spot_imgspot_img
Sabtu 18 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 265

BPBD Garut Bantu Pencarian Korban Longsor Cisarua KBB

0
bpbd garut fokusjabar.id
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mengirimkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO)

GARUT, FOKUSJabar.id: BPBD Garut Jawa Barat (Jabar) mengirimkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk mendukung percepatan pencarian dan pertolongan korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Langkah tersebut di ambil menyusul bencana longsor besar yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) lalu akibat hujan deras berdurasi lama yang menyebabkan puluhan rumah tertimbun dan sejumlah warga di nyatakan hilang.

BACA JUGA:

Soal Pencarian Korban Longsor Cisarua KBB, Ini Kata Wagub Jabar

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman memimpin langsung di lapangan.

Dia menyatakan, kehadiran tim dari Garut merupakan bentuk sinergi antarpemerintah daerah dalam penanganan bencana kemanusiaan.

“Kami hadir di sini untuk memperkuat personel SAR gabungan. Fokus utama kami adalah membantu percepatan proses evakuasi dan pencarian korban yang masih tertimbun material longsor,” kata Daris, Senin (26/1/2026).

Hingga hari kedua operasi, Minggu (25/1), tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Bandung Barat, Basarnas, TNI, Polri dan relawan membagi area pencarian menjadi tiga titik utama guna meningkatkan efektivitas.

Titik Pertama (bagian barat bawah) yang di lakukan tim BPBD Garut. Titik Kedua (Bagian tengah area longsoran) dan titik ketiga bagian atas dekat mahkota longsoran.

BACA JUGA:

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Bertambah jadi 25 Orang

Daris mengungkapkan, kendala utama di lapangan adalah kondisi tanah yang masih jenuh air dan labil. Bahkan, sempat terjadi ketegangan saat terdeteksi adanya tanda-tanda pergerakan tanah susulan di lokasi pencarian.

“Medan di lokasi cukup sulit di kendalikan. Kemarin sempat ada alarm kewaspadaan karena ada indikasi pergerakan tanah kembali. Namun situasi sejauh ini masih dapat terkendali dan pencarian terus di lanjutkan meski cuaca cenderung berawan,” kata Daris.

Hingga saat ini, BPBD Garut terus berkoordinasi dengan Incident Commander (IC) dari Basarnas sebagai pemegang komando operasi tertinggi.

Mengenai data pasti jumlah korban yang di temukan, pihak BPBD Garut mengimbau masyarakat untuk menunggu rilis resmi dari pos komando operasi.

Keterlibatan aktif personel BPBD Garut dalam misi ini di harapkan mampu meringankan beban warga terdampak dan mempercepat penanganan fase tanggap darurat di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

(Y.A. Supianto)

Soal Pencarian Korban Longsor Cisarua KBB, Ini Kata Wagub Jabar

0
Wagub Jabar fokusjabar.id
Wagub Jabar saat meninjau lokasi longsor Cisarua KBB

KBB, FOKUSJabar.id: Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), Erwan Setiawan menegaskan, hingga saat ini upaya pencarian korban longsor yang belum di temukan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus dilakukan.

Menurut Wagub Jabar, pencarian korban melibatkan berbagai unsur. Mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri hingga relawan.

BACA JUGA:

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Bertambah jadi 25 Orang

“Saat ini kami terus bekerja. Semua unsur turun ke lapangan untuk mencari korban yang masih belum di temukan. Insya Allah, dengan cuaca yang mendukung, pencarian bisa di lanjutkan secara maksimal,” tegas Erwan di lokasi terdampak longsor,” Minggu (25/1/2026) kemarin.

Erwan menegaskan, Pemprov Jabar berkomitmen menindak tegas pelanggaran alih fungsi lahan yang di duga menjadi salah satu penyebab longsor di Desa Pasirlangu.

Dia menyebut, kawasan tersebut merupakan lahan Perhutani yang seharusnya berfungsi sebagai hutan. Bukan untuk aktivitas pertanian.

“Ini lahan hutan, bukan lahan pertanian. Kita akan kembalikan hijau. Kita kembalikan sesuai fungsinya,” kata Erwan.

