spot_imgspot_img
Selasa 14 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 19

inDrive Turunkan Komisi Jadi 8% untuk Ojek Online, Ikuti Perpres Perlindungan Pengemudi

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
(Foto Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Platform mobilitas inDrive resmi menerapkan potongan komisi 8 persen untuk layanan roda dua. Kebijakan ini berlaku menyusul terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP-PHB 532 Tahun 2026 dan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online.

Penyesuaian ini mulai diterapkan inDrive di lebih dari 70 kota di Indonesia. Perusahaan yang beroperasi sejak 2019 itu menyebut langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi.

Baca Juga: Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Milik Siapa?

“Kami mendukung penerapan kebijakan komisi yang progresif dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh,” kata Country Manager inDrive Indonesia Rio Aristo beberapa waktu lalu.

Menurut Rio, struktur tarif di platform digital harus dibangun di atas keseimbangan antara kepentingan pengguna, mitra pengemudi, dan perusahaan. Dia juga menekankan pentingnya implementasi bertahap agar tidak mengganggu keberlangsungan operasional dan inovasi perusahaan.

Dorong Tarif Adil dan Subsidi BBM

Selain menurunkan komisi, inDrive juga mendorong pemerintah untuk menghadirkan ekosistem transportasi online yang lebih seimbang. Salah satunya melalui struktur tarif yang berkeadilan, subsidi bahan bakar, dan skema insentif lain bagi pengemudi.

“Untuk memastikan keberlanjutan ekosistem industri transportasi online, struktur tarif pada platform digital perlu dibangun berdasarkan keseimbangan antara kepentingan pengguna, mitra pengemudi, dan platform agar dapat terus berkelanjutan,” kata Rio.

inDrive menegaskan akan mematuhi seluruh ketentuan dari Pemerintah Republik Indonesia. Perusahaan juga menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengimplementasikan Perpres 27/2026 secara efektif, adil, dan berkelanjutan.

Komitmen Jangka Panjang

Rio menambahkan, perlindungan pengemudi dan keberlanjutan ekosistem digital harus berjalan beriringan.

“Kami meyakini bahwa perlindungan terhadap mitra pengemudi dan keberlanjutan ekosistem digital harus berjalan beriringan,” kata dia.

inDrive siap mendukung dialog yang terbuka dan konstruktif bersama pemerintah guna memastikan implementasi kebijakan dapat memberikan manfaat nyata bagi mitra pengemudi, penumpang, serta keberlangsungan industri transportasi online di Indonesia dalam jangka panjang.

inDrive berharap proses implementasi Perpres berlangsung secara bertahap dan transparan. Perusahaan meyakini kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, pengemudi, dan masyarakat adalah kunci membangun ekosistem yang adil dan inklusif.

(LIN

Persib Tunjuk Achmad Jufriyanto jadi Asisten Pelatih

0
Achmad Jufriyanto persib fokusjabar.id
Achmad Jufriyanto

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menghadapi musim kompetisi 2026/2027, Persib Bandung resmi menunjuk Achmad Jufriyanto (Jupe) sebagai salah satu staf pelatih tim senior.

Seperti di ketahui, Achmad Jufriyanto telah menjadi bagian penting da;am perjalanan prestasi Persib Bandung lebih dari satu dekade sebagai pemain.

BACA JUGA:

Balsa Sekulic Resmi jadi Andalan Baru Persib di Lini Depan

Kini, Jupe memasuki babak baru pengabdiannya dengan bergabung ke jajaran tim pelatih yang di bawah komando Igor Tolic.

Penunjukan Jupe merupakan bagian dari komitmen Pangeran Biru dalam menjaga kesinambungan nilai, karakter dan budaya juara di dalam klub.

Persib berharap, pengalaman sebagai pemain dan kepemimpinan di ruang ganti Jupe dapat memberikan kontribusi positif dalam proses pembinaan sekaligus pengembangan tim.

Deputy CEO PT PPersib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menegaskan, keputusan tersebut di ambil berdasarkan rekomendasi pelatih kepala.

