spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 264

Persib Punya Tembok Baru dari Kroasia, Manajemen Berharap Danijel Loncar Cepat Nyetel

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Danijel Loncar Resmi Gabung Persib, Manajemen Berharap Segera Nyetel. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Manajemen Persib Bandung berharap bek tengah asal Kroasia, Danijel Loncar, bisa segera beradaptasi dengan tim untuk menghadapi ketatnya persaingan musim 2026/2027.

Manajemen Persib memperkenalkan Danijel Loncar sebagai rekrutan anyar di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga: Persib Datangkan Bek Kroasia 189 Cm, Danijel Loncar Resmi Diperkenalkan

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyampaikan harapannya agar Loncar cepat menyatu dengan lingkungan baru serta memberikan kontribusi terbaik sepanjang musim.

“Kami menyambut Danijel dengan hangat sebagai bagian dari keluarga besar Persib. Semoga proses adaptasinya berjalan dengan baik dan ia dapat memberikan kontribusi maksimal bagi tim,” katanya.

Adhitia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen tim dan dukungan Bobotoh menjadi kunci utama kesuksesan klub.

“Bersama seluruh pemain, staf pelatih, dan dukungan luar biasa dari Bobotoh, kami ingin terus membawa Persib berkembang, semakin kompetitif, dan mampu memberikan kebanggaan bagi Jawa Barat serta sepak bola Indonesia,” tegasnya.

Rekam Jejak Berpengalaman di Eropa

Sebelum berlabuh ke Kota Bandung, Loncar memulai karier profesionalnya bersama klub Kroasia, NK Osijek, pada periode 2017–2023.

Ia kemudian mengasah kemampuannya di kasta tertinggi Liga Polandia bersama Pogon Szczecin selama tiga musim terakhir dengan catatan penampilan konsisten.

Sepanjang musim 2025/2026, Loncar berlaga dalam 28 pertandingan serta menyumbang satu gol dan satu assist. Catatan impresif tersebut menjadi pertimbangan utama manajemen Persib dalam merekrutnya.

Pengalaman bermain di kompetisi Eropa bakal memberikan nilai tambah bagi Persib, baik dari segi kualitas permainan maupun mentalitas bertanding di level domestik dan internasional.

(Arif)

Pakar ITB Soroti Kasus Padel Six Nine Bandung, Minta Seluruh Izin Dibongkar

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Penyegelan videotron di Padel Six Nine Club, Jalan L.L.R.E. Martadinata (Jalan Riau), Kota Bandung (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyegel videotron di Padel Six Nine Club, Jalan L.L.R.E. Martadinata (Jalan Riau), Kota Bandung, Rabu (5/8/2026) lalu, belum menyentuh akar permasalahan kawasan tersebut.

Pakar Tata Kota Institut Teknologi Bandung (ITB), Fran Ari Prasetyo, menilai tindakan penebangan pohon di sekitar fasilitas padel dan videotron bukan sekadar persoalan reklame semata.

Baca Juga: Dari Cibeureum hingga Cibiru, Jalan Soekarno Hatta Bandung Segera Terang

Ia mendesak pemerintah membongkar seluruh rantai perizinan sejak awal pembangunan fasilitas olahraga tersebut hingga menguji kesesuaiannya dengan tata ruang kota.

“Pertama, terlalu simpel ya sebuah perkara ini hanya dilihat dalam konteks videotron aja terkait dengan penebangan pohonnya. Tapi yang intinya adalah ini terkait dengan satu infrastruktur baru yang kemudian dibangun, dalam konteks untuk fasilitas padel,” kata Fran, Sabtu (8/8/2026).

Fran menegaskan pemeriksaan utama wajib menyasar legalitas bangunan serta dokumen analisis dampak lingkungan.

“Nah, pertanyaan selanjutnya adalah apakah fasilitas tersebut dia mengantongi izinnya atau tidak? IMB-nya, Izin Mendirikan Bangunan. Itu pertama yang harus diperiksa ya, dalam konteks perizinan,” ujarnya.