Erwan menyampaikan, pemerintah akan segera menyiapkan relokasi ke lokasi yang benar-benar aman. Penentuan lokasi relokasi akan di lakukan melalui kajian bersama berbagai pihak.

“Relokasi tidak boleh ke tempat yang berisiko lagi. Kami akan menentukan lokasi yang aman dan tidak terlalu jauh dari lingkungan hidup warga. Keselamatan menjadi prioritas utama,” jelasnya.

BACA JUGA:

Panji Petualang Takjub pada Hartono Soekwanto, Juara Dunia Koi yang Hidup Menyatu dengan Alam

Pemprov Jabar mengapresiasi peran seluruh pihak yang terus memberikan dukungan kepada para warga terdampak. Termasuk terkait layanan pemulihan trauma.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan pentingnya penyediaan hunian sementara maupun hunian tetap bagi warga terdampak.

“Kalau bisa langsung hunian tetap, itu lebih baik. Namun jika membutuhkan waktu, hunian sementara sangat penting. Dengan begitu, warga bisa kembali hidup normal bersama keluarganya dan mengurangi tekanan psikologis,” kata Pratikno.

Menurut Dia, penanganan bencana tidak hanya sebatas pemulihan kondisi semula. Tetapi harus menjadi momentum untuk membangun daerah yang lebih tangguh. Baik dari sisi lingkungan, ekonomi, pendidikan maupun infrastruktur.

(Bambang Fouristian)

Geladang Serang Persib Berguinho Man Of the Match versus PSBS Biak

0
persib bandung berguinho fokusjabar.id
Berguinho (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang serang Persib Bandung, Rosembergne “Berguinho” da Silva mengaku senang timnya bisa meraih kemenangan 1-0 atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (25/1/2026) malam.

Dalam pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/2026, Berguinho mencetak gol tunggal pada menit 87.

BACA JUGA:

Persib Bandung Rekrut Dion Markx 2,5 Tahun

Berkat kontribusi gol pertamanya untuk Maung Bandung, Dia di nobatkan sebagai man of the match.

Menurut Dia, lawan tampil bertahan setelah bermain 10 orang. Dia mengakui tidak mudah membongkar pertahanan PSBS Biak.

“Kita melawan tim yang bermain dengan lima pemain bertahan. Pertandingan yang sulit,” katanya.

Berguinho bersykur, gol yang dinantikan akhirnya datang pada menit-menit terakhir pertandingan.

Dia menyebut, gol itu lahir dari serangkaian umpan yang menurutnya sangat penting dalam pertandingan.

BACA JUGA:

Persib Bandung Resmi Rekrut Layvin Kurzawa

“Saya pikir memang sulit menciptakan peluang melawan tim seperti itu. Namun saya rasa kami bisa melakukan umpan silang yang bagus,” tutup Berguinho.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak buka suara terkait pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/2026 kontra PSBS Biak, Minggu (25/1/2026) malam.

Laga yang digelar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) itu dimenangkan Thiom Haye dan kawan-kawan dengan skor 1-0.

Meski meraih kemenangan, Bojan Hodak menyoroti penyelesaian akhir anak asuhnya.

Oleh karena itu menjadi pekerjaan rumah yang harus dilatih dan dimatangkan kembali.

Menurut Bojan Hodak, kemenangan itu sangat penting bagi timnya. Selain mempertahankan catatan 100 persen di partai kandang juga kembali ke puncak klasemen sementara dengan 41 poin.

(Bambang Fouristian)

Bojan Hodak Soroti Penyelesaian Akhir

0
Bojan Hodak Persib fokusjaar.id
Pelatih Persib, Bojan Hodak (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak buka suara terkait pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/2026 kontra PSBS Biak, Minggu (25/1/2026) malam.

Laga yang digelar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) itu dimenangkan Thiom Haye dan kawan-kawan dengan skor 1-0.

BACA JUGA:

Persib Bandung Resmi Rekrut Layvin Kurzawa

Gol semata wayang itu dicetak Rosembergne “Berguinho” Da Silva pada menit 87.

Meski meraih kemenangan, Bojan Hodak menyoroti penyelesaian akhir anak asuhnya.

Oleh karena itu menjadi pekerjaan rumah yang harus dilatih dan dimatangkan kembali.

