spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 247

Hadapi Isu Pangan dan Ekonomi, Ini Pesan Ono Surono

0
Ono Surono pangan dan ekonomi fokusjabar.id
Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Memimpin Kegiatan Ziaran Ideologi di Makam Ir Soekarno di Blitar

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Barat, Ono Surono menginstruksikan seluruh kader dan legislator PDIP merealisasikan ajaran Marhaenisme secara nyata.

Hal itu penting guna menjawab berbagai tantangan ekonomk serta ketahanan pangan yang di hadapi masyarakat saat ini.

BACA JUGA:

4 Ribu Warga Banjiri JBBK, Ketua DPC PDI Perjuangan: Jasmerah Bukan Sekadar Slogan

Demikian di sampaikan Ono saat memimpin ziarah ideologis bersama jajaran pengurus DPD dan DPRD Jabar Fraksi PDIP di makam Ir. Soekarno di Blitar, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).

Tidak hanya itu, Ono Surono juga mengingatkan para pengurus dan anggota legislatif , termasuk ketua Fraksi PDIP DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari dan Sekretaris Fraksi Tom Maskun menjadikan posisi politiknya sebagai alat menghadirkan  keadilan sosial.

“Kader tidak cukup hanya hadir ketika momentum politik datang, tetapi harus konsisten berada di tengah masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan rakyat. Fokus kita adalah keberpihakan pada rakyat kecil,” kata Ono Surono.

BACA JUGA:

Fraksi PDI Perjuangan Pangandaran Soroti 3 Pengecualian TPP

Soliditas internal partai, kata dia, hanya bisa terbangun jika para kader konsisten mempraktikkan prinsip gotong royong dan menjadikan ajaran Trisakti Bung Karno sebagai acuan kerja-kerja politik di daerah.

(LIN)

Hari Kedua, Pencarian Nelayan Hilang di Pangandaran Terkendala Cuaca Buruk

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Pencarian nelayan yang hilang di Pangandaran.(fokusjabar.id/Sajidin)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Memasuki hari kedua, operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Pantai Barat Pangandaran masih terkendala cuaca buruk. 

‎Angin kencang dan gelombang tinggi membuat tim SAR gabungan harus ekstra hati-hati saat melakukan penyisiran di laut.

‎”Sekarang hari kedua, cuaca dan angin sangat kencang, 25 km/jam dan gelombang mencapai 3,1 m,” kata Kasatpolairud, AKP Anang Tri di lokasi, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Perahu Terbalik di Laut, Seorang Nelayan Pangandaran Dikabarkan Hilang

‎Kondisi tersebut memaksa tim SAR gabungan dari Basarnas Pos SAR Pangandaran, Satpolairud Polres Pangandaran, dan nelayan setempat untuk menyesuaikan pola pencarian. 

‎Penyisiran dilakukan di titik-titik yang diperkirakan menjadi jalur arus, namun tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel.

‎“Radius pencarian kita menyisir 100 meter dulu, nanti dilebarkan menjadi 200 meter, dilebarkan kembali dan seterusnya,” katanya.

‎Anang mengatakan, kendala cuaca saat ini kurang memungkinkan untuk melakukan pencarian, karena gelombang yang sangat tinggi.

‎”Kita ada kesulitan untuk waktu berangkat ke tengah,” ujarnya.

‎Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana sebelumnya menyampaikan tim telah diberangkatkan sejak pukul 06.30 WIB. Tim dibekali peralatan pendukung dan terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan.

“Pencarian dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ujarnya.

‎Peristiwa bermula pada Senin (10/8/2026) ketika Perahu Katir bernama Karya Berkah terbalik di perairan Pantai Barat Pangandaran, Desa Pananjung. 

‎Perahu yang membawa 7 orang ABK itu sempat terombang-ambing diterjang gelombang. 

Baca Juga: Serangan Wereng dan Walang Sangit Bikin Petani Pangandaran Gagal Panen

‎Dari jumlah tersebut, 6 orang berhasil selamat dan 1 orang atas nama Supriyanto (40), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Pangandaran, masih belum ditemukan.

‎‎Imbauan untuk Nelayan

Dengan kondisi cuaca yang masih ekstrem, pihak berwenang mengimbau para nelayan untuk menunda aktivitas melaut sementara waktu. 

‎BMKG sebelumnya juga telah memperingatkan potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat, termasuk Pangandaran, selama beberapa hari ke depan.

‎Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dan pemantauan di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan terdampak arus.

(Sajidin)

Alun-Alun Bandung akan Kembali Dibuka, Catat Tanggalnya

0
alun alun bandung@fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan kembali membuka Taman Alun-Alun Bandung untuk masyarakat pada 17 Agustus 2026. Pembukaan ruang publik tersebut akan dirangkaikan dengan pesta rakyat dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan kembali membuka Taman Alun-Alun Bandung untuk masyarakat pada 17 Agustus 2026.

