CIAMIS,FOKUSJabar.id: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis mencatatkan kemajuan signifikan hingga pertengahan April 2026. Koordinator SPPG MBG Ciamis, Eggy Armand Ramdani, mengonfirmasi bahwa sebanyak 161 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini telah beroperasi penuh melayani masyarakat, Jumat (17/4/2026).
Berdasarkan data terbaru, pihak pengelola telah mengaktifkan 174 unit SPPG yang memiliki kepala satuan resmi serta bangunan fisik yang sudah rampung. Meski demikian, baru 161 unit yang sudah menjalankan distribusi program secara total di lapangan.
Baca Juga: Koordinator SPPG Ciamis Gandeng DPMPTSP Percepat SLHS dan Izin Bangunan Dapur MBG
Terkait aspek legalitas pendukung seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Eggy menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan dinas terkait sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
Kendala Administrasi di 13 Titik
Eggy menjelaskan bahwa saat ini terdapat 13 unit SPPG yang sudah berstatus aktif namun belum bisa beroperasi secara maksimal. Hal tersebut terjadi karena unit-unit tersebut masih harus menuntaskan beberapa proses administrasi krusial.
“Unit yang belum operasional rata-rata masih menunggu proses pencairan dana, penyiapan tenaga relawan, hingga penyelesaian nota kesepahaman (MoU) dengan pihak sekolah sebagai penerima manfaat,” jelas Eggy.
Target 229 SPPG di Seluruh Ciamis
Pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan total pembangunan sebanyak 229 SPPG guna menjangkau seluruh wilayah. Hingga saat ini, masih terdapat sekitar 56 titik layanan yang berada dalam tahap persiapan lahan maupun proses konstruksi bangunan.
Pihak koordinator terus mendorong percepatan pembangunan di 56 lokasi tersisa agar seluruh satuan pelayanan dapat segera beroperasi secara optimal. Upaya ini bertujuan agar layanan pemenuhan gizi kepada masyarakat di Kabupaten Ciamis dapat berjalan lebih merata. Terlebih tepat sasaran sesuai visi program nasional.
“Kami memegang prinsip untuk terus mendorong kesiapan seluruh titik agar segera operasional secara menyeluruh,” pungkas Eggy.
(Mia)