Menurut Bojan Hodak, kemenangan itu sangat penting bagi timnya. Selain mempertahankan catatan 100 persen di partai kandang juga kembali ke puncak klasemen sementara dengan 41 poin.

“Penting bagi kami menang dan tidak kebobolan,” kata Hodak.

BACA JUGA:

Persib kembali ke Puncak Klasemen, Berguinho Pecah Telur

Pelatih asal Kroasia langsung fokus pada laga tandang melawan Persis Solo.

Karenanya, Dia harus melakukan evaluasi agar timnya bisa tampil lebih baik di laga berikutnya.

“Dari sisi penyerangan, saya cukup senang dengan penampilan pemain. Tapi untuk penyelesaian akhir, tentu ini harus kami latih lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Persib Bandung berhasil mengalahkan PSBS Biak dengan skor 1-0 pada pertandingan pekan ke-18 Super Lague 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (25/1/2026).

Kemenangan tersebut mengantarkan ambisi Persib Bandung kembali ke puncak klasemen sementara dengan 41 poin.

Berguinho dan kawan-kawan unggul satu poin dari Borneo FC yang menempati posisi kedua.

Sejak babak pertama bergulir, Maung Bandung tancap gas menekan pertahanan PSBS Biak. Beberapa peluang tercipta melalui Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan.

Tensi tinggi di pergakan kedua kesebelasan sepanjang babak pertama berlangsung.

(Bambang Fouristian)

Catatan Kriminal Sepanjang 2025 di Polres Pangandaran

0
Polres Pangandaran fokusjabar.id
Polres Pangandaran (foto: ist)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran Polda Jabar melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) mencatat penanganan puluhan perkara tindak pidana sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan informasi Satreskrim, puluhan laporan polisi telah di tangani melalui berbagai tahapan proses hukum. Mulai dari penyelidikan, penyidikan hingga pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan (P21).

BACA JUGA:

Sumur Tua di Paledah Pangandaran Sudah Ada Sejak 1926

Selain itu, terdapat juga sejumlah perkara yang di hentikan penyelidikan maupun penyidikannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun jenis tindak pidana yang di tangani Polres Pangandaran sepanjang tahun 2025 meliputi berbagai kasus kriminal. Di antaranya, pengeroyokan, penganiayaan, kekerasan terhadap anak di bawah umur, kekerasan dan pelecehan seksual, pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kemudian pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), penipuan/penggelapan, penggelapan dalam jabatan, penadahan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pencabulan, perlindungan dan penelantaran anak, perdagangan orang (TPPO).

Selanjutnya kejahatan pornografi berbasis teknologi informasi dan elektronik (ITE), judi online, penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM), usaha perikanan benih lobster (benur) tanpa izin, pemalsuan surat, kejahatan pertanahan, kejahatan mata uang, tindak pidana korupsi serta penganiayaan yang mengakibatkan luka berat hingga meninggal dunia.

BACA JUGA:

Sedih Jenderal! Hasil Tangkapan Nelayan Jaring Arad Pangandaran Minim Akibat Cuaca Buruk

Selain itu, Polres Pangandaran juga menangani pelanggaran Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan dan penggunaan senjata tajam.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari melalui Plt Kasi Humas, Aiptu Yusdiana mengungkapkan, terdapat sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian publik.

“Di antaranya kasus pencurian kendaraan bermotor di sertai kekerasan menggunakan senjata tajam, penganiayaan berat, tindak pidana korupsi serta kasus kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Yusdiana.

Ia menegaskan, Polres Pangandaran berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas setiap bentuk tindak pidana.

“Seluruh penanganan perkara di lakukan secara transparan dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” katanya.

Dengan capaian tersebut, Polres Pangandaran berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin kondusif dan angka kriminalitas dapat terus ditekan.

(Sajidin)

Sumur Tua di Paledah Pangandaran Sudah Ada Sejak 1926

0
sumur tua pangandaran fokusjabar.id
Penampakan sumur tua di wilayah Paledah, Padaherang, Kabupaten Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Sebuah sumur tua yang berlokasi di Dusun Neglasari Desa Paledah, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar) telah berumur ratusan tahun.

Konon, sumur tua tersebut di perkirakan sudah ada sejak tahun 1926 dan menjadi salah satu sumber air utama bagi masyarakat sekitar hingga sekarang.