Soroti Potensi Pelanggaran Aset Publik dan Vandalisme Kota

Fran mengungkapkan kejanggalan proses pembangunan yang justru merusak lingkungan dengan memotong pohon di ruang publik.

“Ketika pohon itu ditebang, saya bisa duga bahwa mungkin IMB-nya bermasalah, atau termasuk dengan analisis dampak. Masa sebuah infrastruktur atau sebuah bangunan dibangun dengan memiliki analisis dampak lingkungan tapi malah menebang pohon, kan enggak masuk logikanya,” ucapnya.

Aksi pemotongan pohon di tepi jalan raya berpotensi menabrak pelbagai regulasi, mulai dari ketertiban umum hingga pengerusakan aset negara.

“Karena penebangan pohon itu jelas pelanggaran. Pelanggaran yang terjadi, pelanggaran terkait dengan misalnya pelanggaran Perda tentang Ketertiban Umum, terus misalnya ada juga pelanggaran tentang Perusakan Fasilitas Umum. Ya, karena pohonnya kan udah menjadi fasilitas umum. Dan ketiga mungkin pelanggaran terkait dengan Aset Publik,” jelasnya.

Fran menilai tindakan penebangan pohon peneduh kota tersebut memenuhi unsur perusakan fasilitas umum.

“Terjadi pelanggaran batas di situ. Pelanggaran-pelanggaran dengan menebang pohon, terus kalau istilah saya terjadi vandalisme atas sesuatu yang sangat berharga. Kan pohon itu sangat berharga. Itu sebagai fasilitas umum dan aset publik,” katanya.

Desak Evaluasi Izin Reklame dan RDTR Kota Bandung

Usai mengecek legalitas bangunan dan dampak lingkungan, pemerintah baru dapat beralih memeriksa Izin Penyelenggaraan Reklame milik pengelola videotron.

“Barulah masuk ke reklame. Nah, penggunaan videotron itu dia harus memiliki Izin Penyelenggaraan Reklame. Apakah dia punya atau tidak? Kalau enggak punya ya bermasalah, tentu saja udah melanggar,” katanya.

Fran turut mendorong Pemkot Bandung mencocokkan titik koordinat fasilitas Padel Six Nine Club dengan dokumen Rencana Tata Ruang dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Bandung.

“Kita harus cek di Rencana Tata Ruang Kota Bandung, bahkan di Rencana Detail Tata Ruang Kota Bandung, apakah koordinat di titik itu peruntukkannya memang untuk kegiatan seperti itu. Jika tidak, ya berarti kan melanggar Rencana Tata Ruang dong,” ucapnya.

Fran menyimpulkan dugaan pelanggaran dalam proyek ini berlapis, sedangkan penebangan pohon hanya puncak dari muara masalah perizinan.

“Penebangan pohon mah itu akhir aja sebenarnya. Jadi dari awal kita harus cek apakah memang bangunan itu memiliki IMB atau tidak, memiliki AMDAL atau tidak. Jadi pelanggarannya menurut saya jadi berlapis,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Persib Datangkan Bek Kroasia 189 Cm, Danijel Loncar Resmi Diperkenalkan

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Foto: Persib Umumkan Rekrut Bek Asal Kroasia Danijel Loncar. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung resmi mengumumkan bek tengah asal Kroasia, Danijel Loncar, sebagai rekrutan anyar untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

Manajemen Persib memperkenalkan pemain baru ini di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga: Persib Bandung Ikut Turnamen Segitiga Bersama Bali dan Sabah FC

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, menyampaikan bahwa pihak klub mengikat pemain bertinggi badan 189 sentimeter tersebut dengan durasi kontrak selama dua musim.

Kehadiran bek berusia 29 tahun ini menyasar peningkatan kualitas serta memperkuat kedalaman skuad di sektor pertahanan Maung Bandung.

“Danijel merupakan pemain yang berposisi natural sebagai bek tengah. Posisi tersebut menjadi salah satu kebutuhan tim berdasarkan rekomendasi dari tim pelatih,” katanya.

