spot_imgspot_img
Selasa 14 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bos Koi Hartono Soekwanto Ungkap Manfaat Sarang Lebah dan Kroto, Pangan Bergizi Masa Depan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengusaha asal Bandung yang akrab dengan sapaan Bos Koi, Hartono Soekwanto, menyoroti khasiat tersembunyi dari bahan pangan lokal yang kerap mendapat pengabaian dari masyarakat Indonesia. Pebisnis ini menunjuk olahan makanan sarang lebah (honeycomb) dan telur semut merah (kroto) sebagai sumber gizi masa depan yang menjanjikan.

“Masyarakat Thailand sudah lama menyulap bahan mentah ini menjadi kuliner premium yang sarat gizi tinggi. Bukan hanya sekedar pakan burung kicau-kicau,” jelas Hartono, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: Hartono Soekwanto Sebut Sejak Irfan Hakim Ikut Kontes, Antusiasme Pecinta Koi Langsung Melonjak

Di negeri gajah putih tersebut, para koki mengolah sarang lebah (honeycomb) menjadi hidangan pepes yang lezat. Selain itu, mereka juga meracik telur semut merah atau kroto menjadi campuran salad yang segar. Langkah kreatif ini mengubah bahan yang kerap terbuang di Indonesia menjadi makanan bergizi tinggi yang bernilai ekonomi.

Segudang Khasiat Sarang Lebah: Dari Antioksidan Hingga Stroke

Meski sebagian orang takut terhadap sengatan lebah, serangga pengisap sari bunga ini menyimpan sejuta manfaat kesehatan di luar produk madunya. Sarang lebah terbukti memegang andil besar dalam memelihara kebugaran tubuh lewat berbagai kandungan zat aktif berikut:

Menangkal Radikal Bebas: Proses metabolisme tubuh memicu kemunculan radikal bebas yang agresif menyerang sel-sel normal. Sarang tawon atau lebah mengandung pasokan vitamin penting, seperti vitamin C, E, dan A yang berfungsi aktif sebagai antioksidan alami. Bahan ini juga memuat enzim krusial seperti katalase, gluthation peroxydase (GPS), dan superoxida dismutate (SOD).

Melawan Virus, Bakteri, dan Jamur: Virus memanfaatkan lapisan protein untuk berkembang biak dalam tubuh. Kandungan senyawa Bioflavonoid di dalam sarang lebah sanggup memproteksi lapisan protein tersebut dari serangan luar. Studi dari The National Heart and Lung Institute London mempertegas bahwa Bioflavonoid aktif membasmi bakteri tangguh yang kebal terhadap antibiotik sintesis.

Menghalau Sumbatan Pembuluh Darah (Aterosklerosis): Radikal bebas sering mengontaminasi kolesterol jahat (LDL) di dalam pembuluh darah hingga berubah menjadi Oksi-LDL. Endapan zat ini memicu pengapuran atau aterosklerosis yang berujung pada penyakit mematikan seperti stroke, darah tinggi, dan jantung. Kandungan alami sarang lebah mampu bekerja sebagai obat herbal untuk mencegah sumbatan tersebut.

Mendongkrak Sistem Imun dan Sel Hati: Bagi pasien AIDS atau kanker yang mengalami penurunan sel limfosit, sarang lebah bekerja aktif sebagai imunostimulator yang memulihkan respon kekebalan tubuh. Selain itu, nutrisi sarang lebah ikut mempercepat regenerasi sel hati pada penderita hepatitis dengan cara memilah dan memakan sel-sel hati yang telah mati.

Kroto: Sumber Protein Alternatif Rendah Lemak

Bukan sekadar pakan burung, telur semut rangrang atau kroto juga menyimpan khasiat medis yang luar biasa bagi tubuh manusia. Pangan alternatif ini menyuguhkan berbagai nutrisi unggulan:

Melebihi Stamina Daging Ayam: Setiap 100 gram kroto segar memasok sekitar 20 gram protein berkualitas tinggi. Angka fantastis ini menyamai kadar protein pada daging sapi atau ayam, yang berfungsi mempercepat pertumbuhan otot dan memulihkan jaringan tubuh yang rusak.

Mengontrol Gula Darah: Ulasan ilmiah dari platform edukasi Kompasiana menyebutkan bahwa asam amino dan senyawa bioaktif dalam telur semut ini mendukung kelancaran metabolisme glukosa, sehingga ampuh meningkatkan sensitivitas insulin.

Ramah Menu Diet: Berbeda dengan telur ayam yang menyimpan kadar lemak di atas 11,7 gram, kroto hanya memiliki kandungan 2,6 gram lemak per 100 gram. Karakteristik rendah kalori ini sangat membantu konsumen yang sedang berjuang menurunkan berat badan atau menekan kolesterol.

Menjaga Saraf dan Asam Lambung: Kombinasi kalsium dan fosfor di dalamnya memperkokoh kepadatan tulang. Sementara itu, asupan vitamin B kompleks menjaga performa sistem saraf pusat. Masyarakat di sejumlah daerah juga mempercayai olahan herbal kroto sanggup meredakan gejala asam lambung tinggi secara instan.

Tips Memasak: Jangan Asal Panaskan Kroto

Protein yang terkandung di dalam butiran kroto tergolong sangat sensitif terhadap paparan suhu panas yang ekstrem. Proses merebus atau menumis semur kroto yang terlalu lama berisiko merusak hingga 30 persen zat gizi di dalamnya.

Untuk menyiasati hal tersebut, pastikan Anda memasak seluruh racikan bumbu semur hingga benar-benar matang terlebih dahulu. Setelah bumbu matang, masukkan kroto pada tahap akhir proses memasak agar kandungan nutrisi utamanya tetap terjaga utuh saat terhidang.

(IrfansyahRiza/Berbagai Sumber)

spot_img

Berita Terbaru