BACA JUGA:

Sedih Jenderal! Hasil Tangkapan Nelayan Jaring Arad Pangandaran Minim Akibat Cuaca Buruk

Meski sudah ratusan tahun, kondisi sumur masih terawat dan airnya layak untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti mandi, mencuci hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Pemilik sumur, Karni mengungkapkan bahwa sumur tua tersebut memiliki nilai sejarah dan menjadi saksi bisu kehidupan masyarakat sejak generasi sebelumnya.

Selain itu, keberadaan sumur tua ini sangat membantu warga. Terutama saat musim kemarau ketika pasokan air bersih dari sumber lain mengalami keterbatasan.

“Sumur ini sudah ada sejak zaman orang tua kami. Sampai sekarang masih di pakai karena airnya tidak pernah kering,” ujar Karni.

BACA JUGA:

Bangunan Kios Milik Pemkab Pangandaran Tak Diminati Pedagang Pantai Karapyak

Karni berharap, sumur bersejarah tersebut tetap bisa dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Keberadaan sumur tua ini menunjukkan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga sumber daya air di tengah pesatnya pembangunan dan kemajuan teknologi.

(Sajidin)

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Bertambah jadi 25 Orang

0
Longsor Cisarua KBB fokusjabar.id
Proses pencarian korban longsor Cisarua KBB

KBB, FOKUSJabar.id: Tim gabungan dari berbagai unsur. Mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri hingga relawan terus mencari korban terdampak longsor di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua dan Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, pencarian korban hingga Minggu (25/1/2026) sore telah di lakukan secara intensif.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar: Warga di Lokasi Longsor KBB Segera Direlokasi

Selain korban tewas, 23 orang di temukan dan sebanyak 80 orang lainnya masih dalam pencarian.

Pada operasi pencarian tersebut, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 14 body pack korban. Rinciannya, tujuh body pack di temukan di worksite A1, enam body pack di worksite A2 dan satu body pack di worksite B1.

Dengan temuan tersebut, total korban meninggal yang telah di evakuasi sejak operasi pencarian di mulai mencapai 25 orang hingga Minggu (25/1/2026) pukul 16.00 WIB

Fokus pencarian di bagi ke dalam dua sektor utama. Yakni sektor alpha dan sektor bravo yang di nilai sebagai titik dengan potensi korban tertimbun material longsor.

“Metode pencarian dilakukan dengan mengombinasikan penggunaan alat berat, pencarian manual oleh personel SAR serta pemantauan udara menggunakan drone UAV untuk memetakan area terdampak dan mendeteksi kemungkinan keberadaan korban,” katanya di kutip bisnis.com, Senin (26/1/2026).

Menurut Ade, proses pencarian terkendala sejumlah kendala. Selain kondisi cuaca yang tidak stabil serta hujan dan kabut tebal menjadi tantangan utama yang memengaruhi visibilitas serta keselamatan personel.

Selain itu, medan longsor yang labil, curam dan di penuhi material tanah serta bebatuan menyulitkan proses evakuasi.

BACA JUGA:

Korban Tewas Longsor Cisarua KBB Jadi 8 Orang, Ini Kata Sekda Jabar

Ade menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi teknis di lapangan dan demi mempertimbangkan faktor keselamatan seluruh personel, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian pada sore hari ini.

Penghentian dilakukan untuk menghindari risiko lanjutan. Mengingat potensi longsor susulan masih cukup tinggi.

Hingga kini, area longsor di Desa Pasirlangu masih di tetapkan sebagai zona operasi SAR.

Aparat gabungan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memastikan dukungan logistik, peralatan serta kebutuhan personel selama proses pencarian berlangsung.

BACA JUGA:

Bantu Korban Longsor Cisarua KBB, Pemkot Bandung Siapkan Relawan dan Logistik

Bencana longsor tersebut berdampak luas terhadap permukiman warga di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah rumah di laporkan tertimbun material longsor. Sementara warga yang selamat telah di evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pemerintah daerah bersama tim terkait masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah korban serta kerusakan yang di timbulkan akibat bencana tersebut.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan dengan prioritas utama menemukan korban yang masih tertimbun.

(Bambang Fouristian)