“Kami percaya kehadirannya dapat memberikan tambahan kualitas, pengalaman, sekaligus memperkuat kedalaman skuad yang kami perlukan untuk menjalani musim yang sangat kompetitif,” ujarnya menambahkan.

Tatap Empat Kompetisi Sekaligus

Skuad Maung Bandung bakal menghadapi tantangan besar pada musim 2026/2027. Persib akan berlaga di Indonesia Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship Shopee Cup, serta ajang domestik lainnya.

Manajemen Persib fokus membangun keseimbangan tim agar seluruh pemain siap menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat.

“Kami menyadari bahwa musim ini akan menghadirkan tuntutan yang jauh lebih besar,” ungkapnya.

“Karena itu, setiap keputusan dalam proses pembentukan skuad dilakukan secara terukur agar Persib memiliki kedalaman tim yang mampu menjaga konsistensi performa di seluruh kompetisi yang kami ikuti,” ujarnya.

Rekam Jejak Karrier Danijel Loncar

Danijel Loncar memulai karier profesionalnya bersama klub Kroasia, NK Osijek, pada rentang tahun 2017 hingga 2023.

Ia kemudian melanjutkan kariernya di kasta tertinggi Liga Polandia bersama Pogon Szczecin selama tiga musim terakhir.

Sepanjang musim 2025/2026, Loncar mencatatkan performa konsisten dengan tampil dalam 28 pertandingan serta mengemas satu gol dan satu assist.

(Arif)

Bikin Heboh Pengguna Jalan, Lahan Ilalang di Tengah Kota Ciamis Tiba-Tiba Terbakar

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot : Personel Damkar UPTD Ciamis saat memadamkan api yang membakar lahan kosong di belakang Agung Motor

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Lahan kosong yang ditumbuhi ilalang liar di belakang Agung Motor, Jalan Iwa Kusumasoemantri, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hangus terbakar.

Lokasi kebakaran yang berada di pusat keramaian serta jalur padat lalu lintas kendaraan. Kondisi tersebut sempat membuat heboh warga dan para pengguna jalan yang melintas.

Baca Juga: Raden Rafiq Radinal Terima Amanah Leluhur, Resmi Jadi Wawakil Kerajaan Galuh

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, menyampaikan bahwa personel piket UPTD Damkar Ciamis menerima laporan kebakaran lahan tersebut pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB.

“Secepatnya personel piket menindaklanjuti laporan itu dengan segera mendatangi lokasi kejadian,” katanya, Sabtu (8/8/2026).

Petugas Damkar Terjunkan Mobil Tangki Pancar

Trisyanto menuturkan bahwa UPTD Damkar Ciamis mengutus empat personel. Kemudian satu unit mobil tangki pancar menuju lokasi untuk menaklukkan kobaran api.

“Tanpa menunggu lama setibanya di lokasi personel Damkar langsung berjibaku berusaha secepatnya memadamkan api yang membakar ilalang liar itu,” ucapnya.

Penyebab Kebakaran Masih Dalam Penyelidikan

Pihak damkar belum mengetahui penyebab pasti yang memicu timbulnya percikan api di lahan ilalang kering tersebut. Petugas memilih memfokuskan tindakan pada lokalisir dan pemadaman api agar tidak merembet ke bangunan sekitar.

“Pertamakali api sudah membesar pertamakali diketahui oleh salah seorang karyawan Agung Motor,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Dari Cibeureum hingga Cibiru, Jalan Soekarno Hatta Bandung Segera Terang

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk mempercepat pembenahan penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Soekarno Hatta. Petugas menargetkan jalur sepanjang 24 kilometer dari Cibeureum hingga Cibiru ini mendapat penerangan merata pada Juli–Agustus 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa pembenahan PJU di Jalan Soekarno Hatta membutuhkan kolaborasi lintas kewenangan karena statusnya sebagai jalan nasional.