Pembukaan ruang publik tersebut akan masuk dalam rangkaian acara pesta rakyat dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pembukaan Alun-Alun akan dilakukan setelah upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Pemkot Bandung juga menyiapkan sejumlah permainan khas Agustusan yang dapat diikuti masyarakat.

Baca Juga: Rumah Yatim Mencatat Program Kemanusiaan Jadi Jangkauan Terbesar

“Setelah upacara 17an, kita akan pesta rakyat 17an di Taman Alun-Alun. Alun-alun akan di buka pada tanggal 17 Agustus. Kita akan pesta 17-an di sana,” kata Farhan di Balai Kota Bandung Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, pesta rakyat tersebut akan di isi berbagai perlombaan, di antaranya balap kerupuk dan balap karung. Warga yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar langsung di lokasi.

Farhan mengatakan kegiatan tersebut sengaja di kemas secara santai agar masyarakat dapat menikmati momentum pembukaan kembali Alun-Alun Bandung.

“Pokoknya pesta rakyat, semuanya. Seru-seruan di sana. Kegiatan ini di buat sebagai hiburan bagi warga, dan tidak perlu berlangsung dengan suasana kompetisi yang terlalu serius,” katanya.

Farhan juga meminta warga tidak terlalu serius mengikuti perlombaan.

“Jangan terlalu kompetitif. Da ieu mah moal asup olimpiade. Lomba yang di gelar lebih ditujukan untuk memeriahkan suasana dan menjadi ajang rekreasi warga,” ucapnya.

Pesta Rakyat

Farhan memastikan, pembukaan Alun-Alun pada 17 Agustus bukan hanya berlangsung sementara untuk pesta rakyat. Setelah di buka, ruang publik tersebut akan kembali dimanfaatkan masyarakat.

“Insya Allah. Akan di buka terus,” jelasnya.

Pemkot Bandung juga menyiapkan sejumlah aturan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut. Pengunjung diperbolehkan bermain dan melakukan berbagai kegiatan, tetapi dilarang makan dan merokok di area Alun-Alun.

Baca Juga: Cabai Tanjung di Pasar Kosambi Kota Bandung Harganya Makin Pedas

“Aturan khusus yang paling penting enggak boleh makan, enggak boleh ngerokok. Bermain-main boleh. Jaga kebersihan juga,” ungkapnya.

Sementara itu, aturan mengenai penggunaan alas kaki masih akan dipastikan, terutama untuk area rumput sintetis. Pemkot Bandung masih mempertimbangkan ketentuan terkait penggunaan sepatu di area tersebut.

Farhan mengaku tidak khawatir apabila fasilitas Alun-Alun mengalami kerusakan setelah kembali digunakan masyarakat. Menurutnya, fasilitas yang rusak dapat diperbaiki kembali oleh pemerintah.

“Enggak. Mun rusak deui, sikat deui weh ku urang,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Rumah Yatim Mencatat Program Kemanusiaan Jadi Jangkauan Terbesar

0
Bandung@fokusjabar.id
Rumah Yatim mencatat sebanyak 453.558 jiwa menerima manfaat dari berbagai program sepanjang Januari hingga Juni 2026 -Ist- (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Rumah Yatim mencatat sebanyak 453.558 jiwa menerima manfaat dari berbagai program sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Ratusan ribu penerima manfaat tersebut tersebar di 19 provinsi melalui program yang mencakup bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga dakwah.

Berdasarkan laporan penerima manfaat semester pertama 2026, program kemanusiaan menjadi bidang dengan jangkauan terbesar, yakni mencapai 369.929 jiwa.

Baca Juga: Cabai Tanjung di Pasar Kosambi Kota Bandung Harganya Makin Pedas

Kemudian, program pendidikan menjangkau 63.560 penerima manfaat, dakwah sebanyak 14.650 jiwa, kesehatan 4.765 jiwa, dan ekonomi sebanyak 654 jiwa.

Direktur Marketing dan Komunikasi Rumah Yatim, Sani Ramdani, mengatakan data tersebut menjadi gambaran terhadap jangkauan program yang telah dilakukan. Sekaligus bahan evaluasi untuk pelaksanaan program berikutnya.

“Angka ini bukan sekadar jumlah penerima manfaat, tetapi menjadi gambaran dari ikhtiar Rumah Yatim. Dalam menjangkau berbagai kelompok masyarakat di sejumlah wilayah. Data ini juga menjadi bahan evaluasi agar program ke depan semakin tepat sasaran. Juga memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Sani Selasa (11/8/2026).

Sani menjelaskan, jika di lihat berdasarkan kategori asnaf, penerima manfaat Rumah Yatim di dominasi kelompok miskin dengan jumlah 337.779 jiwa. Kemudian terdapat 67.411 jiwa kategori fakir dan 48.368 jiwa yang masuk kategori fisabilillah.

