CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah komoditas sayuran di Pasar Manis Kabupaten Ciamis mulai menunjukkan lonjakan harga yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Para pedagang melaporkan kenaikan harga ini terjadi secara merata pada jenis cabai, tomat, hingga sayuran hijau, Jumat (17/4/2026).
Tati, salah seorang pedagang sayuran di Blok A Pasar Manis, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini telah berlangsung selama empat hari terakhir. Cabai merah keriting dan cabai rawit domba (merah dan hijau) menjadi komoditas utama yang harganya enggan turun. Langkah kenaikan ini juga diikuti oleh komoditas tomat merah maupun tomat hijau.
Baca Juga: Wujudkan Birokrasi Digital, Bupati Ciamis Terbitkan Edaran WFH dan Anjuran Kendaraan Listrik
“Harga sayuran terus merangkak naik. Sawi hijau yang semula hanya Rp8.000 per kilogram, kini sudah menyentuh angka Rp14.000 per kilogram,” ujar Tati.
Pemicu Kelangkaan Stok
Tati menduga tingginya permintaan pasar yang tidak dibarengi dengan kelancaran pasokan menjadi penyebab utama kenaikan ini. Faktor cuaca berupa musim hujan yang berkepanjangan mengakibatkan banyak tanaman petani membusuk sebelum masa panen tiba.
Selain faktor alam, ia juga menengarai adanya pengaruh dari program pemerintah yang membutuhkan pasokan sayuran dalam jumlah besar. Hal tersebut berdampak pada berkurangnya jatah stok untuk konsumen umum di pasar tradisional.
“Kenaikan ini kemungkinan besar terjadi karena pasokan dari petani berkurang akibat banyak sayuran yang busuk terkena hujan. Selain itu, permintaan pasar memang sedang tinggi,” jelasnya.
Harga Daging Ayam Mulai Bergejolak
Kenaikan harga ternyata tidak hanya melanda sektor sayuran. Terpantau, harga daging ayam broiler juga mulai merangkak naik setelah sebelumnya sempat mengalami tren penurunan hingga angka Rp38.000 per kilogram.
Dadang, salah satu pedagang ayam di pasar tersebut, menyebutkan harga daging ayam kini mulai naik perlahan. Meski kenaikannya belum terlalu besar, harga saat ini sudah mencapai Rp40.000 per kilogram.
“Kemarin harga sempat turun ke Rp38.000, tapi sekarang naik lagi sekitar Rp2.000 per kilogramnya,” kata Dadang.
Para pedagang dan konsumen kini berharap pasokan kembali normal agar harga kebutuhan pokok di wilayah Ciamis dapat kembali stabil dan terjangkau oleh masyarakat luas.
(Husen Maharaja)