Baca Juga: Jabatan Baru Sri Mulyani di Bank Dunia

“Kita akan menyambut pernyataan dari Pak Gubernur bahwa pada Juli hingga Agustus ini akan dipasang PJU secara merata dari ujung Cibeureum sampai ujung Cibiru,” kata Farhan, Sabtu (8/8/2026).

Farhan menyebut bahwa Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat telah duduk bersama. Tentunya untuk merumuskan percepatan pemasangan PJU di sepanjang koridor tersebut.

“Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, dan Pemerintah Pusat duduk bersama untuk merembukkan ini. Karena Jalan Soekarno Hatta adalah jalan nasional, sehingga penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas kewenangan,” katanya.

Dukungan APBN dari Kemenhub dan Komisi V DPR RI

Farhan membeberkan bahwa pemerintah pusat menyiap suplai anggaran melalui Kementerian Perhubungan. Capaian ini lahir dari hasil komunikasi intensif bersama pimpinan DPR RI dan Komisi V DPR RI.

“Melalui pembicaraan yang kami lakukan bersama pimpinan DPR RI Bapak Saan Mustofa dan pimpinan Komisi V Bapak Saeful Huda. Kami bersepakat akan ada bantuan APBN yang diturunkan melalui Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Pemprov Jabar juga telah memastikan bahwa Jalan Soekarno Hatta akan mendapatkan penerangan optimal lewat kerja sama Kementerian Perhubungan, Dishub Jawa Barat, dan Dishub Kota Bandung.

“Pak Gubernur juga telah memastikan bahwa PJU di Jalan Soekarno Hatta akan terang benderang. Melalui kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Jawa Barat, dan Dinas Perhubungan Kota Bandung,” ucapnya.

Perbaikan Jalur Sisi Kiri dan Kanan Jalan

Selain memasang lampu PJU, Pemkot Bandung akan membenahi subsistem atau jalan di sisi kiri dan kanan Jalan Soekarno Hatta. Langkah ini menjadi solusi di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Dengan kemampuan anggaran yang terbatas, Pemerintah Kota Bandung harus memastikan jalan sepanjang 24 kilometer ini mendapatkan layanan terbaik,” ujarnya.

Farhan menambahkan bahwa pengerjaan perbaikan subsistem jalan tersebut akan segera berjalan menggunakan alokasi APBN dari Komisi V DPR RI.

“Subsistem atau jalan di kiri-kanan Jalan Soekarno Hatta akan segera kami perbaiki menggunakan alokasi APBN dari Komisi V DPR RI, di bawah koordinasi Bapak Saeful Huda,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Raden Rafiq Radinal Terima Amanah Leluhur, Resmi Jadi Wawakil Kerajaan Galuh

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Wawakil Kerajaan Galuh Raden Rafiq Hakim Radinal

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Raden Rafiq Radinal resmi memangku jabatan sebagai Wawakil Kerajaan Galuh usai menjalani prosesi pengistrenan (pelantikan) di Keraton Selagangga, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026). Ia menggantikan posisi almarhum kakaknya, Raden Hanif Radinal, yang telah meninggal dunia.

Ketua Panitia Pengistrenan Wawakil Kerajaan Galuh, Jang Harja, menyampaikan bahwa pelantikan ini berlangsung untuk mengakhiri kekosongan kepemimpinan adat yang telah berjalan selama dua tahun.

Baca Juga: Eka Ramdani: PSGC Ciamis Masih Tunggu 4-6 Pemain Persib

“Karena mengalami kekosongan wawakil Kerajaan Galuh maka diperlukan perwakilan sehingga saat ini dilaksanakan Pengistrenan ini,” ucapnya.

Persiapan Menghadapi Agenda Raja-Raja Se-Asia Tenggara

Jang Harja menuturkan bahwa Kerajaan Galuh membutuhkan sosok perwakilan resmi untuk menghadiri agenda akbar Gebyar Raja-Raja dan Sultan se-Asia Tenggara di Bogor pada 18 Oktober 2026 mendatang.