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas dan kontribusi yang sangat luar biasa selama membela tim kebanggaan Bobotoh.

“Totalitas Bang Jupe tidak pernah di ragukan. Selama lebih dari satu dekade, ia menunjukkan dedikasi, profesionalisme dan semangat juang yang menjadi teladan,” ungkap Adhitia di kutip persib.co.id.

Bersama Persib, Achmad Jufriyanto mempersembahkan empat gelar juara.

Gabung Persib Bandung

Pertama kali gabung Maung Bandung pada kompetisi Liga Super Indonesia 2014. Saat itu, Jupe menjadi bagian penting skuad yang berhasil mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara di bawah arahan pelatih Djadjang Nurdjaman.

Jupe sempat dipinjamkan ke Kuala Lumpur FC pada 2018 dan Bhayangkara FC pada 2020.

Dia kembali mengenakan seragam Persib dan kembali memainkan peran penting dalam periode paling gemilang dalam sejarah modern klub.

BACA JUGA:

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Tinggi

Jupe turut mengantarkan tim meraih tiga gelar liga secara beruntun. Yakni, Liga 1 2023/24, Liga 1 2024/25 dan Super League 2025/26.

Tak hanya berkontribusi di level domestik, pemain kelahiran 7 Februari 1987 tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Persib menjuarai Piala Presiden 2015, menembus babak 16 besar Piala AFC 2015 hingga babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/26.

Sepanjang kariernya, Jupe mencatatkan 132 penampilan di kompetisi domestik dengan mencetak tujuh gol. Sedangkan di kompetisi Asia, Dia bermain enam laga dan menyumbangkan satu gol.

Lebih dari sekadar statistik, Jupe di kenal sebagai figur yang merepresentasikan loyalitas, kepemimpinan dan semangat pantang menyerah.

Semangat pengabdian Jupe akan terus berlanjut dari sisi lapangan yang berbeda.

Berbekal pengalaman dan pemahaman mendalam tentang kultur Pangeran Biru, Jupe di harapkan mampu menjadi jembatan antara filosofi klub dengan generasi pemain.

(Bambang Fouristian)

Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Milik Siapa?

0
sepatu emas piala dunia 2026 fokusjabar.id
Calon peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persaingan memperebutkan Sepatu Emas (Golden Boot) semakin menarik menjelang babak semifinal Piala Dunia 2026.

Sejumlah penyerang papan atas dunia masih memiliki peluang besar untuk mengakhiri turnamen sebagai pencetak gol terbanyak.

BACA JUGA:

Kecewa Performa Ronaldo, Kadisdikpora Pangandaran Pindah Haluan Dukung Brasil di Piala Dunia 2026

Prediksi pemain top skor Piala Dunia 2026 kini mengerucut kepada nama-nama yang masih bertahan.

Timnas Prancis melaju ke semifinal usai mengalahkan Maroko dengan skor 2-0.

Berdasarkan perkembangan pertandingan, ujung tombak Prancis, Kylian Mbappe masih menjadi favorit utama berkat produktivitas golnya sepanjang kompetisi.

Kylian Mbappe berhasil mencetak gol ke gawang Maroko. Dia mengoleksi 8 gol bersama pesaingnya sang megabintang Lionel Messi.

Di urutan selanjutnya ada penyerang berbahaya asal Norwegia, Erling Haaland (7 gol), Harry Kane (Inggris) dengan 6 gol dan pemain Prancis, Ousmane Dembele (5 gol).

Mengutip cnn indonesia.com, babak semifinal di perkirakan akan menjadi penentu persaingan Golden Boot.

Mbappe memiliki keuntungan karena Prancis sudah memastikan satu tempat di empat besar. Artinya, penyerang berusia 27 tahun itu minimal masih akan memainkan dua pertandingan sisa. Yakni,  semifinal dan babak final maupun perebutan tempat ketiga.

Sementara La Pulga, Lionel Messi, Erling Haaland dan Harry Kane masih harus berjuang membawa timnya lolos ke babak 4 besar.