Sementara berdasarkan kelompok usia, penerima manfaat terdiri dari 252.061 jiwa dewasa, 116.354 jiwa yatim dan dhuafa, serta 85.143 jiwa lansia.

Rumah Yatim juga mencatat sejumlah program yang dijalankan berkontribusi terhadap indikator Sustainable Development Goals (SDGs).

Inilah Jumlah Penerima Manfaat

Sebanyak 370.871 penerima manfaat tercatat dalam program yang berkaitan dengan pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Rinciannya, 321.645 penerima manfaat berada pada program pembangunan sosial, 12.771 penerima pada pembangunan ekonomi, dan 36.455 penerima pada pembangunan lingkungan.

Sani menegaskan, evaluasi berbasis data diperlukan agar program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan. Tetapi juga memberikan dampak yang lebih nyata.

Baca Juga: Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna

“Kami terus berupaya agar pelaksanaan program tidak berhenti pada penyaluran. Tetapi juga dapat memberikan dampak yang lebih nyata bagi penerima manfaat. Karena itu, evaluasi berdasarkan data menjadi salah satu dasar dalam menentukan arah program selanjutnya,” jelasnya.

Dalam periode yang sama, Rumah Yatim mencatat dukungan dari 39 mitra dan pemanfaatan 28 sarana prasarana. Untuk mendukung pelaksanaan berbagai program.

Data semester pertama 2026 tersebut akan menjadi salah satu bahan evaluasi Rumah Yatim. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, ketepatan sasaran, serta keberlanjutan program bagi masyarakat yang membutuhkan.

(Yusuf Mugni)

Cabai Tanjung di Pasar Kosambi Kota Bandung Harganya Makin Pedas

0
Bandung@fokusjabar.id
Harga sejumlah komoditas cabai di Pasar Kosambi, Kota Bandung, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai tanjung yang kini mencapai Rp100 ribu per kilogram. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Harga sejumlah komoditas cabai di Pasar Kosambi, Kota Bandung, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai tanjung yang kini mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Pedagang sayuran di Pasar Kosambi, Imas Neni mengatakan, harga cabai tanjung sebelumnya berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram. Namun, saat ini harganya telah naik sekitar Rp30 ribu.

“Kalau cabai tanjung sekarang sekitar Rp100 ribu per kilogram. Sebelumnya di harga Rp70 ribu, jadi naik sekitar Rp30 ribu,” kata Imas saat ditemui dilokasi Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Tertibkan Bangli dan PKL Kiaracondong, Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Sediakan 800 Kios Relokasi

Imas menyebut, kenaikan juga terjadi pada cabai rawit merah. Saat ini, harga cabai rawit merah mencapai sekitar Rp60 ribu per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp50 ribu per kilogram.

“Cabai rawit merah sekarang sekitar Rp60 ribu per kilogram. Sebelumnya sekitar Rp50 ribu per kilogram,” ujarnya.

Imas menjelaskan, kenaikan harga cabai rawit merah juga terlihat dari harga eceran. Sebelumnya, cabai tersebut dijual sekitar Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per ons, sedangkan kini mencapai Rp7 ribu per ons.

“Cabai rawit itu sebelumnya per ons Rp5 ribu sampai Rp6 ribu, sekarang Rp7 ribu,” katanya.

Sementara itu, harga cabai keriting masih relatif stabil. Imas menyebut harga cabai keriting berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp52 ribu per kilogram.

Baca Juga: Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna

“Kalau cabai keriting relatif stabil, sekitar Rp50 ribu sampai Rp52 ribu per kilogram,” ucapnya.

Imas menambahkan, pola kenaikan harga cabai tidak selalu terjadi secara bertahap. Menurutnya, ada komoditas yang mengalami kenaikan secara perlahan, namun ada pula yang langsung melonjak.

“Ada yang naiknya bertahap, ada juga yang langsung naik,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Jelang Bergulirnya Musim 2026/2027, Persib Pinjamkan Hamra Hehanussa

0
Persib@fokusjabar.id
Al Hamra Hehanussa (dok: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung secara resmi melepas Al Hamra Hehanussa. Pemain yang berposisi sebagai bek ini di lepas ke Garudayaksa, dengan status peminjaman.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengatakan, keputusan meminjamkan Hamra. Bukan karena berkurangnya kepercayaan Maung Bandung terhadap kualitas sang pemain. 

Peminjaman ini di tempuh dengan mempertimbangkan kebutuhan perkembangan Hamra sebagai pemain.

Baca Juga: Komitmen Persib Selesaikan FIFA Registration Ban Tanpa Ganggu Agenda Tim

Adhitia menilai kesempatan mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten akan menjadi bagian penting dalam prosesnya. Untuk terus meningkatkan kemampuan, pengalaman, dan kepercayaan diri di lapangan.