“Kalau sekarang kita tidak melakukan ini, bagaimana? Tidak ada yang akan mewakili. Ini hanya simbol adat dan budaya atau Raja tanpa mahkota,” jelasnya.

Menjalankan Amanah Leluhur dan Melestarikan Tradisi

Jang Harja menegaskan bahwa pengangkatan Raden Rafiq Radinal bukan atas kehendak pribadinya semata. Melainkan atas dorongan kuat berbagai pihak dan tokoh adat. Rafiq kemudian menerima tugas tersebut sebagai amanah leluhur guna melanjutkan cita-cita perjuangan mendiang kakaknya.

“Tugasnya untuk meneruskan perjuangan Pak Hanif di wilayah adat dan budaya. Serta tradisi tali paranti leluhur Kagaluhan di wilayah itu dan kemudian melestarikan, menghidupkan Galuh,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Sempat Kabur Naik Bus ke Bandung, Pelaku Pembunuhan di Banjar Akhirnya Dibekuk Polisi

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menunjukan barang bukti sebilah pisau yang digunakan untuk menusuk korban. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Personel Polres Banjar membekuk pelaku pembunuhan berinisial S alias UUP di kawasan Pasirkoja, Kota Bandung. Tim kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus ini hanya beberapa jam setelah warga menemukan jasad korban, Asep Komara, di Lingkungan Cikadu, Kelurahan Karang Panimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jumat (7/8/2026).

Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menjelaskan bahwa jajarannya langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, serta memeriksa para saksi usai menerima laporan warga.

Baca Juga: Viral di Medsos Pelaku Pembunuhan di Banjar Ditangkap, Polisi Belum Buka Suara

“Dari tim URC Polres Banjar yang dipimpin Kasat Reskrim, bersama tim identifikasi dan SPKT, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Ada tujuh orang saksi,” ujar Didi dalam konferensi pers, Sabtu (8/8/2026).

Petunjuk dari para saksi mengarahkan tim penyidik pada keberadaan pelaku. Polisi langsung mengejar S alias UUP hingga ke Kota Bandung.

“Sekitar pukul 16.30 WIB pada hari yang sama, S alias UUP akhirnya berhasil polisi amankan di kawasan Pasirkoja,” terang Kapolres.

Bekerja Bersama Empat Tahun dan Bermotif Dendam

Kapolres mengungkapkan bahwa korban dan tersangka telah bekerja bersama selama empat tahun sebagai pengatur lalu lintas liar (Pak Ogah) di kawasan Simpang BBWS. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa dendam pribadi memicu terjadinya aksi penganiayaan berdarah ini.

Tersangka mengaku sakit hati karena korban sering mengolok-olok, bersikap sewenang-wenang, serta enggan membagi uang hasil kerja mereka. Amarah tersangka memuncak saat keduanya kembali bertemu pada dini hari.

“Dari hasil pemeriksaan, motif atau latar belakang tersangka karena menaruh dendam,” kata Didi.

Usai terlibat cekcok, tersangka pulang ke rumah untuk mengambil sebilah pisau sebelum kembali menemui korban.

“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, terjadi perkelahian antara korban dan tersangka. Korban kemudian diduga mengalami pemukulan dan penusukan hingga terjatuh,” ujarnya.

Tersangka turut memanfaatkan sebatang kayu sepanjang 30 sentimeter untuk memukul korban hingga Asep Komara meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pelaku Sempat Kabur Menggunakan Bus Umum

Usai melancarkan aksinya, tersangka melarikan diri menuju Terminal Kota Banjar dan menumpangi bus umum arah Bandung. Tersangka bahkan berencana melanjutkan pelarian hingga ke Jakarta sebelum petugas mencegat posisinya.

Meskipun tersangka sempat memberikan perlawanan saat penangkapan, petugas berhasil melumpuhkannya.

“Atas perkara tersebut, penyidik telah menetapkan S alias UUP sebagai tersangka. Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa dan alat bukti yang ada,” pungkasnya.

(Agus Purwadi)