Jika gagal melaju, kesempatan meraih tops skor Piala Dunia 2026 akan semakin kecil.

Selain produktivitas mencetak gol, faktor penalti, menit bermain hingga kualitas lawan juga akan memengaruhi hasil akhir perebutan Golden Boot.

Pemain yang tampil konsisten pada fase gugur biasanya memiliki peluang lebih besar untuk menjadi top skor di banding mereka yang hanya tampil tajam di fase grup.

BACA JUGA:

Piala Dunia 2026 Terancam Suhu Ekstrem, FIFA Siapkan Langkah Antisipasi

Berdasarkan performa individu, jumlah gol dan peluang memainkan pertandingan tambahan, Kylian Mbappe di nilai sebagai kandidat paling kuat untuk mengakhiri turnamen sebagai top skor Piala Dunia 2026.

Sementara Lionel Messi tetap menjadi pesaing utama selama Argentina bisa menumbangkan Swiss dan sang megabintang mencetak gol.

Pada babak 8 besar, Timnas Argentina akan menghadapi Swiss, Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB.

Pertandingan penting bagi keduatim tersebut di gelar di Stadion Kansas City, Missouri.

Kedua tim melaju ke perempat final gempita bola dunia dengan meyakinkan.

(Bambang Fouristian)

Atraksi Gocek Bola di Akuarium Indonesia Pangandaran Pukau Pengunjung

0
Akuarium Indonesia Pangandaran fokusjabar.id
Suasana bermain bola di dalam akuarium Indonesia Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Atraksi tiga orang penyelam bermain bola di dalam Akuarium Indonesia Pangandaran memukau ratusan pengunjung. Menariknya, para penyelam mengenakan kostum selam bernuansa sepak bola.

‎Aksi juggling dan operan bola di mainkan selama 10 menit secara profesional oleh penyelam. Meraka di sambut histeris oleh ratusan pengunjung. Ketiga penyelam itu telah mengantongi sertifikat resmi.

BACA JUGA:

Sarasa Institute Prihatin Limbah Hotel di Pangandaran Dibiarkan Menahun

‎Di iringi lantuan sebuah lagu Waka-waka this time for Afrika dari penyanyi Shakira menambah suasana semakin hangat.

‎Dalam adegan itu, pengunjung tampak mengabadikan momen tersebut melalui ponselnya. Sorak, tepuk tangan bergemuruh di balik kaca akuarium setiap kali bola berhasil di oper atau di jongging penyelam.

‎Selain atraksi bermain bola, para penyelam juga memberikan pakan kepada ratusan biota laut yang tengah lapar itu. Seekor kura-kura raksasa hingga ratusan ikan menyerbu para penyelam.

‎Pertunjukan ini menjadi pengalaman baru bagi Cindy (18) wisatawan dari Bandung. Menurut dia, aksi langka ini jarang di temui di tempat wisata lain.

‎”Biasanya kan bermain bola itu di lapangan. Nah uniknya ini di dalam akuarium. Keren sih,” ujar Cindy usai menonton pertunjukan, Sabtu (11/7/2026).

‎Direktur Akuarium Indonesia Pangandaran, Rika Sudranto menyebut, pertunjukan tersebut merupakan sebagai bentuk upaya untuk membuat para pengunjung merasa memiliki pengalaman yang berbeda ketika berwisata ke Pangandaran.

‎BACA JUGA:

Pemkab Pangandaran Gelar Nobar Spanyol vs Belgia Piala Dunia 2026, Gratis untuk Masyarakat

‎Menurut Rika, saat ini Kabupaten Pangandaran sudah menjadi destinasi wisata air. Biasanya wisatawan melakukan aktivitas berenang, bermain di pantai, basah-basahan hingga body rafting ketika ke Pangandaran.

‎”Nah di sini, di Akuarium Indonesia pengunjung datang dengan suasna adem tapi tidak basah. Pengunjung juga bisa menonton pertunjukan menarik,” kata Rika.