Peminjaman ke Garudayaksa bukan yang pertama bagi Hamra, lantaran sebelumnya pada putaran kedua musim 2025/2026. Ia juga menjalani masa peminjaman bersama Persik Kediri.

“Seperti ketika dipinjamkan ke Persik musim lalu, kami berharap kesempatan bermain bersama Garudayaksa. Dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi Hamra,” kata Adhitia, Selasa (11/8/2026).

“Yang terpenting adalah dia tetap mendapatkan kesempatan untuk berkembang, menjaga ritme kompetitif, dan terus meningkatkan kualitasnya,” lanjutnya.

Menjelang bergulirnya musim 2026/2027, Persib memiliki sejumlah opsi di lini pertahanan. Untuk posisi bek tengah, skuad Menelang Bergulirnya Musim 2026/2027.

Persib Pinjamkan Hamra Hehanussa Maung Bandung ada Patricio Matricardi dan Julio Cesar. Serta dua rekrutan anyar, Gabriel Mutombo dari Prancis dan Danijel Loncar dari Kroasia.

Baca Juga: Dedi Kusnandar Ukir Rekor di Piala Presiden, 8 Edisi Bersama Persib

Sedangkan untuk posisi bek kiri, menjelang bergulirnya musim 2026/2027 memiliki Eliano Reijnders dan Ikhwan Ali Tanamal.

Komposisi tersebut memberikan ruang bagi Persib untuk mengambil pendekatan yang berorientasi pada perkembangan pemain. 

Dalam konteks Hamra, peminjaman menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman bertanding yang lebih konsisten sekaligus menghadapi tantangan baru bersama Garudayaksa.

(Arif)

Lapor! Kang Dedi Mulyadi, Stadion Wiradadaha Tasikmalaya Memprihatinkan

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya.(fokusjabar.id/Nanang Yudi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Pada era Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya tepatnya kepemimpinan Bupati Tasikmalaya Kolonel Inf (Purn) Adang Roosman tahun 1980an, Stadion Wiradadaha pembangunannya mulai dikembangkan.

Lapangan sepak bola tersebut berada di komplek olahraga Dadaha dan lokasinya berada di Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Dan pada era Pemerintahan kolonial Hindia Belanda, kawasan tersebut merupakan arena pacuan kuda yang terkenal.

Namun, Stadion Wiradadaha yang merupakan kebanggaan bagi warga Kota Tasikmalaya tersebut, kondisinya sangat memprihatikan. Lapangannya tidak berumput juga fasilitas pendukung lainnya sangat butuh perbaikan.

Baca Juga: Viman Lepas Puluhan Pramuka Tasikmalaya Menuju Jambore Nasional XII 2026

Salah seorang warga Kota Tasikmalaya, Dindin saat berbincang di lokasi Stadion Wiradadaha berharap arena lapangan sepak bola tersebut menjadi perhatian bagi para pemangku kebijakan di Pemkot Tasikmalaya, Pemprov Jabar maupun Pemerintah Pusat.

“Dengan kondisi Stadion Wiradadaha seperti ini torojol weh (tiba-tiba-red) datang Kang Dedi Mulyadi mere bantuan jang ngabangun ieu (Memberikan bantuan untuk membangun ini-red) lapang sepak bola,” ungkap Dindin, Selasa (11/8/2026).

Karena menurut Dindin, Gubernur Jawa Barat (Kang Dedi Mulyadi-red), sosoknya selalu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat di Jabar.

“Kang Dedi Mulyadi itu sosok Gubernur Jabar dengan segudang solusi. Dan semoga saja Stadion Wiradadaha bisa juga di bantu oleh beliau, dan tentunya kami masyarakat Kota Tasikmalaya sangat berbahagia,” jelasnya.

KDM Sosok Perhatian

Figur KDM, lanjut dia, merupakan sosok yang selalu memperhatikan berbagai aspek dan semua itu untuk kepentingan masyarakat Jawa Barat.

Maka dengan kondisi Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya yang membutuhkan penataan. Dia menegaskan, bahwa Kang Dedi Mulyadi adalah solusi yang terbaik.

Baca Juga: Pemkab Tasikmalaya: Investasi Harus Berdampak Terciptanya Lapangan Kerja

“Pokoknya lapor Kang Dedi Mulyadi, semoga bisa berkunjung ke Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya dan melihat langsung kondisi dan situasi lapangan sepak bola dan sekitarnya,” ucapnya.

Pantauan FOKUSJabar.id, kondisi Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya memang butuh perhatian juga penataan terkait fasilitas juga sarana.

Diantaranya, seperti rumput lapang yang sudah mengering, sehingga dikhawatirkan bisa mencederai atlet saat latihan maupun sedang pertandingan.

(Nanang Yudi)