduran diri dari Rusdi Masse.

BACA JUGA:

HUT ke-14, NasDem Jabar: Politik Tanpa Korupsi

“Belum menerima surat pengunduran diri. Nanti saya cek dulu,” kata Saan di kutip tempo.co. Rabu (21/1/2026).

Tak hanya itu, Saan juga belum mengetahui ihwal kabar bergabungnya Rusdi Masse ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Rusdi Masse hingga saat ini masih tercatat sebagai Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan dan masih bertugas sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR menggantikan posisi Ahmad Sahroni yang di nonaktifkan.

Informasi bergabungnya Rusdi Masse ke PSI sempat mencuat kala partai pimpinan Kaesang Pangarep itu bersiap mengumumkan pelantikan pengurus DPP periode 2025-2030 pada 26 September 2025 lalu.

Saat itu, dua nama politikus NasDem yang diisukan berpindah haluan ke PSI ialah Rusdi Masse dan mantan Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali.

Ahmad Ali secara resmi bergabung dan menjadi pengurus DPP PSI.

BACA JUGA:

NasDem Jabar Tebar Semangat Sumpah Pemuda Lewat Bakti Sosial di Panti Lansia

Ahmad Ali mengatakan, Rusdi Masse sebetulnya turut diundang PSI dalam acara pelantikan yang digelar di Djakarta Theater tersebut. Namun dalam pelantikan tersebut, Rusdi Masse tak hadir.

(Bambang Fouristian)

Soal Isu Satwa Stres, Wali Kota Bandung: Tunggu Hasil Kajian Ahli

0
Wali Kota Bandung fokusjabar.id
Salah satu Satwa di bandung Zoo

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Jawa Bart (Jabar), Muhammad Farhan menyampaikan, penentuan kondisi kesejahteraan satwa di Bandung Zoo tidak bisa di lakukan sembarangan. Namun harus melalui kajian ahli dan keputusan Kementerian Kehutanan.

Hal itu sebagai tanggapan pernyataan yang menyebut sejumlah satwa di Bandung Zoo mengalami stres.

BACA JUGA:

Wali Kota Bandung Minta Kejari Awasi 4 Dinas, Kenapa?

“Yang berhak menentukan satwa itu stres adalah para ahli dan Kementerian Kehutanan. Kami sedang menunggu hasil penelitian para ahli yang di tunjuk oleh Kementerian Kehutanan,” kata Farhan di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Rabu (21/1/2026).

Farhan menyebut, hingga saat ini belum dapat di pastikan apakah pembukaan kembali Bandung Zoo berdampak terhadap kondisi satwa. Menurutnya, proses penelitian masih berjalan.

“Saya belum tahu apakah pembukaan kemarin berpengaruh atau tidak. Karena masih dalam tahap penelitian,” katanya.

Farhan menjelaskan, berbagai pernyataan yang di sampaikan para ahli melalui media masih sebatas pengamatan dari luar. Meski demikian, kritik dan masukan tersebut tetap menjadi perhatian serius Pemkot Bandung.

“Kami sangat memperhatikan kritik dan masukan dari para ahli. Hal itu justru menjadi laporan awal kami kepada Kementerian Kehutanan,” kata Wali Kota Bandung.

Farhan menambahkan, saat ini Kementerian Kehutanan tengah menyiapkan penelitian yang lebih mendalam untuk memastikan kondisi kesejahteraan satwa di Bandung Zoo.

“Kementerian Kehutanan sedang menyiapkan penelitian lebih dalam terhadap hewan-hewan tersebut,” pungkasnya.

BACA JUGA:

Bandung Zoo Jadi Sorotan, Orangutan dan Gajah Diduga Stres

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Lembaga Pemerhati Satwa Geopix menemukan dugaan indikasi stres pada sejumlah satwa usai melakukan kunjungan ke Bandung Zoo pada 14 Januari 2026 lalu.

Senior Wildlife Campaigner Geopix, Annisa Rahmawati menyampaikan, kondisi beberapa satwa sangat memprihatinkan dan tidak boleh di abaikan.

Satwa yang disoroti antara lain, orangutan, gajah dan monyet hitam yang menunjukkan tanda-tanda gangguan kesejahteraan.

“Temuan di lapangan menunjukkan dugaan stres pada beberapa satwa kunci. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan tidak boleh diabaikan,” kata Annisa.

(Yusuf Mugni)

Wali Kota Bandung Minta Kejari Awasi 4 Dinas, Kenapa?

0
Wali Kota Bandung muhammad farhan@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Muhammad Farhan meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) ikut mengawasi kinerja empat dinas dalam penanganan 17 ruas jalan prioritas pada tahun 2026.

Keempat dinas tersebut, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Perhubungan (Dishub).

BACA JUGA:

Dishub Kota Bandung Bangun 500 PJU di 18 Ruas Jalan

Hal itu Frahan sampaikan usai penandatanganan perpanjangan kesepakatan kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara antara Pemkot dan Kejari di Pendopo Kota Bandung, Rabu (21/1/2026).

“Tahun ini, 4 dinas mendapatkan tugas yang tidak ringan. Karena harus menangani 17 ruas prioritas yang akan diperbaiki. Perencanaannya harus matang dan pelaksanaannya juga harus baik,” kata Wali Kota Bandung.

Menurut Farhan, kerja sama yang terjalin dengan Kejaksaan telah berada pada level keterbukaan dan sinergi penuh. Sehingga tidak boleh lagi ada pihak-pihak yang mengatasnamakan lembaga tertentu untuk kepentingan pribadi.

“Kesepakatannya sudah sampai pada level di mana tidak boleh lagi ada yang saling mengatasnamakan. Datang ke jaksa mengatasnamakan wali kota. Atau datang ke wali kota mengatasnamakan jaksa. Itu tidak boleh lagi. Karena di antara kita sudah tidak ada sekat,” tegas Farhan.

Farhan menyebut, secara formal kerja sama telah ditandatangani. Sementara secara informal komunikasi antara Pemkot Bandung dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) selama ini juga berjalan sangat erat.

Menurutnya, empat dinas yang menjadi fokus pengawasan memang memegang peran krusial dalam penanganan infrastruktur jalan Kota Bandung pada 2026.

Karena itu, Dia meminta seluruh kepala dinas tidak ragu untuk berkoordinasi langsung dengan Kejaksaan apabila membutuhkan pendampingan hukum.

BACA JUGA:

Bandung Zoo Jadi Sorotan, Orangutan dan Gajah Diduga Stres

“Daripada bertanya-tanya di luar, lebih baik datang langsung ke kejaksaan. Yuk kita arahkan. Datangnya untuk konsultasi atau silaturahmi, bukan untuk minta proyek atau hal-hal lain. Saya garis bawahi. Ini koordinasi,” ucapnya.

Farhan berharap, perpanjangan kerja sama tersebut dapat membantu Pemkot Bandung dalam menjalankan roda pemerintahan secara tertib dan sesuai aturan. Khususnya dalam pendampingan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.

“Harapannya, kita bisa membangun sinergi yang mempermudah dan memperlancar pekerjaan kita semua,” kata Wali Kota Bandung.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Abun Hasbulloh Syambas siap bersinergi dan memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah.

“Intinya, kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah. Terutama dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Kami akan mendampingi proyek-proyek agar dapat berjalan lancar,” singkat Dia.

(Yusuf Mugni)

Bupati Garut: 27 Januari 2026 Kantor Imigrasi Garut Beroperasi

0
Kantor Imigrasi Garut fokusjabar.id
Bupati Garut saat meninjau Kantor Imigrasi

GARUT, FOKUSJabar.id: Masyarakat Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar kota untuk mengurus dokumen keimigrasian.

Pasalnya, di Garut sudah ada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut. Lokasinya di Jalan Patriot No12 Kecamatan Tarogong Kidul.

BACA JUGA:

Yayasan Yasspira Indonesia Maju Launching SPPG di Cisewu Garut

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin telah meninjau kesiapan operasional kantor yang menggunakan Gedung Korpri tersebut.

Menurut Syakur, kehadiran kantor ini menjadi solusi konkret bagi warga yang selama ini harus pergi ke Tasikmalaya untuk mendapatkan layanan paspor.

Bupati Garut memastikan seluruh proses administratif. Mulai dari tahap pendaftaran hingga pencetakan paspor sudah dapat di selesaikan sepenuhnya.

Syakur juga berdialog dengan sejumlah pemohon yang sedang mengurus dokumen untuk keperluan ibadah umrah maupun perjalanan luar negeri.

Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan efisiensi layanan yang di berikan.

“Kami bersyukur mendengar apresiasi langsung dari warga. Kehadiran layanan ini di nilai sangat memuaskan dan jauh lebih efisien secara waktu maupun biaya,” ucap Bupati Garut.

BACA JUGA:

Turnamen Bola Voli Ngabuburit Dandenpom Cup ke-13, Dibuka Bupati Garut

Meskipun saat ini masih dalam tahap uji coba operasional, Syakur menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan secara penuh di Kantor Imigrasi Garut mulai 27 Januari 2026.

Pemerintah Kabupaten Garut turut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Imigrasi atas kerja sama yang terjalin.

Fasilitas ini di harapkan tidak hanya memudahkan urusan administratif. Namun juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendekatkan pelayanan publik yang berkualitas. Kami ingin mewujudkan ‘Garut Hebat’ melalui penyediaan fasilitas yang lengkap dan modern. Sehingga masyarakat merasa nyaman mengurus administrasi di tanah kelahiran sendiri,” katanya.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut ditargetkan mampu melayani hingga 120 pemohon paspor setiap hari.

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibanding pelayanan di MPP (Mal Pelayanan Publik) yang hanya buka dua kali seminggu dengan kuota terbatas.

“Artinya nanti untuk menampung para pemohon dari Garut, Sumedang mungkin juga dari perbatasan Tasikmalaya yang lebih dekat ke Garut mereka akan ke sini,” kata Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kenmen Imipas) Republik Indonesia, Asep Kurnia.

BACA JUGA:

Tepas Papandayan ‘Onsen’ Lokal Garut di Kaki Gunung Papandayan

Sekda Garut, Nurin Yana mengungkapkan penggunaan gedung Korpri. Untuk tahap awal akan dilakukan sistem pinjam pakai sambil menunggu persetujuan DPRD.

Dengan adanya kantor ini, akses masyarakat Garut untuk memperluas jaringan ke kancah internasional kini semakin terbuka lebar tanpa terkendala jarak.

(Y.A. Supianto)