‎Rika menyebut, pertunjukan ini di gelar mulai tanggal 4 Juli lalu hingga pada akhir final Piala Dunia 2026 nanti. Atraksi ini terbukti berhasil menarik perhatian.

‎”Banyak keluarga dan komunitas yang datang khusus untuk melihat penyelam bermain bola di bawah laut. Kami menargetkan sebanyak 1.000 pengunjung setiap hari,” kata dia.

(Sajidin)

Sarasa Institute Prihatin Limbah Hotel di Pangandaran Dibiarkan Menahun

0
Sarasa Institute fokusjabar.id
Direktur Eksekutif Sarasa Institute, Tedi Yusnanda N

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Sarasa Institute menyoroti adanya perbedaan perlakuan dalam penegakan lingkungan di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar).

Saat tongkang batu bara karam di Pantai Cibenda jadi sorotan luas, pencemaran limbah cair hotel di Pantai Barat Pangandaran yang sudah berlangsung bertahun-tahun justru terkesan di biarkan.

BACA JUGA:

Pemkab Pangandaran Gelar Nobar Spanyol vs Belgia Piala Dunia 2026, Gratis untuk Masyarakat

‎Dalam siaran pers yang di terima FOKUSJabar Sabtu (11/7/2026), Direktur Eksekutif Sarasa Institute, Tedi Yusnanda N menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut.

‎“Ketika tongkang pengangkut batu bara karam, hampir seluruh elemen masyarakat hingga pemerintah berlomba-lomba menyuarakan penyelamatan lingkungan. Namun limbah cair hotel yang telah bertahun-tahun mengalir ke laut justru seolah di anggap biasa,” kata Tedi.

‎Sebelumnya, Plt Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas (DLH) Pangandaran, Endang Nur Aini membenarkan masih ada sekitar lima titik pembuangan limbah cair yang mengalir langsung ke laut.

Limbah berwarna hijau kehitaman itu bahkan menimbulkan bau menyengat dan mengganggu kenyamanan wisatawan.

‎Bagi Sarasa Institute, persoalan ini bukan lagi sekadar persoalan teknis.

“Ini sudah menyentuh penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, perlindungan hak masyarakat serta kredibilitas pemerintah daerah,” tegas Tedi.

‎Sarasa merujuk Pasal 28H UUD 1945 dan UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mewajibkan setiap badan usaha mencegah pencemaran.

PP No22 Tahun 2021 juga menegaskan setiap usaha wajib mengolah limbah hingga memenuhi baku mutu sebelum di buang.

‎Sarasa menilai, pernyataan “volume limbah sudah berkurang” tidak bisa jadi ukuran keberhasilan. Ukuran keberhasilan adalah berhentinya pencemaran.

‎“Apabila pemerintah telah mengetahui keberadaan titik-titik pembuangan selama bertahun-tahun namun tidak melakukan pengawasan efektif, pemeriksaan hingga pemberian sanksi, maka patut di duga mengarah pada praktik maladministrasi,” ujar Tedi.

‎Ia juga mengingatkan, pembiaran termasuk bentuk penyalahgunaan wewenang. Jika pelaku usaha tetap beroperasi membuang limbah ke laut sementara pemerintah hanya memberi imbauan, muncul pertanyaan besar soal profesionalitas pengawasan.

BACA JUGA:

Bau Busuk Kembali Tercium di Pantai Barat Pangandaran, Limbah Cair Mengalir Langsung ke Laut

Sarasa Institute menekankan perlindungan lingkungan adalah urusan wajib pemerintah daerah sesuai UU No23 Tahun 2014. Dengan demikian, Bupati Pangandaran merupakan penanggung jawab utama.

‎“Persoalan limbah hotel tidak dapat di persempit sebagai urusan teknis di tingkat dinas. Secara hukum, tanggung jawab akhirnya berada pada kepala daerah,” kata Tedi.

‎Selain itu, sejak berlakunya OSS-RBA, pemerintah daerah wajib melakukan pengawasan kepatuhan izin lingkungan, IPAL hingga baku mutu limbah.

