spot_imgspot_img
Sabtu 23 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

TikTok Shop di Tasikmalaya Sukses Bongkar Potensi Cuan Gen Z

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Agenda Festival Bootcamp Affiliator Live TikTok Shop di Kota Tasikmalaya menorehkan lompatan besar. Kolaborasi taktis antara Pemerintah Kota Tasikmalaya, KADIN Kota Tasikmalaya, dan TikTok Shop Jawa Barat di Pusat Pameran Industri Kerajinan (PPIK) sukses mencetak omzet penjualan hingga puluhan juta rupiah sejak bergulir pada 13 Mei lalu.

Data penjualan mencatat performa luar biasa dari sejumlah kreator lokal. Akun afiliasi @fi.sces memimpin perolehan dengan membukukan omzet sebesar Rp76.586.549. Menyusul di posisi berikutnya, akun @kang-aris7 mengantongi penjualan Rp68.997.065, sementara akun @putri.syiraza2 berhasil menembus angka Rp59.342.986.

Baca Juga: DKKT dan Unsil Bersatu, Sejarah Lokal Tasikmalaya Siap Didokumentasikan Secara Ilmiah

Kesuksesan para kreator lokal ini memicu perhatian langsung dari Plh. Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara. Bersama Kepala Dinas Koperindag UMKM Sofian Zaenal Mutaqien dan Ketua KADIN Asep Saefulloh, Dicky meninjau langsung kesibukan para afiliator yang sedang siaran langsung (on-air) pada Sabtu (23/5/2026) sore.

Menariknya, Ia tidak sekadar menonton, melainkan langsung mengambil mikrofon dan ikut menjajal keseruan siaran langsung untuk memasarkan produk sosis lokal asli buatan Tasikmalaya. Mengandalkan kelihaiannya dalam mempromosikan produk, Ia hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk membanjiri ruang siaran dengan tanda suka (likes) dan pesanan dari konsumen digital.

“Para kreator yang melakukan siaran langsung di sini menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Capaian omzet hingga puluhan juta rupiah ini menjadi permulaan yang sangat baik untuk melangkah lebih jauh di masa depan,” ungkapnya.

Buka Lapangan Kerja Gen Z: Pemkot Wacanakan Bangun Gedung Kreator Digital

Ia melayangkan apresiasi tinggi kepada jajaran KADIN dan manajemen TikTok Shop Jawa Barat yang telah menginisiasi festival inkubasi ini. Bagi Pemkot Tasikmalaya, program perdagangan digital tersebut mempercepat perputaran ekonomi daerah sekaligus mengatrol pamor produk lokal agar mampu bersaing dengan komoditas luar daerah.

Selain itu, ekosistem baru ini membuka peluang kerja bagi generasi muda, khususnya Gen Z, sehingga berkontribusi langsung dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.

“Pemerintah tentu memiliki keterbatasan. Namun, kami bersyukur karena ada perusahaan yang mau bekerja sama membantu masyarakat Kota Tasikmalaya. Terlebih meningkatkan skala usaha dan pendapatan mereka,” katanya.

Melihat dampak positif tersebut, Ia berharap program edukasi ini tidak mandek setelah berjalan dua minggu. Pemkot Tasikmalaya bahkan tengah mengkaji rencana jangka panjang untuk membangun gedung khusus sebagai pusat kegiatan digital dan fasilitas bersama bagi para kreator lokal.

Raup Komisi Rp7 Juta dalam 10 Hari, KADIN Tagih Infrastruktur Internet

Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep Saefulloh, membenarkan bahwa program afiliasi ini memberikan dampak finansial yang nyata bagi para pemuda Tasikmalaya. Kehadiran platform ini membantu para kreator membangun identitas merek (brand) sekaligus mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Asep mengalkulasikan performa penjualan selama 10 hari pelaksanaan festival secara matematis.

“Kreator terbaik mampu menghasilkan omzet Rp76 juta. Jika kita hitung dengan skema komisi 10 persen, maka pemuda tersebut sudah mengantongi pendapatan bersih Rp7 juta lebih hanya dalam waktu 10 hari,” papar Asep Saefulloh.

Asep optimistis, keberlanjutan program ini akan membuka keran penghasilan yang menjanjikan bagi masyarakat luas. Namun, demi mengoptimalkan ekosistem digital tersebut, KADIN mendesak Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menjamin ketersediaan infrastruktur jaringan internet yang kuat, stabil, dan andal di area publik.

“Aktivitas siaran langsung ini sepenuhnya bergantung pada jalur digital. Jika kita berkomitmen penuh pada digitalisasi ekonomi, maka pemerintah wajib menyediakan infrastruktur internet yang mumpuni dan memadai,” pungkas Asep.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru