CIREBON,FOKUSjabar.id: Sektor perikanan Kabupaten Cirebon mencetak kinerja positif sepanjang tahun 2025. Produksi perikanan budi daya di Cirebon terus melonjak hingga mencapai puncaknya pada Desember.
Sektor perikanan tangkap juga menyumbang hasil stabil bagi perekonomian pesisir.
Baca Juga: Mulai dari Karnaval Hingga Melesat Run, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Kuningan ke-528
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Cirebon mencatat aktivitas budi daya sebagai motor utama. Hasil panen merangkak naik pada semester kedua hingga menembus angka tertinggi akhir tahun.
Produksi perikanan budi daya menembus 7.004.263,8 ton pada Desember 2025. Capaian ini melonjak drastis dari angka Januari yang mencatat 3.009.234 ton. Budi daya tambak air payau menyumbang angka terbesar hingga 4.207.000 ton.
Sektor budi daya laut menghasilkan 2.065.000 ton dan kolam air tawar menyumbang 732.263,8 ton. Tren kenaikan produksi budi daya ini terlihat menguat sejak September 2025.
Nelayan perikanan tangkap memanfaatkan lima jenis alat tangkap utama. Penggunaan alat tangkap arad menghasilkan 15.685,31 ton ikan selama 2025.
Tangkapan jaring trammel net menyumbang 9.728,52 ton dan jaring insang tetap 6.268,71 ton. Tangkapan alat bubu mencatat 4.389,65 ton serta rawai dasar 1.091,68 ton.
Aktivitas penangkapan ikan meningkat tajam menjelang akhir kuartal ketiga. Data ini membuktikan pertumbuhan pesat sektor perikanan Kabupaten Cirebon sepanjang 2025.
(CirebonKab/Irfansyahriza)