‎Alasan keterbatasan modal pelaku usaha, menurut Sarasa tidak bisa di jadikan pembenaran.

‎“Prinsip polluter pays principle menegaskan seluruh biaya pencegahan pencemaran adalah tanggung jawab pencemar, bukan masyarakat,” ujarnya.

‎Sarasa Institute mendesak Bupati Pangandaran untuk segera:

‎1. Membentuk Tim Audit Kepatuhan Lingkungan yang melibatkan DLH Provinsi Jabar, akademisi, dan masyarakat sipil.

‎2. Melakukan audit menyeluruh terhadap hotel, restoran, dan usaha pariwisata yang membuang air limbah.

‎3. Mengumumkan hasil pengawasan secara terbuka sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik.

‎4. Menjatuhkan sanksi administratif hingga pencabutan persetujuan lingkungan bagi pelaku usaha yang masih mencemari.

‎5. Memastikan kawasan wisata Pangandaran bebas dari pembuangan limbah ke laut.

‎Sarasa juga meminta Ombudsman RI Perwakilan Jabar memeriksa dugaan maladministrasi jika di temukan pembiaran bertahun-tahun tanpa penegakan hukum efektif.

‎“Lingkungan hidup tidak mengenal standar ganda. Jika kita bersatu saat tumpahan batu bara, maka keberanian yang sama harus di tunjukkan untuk menghentikan limbah hotel. Negara tidak boleh kalah oleh pencemar. Hukum harus di tegakkan tanpa pandang bulu,” pungkas Tedi.

(Sajidin)

26 Negara Hadiri AAF 2026, Kota Bandung Bidik Lonjakan Pariwisata

0
kota bandung AAF 2026 fokusjabar.id
Historical Walk Para Delegasi dan Duta Besar Dari 26 Negara Saat Menghadiri Acara Asia Afrika Festival di Jalan Asia Afrika Kota Bandung Sabtu (11/7/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) mencatat sebanyak 26 negara telah berpartisipasi dalam rangkaian Asia Afrika Festival (AAF) 2026.

Kehadiran para delegasi, duta besar dan perwakilan sejumlah negara di harapkan semakin memperkuat hubungan internasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian Kota Bandung.

BACA JUGA:

Mendadak Dievakuasi dengan Brankar, Wali Kota Bandung Dilarikan ke Rumah Sakit

Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan, Asia Afrika Festival merupakan agenda tahunan yang di gelar untuk memperingati Konferensi Asia Afrika (KAA).

Tahun ini, rangkaian kegiatan telah berlangsung selama beberapa hari, di awali dengan gala dinner yang di hadiri delegasi dari berbagai negara.

“Acara ini memang setiap tahun kita adakan dalam rangka memperingati KAA. Tahun ini rangkaiannya sudah berlangsung beberapa hari dan kemarin juga sudah ada gala dinner. Kita mengundang negara-negara peserta tahun lalu,” kata Iskandar di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu (11/7/2026)

Iskandar menyebut, hingga saat ini sebanyak 26 negara telah hadir dalam festival tersebut. Selain delegasi negara, sejumlah duta besar dan perwakilan kementerian juga ikut menghadiri kegiatan.

“Dari segi angka negara, ada sekitar 26 yang sudah hadir. Bahkan ada dubes-dubes juga yang sudah hadir. Termasuk beberapa perwakilan kementerian. Alhamdulillah hari ini Pak Menteri Lingkungan Hidup juga hadir langsung pada acara ini,” katanya

Menurutnya, penyelenggaraan Asia Afrika Festival memiliki nilai strategis bagi Kota Bandung. Sebagai kota yang tidak memiliki SDA, Bandung mengandalkan sektor jasa, pariwisata dan penyelenggaraan berbagai event untuk menggerakkan perekonomian daerah.

“Kota Bandung ini tidak mempunyai SDA. Potensi kita berasal dari kehadiran tamu, dari sektor pariwisata dan kegiatan lainnya. Dengan adanya acara seperti ini, kami harapkan bisa meningkatkan potensi pendapatan dari sektor-sektor tersebut,” ucapnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemkot Bandung juga menghadirkan sejumlah agenda baru. Salah satunya adalah sesi khusus mengenai Palestina yang akan di gelar pada hari Minggu (12/7/2026) dengan menghadirkan perwakilan Palestina untuk menyampaikan pidato kepada mahasiswa.

BACA JUGA:

Farhan: Akibat Kemarau Pasokan Pangan ke Kota Bandung Bisa Terganggu

“Ada beberapa kegiatan yang berbeda tahun ini. Seperti talk show, pameran, termasuk kegiatan terkait Palestina. Pada hari Minggu akan ada sesi khusus, perwakilan Palestina akan menyampaikan pidato kepada mahasiswa sebagai bentuk penyampaian pesan perdamaian,” ujarnya.

Iskandar menambahkan, Pemkot Bandung juga terus mendorong pengakuan Gedung Merdeka sebagai Warisan Dunia UNESCO. Menurut Iskandar, penyelenggaraan AAF setiap tahun menjadi bagian dari upaya menjaga nilai sejarah KAA di mata dunia.

“Harapan kami, kegiatan ini terus di laksanakan setiap tahun untuk menyuarakan bahwa KAA merupakan peristiwa penting, bukan hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia. Mudah-mudahan Gedung Merdeka bisa menjadi warisan budaya UNESCO,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Disperkim Garut Sosialisasi dan FGD Perubahan Perbup Pengelolaan PSU Perumahan

0
Disperkim garut fokusjabar.id
Sosialisasi dan FGD Pergub Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) menyiapkan perubahan regulasi untuk meningkatkan pengelolaan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan.

Upaya tersebut di lakukan melalui sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Perubahan Peraturan Bupati (Perbup) Garut tentang Pengelolaan PSU Perumahan yang di gelar secara hybrid di Ruang Rapat Disperkim Kabupaten Garut, Jumat (10/7/2026).

BACA JUGA:

Garut Utara Siap Menyongsong Implementasi UU 23 Tahun 2014

Kepala Disperkim Kabupaten Garut, Rika Agustiana menjelaskan, sosialisasi dan FGD untuk membahas rancangan perubahan Perbup Garut tentang Pengelolaan PSU.

Hal itu di sesuaikan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penyerahan PSU Perumahan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.

Rancangan perubahan tersebut tidak hanya mengatur penyesuaian regulasi. Tetapi juga mencakup penanganan PSU bermasalah dan terlantar.

Selain itu, perlindungan hak masyarakat penghuni perumahan, digitalisasi sistem informasi PSU yang dapat di akses publik serta penguatan keterlibatan Disperkim dalam proses perizinan pembangunan perumahan.

BACA JUGA:

Pemkab Garut-Kemenkeu dan LMAN Jajaki Kerja Sama Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah

“Rancangan perubahan Perbup Garut ini tidak hanya mengatur tentang penyerahan PSU perumahan oleh pengembang kepada Pemerintah Daerah. Tetapi juga mengatur tentang pengelolaan PSU perumahan setelah di lakukan serah terima,” kata Rika.

Forum diskusi di manfaatkan para pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Himpunan Pengembang Nusantara (Hipnu) dan Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) untuk menyampaikan berbagai masukan.

Di antaranya, usulan penyerahan PSU secara bertahap tanpa harus menunggu pembangunan selesai 100 persen, penyederhanaan formulir serah terima PSU serta kejelasan mekanisme dan biaya pemecahan (split) sertifikat tanah.

Para camat dan pengembang juga mengusulkan adanya kesamaan pemahaman antarperangkat daerah. Yakni terkait perhitungan luasan aset yang di serah terimakan serta penyederhanaan proses review siteplan.

Pemkab Garut melalui Disperkim berkomitmen menyempurnakan rancangan perubahan Perbup dengan menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebelum di tetapkan menjadi regulasi.

Langkah ini di harapkan mampu mewujudkan tata kelola PSU perumahan yang lebih tertib, transparan serta memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

(Bambang Fouristian)